Minggu, 31 Mei 2026

Beranda Publikasi Artikel

Artikel

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Artikel

Apresiasi BKSDA Maluku Kepada Satuan Ditreskrimsus Polda Maluku

Ambon, 25 Juli 2022. Balai KSDA Maluku memberikan piagam penghargaan kepada Direktur dan Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku yang diserahkan langsung oleh Kepala Balai - Bapak Danny H.Pattipeilohy, S.Pi., M.Si. di lapangan Letkol Pol CHR, Senin (18/07/2022). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Balai KSDA Maluku kepada satuan Ditreskrimsus Polda Maluku dalam upaya penindakan hukum peredaran tumbuhan dan satwa liar (TSL) illegal yang terjadi di wilayah Provinsi Maluku. Kegiatan penyerahan penghargaan tersebut turut disaksikan langsung oleh Kapolda Maluku Bapak Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH., M.Hum. Dalam sambutannya beliau berpesan agar koordinasi dan kerjasama antar instansi dalam upaya penegakan hukum terus dipertahankan dan ditingkatkan khususnya dalam penindakan kejahatan di bidang SDA yang ada di wilayah Maluku. Sumber : Kacuk Seto Purwanto, S.Hut - Polhut Balai KSDA Maluku
Baca Artikel

Tiga Kelompok Tani Binaan BBKSDA Sumut Terima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

Pematangsiantar, 25 Juli 2022. Guna memfasilitasi usaha ekonomi produktif kelompok masyarakat di sekitar kawasan konservasi dan dalam rangkaian Road To Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2022, Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Bidang Konservasi Wilayah II Pematangsiantar melakukan serah terima bantuan kepada 3 kelompok tani, masing-masing : Kelompok Tani Rohani di Desa Lumban Balik, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, Kelompok Tani Hutan Lestari di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba dan Kelompok Tani di Desa Lumban Lintong, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, pada Kamis, 21 Juli 2022. Ketiga desa tersebut berada berdampingan dengan kawasan konservasi Suaka Margasatwa (SM) Dolok Surungan II dan SM. Dolok Surungan III. Adapun bantuan yang diberikan berupa uang tunai yang digunakan oleh kelompok tani untuk membeli peralatan pertanian, pupuk dan bibit tanaman, khususnya bibit alpukat, merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah dalam rangka memajukan perekonomian masyarakat sekaligus membangun kesadaran dan kepedulian warga untuk ikut menjaga dan melindungi kawasan konservasi SM. Dolok Surungan dari segala ancaman dan gangguan. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Bidang KSDA Wilayah II Pematangsiantar, Seno Pramudita, S.Hut., ME., didampingi Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV Tarutung, Manigor Lumbantoruan, SP. dan Kepala Resort SM. Dolok Surungan. Sumber : Yustiil Fazri – Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

