Rabu, 30 Sep 2026

Beranda Publikasi Artikel

Artikel

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Artikel

Fenomena Berburu Ciput Keris di Pantai Kuala Besar

Kuala Besar, 3 Januari 2023. Di akhir bulan Desember 2022, ratusan orang yang didominasi oleh ibu-ibu memenuhi pinggiran pantai Kuala Besar untuk mencari yang mereka sebut buah laut, yaitu Ciput Keris, sejenis kerang. Fenomena di akhir tahun sampai nantinya di awal bulan Maret ini, menjadi ladang untuk mencari rezeki. Warga betah menunggu berlama-lama menantikan munculnya ciput keris tersebut. Biasanya kerang yang bersembunyi di dalam pasir di pinggir pantai, akan memberikan tanda keberadaannya dengan menyemburkan air dari dalam pasir, lalu oleh warga segera mengorek/mengais pasir untuk mendapatkan ciput keris tersebut. Seorang ibu saat ditanya berapa keuntungan yang didapat bila berhasil mengumpulkan ciput keris tersebut, menjawabnya bahwa setiap 1 kilogram ciput keris dihargai sebesar Rp. 115.000,- oleh pihak penampung/pedagang. Keuntungan ini tentunya sangat menjanjikan. Itulah sebabnya pinggiran pantai dipenuhi oleh warga yang sampai ratusan orang. Si ibu yang diwawancarai juga menyatakan usaha yang dilakoninya tersebut sangat membantu bagi perekonomian keluarga dan mendukung pekerjaan suami sebagai nelayan. Kehadiran ciput keris ini tidak terlepas juga dari terjaganya keutuhan kelestarian kawasan konservasi Suaka Margasatwa (SM) Karang Gading Langkat Timur Laut, mengingat pantai Kuala Besar merupakan pinggiran kawasan SM. Karang Gading Langkat Timur Laut. Oleh karena itu, dalam momen fenomena berburu ciput keris ini, petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Resort SM. Karang Gading Langkat Timur Laut I di Karang Gading, pada Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, tidak lupa mengingatkan warga untuk ikut menjaga kelestarian kawasan agar tetap memberi manfaat secara berkesinambungan. Karena antara ciput keris dengan kawasan konservasi saling membutuhkan, sehingga bila kawasan konservasi rusak akan berdampak berkurangnya populasi ciput keris. Sumber : Rahmadi – Polhut Penyelia dan Kepala Resort SM. Karang Gading Langkat Timur Laut I, Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

Kunjungan Kapolres Simalungun Ke ANECC

Aek Nauli, 3 Januari 2023. Guna memantau kondisi keamanan di lingkungan wilayah Kepolisian Resort (Polres) Simalungun, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Simalungun, AKBP Ronald F.C. Sipayung, S.H., S.I.K., M.H. melakukan kunjungan kerja ke salah satu objek wisata Aek Nauli Elephant Conservation Camp (ANECC), Senin (2/1). Kunjungan ini disambut langsung oleh petugas di lapangan, dan beliau melihat secara langsung kondisi keamanan yang terjaga dengan baik dan kondusif. Sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan tamu, Kapolres mendapat pengalungan bunga dari salah satu gajah. Terlihat Kapolres yang juga bersama dengan keluarga dan anggota Polres Simalungun, gembira atas penyambutan tersebut. Dalam arahannya Kapolres menyampaikan kekagumannya dengan objek wisata ANECC yang merupakan salah satu tujuan wisata yang mendukung Danau Toba, dan berharap agar kondisi keamanan di sekitar lingkungan ANECC dapat terus terjaga sehingga pengunjung merasa nyaman saat berada di lokasi tersebut. Petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Bidang KSDA Wilayah II Pematangsiantar pun menyambut gembira atas kunjungan Kapolres beserta rombongan dan berharap di hari-hari yang akan datang tetap berkenan berkunjung kembali ke ANECC. Sumber : Yustiil Fazri - Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

Tutup Tahun, "Rinjani Meriri" Digelar

Mataram, 29 Desember 2022. "RINJANI MERIRI" merupakan kegiatan clean up bersama di akhir tahun sebelum dilakukan penutupan di berbagai destinasi wisata pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani. Giat ini dilakukan dari tanggal 22 -25 Desember 2021 yang diikuti sebanyak 100 peserta dari 24 kelompok relawan peduli Rinjani dari beberapa organisasi dan Kelompok Pecinta Alam, serta 30 orang petugas Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Dari kegiatan Rinjani Meriri ini berhasil dikumpulkan sampah sebanyak 270 kg yang dibawa turun melalui pintu Sembalun dan sebanyak 114,5 kg dibawa turun melalui Pintu Torean sehingga total sampah yang terkumpul sebanyak 384,5 kg. Kegiatan Rinjani Meriri ini direncanakan akan rutin dilakukan tiap akhir tahun menjelang penutupan destinasi wisata pendakian Gunung Rinjani. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi ajang silaturahmi untuk semua orgnisasi maupun komunitas pecinta alam yang ada di Indonesia dan juga menjadikan kita untuk terus peduli akan Rinjani dan juga lingkungan sekitar untuk tetap menjaga kebersihan. Sumber : Balai Taman Nasional Gunung Rinjani
Baca Artikel

