Rabu, 23 Sep 2026

Beranda Publikasi Artikel

Artikel

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Artikel

Pesona “Sang Garuda” Terbang Bebas di Langit Situgunung

Situgunung, 27 Juli 2022 - Telah dilakukan pelepasliaran satwa jenis Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) berjenis kelamin jantan dengan nama “Pesona”, pada hari Rabu, 27 Juli 2022, di Resort PTN Situgunung, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Pesona merupakan satwa yang diserahkan oleh Balai Besar KSDA Jakarta kepada Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) melalui Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ) pada tanggal 11 Februari 2021. Pesona telah melalui masa rehabilitasi di PSSEJ selama kurang lebih 17 bulan, dan berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan dan pemantauan dinyatakan telah siap untuk dilepasliarkan. Senin malam (25/07/2022), Pesona tiba di Resort PTN SItugunung untuk dilakukan habituasi di lokasi pelepasliaran. Pemilihan Resort PTN SItugunung sebagai lokasi pelepasliaran telah melalui kajian oleh Tim Pelepasliaran, dimana karakteristik lokasi pelepasliaran sesuai dengan habitat Elang Jawa yaitu berada di lembah dan terdapat sungai. Di lokasi tersebut juga tidak terdapat sarang eksis Elang Jawa lain, sehingga tidak ada kompetitor bagi satwa yang akan dilepasliarkan. Pesona ditempatkan di kandang habituasi yang dibangun di lembah sekitar Resto Valley milik PT. Fontis Aquam Vivam. Setelah melalui proses habituasi, Pesona terpantau masih liar dan sehat. Sehingga diputuskan untuk segera dilakukan proses hard release pada tanggal 27 Juli 2022 dan proses pelepasliaran Pesona dilakukan langsung oleh Direktur PT. Fontis Aqua Vivam disertai oleh Plt. Kepala Balai Besar TNGGP dan Plt. Kepala Balai TNGHS. Elang Jawa merupakan spesies endemik di Pulau Jawa yang status konservasinya saat ini adalah terancam punah (endangered) menurut IUCN Red List. Di Indonesia, satwa ini identik dengan lambing Negara Indonesia, yaitu Burung Garuda. Harapannya dengan dilepasliarkan kembali Pesona ke habitat alaminya, jumlah Elang Jawa di habitat aslinya khususnya di kawasan TNGGP juga dapat bertambah. Pelepasliaran Pesona di kawasan Resort PTN Situgunung yang merupakan resort pengelolaan wisata juga dapat dijadikan sebagai sarana edukasi kepada pengunjung agar lebih peduli lagi terhadap kelestarian satwa liar. Sumber : Balai Besar TN Gunung Gede Pangrango Teks : Enike Ratna Sari, S.Hut dan Asep Suganda
Baca Artikel

Apresiasi Untuk Para Pihak, Selamat Jalan Abah Ukar

Sukabumi, 28 Juli 2022 - Ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya dengan komitmen dan dedikasi para pihak dibawah kordinasi Pos BASARNAS Sukabumi atas keberhasilan pencarian Sdr. Sukarma (Abah Ukar) warga Kampung Benda RT 02/ RW 08 Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada tanggal 22 s/d 25 Juli 2022. Survivor ditemukan dalam keadaan meninggal di aliran Sungai Cisuren di Wilayah Resort PTN Bodogol, Bidang PTN Wilayah III Bogor (instagram : @bidang_bogor_tnggp) Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Proses identifikasi oleh dokter Puskesmas Cicurug beserta pihak keluarga korban disaksikan oleh Pemerintah Kecamatan Cicurug, Kepolisian Sektor Cicurug, Koramil Cicurug. Pihak keluarga menyatakan bahwa korban yang ditemukan adalah benar survivor yang dicari atas nama Sukarma/Ukar. Pihak keluarga menyepakati untuk tidak dilakukan otopsi dan langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulance untuk dikebumikan. Selamat Jalan Abah Ukar do'a terbaik untuk Almarhum. Sumber : Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Baca Artikel