Kumpul Virtual IPEHINDO 12 Tahun Berkiprah

Bogor, 23 Juli 2022. “Pusrenbang mendukung pelaksanaan kegiatan PEH dan mengapresiasi karena telah berhasil mendirikan IPEHINDO, membuat AD/ART, struktur organisasi dan kode etik PEH. Jabatan fungsional PEH memiliki SDM potensial untuk dikembangkan, maka perlu dikelola dengan baik melalui organisasi profesi IPEHINDO, termasuk PEH yang ada di Pemerintah Daerah. Untuk itu PEH harus mengukuhkan tekad, membulatkan niat dan menyatukan semua kekuatan PEH yang ada saat ini untuk melakukan revitaliasi kepengurusan, memilih leader/ketua yang kompeten serta mampu menjadi jembatan komunikasi antara pimpinan KLHK“ ungkap Kepala Pusat Perencanaan Pengembangan (Pusrenbang) SDM, BP2SDM, Kementerian LHK , Dr. Tuti Herawati, S.Hut., M.S saat memberikan arahan sekaligus membuka virtual meeting “Kumpul PEH se-Indonesia dalam rangka 12 Tahun IPEHINDO”, Kamis (21/7). Sekitar 900 orang Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan se-Indonesia hadir pada momen penting ini yang diselenggarakan juga dalam rangka Haul Ikatan Pengendali Ekosistem Hutan (IPEHINDO), organisasi profesi untuk jabatan fungsional Pengendali Ekosistem Hutan seindonesia, yang sudah berumur 12 tahun. Iid Rohid (Sekretaris Ipehindo) selaku ketua penyelenggara, menyampaikan bahwa Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) merupakan Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan pengendalian ekosistem hutan pada instansi pemerintah baik pusat maupun daerah. Berdasarkan Permen PAN RB Nomor 74 Tahun 2020, setiap PEH wajib menjadi anggota organisasi profesi. IPEHINDO merupakan organisasi profesi yang didirikan pada tanggal 21 Juli 2010 dengan jumlah PEH pada tahun 2022 sebanyak 3.072 orang yang tersebar di seluruh eselon I Kementerian LHK, data ini termasuk PEH yang ada di Pemerintah Daerah. Selain itu, Sekretaris Direktorat Jenderal, Suharyono, S.H., M.Si., M.Hum mewakili Direktur Jenderal KSDAE selaku pembina fungsional PEH menyampaikan beberapa pesan penting, “Fungsional PEH dapat berfungsi sebagai ‘playmaker’ pelaksanaan kegiatan teknis pada Kementerian LHK. Banyak inspirasi yang dapat dipelajari/dicontoh agar PEH dapat melalukan penelitian, menggali potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan dan bernilai tambah, seperti kantong semar dan potensi bioprospecting lainnya. Untuk IPEHINDO agar terorganisir dengan baik, jadikan momentum pertemuan ini sebagai starting point untuk pengembangan, penguatan dan menggalang kekuatan organisasi PEH, membuat rencana kerja, merencanakan pertemuan Musyawarah Nasional (Munas) guna memperbaharui kepengurusan organisasi yang mendukung pelaksanaan tugas-tugas seorang PEH, termasuk memperjuangkan asuransi/ perlindungan jiwa terkait resiko kerja bagi funsgional.“ Peserta Kumpul Virtual IPEHINDO merekomendasikan beberapa poin penting terkait IPEHINDO Kini dan Mendatang. Dengan semangat kebersamaan, peserta rapat menyetujui untuk dilakukan rapat Musayawarah Nasional (Munas) IPEHINDO Tahun 2022 dan memberi mandat kepada tim pengurus lama IPEHINDO untuk membentuk perangkat kepanitian Munas IPEHINDO 2022. Sumber : Mugiharto – Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi .
Baca Artikel

Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Taman Nasional Taka Bonerate

Benteng – 21 Juli 2022. Balai Taman Nasional Taka Bonerate bekerja sama dengan Wildlife Conservation Society - Indonesia Program (WCS-IP) menyelenggarakan pertemuan terkait Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Taman Nasional Taka Bonerate, Kamis (21/07/2022). Pertemuan ini dilakukan guna membangun kebijakan bersama dalam pengelolaan perikanan secara berkelanjutan, berkeadilan, dan berkearifan lokal melalui kemitraan konservasi, serta menjadi tindak lanjut pengelolaan sumber daya perikanan kakap dan kerapu di TN Taka Bonerate. Dalam sambutannya, kepala balai menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan wujud dari kepedulian berbagai pihak terhadap upaya mewujudkan perikanan berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Selayar, khususnya di kawasan TN Taka Bonerate. "Perikanan berkelanjutan hanya dapat dicapai jika para pihak saling berkolaborasi dan bekerja sama. Pertemuan dan diskusi dengan berbagai pihak seperti saat ini sangat penting untuk dilakukan agar diperoleh solusi atas tantangan dan permasalahan yang dihadapi. Kawasan TN Taka Bonerate dapat menjadi pilot project dalam mewujudkan perikanan berkelanjutan" ujar Faat Rudhianto. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar, Ir. Makkawaru, juga menyampaikan penekanan bahwa perikanan berkelanjutan merupakan sebuah keharusan apabila kita ingin sumber daya perikanan lestari dan dapat dinikmati oleh anak cucu kita kelak. Mari kita rangkul masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut. Semoga pertemuan ini dapat lebih meningkatkan sinergitas dan kerja sama para stakeholder demi terwujudnya perikanan berkelanjutan dalam kawasan TN Taka Bonerate khususnya dan Kabupaten Kepulauan Selayar pada umumnya. Pertemuan di Dierra Cafe & Resto ini dihadiri dan dibuka langsung Kepala Balai TN Taka Bonerate, Faat Rudhianto, S.Hut., M.Si. dan dihadiri beberapa stakeholder penting dalam pengelolaan perikanan, diantaranya Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar, Camat Taka Bonerate, Koordinator PSDKP Selayar, Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Penyuluh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), WCS-IP dan Yayasan Mattirotasi Mitra Lestari. Sumber : Balai Taman Nasional Taka Bonerate ????: Khoirul Anam (PEH-BTN Taka Bonerate) Editor: © Humas BTN Taka Bonerate
Baca Artikel