Bakti Negeri, Rimba Lestari di HUT POLHUT Ke 56

Medan, 26 Desember 2022. Peringatan Hari Ulang Tahun Polisi Kehutanan (Polhut) Tahun 2022, kembali digelar. Untuk Provinsi Sumatera Utara, upacara dilaksanakan di halaman kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis, 22 Desember 2022, dengan Pembina Upacara Kepala Dinas Kehutanan, Ir. Herianto, M.Si. Upacara ini diikuti Polhut yang berasal dari Dinas Kehutanan, Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Balai Taman Nasional Batang Gadis, Balai Pengamanan dan Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sumatera, UPT KPH I s.d XVI serta UPT Pengelolaan Tahura Bukit Barisan. Selain itu turut juga hadir para kepala UPT lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta UPT Daerah Provinsi Sumatera Utara. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara Ir. Herianto, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pendahulu di Kementerian Kehutanan hingga sekarang di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah membangun, membina, dan membentuk Polisi Kehutanan hingga hari ini menjadi garda terdepan dalam penanganan penindakan kejahatan dibidang Kehutanan. Di momen peringatan HUT yang ke 56, dengan mengusung tema “Bakti Negeri, Rimba Lestari”, seluruh jajaran Polhut dimanapun berada diingatkan bahwa masih ada tantangan yang belum tuntas untuk diselesaikan diantaranya : masih adanya tindak kejahatan di bidang Kehutanan, jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) Polhut yang masih belum memadai, belum terwujudnya satu kesatuan komando Polhut, serta Polhut belum sepenuhnya secara maksimal menanggulangi pelanggaran yang melibatkan masyarakat dengan mengedepankan humanisme. Tantangan kejahatan yang perlu diselesaikan adalah kejahatan di bidang kehutanan yang masih terus terjadi. Seiring dengan perkembangan teknologi, kejahatan kehutanan bertransformasi dan memiliki daya rusak semakin tinggi, oleh karena itu Polhut memiliki peran penting dalam penindakan pelaku kejahatan di sektor kehutanan yang mengancam kehidupan masyarakat, ekosistem dan keragaman hayati, merusak bangsa dan Negara. “Untuk itu Polhut harus bisa membuktikan kinerja sebagai pasukan dan personil yang mumpuni dalam memberantas kejahatan kehutanan. Dalam rangka penanganan permasalahan tindak kejahatan di bidang kehutanan, diperlukan Polhut yang handal dengan menggandeng keterlibatan dan kerjasama dengan stakeholder (pemerintah, swasta, lembaga non pemerintah dan masyarakat). Selain itu Polhut wajib memiliki jiwa integritas, professional, responsive, dan inovatif,” ujar Herianto mengakhiri sambutannya. Sumber : Ani, SP. – Polhut Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

Akhirnya, KT Fajar Pansur Nauli Nikmati Panen Kentang

Lae Hole II, 22 Desember 2022. Kabar gembira datang dari Kelompok Tani binaan Balai Besar KSDA Sumatera Utara yakni Kelompok Tani (KT) Fajar Pansur Nauli di Desa Lae Hole II. Dari bantuan usaha pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan yang disalurkan Balai Besar KSDA Sumatera melalui Seksi Konservasi Wilayah I Sidikalang, dengan kegiatan penanaman kentang telah membuahkan hasil. Dimana saat petugas Resort Taman Wisata Alam (TWA) Sicike-cike beserta Penyuluh Kehutanan melakukan kunjungan kepada Kelompok Tani Fajar Pansur Nauli, anggota kelompok tani tengah melakukan panen kentang perdana. Meskipun cuaca kurang mendukung, namun anggota kelompok tani berhasil mengumpulkan 8.032 kg kentang dari pengelolaan lahan seluas 2.800 m2. Dari 8.032 kg ini diperoleh kentang dengan grade A-B sebanyak 6.381 kg dan kentang grade C-D sebanyak 1.652 kg. Selanjutnya kentang grade A-B inilah yang akan dipasarkan/dijual melalui penampung, sedangkan kentang grade C-D akan kembali dijadikan bibit. Secara garis besar, hasil panen kentang Kelompok Tani Fajar Pansur Nauli memuaskan mengingat faktor cuaca yang buruk dengan curah hujan yang cukup tinggi, sehingga membuat perawatan kentang menjadi lebih ekstra. Kedepannya untuk keberlangsungan bantuan ini, masih disisihkan bibit kentang yang nantinya akan dibagikan kepada anggota kelompok untuk ditanami di ladangnya masing-masing. Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Sidikalang, Tuahman Raya Tarigan, S.Sos. menyatakan kepuasannya terhadap hasil kerja keras Kelompok Tani Fajar Pansur Nauli, dan memiliki keyakinan bahwa kegiatan penanaman kentang dalam rangka peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat akan dapat diwujudkan/ direalisasikan. Tuahman Raya Tarigan juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung serta mendampingi kelompok tani dalam pengembangan usaha ini. Sumber : Hafsah Purwasih, S.Hut. - Penyuluh Kehutanan Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