Workshop SMART Patrol Balai TN Batang Gadis

Mandailing Natal, 27 Juli 2022 - Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) melaksanakan kegiatan Workshop SMART Patrol di aula kantor Balai TN Batang Gadis. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt. Kepala Balai TNBG Gunawan Alza, S.Hut dan dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala SPTN Wilayah I s.d III, Koordinator Lingkup Balai TNBG, dan operator SMART Patrol Balai dan Seksi (26/07/2022). Narasumber kegiatan Workshop ini dari team SMART Patrol Direktorat Kawasan Konservasi, Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. Kegiatan ini juga sebagai bentuk evaluasi dari penggunaan Aplikasi SMART Patrol yang telah digunakan oleh Balai TN Batang Gadis sejak tahun 2015. Aplikasi SMART Patrol sendiri digunakan oleh petugas Balai TNBG sebagai alat untuk mengumpulkan data dari pelaksanaan kegiatan dilapangan, Aplikasi ini juga membantu manager kawasan konservasi untuk membuat rencana pengelolaan yang lebih baik, mengevaluasi, dan mengimplementasikan aksi konservasi serta acuan untuk pengambilan keputusan. Sumber : Balai TN Batang Gadis
Baca Artikel

Kawasan Hutan Sopotinjak TN Batang Gadis

Sopotinjak, 25 Juli 2022. Kawasan hutan Sopotinjak masuk ke dalam kategori hutan hujan tropis yang berada di wilayah Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) berada di ketinggian antara 1300-1500 mdpl, wilayah hutan ini juga merupakan jalur lalu lintas menuju beberapa kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal dan pesisir Pantai Barat, pembangunan jalan sudah dilakukan jauh sebelum Taman Nasional Batang Gadis dibentuk. Kawasan hutan Sopotinjak ini memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi dan beberapa jenis satwa mendiami kawasan ini. Pemasangan rambu-rambu lintasan satwa pun dilakukan oleh Balai TN Batang Gadis di sepanjang jalur lintasan untuk memberitahu kendaraan yang lewat agar berhati-hati jika melewati jalur ini. Tidak hanya itu, Balai Taman Nasional Batang Gadis juga melakukan sosialisasi tentang perlindungan satwa di desa Sopotinjak, memberitahu nomor call center sebagai tindakan respon cepat jika terjadi konflik satwa dan manusia serta melibatkan masyarakat sekitar berperan aktif melindungi satwa dan habitatnya. Sumber : Suwardi - Balai Taman Nasional Batang Gadis
Baca Artikel

Tujuh Ohoi Terima Bantuan Pengembangan Usaha

Ambon, 25 Juli 2022. Kepala Balai KSDA Maluku- Bapak Danny H. Pattipeilohy, S.Pi., M.Si bersama staff memberikan bantuan pengembangan usaha ekonomi produktif kepada 7 kelompok yang berasal dari 7 (Tujuh) Ohoi/Desa di Kec. Kei Kecil Barat, Kab. Maluku Tenggara, Jumat (15/07/2022). Ohoi yang menerima bantuan dalam program ini diantaranya adalah Ohoiren, Ohoidertom, Ohoisomlain, Ohoi Madwaer, Ohoidertutu, Ohoi Warbal, dan Ohoi Ur Pulau. Ohoi ini dipilih karena lokasinya berada di sekitar kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi karna merupakan habitat dari satwa liar dilindungi, salah satunya adalah Penyu Belimbing/tabob (Dermochelys coriacea). Kawasan ini termasuk pada Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) Pulau Kei Kecil, Pulau-Pulau, dan Perairan Sekitarnya. Bantuan yang diberikan berupa alat-alat pendukung perairan tangkap dan budidaya rumput laut serta alat perkebunan dengan nilai Rp. 40 juta rupiah untuk setiap kelompok. Harapannya melalui bantuan ini, kemandirian masyarakat meningkat melalui peningkatan ekonomi kerakyatan sehingga dapat mendukung dan berkontribusi dalam upaya pelestarian tumbuhan dan satwa liar dilindungi. Dalam sambutannya, Bapak Danny menyampaikan bahwa kegiatan pengembangan kelembagaan malalui pemberian bantuan usaha ekonomi produktif ini adalah sebuah stimulan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya dan di sisi lain dapat turut serta mendukung dan melaksanakan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Pada kesempatan yang sama, Bapak Bupati Maluku Tenggara - Bapak Drs.H. Muhamad Thaher Hanubun juga menyampaikan, bahwa di Pulau Kei terdapat adat dimana dalam pelaksanannya memanfaatkan satwa dilindungi. Sebagai dukungan upaya pelestarian, pemanfaatan satwa tersebut perlu diminimalisir, salah satunya melalui program pengembangan usaha ekonomi produktif ini. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara ini ditutup dengan penyerahan secara simbolis kepada 7 kelompok masyarakat dari 7 Ohoi di Kec. Kei Kecil Barat oleh Bupati Maluku Tenggara dan Kepala Balai KSDA Maluku. Sumber : Tim Media Balai KSDA Maluku
Baca Artikel