Membentuk Fasilitator Handal Kelompok Desa TN Batang Gadis

Panyabungan, 21 Juli 2022. Menghadapi dinamika kelompok khususnya kelompok masyarakat di desa binaan membutuhkan seorang fasilitator handal guna mencapai keputusan yang tepat dalam sebuah proses diskusi. Memahami teknik fasilitasi merupakan salah satu kunci keberhasilan seorang fasilitator dalam membawa kelompok masyarakat mencapai keputusan yang iklusif. Maka dari itu, pendamping desa sebagai fasilitator perlu meningkatkan pemahaman terkait teknik dasar fasilitasi melalui Pelatihan Keterampilan Teknik Fasilitasi sebagai bekal di lapangan. Penyuluh kehutanan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) yang dimotori Dilah Tanjung telah melaksanakan pelatihan keterampilan teknik fasilitasi, Senin (18/7). Pelatihan ini sebagai bentuk sharing ilmu yang telah diperoleh dari "Training of Trainer (TOT) Teknik Fasilitasi dalam Rangka Pengelolaan Usaha Ekonomi Produktif Masyarakat Desa di Sekitar Kawasan Konservasi" beberapa waktu yang lalu. Sharing ilmu ini berlangsung seru karena diselingi ice breaking dan peserta dapat bebas mengeluarkan pendapat dan berbagi pengalaman di lapangan. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan semua peserta mampu melakukan perencanaan fasilitasi untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Sumber : Balai Taman Nasional Batang Gadis
Baca Artikel

PT. PLN UIW MMU Siap Mendukung Pengelolaan TN Manusela

Bogor, 20 Juli 2022. Untuk optimalisasi penyelenggaraan kawasan Taman Nasional (TN) Manusela, Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi (Dit RenKK) memfasilitasi penyelenggaran rapat pembahasan kerja sama, Rencana Pelaksanaan Program, Rencana Kerja Lima Tahun dan Rencana Kerja Tahunan Jaringan SUTM 20 kV PT PLN UIW MMU pada Taman Nasional Manusela di ruang Rapat Dirjen KSDAE – Aula Komodo Bogor, Selasa (19/7/2022). Pembahasan kerja sama ini untuk menjaga keutuhan, kelestarian, dan manfaat kawasan konservasi serta meminimalkan dampak secara langsung maupun tidak langsung akibat pemanfaatan kawasan pada kegiatan Pembangunan, Pengoperasian dan Pemeliharaan Infrastruktur Ketenagalistrikan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kV di kawasan Taman Nasional Manusela. Beberapa kegiatan akan dilaksanakan dalam kerja sama ini diharapkan akan meningkatkan fungsi Taman Nasional Manulsela sebagai kawasan konservasi berupa perlindungan dan pengamanan, konservasi keanekaragaman hayati, pemulihan ekosistem, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan wisata alam. Rapat Pembahasan ini dipimpin oleh Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi , Ahmad Munawir, S.Hut. M.Si dan dihadiri oleh peserta dari Eselon II lingkup Ditjen KSDAE dan PT PLN UIW MMU. Semoga dengan adanya dukungan kerja sama PT PLN UIW MMU terhadap TN Manusela, kedepannya kawasan TN Manusela tetap terjaga dan lestari. Sumber : Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi
Baca Artikel

PT. Semen Padang Siap Mendukung Pengelolaan SM Tarusan Arau Ilir

Padang, 20 Juli 2022. Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi ikut hadir dalam acara Pembahasan Finalisasi Draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta penandatanganan PKS antara Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat (BKSDA Sumbar) dengan Direktur Utama PT. Semen Padang (PT SP), Selasa (19/7) di Wisma Indarung PT. SP, Kota Padang. Perjanjian kerja sama ini dalam rangka penguatan fungsi Suaka Margasatwa (SM) Tarusan Arau Hilir dengan ruang lingkup meliputi Dukungan kerja sama perlindungan kawasan, Dukungan kerja sama pengawetan flora dan fauna dan Dukungan kerja sama penguatan kelembagaan . Dalam acara ini juga dibahas dan ditandatangani dokumen PKS antara BKSDA Sumbar dengan PT. Semen Padang (PT SP) beserta dengan dokumen RPP dan RKT Tahun ke 1 (pertama). Penandatanganan dilaksanakan oleh Direktur Utama PT. SP dan Kepala BKSDA Sumbar yang dihadiri Direktur Operasi PT. SP, Direktur Keuangan PT. SP beserta dengan tim legal dan kerja sama PT Semen Padang, Perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat , Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Sumbar , Perwakilan Bagian Program dan Kerja Sama BKSDA Sumatera Barat dan Perwakilan Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi. Sumber : Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi
Baca Artikel