Balai TN Manusela Tanam Mangrove dan Upacara di Hari Polhut

Masohi, 21 Desember 2022. Balai Taman Nasional Manusela melaksanakan Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Polisi Kehutanan (Polhut) dengan tema “Bhakti Negeri, Rimba Lestari”, Rabu (21/12). Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasubag TU Balai Taman Nasional Manusela, Suharto Ismail menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para pendahulu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena telah membangun, membina dan membentuk Polhut sampai seperti sekarang ini. Beliau juga menyampaikan tantangan-tantangan yang masih di hadapi sekarang berupa masih adanya tindak kejahatan dibidang kehutanan, jumlah sumberdaya manusia POLHUT yang masih belum memadai, belum terwujudnya satu kesatuan komando Polhut, dan belum maksimalnya Polhut melibatkan masyarakat dalam menanggulangi pelanggaran dengan mengedepankan humanisme. “Polhut dapat membuat kegiatan sosial seperti donor darah, mengumpulkan pakaian layak pakai, vaksin booster, sembako murah, santunan ke panti asuhan dan sebagainya” kata beliau. Sehari sebelumnya di Pantai Batas Kota Kelurahan Namasina, Masohi dilakukan penanaman 1000 anakan mangrove. Penanaman dilakukan oleh Balai TN Manusela dengan melibatkan beberapa pihak antara lain POLRES Maluku Tengah, KODIM 1502 Binaya, PT. Pertamina, Bank BRI cabang Masohi dan Instansi Pemerintah Daerah. Penanaman ini merupakan salah satu upaya menjaga Pantai Batas Kota dari abrasi air laut dan mewujudkan arahan Menteri Kehutanan yang menyatakan bahwa “Polhut seluruh Indonesia harus lebih melayani dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan bermanfaat bagi masyarakat”. Dan sebagai bukti bahwa Polhut hadir ditengah masyarakat serta mewujudkan BHAKTI UNTUK NEGERI. Sumber: Balai Taman Nasional Manusela
Baca Artikel