Apresiasi BKSDA Maluku Kepada Satuan Ditreskrimsus Polda Maluku

Ambon, 25 Juli 2022. Balai KSDA Maluku memberikan piagam penghargaan kepada Direktur dan Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku yang diserahkan langsung oleh Kepala Balai - Bapak Danny H.Pattipeilohy, S.Pi., M.Si. di lapangan Letkol Pol CHR, Senin (18/07/2022). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Balai KSDA Maluku kepada satuan Ditreskrimsus Polda Maluku dalam upaya penindakan hukum peredaran tumbuhan dan satwa liar (TSL) illegal yang terjadi di wilayah Provinsi Maluku. Kegiatan penyerahan penghargaan tersebut turut disaksikan langsung oleh Kapolda Maluku Bapak Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH., M.Hum. Dalam sambutannya beliau berpesan agar koordinasi dan kerjasama antar instansi dalam upaya penegakan hukum terus dipertahankan dan ditingkatkan khususnya dalam penindakan kejahatan di bidang SDA yang ada di wilayah Maluku. Sumber : Kacuk Seto Purwanto, S.Hut - Polhut Balai KSDA Maluku
Baca Artikel

Tiga Kelompok Tani Binaan BBKSDA Sumut Terima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

Pematangsiantar, 25 Juli 2022. Guna memfasilitasi usaha ekonomi produktif kelompok masyarakat di sekitar kawasan konservasi dan dalam rangkaian Road To Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2022, Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Bidang Konservasi Wilayah II Pematangsiantar melakukan serah terima bantuan kepada 3 kelompok tani, masing-masing : Kelompok Tani Rohani di Desa Lumban Balik, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, Kelompok Tani Hutan Lestari di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba dan Kelompok Tani di Desa Lumban Lintong, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, pada Kamis, 21 Juli 2022. Ketiga desa tersebut berada berdampingan dengan kawasan konservasi Suaka Margasatwa (SM) Dolok Surungan II dan SM. Dolok Surungan III. Adapun bantuan yang diberikan berupa uang tunai yang digunakan oleh kelompok tani untuk membeli peralatan pertanian, pupuk dan bibit tanaman, khususnya bibit alpukat, merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah dalam rangka memajukan perekonomian masyarakat sekaligus membangun kesadaran dan kepedulian warga untuk ikut menjaga dan melindungi kawasan konservasi SM. Dolok Surungan dari segala ancaman dan gangguan. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Bidang KSDA Wilayah II Pematangsiantar, Seno Pramudita, S.Hut., ME., didampingi Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV Tarutung, Manigor Lumbantoruan, SP. dan Kepala Resort SM. Dolok Surungan. Sumber : Yustiil Fazri – Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