Menilai Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi di Provinsi Kep. Riau

Pekanbaru, 20 Juli 2022 - Balai Besar KSDA Riau menggelar kegiatan Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi dengan metode Management Effectiveness Tracking Tool di di Hotel Comporta Tanjung Pinang dan di Hotel Panbil Kota Batam pada 13 s/d 14 Juli 2022. Penilaian dilakukan pada 4 kawasan konservasi yang berada di Provinsi Kepulauan Riau, yakni Taman Wisata Alam (TWA) Muka Kuning, Kawasan Suaka Alam/Kawasan Pelestarian Alam (KSA/KPA) Gunung Kijang, KSA/KPA Gunung Lengkuas dan KSA/KPA Sungai Pulai. Penilaian dilakukan secara proaktif memberikan penjelasan untuk nilai untuk skor pada masing - masing parameter penilaian dengan menyampaikan pendapat serta bukti - bukti yang mendukung atau melemahkan pemberian skor penilaian tersebut. Penilaian ini untuk mengukur sejauh mana pengelolaan kawasan konservasi dilakukan yang dilihat dari 5 aspek yaitu konteks, perencanaan, input, proses dan outcome. Rekomendasi dari proses penilaian menjadi poin penting untuk menjadi usulan tindak lanjut pada tahun depan dalam pengelolaan kawasan konservasi. Peserta yang turut hadir datang dari berbagai instansi seperti Pemda Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintahan Kecamatan, Desa sekitar kawasan, masyarakat serta kader konservasi, dan pihak swasta juga BUMN yang berada sekitar kawasan. Terimakasih untuk semua pihak atas partisipasi dalam penilaian ini dan menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam menjalani amanah pengelolaan konservasi. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Artikel

Balai TN Manusela Sepakati Kerja Sama Dengan Balai Jalan dan PLN

Jakarta, 20 Juli 2022. Kepala Balai Taman Nasional Manusela telah menandatangani dua dokumen perjanjian kerja sama (PKS) yakni dengan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku. PKS ini merupakan bagian dari memayungi kedua belah pihak untuk dapat bekerja di dalam kawasan konservasi yang notabene-nya merupakan kawasan perlindungan bagi satwa, tumbuhan dan bentang lanskap sehingga tetap terjaga serta pembangunan untuk masyarakat juga tetap dapat dilaksanakan. Dengan PT PLN UIW MMU dilakukan penandatanganan naskah perjanjian kerjasama pembangunan strategis yang tidak dapat dielakkan berupa pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV di Taman Nasional Manusela kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku yang disaksikan oleh Deputi 1 KSP dan Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi KSDAE, di Kantor Staf Presiden, Rabu (20/7). Pembangunan jaringan tegangan menengah 20 kV direncanakan akan mengaliri listrik di negeri Saleman, Wahai, Pasahari dan sekitarnya dengan total panjang 14.3 km yang akan melintas di kawasan Taman Nasional Manusela. Proses perjanjian kerja sama telah diproses oleh kedua belah pihak dan telah dilakukan detail pembahasan baik oeh Manajemen PT PLN (Persero) dan Direktorat Teknis KSDAE. Sedangkan dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku dilakukan Penandatanganan Naskah Perjanjian Kerjasama (PKS) tentang Pembangunan Strategis Yang Tidak Dapat Dielakkan Berupa Penyelenggaraan Jalan Nasional Terbatas di Kawasan Taman Nasional Manusela Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Perjanjian tersebut untuk mengakomodir keberadaan Ruas Jalan Saleman – Besi dan Ruas Jalan Wahai – Pasahari yang melintas di dalam kawasan Taman Nasional Manusela pada Dokumen Zonasi Taman Nasional Manusela sebagai Zona Khusus. Penandatanganan juga disaksikan secara virtual oleh Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi Ditjen KSDAE Kementerian LHK dan Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Rabu (13/7) di Aula Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku. Pada kesempatan ini pula dilakukan penandatanganan Naskah Rencana Pelaksanaan Program (RPP), Rencana Kerja Lima Tahunan (RKL) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang merupakan kewajiban yang harus disusun oleh para pihak. Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi berpesan agar Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku dengan Balai Taman Nasional Manusela dapat bekerjasama dalam menjaga kawasan Taman Nasional meskipun aksesibilitas keluar dan masuk kawasan cukup mudah dengan adanya jalan nasional di dalam kawasan sehingga tidak memberikan dampak buruk terhadap pengelolaan kawasan terutama bagi tumbuhan, satwa liar dan ekosistem di sekitarnya. Diharapkan dengan telah ditandatangani PKS oleh kedua belah pihak dapat segera dilakukan pembangunan jaringan listrik sehingga masyarakat wilayah seram bagian utara dapat menikmati layanan listrik 24 jam yang selama ini belum dirasakan oleh masyarakat serta diharapkan peningkatan perekonomian dapat berkembang menjadi lebih baik. Sebagai informasi, berdasarkan Permen LHK nomor Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.85/MENHUT-II/2014 tentang Tata Cara Kerjasama Penyelenggaraan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam bahwa pembangunan strategis dapat dilakukan dengan mekanisme perjanjian kerja sama. Sumber : Balai Taman Nasional Manusela
Baca Artikel