Tenun Golomori Mulai Unjuk Gigi

Labuan Bajo, 20 Desember 2022. Balai Taman Nasional Komodo menginisiasi pembentukan kelompok tenun Golomori dan melakukan pembinaan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Tanamori bertempatkan di Desa Golomori, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, Provinsi NTT. Kegiatan ini diharapkan dapat mencapai kesejahteraaan melalui pengembangan community-based tourism yang menghubungkan tidak hanya industri pariwisata alam/desa, namun juga industri pertanian, peternakan, dan perikanan di sekitar desa. Muhammad Ikbal Putera (Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama), Fahri Ikhlas dan Yovi Septia (Penyuluh Kehutanan Ahli Pertama) sebagai penggagas, menyelenggarakan kegiatan selama dua hari pada tanggal 16 – 17 Desember 2022 dengan turut membawa serta tiga orang guru SMKN 3 Komodo, satu praktisi bidang pengembangan pariwisata berkelanjutan, dan empat orang mahasiswa magang Politeknik Pariwisata NHI Bandung ke Desa Golomori. Ikbal dan Fahri memiliki keinginan untuk menciptakan motif tenun khas Golomori yang diciptakan oleh masyarakat Golomori dengan menginterpretasi obyek-obyek yang ada di sekitar wilayah desanya. Mereka juga melakukan inkubasi motif tenun bagi anggota kelompok kriya tersebut selama enam bulan untuk diajarkan secara intensif oleh para guru dari SMKN 3 Komodo mengenai wawasan dan keterampilan menenun. Tahapan yang pertama kali dilaksanakan adalah mengidentifikasi calon anggota kelompok dengan memohon rekomendasi personil melalui Kepala Desa Golomori dan Ketua POKDARWIS Tanamori. Tim kemudian melakukan anjangsana ke masing-masing rumah calon anggota untuk bersilaturahmi dan menyampaikan maksud serta tujuan terkait pembentukan kelompok tenun Golomori. Seluruh calon anggota kelompok tenun yang merupakan perempuan menerima kedatangan tim dengan sangat baik. Tim BTN Komodo kemudian memberikan kesempatan kepada perwakilan guru SMKN 3 Komodo untuk menjelaskan secara singkat mengenai keterampilan tenun secara lisan dan melalui video. Seusai pengenalan, setidaknya tim mendapatkan 10 calon anggota yang bersedia bergabung ke dalam Kelompok Tenun Golomori. Ikbal dan Fahri kemudian melanjutkan kegiatan pembinaan POKDARWIS Tanamori dengan turut mencoba paket perjalanan wisata yang ditawarkan oleh anggota kelompok, yaitu wisata camping di pantai, menaiki otokol, melihat aktivitas barter di Pasar Lenteng, dan mengunjungi Kampung Ra’ong. Tim kemudian mengikuti dan merasakan seluruh pelayanan yang diberikan oleh anggota POKDARWIS Tanamori. Pada waktu makan malam, tim menyempatkan diri untuk berdiskusi mengenai arah perencanaan kegiatan dan usulan paket perjalanan wisata dengan Kepala Desa dan seluruh anggota POKDARWIS. Kepala Desa dan anggota POKDARWIS sangat antusias dengan usulan ide yang disampaikan oleh tim Balai Taman Nasional Komodo. Keesokan harinya, tim berkegiatan di aula Balai Desa Golomori untuk mengadakan pemetaan potensi wisata alam secara spasial dan menentukan strategic visitor flow ke Desa Golomori. Ikbal menjelaskan usulan paket perjalanan wisata yang menghubungkan antara obyek daya tarik wisata alam di pesisir Pantai Golomori dengan Kampung Kerora (Desa Pasir Panjang). Ikbal juga mengusulkan pengembangan agrowisata dan bumi perkemahan di Kampung Ra’ong agar tercipta alur kunjungan wisatawan ke dusun yang letaknya paling jauh dalam lingkup Desa Golomori. Seluruh anggota POKDARWIS Tanamori yang hadir sangat antusias dan mendengarkan rekomendasi yang diusulkan dan menerima baik gagasan yang disampaikan Ikbal dan tim. Seusainya, tim kembali melanjutkan perjalanan pulang ke Labuan Bajo. Sebagai informasi, Desa Golomori telah dinobatkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan akan menjadi lokasi pelaksanaan ASEAN SUMMIT 2023. Hal ini tentu peluang ekonomi yang positif bagi masyarakat, namun perlu juga dilakukan perencanaan kesiapan SDM yang matang agar masyarakat dapat bersiap menerima manfaat multiplier effect dari hadirnya aktivitas kenegaraan tersebut di wilayah desa. Sumber : Balai Taman Nasional Komodo Penanggungjawab Berita: Kepala Balai Taman Nasional Komodo - Lukita Awang Nistyantara, S.Hut., M.Si. (+6285215959862) Penulis Berita: Mahasiswa Manajemen Destinasi Pariwisata Politeknik Pariwisata NHI Bandung - Yudha Pamungkas (+62822-1046-5828) dan Penyuluh Kehutanan Ahli Pertama - Fahri Ikhlas, Hut. (+6285263770138) Penyunting Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) Informasi Lebih Lanjut: Call Center Balai Taman Nasional Komodo (+6281138290000)
Baca Artikel