Kumpul Virtual IPEHINDO 12 Tahun Berkiprah

Bogor, 23 Juli 2022. “Pusrenbang mendukung pelaksanaan kegiatan PEH dan mengapresiasi karena telah berhasil mendirikan IPEHINDO, membuat AD/ART, struktur organisasi dan kode etik PEH. Jabatan fungsional PEH memiliki SDM potensial untuk dikembangkan, maka perlu dikelola dengan baik melalui organisasi profesi IPEHINDO, termasuk PEH yang ada di Pemerintah Daerah. Untuk itu PEH harus mengukuhkan tekad, membulatkan niat dan menyatukan semua kekuatan PEH yang ada saat ini untuk melakukan revitaliasi kepengurusan, memilih leader/ketua yang kompeten serta mampu menjadi jembatan komunikasi antara pimpinan KLHK“ ungkap Kepala Pusat Perencanaan Pengembangan (Pusrenbang) SDM, BP2SDM, Kementerian LHK , Dr. Tuti Herawati, S.Hut., M.S saat memberikan arahan sekaligus membuka virtual meeting “Kumpul PEH se-Indonesia dalam rangka 12 Tahun IPEHINDO”, Kamis (21/7). Sekitar 900 orang Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan se-Indonesia hadir pada momen penting ini yang diselenggarakan juga dalam rangka Haul Ikatan Pengendali Ekosistem Hutan (IPEHINDO), organisasi profesi untuk jabatan fungsional Pengendali Ekosistem Hutan seindonesia, yang sudah berumur 12 tahun. Iid Rohid (Sekretaris Ipehindo) selaku ketua penyelenggara, menyampaikan bahwa Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) merupakan Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan pengendalian ekosistem hutan pada instansi pemerintah baik pusat maupun daerah. Berdasarkan Permen PAN RB Nomor 74 Tahun 2020, setiap PEH wajib menjadi anggota organisasi profesi. IPEHINDO merupakan organisasi profesi yang didirikan pada tanggal 21 Juli 2010 dengan jumlah PEH pada tahun 2022 sebanyak 3.072 orang yang tersebar di seluruh eselon I Kementerian LHK, data ini termasuk PEH yang ada di Pemerintah Daerah. Selain itu, Sekretaris Direktorat Jenderal, Suharyono, S.H., M.Si., M.Hum mewakili Direktur Jenderal KSDAE selaku pembina fungsional PEH menyampaikan beberapa pesan penting, “Fungsional PEH dapat berfungsi sebagai ‘playmaker’ pelaksanaan kegiatan teknis pada Kementerian LHK. Banyak inspirasi yang dapat dipelajari/dicontoh agar PEH dapat melalukan penelitian, menggali potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan dan bernilai tambah, seperti kantong semar dan potensi bioprospecting lainnya. Untuk IPEHINDO agar terorganisir dengan baik, jadikan momentum pertemuan ini sebagai starting point untuk pengembangan, penguatan dan menggalang kekuatan organisasi PEH, membuat rencana kerja, merencanakan pertemuan Musyawarah Nasional (Munas) guna memperbaharui kepengurusan organisasi yang mendukung pelaksanaan tugas-tugas seorang PEH, termasuk memperjuangkan asuransi/ perlindungan jiwa terkait resiko kerja bagi funsgional.“ Peserta Kumpul Virtual IPEHINDO merekomendasikan beberapa poin penting terkait IPEHINDO Kini dan Mendatang. Dengan semangat kebersamaan, peserta rapat menyetujui untuk dilakukan rapat Musayawarah Nasional (Munas) IPEHINDO Tahun 2022 dan memberi mandat kepada tim pengurus lama IPEHINDO untuk membentuk perangkat kepanitian Munas IPEHINDO 2022. Sumber : Mugiharto – Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi .
Baca Artikel

Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Taman Nasional Taka Bonerate