BKSDA Sumbar Bersama PT.Semen Padang Penguatan Fungsi SM Tarusan Arau Hilir

Padang, 19 Juli 2022. Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat (BKSDA Sumbar) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT Semen Padang, Selasa (19/7). Perjanjian kerja sama yang ditandatangani di Wisma Indarung PT Semen Padang tersebut merupakan kerjasama penguatan fungsi Suaka Margasatwa (SM) Tarusan Arau Hilir, Sumatera Barat dengan ruang lingkup antara lain dukungan kerjasama perlindungan kawasan, pengawetan flora dan fauna serta penguatan kelembagaan. Dokumen kerjasama ini langsung ditandatangani oleh Kepala Balai KSDA Sumatera Barat Ardi Andono, STP, MSc dan Direktur Utama PT Semen Padang Ir. Asri Mukhtar, MM, serta dihadiri tim dari Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi, Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; perwakilan Dinas Kehutanan Sumatera Barat, manajemen PT Semen Padang dan BKSDA Sumbar. Dalam sambutannya, Dirut PT Semen Padang menyampaikan ijin pinjam pakai kawasan hutan 242,3 ha yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi. Beliau menyatakan bahwa konservasi merupakan kewajiban kita bersama termasuk PT Semen Padang, salah satunya adalah tanggungjawab PT SP dalam penguatan fungsi SM Tarusan Arau Hilir. Dirut PT SP mengharapkan PT SP dibantu BKSDA Sumbar dan mitra lain dalam menjalankan kewajibannya terhadap kawasan konservasi ini. Sementara itu, Kepala BKSDA Sumbar menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan kerjasama yang pertama dengan pemegang Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Beliau mengharapkan agar PKS dapat mendukung upaya konservasi kawasan yang dikelola BKSDA Sumbar sesuai dengan hak dan kewajiban para pihak yang tercantum didalam dokumen PKS. Ir Mgo Senantung, MP yang mewakili Dinas Kehutanan Sumatera Barat menyambut baik dan sangat mendukung adanya kerjasama PT Semen Padang dengan BKSDA Sumbar ini, karna seperti diketahui dalam perjalanannya PT SP telah lama memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa maupun kemajuan bagi Sumatera Barat khususnya, serta telah ikut mendukung konservasi dan upaya-upaya pelestarian alam lainnya. Selanjutnya bersama penandatanganan tersebut juga ditandatangani Rencana Pelaksanaan Program (RPP) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT). Dengan ditandatanganinya RPP dan RKT Perjanjian Kerja Sama ini diharapkan BKSDA Sumbar dan PT Semen Padang dapat bersinergi dalam menjaga dan melestarikan fungsi Kawasan SM Tarusan Arau Hilir, serta menjamin kelangsungan fungsi ekologis bagi mahluk hidup di sekitarnya, seperti bait pantun yang disampaikan Kepala BKSDA Sumbar : Makan Kedondong rasanya asam Sama rasa dengan mangga Mari kawan lestarikan alam Agar bumi selalu terjaga Jalan-jalan ke gunung salak Jangan lupa membeli kemiri Kalau bumi kita rusak Pasti kita yang akan merugi. Sumber : Balai KSDA Sumatera Barat
Baca Artikel