Wisuda Kelulusan Junior Park Ranger Balai TN Komodo

Labuan Bajo, 19 Desember 2022. Balai Taman Nasional Komodo melaksanakan perayaan kelulusan program magang Junior Park Ranger bagi siswa-siswi dari SMKN 1 Labuan Bajo dan SMK Sadar Wisata Ruteng. Perayaan yang pertama kali diselenggarakan ini dilaksanakan sebagai bentuk apreasiasi bagi siswa magang yang telah menyelesaikan rangkaian pembelajaran di Balai Taman Nasional Komodo selama 3 – 6 bulan setiap tahunnya. Urusan Program Anggaran Kerja Sama dan Pelayanan Balai Taman Nasional Komodo melaksanakan perayaan ini pada tanggal 4 Desember 2022 di Gedung Komodo Visitor Center, Labuan Bajo. Urusan Program Anggaran Kerja Sama dan Pelayanan menggagas perayaan ini dengan konsep potluck dimana siswa dan staf Balai Taman Nasional Komodo ditugaskan untuk membawa makanan dan minuman masing-masing untuk dikumpulkan dan disantap bersama. Untuk menambah keceriaan acara, mahasiswa Poltekpar NHI Bandung turut memeriahkan acara dengan mengemas perayaan ini dengan tema “Radar TNK” (Rame-Rame Ngopdar di Taman Nasional Komodo). Setidaknya 18 siswa siswa magang diwisuda dalam program magang Junior Park Ranger Tahun 2022. Urusan Program Anggaran Kerja Sama dan Pelayanan Balai Taman Nasional Komodo memberikan piagam penghargaan dan surat keterangan selesai magang, serta menyematkan pin Junior Park Ranger yang diberikan secara bergantian kepada para siswa yang lulus. Acara ini dihadiri oleh Muhammad Ikbal Putera (PEH Ahli Pertama), Yunias Jackson Benu (PEH Mahir), Naoma Yunita Banamtuan (Polhut Mahir), Fahri Ikhlas (Penyuluh Kehutanan Ahli Pertama), Banu Widyanarko (Polhut Ahli Pertama), Yovi Septia (Penyuluh Kehutanan Ahli Pertama), dan Petrus Cornellius Paulus Laa (PEH Terampil). Rangkaian perayaan dimulai dengan siswa-siswi menyampaikan testimoni magang secara bergantian dihadapan staf Balai Taman Nasional Komodo. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian piagam dan pin, lalu disusul dengan mengadakan berbagai games berhadiah. Setelah prosesi tersebut, acara dilanjutkan dengan karaoke dan santap malam hidangan yang sudah dibawa oleh seluruh siswa dan staf Balai Taman Nasional Komodo. Pada akhir sesi, Muhammad Ikbal Putera memimpin renungan bagi para siswa-siswi untuk memperkuat rasa korsa dan ikatan hubungan dengan Balai Taman Nasional Komodo. Banyak dari siswa magang yang tidak bisa membendung air matanya karena merasa bahagia mampu menyelesaikan masa magang mereka yang penuh tantangan dan haru karena harus berpisah dengan para ranger dan teman yang telah menemani perjalanan hidupnya di Balai Taman Nasional Komodo setiap hari. Ikbal sangat berharap agar siswa-siswi SMK tersebut dapat melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi untuk kemudian bisa kembali memajukan daerah asalnya di masa yang akan datang. Salah satu testimoni dari siswi SMKN 1 Labuan Bajo, Mita Aprilia Dwi Bagri, mengucapkan rasa terima kasih atas segala bimbingan dan ilmu yang dia dapatkan selama magang di Balai Taman Nasional Komodo. Mita juga berharap agar kedepannya kerja sama antara sekolah-sekolah di Labuan Bajo dengan Balai Taman Nasional Komodo dapat terjalin baik kedepannya. Sumber: Balai Taman Nasional Komodo Penanggungjawab Berita: Kepala Balai Taman Nasional Komodo - Lukita Awang Nistyantara, S.Hut., M.Si. (+6285215959862) Penulis Berita: Mahasiswa Manajemen Destinasi Pariwisata Politeknik Pariwisata NHI Bandung - Joy Filip Oktavianus (+62821395201028) Penyunting Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) Informasi Lebih Lanjut: Call Center Balai Taman Nasional Komodo (+6281138290000)
Baca Artikel