Benteng – 21 Juli 2022. Balai Taman Nasional Taka Bonerate bekerja sama dengan Wildlife Conservation Society - Indonesia Program (WCS-IP) menyelenggarakan pertemuan terkait Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Taman Nasional Taka Bonerate, Kamis (21/07/2022). Pertemuan ini dilakukan guna membangun kebijakan bersama dalam pengelolaan perikanan secara berkelanjutan, berkeadilan, dan berkearifan lokal melalui kemitraan konservasi, serta menjadi tindak lanjut pengelolaan sumber daya perikanan kakap dan kerapu di TN Taka Bonerate. Dalam sambutannya, kepala balai menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan wujud dari kepedulian berbagai pihak terhadap upaya mewujudkan perikanan berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Selayar, khususnya di kawasan TN Taka Bonerate. "Perikanan berkelanjutan hanya dapat dicapai jika para pihak saling berkolaborasi dan bekerja sama. Pertemuan dan diskusi dengan berbagai pihak seperti saat ini sangat penting untuk dilakukan agar diperoleh solusi atas tantangan dan permasalahan yang dihadapi. Kawasan TN Taka Bonerate dapat menjadi pilot project dalam mewujudkan perikanan berkelanjutan" ujar Faat Rudhianto. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar, Ir. Makkawaru, juga menyampaikan penekanan bahwa perikanan berkelanjutan merupakan sebuah keharusan apabila kita ingin sumber daya perikanan lestari dan dapat dinikmati oleh anak cucu kita kelak. Mari kita rangkul masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut. Semoga pertemuan ini dapat lebih meningkatkan sinergitas dan kerja sama para stakeholder demi terwujudnya perikanan berkelanjutan dalam kawasan TN Taka Bonerate khususnya dan Kabupaten Kepulauan Selayar pada umumnya. Pertemuan di Dierra Cafe & Resto ini dihadiri dan dibuka langsung Kepala Balai TN Taka Bonerate, Faat Rudhianto, S.Hut., M.Si. dan dihadiri beberapa stakeholder penting dalam pengelolaan perikanan, diantaranya Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar, Camat Taka Bonerate, Koordinator PSDKP Selayar, Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Penyuluh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), WCS-IP dan Yayasan Mattirotasi Mitra Lestari. Sumber : Balai Taman Nasional Taka Bonerate ????: Khoirul Anam (PEH-BTN Taka Bonerate) Editor: © Humas BTN Taka Bonerate
Baca Artikel

Membentuk Fasilitator Handal Kelompok Desa TN Batang Gadis

Panyabungan, 21 Juli 2022. Menghadapi dinamika kelompok khususnya kelompok masyarakat di desa binaan membutuhkan seorang fasilitator handal guna mencapai keputusan yang tepat dalam sebuah proses diskusi. Memahami teknik fasilitasi merupakan salah satu kunci keberhasilan seorang fasilitator dalam membawa kelompok masyarakat mencapai keputusan yang iklusif. Maka dari itu, pendamping desa sebagai fasilitator perlu meningkatkan pemahaman terkait teknik dasar fasilitasi melalui Pelatihan Keterampilan Teknik Fasilitasi sebagai bekal di lapangan. Penyuluh kehutanan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) yang dimotori Dilah Tanjung telah melaksanakan pelatihan keterampilan teknik fasilitasi, Senin (18/7). Pelatihan ini sebagai bentuk sharing ilmu yang telah diperoleh dari "Training of Trainer (TOT) Teknik Fasilitasi dalam Rangka Pengelolaan Usaha Ekonomi Produktif Masyarakat Desa di Sekitar Kawasan Konservasi" beberapa waktu yang lalu. Sharing ilmu ini berlangsung seru karena diselingi ice breaking dan peserta dapat bebas mengeluarkan pendapat dan berbagi pengalaman di lapangan. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan semua peserta mampu melakukan perencanaan fasilitasi untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Sumber : Balai Taman Nasional Batang Gadis
Baca Artikel

PT. PLN UIW MMU Siap Mendukung Pengelolaan TN Manusela

Bogor, 20 Juli 2022. Untuk optimalisasi penyelenggaraan kawasan Taman Nasional (TN) Manusela, Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi (Dit RenKK) memfasilitasi penyelenggaran rapat pembahasan kerja sama, Rencana Pelaksanaan Program, Rencana Kerja Lima Tahun dan Rencana Kerja Tahunan Jaringan SUTM 20 kV PT PLN UIW MMU pada Taman Nasional Manusela di ruang Rapat Dirjen KSDAE – Aula Komodo Bogor, Selasa (19/7/2022). Pembahasan kerja sama ini untuk menjaga keutuhan, kelestarian, dan manfaat kawasan konservasi serta meminimalkan dampak secara langsung maupun tidak langsung akibat pemanfaatan kawasan pada kegiatan Pembangunan, Pengoperasian dan Pemeliharaan Infrastruktur Ketenagalistrikan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kV di kawasan Taman Nasional Manusela. Beberapa kegiatan akan dilaksanakan dalam kerja sama ini diharapkan akan meningkatkan fungsi Taman Nasional Manulsela sebagai kawasan konservasi berupa perlindungan dan pengamanan, konservasi keanekaragaman hayati, pemulihan ekosistem, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan wisata alam. Rapat Pembahasan ini dipimpin oleh Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi , Ahmad Munawir, S.Hut. M.Si dan dihadiri oleh peserta dari Eselon II lingkup Ditjen KSDAE dan PT PLN UIW MMU. Semoga dengan adanya dukungan kerja sama PT PLN UIW MMU terhadap TN Manusela, kedepannya kawasan TN Manusela tetap terjaga dan lestari. Sumber : Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi
Baca Artikel