Payung Teduh Untuk Optimalisasi dan Efektifitas Pengelolaan Kawasan TN Manusela

Jakarta, 20 Juli 2022. Bertempat di Kantor Staf Presiden, Kepala Balai Taman Nasional (TN) Manusela dan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melakukan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama pembangunan strategis yang tidak dapat dielakkan berupa pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV di Taman Nasional Manusela kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku yang disaksikan oleh Deputi 1 KSP dan Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi KSDAE ( 20/7/2022) Perjanjian Kerja Sama ini merupakan bagian dari memayungi kedua belah pihak untuk dapat bekerja di dalam kawasan konservasi yang notabene-nya merupakan kawasan perlindungan bagi satwa, tumbuhan dan bentang landskap sehingga tetap terjaga serta pembangunan untuk masyarakat juga tetap dapat dilaksanakan. Jaringan tegangan menengah 20 kV direncanakan akan mengaliri listrik di negeri Saleman, Wahai, Pasahari dan sekitarnya. Diharapkan dengan telah ditandatangani PKS oleh kedua belah pihak dapat segera dilakukan pembangunan jaringan listrik sehingga masyarakat wilayah seram bagian utara dapat menikmati layanan listrik 24 jam yang selama ini belum dirasakan oleh masyarakat serta diharapkan peningkatan perekonomian dapat berkembang menjadi lebih baik. Sebagai informasi, kerja sama pembangunan strategis yang tidak dapat dielakkan di Kawasan konservasi merupakan kegiatan bersama para pihak yang dibangun atas kepentingan bersama untuk optimalisasi dan efektifitas pengelolaan kawasan atau karena adanya pertimbangan khusus bagi penguatan ketahanan nasional dengan kegiatan yang mempunyai pengaruh sangat penting secara nasional terhadap kedaulatan negara, pertahanan keamanan negara dan sarana komunikasi, transportasi terbatas dan jaringan listrik untuk kepentingan nasional. Sumber : Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi
Baca Artikel

Mewujudkan Proklim Untuk Masyarakat Sekitar TN Gandang Dewata

Makassar, 20 Juli 2022 – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan (BBKSDA Sulsel) menyelenggarakan Sosialisasi dan Identifikasi Program Kampung Iklim (ProKlim) pada masyarakat sekitar Taman Nasional Gandang Dewata (TNGD), Sabtu (16/7). Wujud nyata sosialisasi dan identifikasi Proklim mulai tingkat tapak hingga Kabupaten ini agar memberikan manfaat langsung terhadap pembangunan kehutanan berkelanjutan bagi masyarakat setempat di TNGD. Selain itu, Balai Besar KSDA Sulsel bermaksud untuk mencapai tujuan khusus dari ProKlim itu sendiri dimana salah satunya adalah mengidentifikasi kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta potensi pengembangannya. Dengan teridentifikasinya kegiatan maka akan mendorong penyebarluasan kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah berhasil dilaksanakan pada lokasi tertentu untuk dapat diterapkan di desa sekitar kawasan TNGD sesuai dengan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan secara serempak di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Mamasa dengan jumlah peserta 90 orang yang berasal dari Desa sekitar TNGD serta Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait. Lokasi pertama di Hotel Anoa, dengan peserta sebanyak 30 orang yang berasal dari Desa Bubun Batu, Desa Osango, Desa Lambanan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Mamasa. Hotel Sajojo sebagai lokasi kedua dengan jumlah yang sama dan berasal dari Desa Tondok Bakaru, Desa Rambusaratu, Desa Lambanan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Mamasa. Lokasi terakhir di Hotel Matana 2 dimana peserta kegiatan berasal dari Desa Mambulilling, Desa Taupe, Desa Lambanan, Desa Balla dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Mamasa dengan peserta berjumlah 30 orang. Kepala Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan Ir. Jusman hadir memberikan sambutan di 3 (tiga) lokasi kegiatan. Beliau menyampaikan bahwa “Kurangnya lapangan kerja dan meningkatnya jumlah penduduk mengakibatkan kebutuhan akan penggunaan lahan semakin meningkat. Sehingga diharapkan agar masyarakat khususnya yang ada di sekitar kawasan hutan lebih giat lagi melakukan upaya-upaya dalam peningkatan ekonomi. Kita semua selalu di tuntut untuk belajar dan berbuat. Adanya bantuan hibah luar negeri dengan regulasi yang sangat ketat mengharuskan adanya keterwakilan semua kelompok masyarakat dalam suatu kegiatan. Sehingga semua jenis keputusan atau program harus dapat diketahui oleh semua pihak”. Narasumber berasal dari berbagai pihak yang terkait dengan Program Kampung Iklim TNGD yakni Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, Pemerintah Provinsi Sulbar, Pemerintah Kabupaten Mamasa serta Praktisi ProKlim. Jalannya kegiatan ditiga lokasi dimoderatori oleh staf Tim Layanan Kehutanan Masyarakat. Rumusan kegiatan ditandatangani sebagai bahan rencana tindak lanjut ProKlim, sehingga peran serta seluruh pihak dapat bersinergi dalam rangka memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan ProKlim selanjutnya. Adapun rumusan hasil kegiatan tersebut ditandatangani oleh tim perumus dengan memperhatikan keterwakilan berbagai pihak terkait. Sumber : Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan Call Center BBKSDA Sulsel : 08114600883
Baca Artikel

Akses Telekomunikasi Dinantikan, Balai TN Taka Bonerate Gandeng PT. Dayamitra Telekomunikasi Tbk.