Ranger Goes To School Balai TN Komodo Menuju Kupang

Labuan Bajo, 19 Desember 2022. Balai Taman Nasional Komodo menggelar koordinasi dan konsultasi untuk sosialisasi program Ranger Goes to School (RGTS) tahun 2022/2023 dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kota Kupang, Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur, tanggal 30 November - 3 Desember 2022. Sosialisasi dan advokasi pertama di Kupang menargetkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT yang diberikan paparan terkait capaian dan rencana pelaksanaan program RGTS tahun 2022/2023 dihadapan seluruh pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT. Pemaparan yang berlangsung kurang lebih 60 menit ini mendapatkan tanggapan positif dari para pimpinan yang hadir. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT merasa bahwa program RGTS sangat sesuai dengan pola ajar kurikulum merdeka dan penguatan kapasitas pelajar melalui intervensi industri secara langsung. Tim RGTS mendapatkan apreasiasi atas upaya yang telah dilakukan sepanjang tahun dan memperoleh dukungan penuh untuk terus melaksanakan program tersebut di tahun depan pada ketiga sekolah sasaran. Kepala Dinas menyampaikan bahwa akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) terkait dengan penetapan/penunjukan tim RGTS di Kabupaten Manggarai Barat sebagai bentuk dukungan nyata bagi tim RGTS. Dinas berharap agar tim dapat membuat modul ajar dan menyelenggarakan Training of Trainers (TOT) bagi para guru di sekolah - sekolah target program. Kegiatan sosialisasi dan advokasi kedua dilaksanakan di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT. Kepala Balai BKSDA NTT diwakilkan oleh Plt. Kepala Bidang Teknis BBKSDA NTT menerima dan memfasilitasi sesi pemaparan secara hybrid oleh perwakilan tim RGTS yang dibawakan langsung oleh Koordinator RGTS. Pemaparan dan diskusi dengan para peserta berlangsung hingga hampir 150 menit. Para peserta antusias untuk turut melaksanakan program RGTS di wilayah kerjanya masing-masing, dengan pola pendekatan dan teknis pelaksanaan yang berbeda, menyesuaikan dengan sekolah sasaran. Tim RGTS BTN Komodo berharap melalui sesi ini, para peserta dapat terpacu semangatnya dan termotivasi untuk dapat mengatasi berbagai tantangan yang muncul ketika mengelola sebuah kawasan konservasi, termasuk memberikan perhatian bagi kemajuan pendidikan pelajar di wilayah tinggal/kerjanya. Tim berharap agar program RGTS BTN Komodo dapat konsisten dilaksanakan setiap tahun dengan menyasar berbagai sekolah yang berbeda. Tim berharap sekolah yang telah mendapatkan pengajaran setidaknya selama satu tahun, dapat memiliki siswa-siswi berprestasi dan mampu memahami prinsip konservasi di Taman Nasional Komodo dan alam sekitarnya. Kedepannya, program RGTS akan disosialisasikan kepada Gubenur NTT dan pimpinan tinggi dari lembaga/instansi terkait untuk mendorong disetujuinya legislasi muatan ajar RGTS sebagai muatan lokal wajib bagi sekolah tingkat SMA/SMK/Ma di Manggarai Barat. Salah satu misi pengelolaan Balai Taman Nasional Komodo yang tertuang dalam dokumen Rencana Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) BTN Komodo Tahun 2016 - 2025 adalah melakukan transformasi kurikulum sekolah dengan membentuk muatan lokal wajib bagi institusi pendidikan mulai dari jenjang pendidikan SD hingga SMA di lingkup Kabupaten Manggarai Barat. Ikbal dan tim RGTS berupaya mendorong dan menjadikan muatan ajar RGTS yaitu ‘Pendidikan Konservasi Taman Nasional Komodo’ sebagai muatan lokal wajib pada sekolah tingkat SMA/SMK/MA di Kabupaten Manggarai Barat, khususnya di Kelurahan Labuan Bajo. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Gatot Kuncoro Edi (Kepala SPTN Wilayah II), Muhammad Ikbal Putera (PEH Ahli Pertama), dan Fahri Ikhlas (Penyuluh Kehutanan Ahli Pertama) Sumber: Balai Taman Nasional Komodo Penanggungjawab Berita: Kepala Balai Taman Nasional Komodo - Lukita Awang Nistyantara, S.Hut., M.Si. (+6285215959862) Penulis Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) dan Penyuluh Kehutanan Ahli Pertama - Fahri Ikhlas, S.Hut. (+6285263770138) Penyunting Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) Informasi Lebih Lanjut: Call Center Balai Taman Nasional Komodo (+6281138290000)
Baca Artikel