PT. Semen Padang Siap Mendukung Pengelolaan SM Tarusan Arau Ilir

Padang, 20 Juli 2022. Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi ikut hadir dalam acara Pembahasan Finalisasi Draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta penandatanganan PKS antara Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat (BKSDA Sumbar) dengan Direktur Utama PT. Semen Padang (PT SP), Selasa (19/7) di Wisma Indarung PT. SP, Kota Padang. Perjanjian kerja sama ini dalam rangka penguatan fungsi Suaka Margasatwa (SM) Tarusan Arau Hilir dengan ruang lingkup meliputi Dukungan kerja sama perlindungan kawasan, Dukungan kerja sama pengawetan flora dan fauna dan Dukungan kerja sama penguatan kelembagaan . Dalam acara ini juga dibahas dan ditandatangani dokumen PKS antara BKSDA Sumbar dengan PT. Semen Padang (PT SP) beserta dengan dokumen RPP dan RKT Tahun ke 1 (pertama). Penandatanganan dilaksanakan oleh Direktur Utama PT. SP dan Kepala BKSDA Sumbar yang dihadiri Direktur Operasi PT. SP, Direktur Keuangan PT. SP beserta dengan tim legal dan kerja sama PT Semen Padang, Perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat , Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Sumbar , Perwakilan Bagian Program dan Kerja Sama BKSDA Sumatera Barat dan Perwakilan Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi. Sumber : Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi
Baca Artikel

Menilai Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi di Provinsi Kep. Riau

Pekanbaru, 20 Juli 2022 - Balai Besar KSDA Riau menggelar kegiatan Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi dengan metode Management Effectiveness Tracking Tool di di Hotel Comporta Tanjung Pinang dan di Hotel Panbil Kota Batam pada 13 s/d 14 Juli 2022. Penilaian dilakukan pada 4 kawasan konservasi yang berada di Provinsi Kepulauan Riau, yakni Taman Wisata Alam (TWA) Muka Kuning, Kawasan Suaka Alam/Kawasan Pelestarian Alam (KSA/KPA) Gunung Kijang, KSA/KPA Gunung Lengkuas dan KSA/KPA Sungai Pulai. Penilaian dilakukan secara proaktif memberikan penjelasan untuk nilai untuk skor pada masing - masing parameter penilaian dengan menyampaikan pendapat serta bukti - bukti yang mendukung atau melemahkan pemberian skor penilaian tersebut. Penilaian ini untuk mengukur sejauh mana pengelolaan kawasan konservasi dilakukan yang dilihat dari 5 aspek yaitu konteks, perencanaan, input, proses dan outcome. Rekomendasi dari proses penilaian menjadi poin penting untuk menjadi usulan tindak lanjut pada tahun depan dalam pengelolaan kawasan konservasi. Peserta yang turut hadir datang dari berbagai instansi seperti Pemda Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintahan Kecamatan, Desa sekitar kawasan, masyarakat serta kader konservasi, dan pihak swasta juga BUMN yang berada sekitar kawasan. Terimakasih untuk semua pihak atas partisipasi dalam penilaian ini dan menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam menjalani amanah pengelolaan konservasi. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Artikel