Jakarta, 15 Juli 2022 - Pembahasan dan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Balai Taman Nasional (TN) Taka Bonerate dengan PT. Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MITRATEL) tentang Pembangunan Strategis yang tidak dapat Dielakkan berupa Penempatan dan Pengoperasian Menara Telekomunikasi bersama di TN Taka Bonerate dilaksanakan di Ballroom Mawar 2 Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta Barat. Penempatan dan pengoperasian menara tersebut rencananya sebanyak 4 (empat) unit di Zona Khusus di Pulau/Desa Rajuni, Desa Tarupa, Desa Jinato, dan Desa Khusus Pasitallu, yang akan mengkoneksikan semua pulau/desa di dalam TN Taka Bonerate, termasuk pulau-pulau terluar/terdepan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Diinformasikan pula bahwa launching pengoperasian menara/tower ini direncanakan akan dilaksanakan pada Puncak Peringatan Hari Jadi Selayar Ke-417. Kepala Balai TN Taka Bonerate, Faat Rudhianto, S.Hut., M.Si. menyampaikan bahwa akses telekomunikasi menjadi salah satu hal yang sangat dinantikan di TN Taka Bonerate. Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran jaringan telekomunikasi akan sangat membantu efektivitas pengelolaan kawasan terutama dalam menerapkan sistem pengawasan berbasis SMART Patrol, serta mendukung manajemen basis data Balai TN Taka Bonerate yang sudah mulai mengurangi penggunaan kertas/paperless. PKS ini juga diharapkan dapat mempermudah akses komunikasi masyarakat di dalam/sekitar kawasan, serta mendukung pengelolaan TN Taka Bonerate sebagai Kawasan Pelestarian Alam, Zona Inti Cagar Biosfer, dan KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional). Kerja sama ini sekaligus mendukung program nasional Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal), khususnya di sekitar kawasan Taman Nasional Taka Bonerate. Selain penandatanganan kerja sama, Balai TN Taka Bonerate dan MITRATEL juga menandatangani dokumen Rencana Pelaksanaan Program (RPP), Rencana Kerja Lima Tahun (RKL), dan Rencana Kerja Tahun (RKT) 2022-2023. Pembahasan dan penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh perwakilan: Setditjen KSDAE, perwakilan Direktorat Teknis Lingkup Ditjen KSDAE Kementerian LHK, serta General Manager PT Dayamitra Telekomunikasi, Tbk. (MITRATEL) Wilayah IV Pamasuka beserta jajarannya. Sumber: Asep Pranajaya, S.Pi. - Penyuluh Kehutanan Muda Balai Taman Nasional Taka Bonerate Editor: Humas BTN Taka Bonerate
Baca Artikel

Kebut Penyusunan Dokumen Periodic Review Cagas Biosfer Cibodas

Cibodas, 16 Juli 2022. Ruang Malabar Gedung Sate Provinsi Jawa Barat, Jumat (15/07/2022), menjadi saksi para pihak Forum Koordinasi dan Komunikasi Pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas (FKKP CBC) mengadakan rapat persiapan penyusunan dokumen Periodic Review Cagar Biosfer Cibodas agar selesai disampaikan ke MAB-UNESCO Paris sebelum 30 September 2022. Periodic Review ini merupakan mandat dari Program MAB-UNESCO Paris yang diwajibkan melaporkan segala kegiatan konservasi, pembangunan berkelanjutan dan logistic support (Penelitian, Pendidikan dan Monitoring) per 10 tahun. Pada pertemuan ini sekaligus silaturahmi dan menyepakati ditunjuknya orang-orang kunci perwakilan dari para pihak yang menjadi tim kecil dalam penyusunan dokumen tersebut dengan tata waktu yang sesuai dengan target. Disela-sela pertemuan disampaikan kembali sertifikat penetapan Cibodas UNESCO World Biosphere Reserve oleh Komite Nasional MAB-UNESCO Indonesia yang didampingi Sekretariat FKKP CBC ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai simbol kebanggaan bangsa Indonesia yang mendapatkan gelar prestisius tingkat Internasional di tanah Pasundan Jawa Barat tepatnya lanskap Gunung Gede Pangrango dan sekitar Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor serta Kota Sukabumi. Para pihak turut hadir diantaranya Ketua Komite Nasional MAB-UNESCO INDONESIA, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) selaku Sekretariat FKKP CBC, Biro Perekonomian Setda Provinsi Jabar, BAPPEDA Jabar, Dinas Kehutanan Jabar, Balai Besar KSDA Jabar, Dinas PMPD Jabar, Dinas LH Jabar, Dinas Pariwisata Jawa Barat dan jajaran anggota FKKP CBC lainnya serta mitra AREI yang akan mengajukan Branding Cagar Biosfer Cibodas. Semoga gelar Internasional ini tetap dipertahankan dan mewujudkan harmonisasi antara alam dan manusia khususnya di Provinsi Jawa Barat. Sumber : Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Teks dan dokumentasi: Ade Bagja Hidayat
Baca Artikel

