Kapolda Sumatera Selatan Berikan Penghargaan Kepada Manggala Agni
SIARAN PERS
Nomor : SP. 306/HUMAS/PP/HMS.3/10/2017
Kapolda Sumatera Selatan Berikan Penghargaan Kepada Manggala Agni
Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Sabtu, 21 Oktober 2017. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan memberikan penghargaan kepada brigade dalkarhutla KLHK - Manggala Agni Daops Banyuasin, di Aula Kantor Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (20/10/2017). Penghargaan ini diberikan atas kerja keras mereka dalam upaya pencegahan dan penanggulangan dini kebakaran hutan dan lahan.
Apresiasi yang sama juga diberikan kepada POLRI, TNI, BPBD, dan Satgas Desa atas usaha dan dedikasi mereka dalam penanggulangan karhutla di Kabupaten Ogan Ilir. Kejadian karhutla dan jumlah pantauan hotspot tahun 2017 yang mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak tersebut dan peran aktif masyarakat.
Penyerahan penghargaan diberikan pada acara yang bertajuk “Tatap Muka Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dengan Perkompimda, OPD dan Seluruh Komponen Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir”. Acara ini dihadiri oleh Bupati Ogan Ilir dan jajarannya, Kapolres Ogan Ilir, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Ogan Ilir, TNI, Polres Ogan Ilir, Manggala Agni Banyuasin, BPBD, BNPB, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Drs. Zulkarnain menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak terutama kepada Manggala Agni, TNI, POLRI, BPBD Banyuasin, Satgas Desa, MPA, dan juga masyarakat yang telah bekerja keras melakukan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Sumatera Selatan khususnya di Kabupaten Ogan Ilir.
Penghargaan yang diberikan kepada Manggala Daops Banyuasin sekaligus mewakili peran serta Manggala Agni KLHK secara umum dalam pengendalian karhutla di wilayah kerja Provinsi Sumatera Selatan.
Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan, Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, KLHK, Deni Martin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Sumatera Selatan atas penghargaan yang diberikan kepada jajarannya, khususnya Manggala Agni Daops Banyuasin.
“Keberhasilan pengendalian karhutla di Provinsi Sumatera Selatan adalah hasil kerja keras semua pihak. Bahu-membahu, bekerja sama sehingga kejadian karhutla tahun ini menurun secara signifikan. Sekali lagi, penghargaan ini menjadikan motivasi bagi kami Manggala Agni untuk bekerja lebih keras lagi mengatasi karhutla di tahun-tahun ke depan,” tegas Deni.
Dalam kesempatan berbeda, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Raffles B. Panjaitan menyampaikan bahwa kerjasama dan sinergitas antara para pihak dengan dukungan masyarakat yang sudah terbentuk selama ini dapat tetap terjalin dengan baik di tahun-tahun yang akan datang. Sebagaimana arahan Presiden RI pada Rakor Dalkarhutla di awal tahun, sinergitas para pihak baik pusat maupun daerah menjadi salah satu kunci penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Sementara itu, menurut pantauan Posko Dalkarhutla KLHK pada pukul 20.00 WIB malam ini (20/10/2017), sebanyak 9 hotspot tertangkap oleh satelit NOAA, yaitu di Kalimantan Timur (4 titik), Sulawesi Selatan (3 titik), Kalimantan Barat dan kalimantan Tengah masing-masing 1 titik. Sementara berdasarkan Satelit TERRA AQUA (NASA) confidence level ≥80%, terpantau 5 hotspot dengan rincian Provinsi Riau 1 titik dan Maluku 4 titik.
Dengan demikian, berdasarkan satelit NOAA untuk periode 1 Januari – 20 Oktober 2017, terdapat hotspot sebanyak 2.457 titik di seluruh Indonesia. Sedangkan pada periode yang sama di tahun 2016, jumlah hotspot tercatat sebanyak 3.693 titik. Dibandingkan tahun lalu, terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 1.236 titik atau sebesar 33,46%.
Pantauan satelit TERRA-AQUA (NASA) confidence level ≥80% mencatat terdapat 2.014 hotspot. Jumlah ini menurun sebanyak 1.680 titik (45,47%), jika dibandingkan dengan tahun 2016 pada periode yang sama, yaitu sebanyak 3.694 titik.(*)
Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,
Djati Witjaksono Hadi – 081375633330