Balai TN Manusela Sepakati Kerja Sama Dengan Balai Jalan dan PLN

Jakarta, 20 Juli 2022. Kepala Balai Taman Nasional Manusela telah menandatangani dua dokumen perjanjian kerja sama (PKS) yakni dengan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku. PKS ini merupakan bagian dari memayungi kedua belah pihak untuk dapat bekerja di dalam kawasan konservasi yang notabene-nya merupakan kawasan perlindungan bagi satwa, tumbuhan dan bentang lanskap sehingga tetap terjaga serta pembangunan untuk masyarakat juga tetap dapat dilaksanakan. Dengan PT PLN UIW MMU dilakukan penandatanganan naskah perjanjian kerjasama pembangunan strategis yang tidak dapat dielakkan berupa pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV di Taman Nasional Manusela kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku yang disaksikan oleh Deputi 1 KSP dan Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi KSDAE, di Kantor Staf Presiden, Rabu (20/7). Pembangunan jaringan tegangan menengah 20 kV direncanakan akan mengaliri listrik di negeri Saleman, Wahai, Pasahari dan sekitarnya dengan total panjang 14.3 km yang akan melintas di kawasan Taman Nasional Manusela. Proses perjanjian kerja sama telah diproses oleh kedua belah pihak dan telah dilakukan detail pembahasan baik oeh Manajemen PT PLN (Persero) dan Direktorat Teknis KSDAE. Sedangkan dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku dilakukan Penandatanganan Naskah Perjanjian Kerjasama (PKS) tentang Pembangunan Strategis Yang Tidak Dapat Dielakkan Berupa Penyelenggaraan Jalan Nasional Terbatas di Kawasan Taman Nasional Manusela Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Perjanjian tersebut untuk mengakomodir keberadaan Ruas Jalan Saleman – Besi dan Ruas Jalan Wahai – Pasahari yang melintas di dalam kawasan Taman Nasional Manusela pada Dokumen Zonasi Taman Nasional Manusela sebagai Zona Khusus. Penandatanganan juga disaksikan secara virtual oleh Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi Ditjen KSDAE Kementerian LHK dan Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Rabu (13/7) di Aula Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku. Pada kesempatan ini pula dilakukan penandatanganan Naskah Rencana Pelaksanaan Program (RPP), Rencana Kerja Lima Tahunan (RKL) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang merupakan kewajiban yang harus disusun oleh para pihak. Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi berpesan agar Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku dengan Balai Taman Nasional Manusela dapat bekerjasama dalam menjaga kawasan Taman Nasional meskipun aksesibilitas keluar dan masuk kawasan cukup mudah dengan adanya jalan nasional di dalam kawasan sehingga tidak memberikan dampak buruk terhadap pengelolaan kawasan terutama bagi tumbuhan, satwa liar dan ekosistem di sekitarnya. Diharapkan dengan telah ditandatangani PKS oleh kedua belah pihak dapat segera dilakukan pembangunan jaringan listrik sehingga masyarakat wilayah seram bagian utara dapat menikmati layanan listrik 24 jam yang selama ini belum dirasakan oleh masyarakat serta diharapkan peningkatan perekonomian dapat berkembang menjadi lebih baik. Sebagai informasi, berdasarkan Permen LHK nomor Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.85/MENHUT-II/2014 tentang Tata Cara Kerjasama Penyelenggaraan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam bahwa pembangunan strategis dapat dilakukan dengan mekanisme perjanjian kerja sama. Sumber : Balai Taman Nasional Manusela
Baca Artikel