Kolaborasi Pengembangan Daerah Penyangga

Cianjur, 16 Juli 2022. Kelompok Tani Hutan (KTH) Ancaraya dan KTH Gerbi Lestari bersama Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) dan BLU Badan Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan melakukan penyerahan bibit pohon dan penanaman secara simbolis di sekitar Camping Ground Cigombong, Kampung Pasir Cina, Desa Cipendawa, Kec. Pacet, Kab. Cianjur, Jumat (15/7/22). Kegiatan penanaman ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari Badan Pengelolaan Dana LH, Kemenkeu terhadap lingkungan di daerah penyangga TNGGP yang diwakili KTH Gerbi Lestari (Desa Cimacan) dan KTH Ancaraya (Desa Cipendawa) dan sekaligus menggali informasi terkait program pemberdayaan masyarakat di daerah penyangga kawasan konservasi. Bibit yang diberikan sebanyak 519 bibit yaitu jenis nangka 19 bibit, alpukat 300 bibit, jati 100 bibit, dan sengon 100 bibit yang dibagikan kepada KTH Ancaraya dan KTH Gerbi Lestari. Bibit tersebut ditanam di daerah penyangga TNGGP yang berbatasan dengan zona pemanfaatan (Camping Ground Lembah Cigombong), Blok Pasir Cina, Resort Pengelolaan Taman Nasional (PTN) Gunung Putri. Bibit selebihnya akan didistribusikan kepada anggota KTH Ancaraya dan KTH Gerbi Lestari serta masyarakat sekitar untuk ditanam di lahan milik masyarakat. Penanaman dihadiri oleh Tim BPDLH, yaitu Direktur Keuangan, Umum dan Sistem Informasi, Anne Serfiana, dan Direktur Penyaluran Dana, Nining Ngudi Purnamaningtyas, serta perwakilan dari BPDASHL Citarum-Ciliwung, Bagus dan BBTNGGP, yaitu Kepala Seksi PTN Wilayah I Cibodas, Kepala Resort PTN Gunung Putri, Penyuluh Kehutanan, dan petugas Resort PTN Gunung Putri. Semoga dengan adanya kegiatan penanaman ini menjadi langkah awal untuk menjalin hubungan yang bersinergi, antara KTH, BBTNGGP, BPDASHL Citarum-Ciliwung, dan BPDLH. Sumber : Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Teks dan Dok : Sisca Widiya A
Baca Artikel

Inventarisasi Jamur Makroskopis di Taman Nasional Batang Gadis

Panyabungan, 15 Juli 2022. Balai Taman Nasional Batang Gadis baru saja melaksanakan kegiatan Inventarisasi Jamur makroskopis pada tanggal 1 s.d 4 Juli di kawasan Taman Nasional Batang Gadis. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya potensi yang ada di dalam kawasan dengan metode jelajah menelusuri sepanjang jalur pengamatan. Dari kegiatan ini ditemukan 43 jenis Jamur dengan rincian tempat hidup pada tanah 10 jenis, kayu mati 21 jenis, serasah 5 jenis, kayu/pohon 6 jenis, dan akar pohon 1 jenis. Analisa deskripsi morfologi dari semua jenis jamur yang didapat dalam proses pengerjaan. Hasil ini akan menjadi dasar dalam mengidentifikasi jenis jamur tertentu dan melakukan perbandingan dengan buku identifikasi, situs resmi yang terpercaya, serta hasil temuan dengan informasi dari berbagai jurnal dan penelitian terkait jamur. Kedepannya tim akan menginventarisasi jenis jamur dilokasi yang berbeda. mudah-mudahan Hasil ini dapat menjadi data dan Informasi bagi siapa saja yang membutuhkan. Sumber : Balai Taman Nasional Batang Gadis

Menampilkan 1.553–1.568 dari 2.311 publikasi