Stella Maris Labuan Bajo Mengenal Program Ranger Goes To School 2023

Labuan Bajo, 13 Desember 2022. Program Ranger Goes to School (RGTS) Balai Taman Nasional Komodo yang akan dilaksanakan pada Bulan Januari – Juni 2023 mendatang memasuki tahap sosialisasi ke SMA/SMK/MA di Kabupaten Manggarai Barat meliputi SMKN 1 Labuan Bajo, SMKN 3 Komodo, dan SMK Stella Maris Labuan Bajo. SMK Stella Maris Labuan Bajo merupakan sekolah menengah kejuruan di Labuan Bajo yang memiliki empat program studi (prodi) praktis yang sangat berhubungan dengan industri pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat. Keempat prodi tersebut diantaranya: Nautika Kapal Penangkap Ikan, Teknik Otomotif Kendaraan Ringan, Usaha Layanan Pariwisata, dan Perhotelan. Sekolah ini telah melahirkan tenaga kerja lulusan SMK yang siap kerja utamanya bagi industri pariwisata dan perkapalan pada lingkup Kabupaten Manggarai Barat. Setiap tahun SMK Stella Maris Labuan Bajo juga kerap mengirimkan banyak siswanya untuk mengikuti kegiatan magang Junior Park Ranger di Balai Taman Nasional Komodo dan berkesempatan mendapatkan pembinaan langsung dari para ranger selama tiga hingga enam bulan setiap tahunnya. Koordinator RGTS, Muhammad Ikbal Putera, beserta sebagian anggota tim berkunjung ke SMK Stella Maris Labuan Bajo pada tanggal 9 November 2022. Kunjungan tim diterima baik oleh Kepala SMK Stella Maris Labuan Bajo beserta jajarannya dan langsung meminta koordinator program untuk mempresentasikan penawaran kegiatan dihadapan para guru dan tenaga pendidik SMK Stella Maris Labuan Bajo. Ikbal menyampaikan keinginan bahwa SMK Stella Maris memiliki kedekatan hubungan kemitraan dan profesionalitas yang kuat dengan adanya interaksi antara siswa dengan ranger pada kegiatan magang setiap tahunnya di Balai Taman Nasional Komodo. Ikbal meyakinkan bahwa program RGTS dapat menjadi penajam muatan konservasi dan ekowisata yang selama ini diajarkan oleh para guru di sekolah. Usai pemaparan program, Kepala SMK Stella Maris Labuan Bajo menerima baik dan akan memfasilitasi program RGTS sesuai dengan jadwal pembelajaran kelas yang disepakati. Kepala Sekolah juga menambahkan bahwa program RGTS adalah program yang selama ini ditunggu-tunggu oleh pihak sekolah. Untuk itu, sekolah akan memberikan usaha terbaiknya untuk membantu para pengajar RGTS memandu kegiatan belajar mengajar di dalam kelas selama enam bulan ke depan. Mendengar hal ini, tim RGTS bergembira dan akan memberikan yang terbaik untuk siswa-siswi SMK Stella Maris Labuan Bajo. Tim RGTS akan mengajar siswa-siswi program studi (prodi) Usaha Perjalanan Wisata (UPW) kelas X di SMKN 1 Labuan Bajo. Meskipun Kepala SMK Stella Maris Labuan Bajo menginginkan agar program RGTS ini juga diajarkan pada prodi lain, koordinator RGTS menerima baik usulan tersebut dan telah menyampaikannya ke internal tim pengajar. Mempertimbangkan keterbatasan jumlah tenaga pengajar serta ketersediaan waktu luang dari setiap pengajarnya, koordinator RGTS menyampaikan bahwa akan fokus memberikan pengajaran kepada siswa-siswi prodi Usaha Layanan Pariwisata terlebih dulu. Koordinator RGTS menyampaikan hasil koordinasi dengan Kepala SMK Stella Maris Labuan Bajo kepada Kepala Balai Taman Nasional Komodo seusai pertemuan di sekolah. Kepala Balai Taman Nasional Komodo sangat senang melihat kesuksesan penawaran program pada sekolah target yang kedua di tahun 2023 oleh segenap tim Ranger Goes to School Balai Taman Nasional Komodo. Sumber : Balai Taman Nasional Komodo Penanggungjawab Berita: Kepala Balai Taman Nasional Komodo - Lukita Awang Nistyantara, S.Hut., M.Si. (+6285215959862) Penulis Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) Penyunting Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) Informasi Lebih Lanjut: Call Center Balai Taman Nasional Komodo (+6281138290000)
Baca Artikel

Dukungan Ekonomi Produktif Perkuat Kebersamaan Kelola Kawasan

Tabunganen 13 Deember 2022 – Balai KSDA Kalimantan Selatan (BKSDA Kalsel) kembali menyerahkan bantuan penguatan ekonomi produktif pada kegiatan pemberdayaan masyarakat khususnya kelompok pemberdayaan masyarakat “Istana Patin”, Desa Tabunganen Kecil dan Kelompok Pemberdayaan Masyarakat “Maju Bersama”, Desa Sungai Teras Luar. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 13 Desember 2022 bertempat di Kantor Desa Tabunganen Kecil, Kecamatan Tabunganen Kecil. Bantuan ini diserahkan kepada kelompok dalam rangka mendukung pengembangan budidaya ikan patin dan peternakan ayam pedaging yang dikelola oleh masing-masing kelompok. Kepala Balai KSDA Kalsel Dr.Ir.H. Mahrus Aryadi, M.Sc. menyerahkan langsung bantuan ini kepada kelompok didampingi oleh Kepala SKW II Banjarbaru Mokh. Ridwan Effendi, S.Hut, M.Si dan Kepala Resort Ahmad Barkati. Keterbukaan, silaturahmi dan komunikasi serta kebersamaan adalah hal yang sangat ditekankan oleh Kepala Balai kepada kelompok dalam mencapai tujuan bersama atas program pemberdayaan masyarakat ini, yaitu untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat. Harapan Kepala Balai kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dapat menular kepada anggota masyarakat lainnya sehingga tidak hanya memberikan manfaat kepada anggota kelompok juga memberikan manfaat kepada masyarakat secara umum. Terkait kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh kelompok perlu adanya peran aktif pendamping dan Kepala Resort dalam menanggapi keadaan tersebut. Selain memberikan pendampingan terhadap penyelesaian kendala, pendamping dan Kepala Resort juga dapat membangun jejaring antara kelompok dengan pihak-pihak lain yang dapat membantu mengembangkan kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok. Ketua kelompok Istana Patin yang diwakili oleh Bendahara kelompok, Samsudin didampingi oleh Kepala Desa Tabunganen Kecil, Zainal Abidin; dan juga Ketua kelompok Maju Bersama, Wahyudi didampingi oleh Kepala Desa Sungai Teras Luar, Anang Muhdiansyah menyampaikan ucapan syukur dan penghargaannya kepada BKSDA Kalsel yang telah aktif hadir ditengah-tengah masyarakat guna mendengarkan aspirasi masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mencoba menjembatani upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat. Dalam kesempatan ini, kelompok juga menyampaikan rencana kegiatan kedepan berdasarkan kegiatan yang telah lalu. Belajar dari kegiatan yang telah lalu kelompok telah merancang dan mengantisipasi kemungkinan adanya kendala yang sama. Kelompok juga menambahkan bahwa kegiatan pemberdayaan masyarakat ini merupakan bentuk nyata hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengamankan kawasan konservasi. (ryn) Sumber: M. Ridwan Effendi, S.Hut, M.Si - Kepala SKW II Banjarbaru Balai KSDA Kalimantan Selatan
Baca Artikel