BKSDA Sumbar Bersama PT.Semen Padang Penguatan Fungsi SM Tarusan Arau Hilir

Padang, 19 Juli 2022. Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat (BKSDA Sumbar) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT Semen Padang, Selasa (19/7). Perjanjian kerja sama yang ditandatangani di Wisma Indarung PT Semen Padang tersebut merupakan kerjasama penguatan fungsi Suaka Margasatwa (SM) Tarusan Arau Hilir, Sumatera Barat dengan ruang lingkup antara lain dukungan kerjasama perlindungan kawasan, pengawetan flora dan fauna serta penguatan kelembagaan. Dokumen kerjasama ini langsung ditandatangani oleh Kepala Balai KSDA Sumatera Barat Ardi Andono, STP, MSc dan Direktur Utama PT Semen Padang Ir. Asri Mukhtar, MM, serta dihadiri tim dari Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi, Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; perwakilan Dinas Kehutanan Sumatera Barat, manajemen PT Semen Padang dan BKSDA Sumbar. Dalam sambutannya, Dirut PT Semen Padang menyampaikan ijin pinjam pakai kawasan hutan 242,3 ha yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi. Beliau menyatakan bahwa konservasi merupakan kewajiban kita bersama termasuk PT Semen Padang, salah satunya adalah tanggungjawab PT SP dalam penguatan fungsi SM Tarusan Arau Hilir. Dirut PT SP mengharapkan PT SP dibantu BKSDA Sumbar dan mitra lain dalam menjalankan kewajibannya terhadap kawasan konservasi ini. Sementara itu, Kepala BKSDA Sumbar menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan kerjasama yang pertama dengan pemegang Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Beliau mengharapkan agar PKS dapat mendukung upaya konservasi kawasan yang dikelola BKSDA Sumbar sesuai dengan hak dan kewajiban para pihak yang tercantum didalam dokumen PKS. Ir Mgo Senantung, MP yang mewakili Dinas Kehutanan Sumatera Barat menyambut baik dan sangat mendukung adanya kerjasama PT Semen Padang dengan BKSDA Sumbar ini, karna seperti diketahui dalam perjalanannya PT SP telah lama memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa maupun kemajuan bagi Sumatera Barat khususnya, serta telah ikut mendukung konservasi dan upaya-upaya pelestarian alam lainnya. Selanjutnya bersama penandatanganan tersebut juga ditandatangani Rencana Pelaksanaan Program (RPP) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT). Dengan ditandatanganinya RPP dan RKT Perjanjian Kerja Sama ini diharapkan BKSDA Sumbar dan PT Semen Padang dapat bersinergi dalam menjaga dan melestarikan fungsi Kawasan SM Tarusan Arau Hilir, serta menjamin kelangsungan fungsi ekologis bagi mahluk hidup di sekitarnya, seperti bait pantun yang disampaikan Kepala BKSDA Sumbar : Makan Kedondong rasanya asam Sama rasa dengan mangga Mari kawan lestarikan alam Agar bumi selalu terjaga Jalan-jalan ke gunung salak Jangan lupa membeli kemiri Kalau bumi kita rusak Pasti kita yang akan merugi. Sumber : Balai KSDA Sumatera Barat
Baca Artikel

Payung Teduh Untuk Optimalisasi dan Efektifitas Pengelolaan Kawasan TN Manusela

Jakarta, 20 Juli 2022. Bertempat di Kantor Staf Presiden, Kepala Balai Taman Nasional (TN) Manusela dan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melakukan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama pembangunan strategis yang tidak dapat dielakkan berupa pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV di Taman Nasional Manusela kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku yang disaksikan oleh Deputi 1 KSP dan Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi KSDAE ( 20/7/2022) Perjanjian Kerja Sama ini merupakan bagian dari memayungi kedua belah pihak untuk dapat bekerja di dalam kawasan konservasi yang notabene-nya merupakan kawasan perlindungan bagi satwa, tumbuhan dan bentang landskap sehingga tetap terjaga serta pembangunan untuk masyarakat juga tetap dapat dilaksanakan. Jaringan tegangan menengah 20 kV direncanakan akan mengaliri listrik di negeri Saleman, Wahai, Pasahari dan sekitarnya. Diharapkan dengan telah ditandatangani PKS oleh kedua belah pihak dapat segera dilakukan pembangunan jaringan listrik sehingga masyarakat wilayah seram bagian utara dapat menikmati layanan listrik 24 jam yang selama ini belum dirasakan oleh masyarakat serta diharapkan peningkatan perekonomian dapat berkembang menjadi lebih baik. Sebagai informasi, kerja sama pembangunan strategis yang tidak dapat dielakkan di Kawasan konservasi merupakan kegiatan bersama para pihak yang dibangun atas kepentingan bersama untuk optimalisasi dan efektifitas pengelolaan kawasan atau karena adanya pertimbangan khusus bagi penguatan ketahanan nasional dengan kegiatan yang mempunyai pengaruh sangat penting secara nasional terhadap kedaulatan negara, pertahanan keamanan negara dan sarana komunikasi, transportasi terbatas dan jaringan listrik untuk kepentingan nasional. Sumber : Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi

Menampilkan 1.857–1.872 dari 2.620 publikasi