Balai TN Gunung Rinjani Cetak Hattrick di Bulan Sadar Anti Korupsi

Mataram, 14 Desember 2022. Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) memenangi tiga kategori lomba kegiatan Hari Anti Korupsi Sedunia ( HAKORDIA) Tahun 2022 Lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dimumkan secara daring pada hari Rabu (14/12). Pengumuman pemenang kegiatan lomba tersebut sekaligus sebagai acara puncak dari serangkaian kegiatan peringatan Hakordia Tahun 2022. Pada acara lomba ini BTNGR menyabet sebagai juara pertama untuk kategori Festival Suara Anti Korupsi dan juara 3 untuk kategori Instagram Reels Chalenge Antikorupsi serta juara 3 kategori Tata Kelola KLHK Innovation Awards. Keriuhan meliputi pegawai Balai TNGR yang menyaksikan secara langsung pengumuman lomba melalui daring di ruangan Humas BTNGR Sebagai informasi, KLHK mengadakan kegiatan lomba pada Bulan Sadar Anti Korupsi yang diumumkan melalui media sosialnya (ig:@itjenklhk) pada 11 November bulan lalu tahun ini. Ada 3 kategori yang diperlombakan yaitu Festival Suara Anti Korupsi, Instagram Reels Challenge, dan KLHK Innovation Award. Dari ketiga kategori tersebut hanya KLHK Innovation Award yang diperuntukkan khusus untuk Satuan Kerja (Satker) KLHK sedangkan lainnya terbuka untuk peserta umum maupun Satker KLHK Puncak dari serangkaian Hakordia dilaksanakan bersamaan dengan Rapat Koordinasi dan Pengawasan (Rakorwas) 2022 dengan pembicara utama Menteri LHK Siti Nurbaya, dengan nara sumber Sekjen KLHK Bambang Hendroyono dan Irjen KLHK Laksmi Wijayanti. Pada acara ini juga dilakukan penandatanganan Piagam Pengawasan Intern dan Launching Jingle “Bersama Kita Bisa”. Sumber : Balai Taman Nasional Gunung Rinjani
Baca Artikel

SMK Negeri 3 Komodo Mengenal Lebih Dekat Program Ranger Goes To School 2023

Labuan Bajo, 13 Desember 2022. Program Ranger Goes to School (RGTS) Balai Taman Nasional Komodo yang akan dilaksanakan pada Bulan Januari – Juni 2023 mendatang memasuki tahap sosialisasi ke SMA/SMK/MA di Kabupaten Manggarai Barat. Kali ini koordinator RGTS, Muhammad Ikbal Putera, beserta sebagian anggota menuju ke SMKN 3 Komodo untuk mengenalkan program RGTS secara lebih detail, pada tanggal 29 November 2022. SMKN 3 Komodo adalah sekolah menengah kejuruan negeri ketiga di Labuan Bajo yang baru beroperasional pada awal tahun 2021 lalu. SMKN 3 Komodo saat ini memiliki dua prodi aktif yaitu wisata bahari dan ekowisata, serta seni tari. SMKN 3 Komodo juga memiliki prodi yang masih dalam pengembangan yaitu jurusan kriya seni dengan menitikberatkan tugas pokok dan fungsi pada peningkatan kapasitas SDM di bidang pengembangan kriya tenun, namun saat ini belum memiliki jumlah siswa yang cukup. SMKN 3 Komodo saat ini merupakan satu-satunya SMK yang memiliki prodi wisata bahari dan ekowisata di Kabupaten Manggarai Barat. Pada tahun 2022, SMKN 3 Komodo telah mengirimkan lima orang siswa kelas X untuk melaksanakan observasi industri selama satu bulan, dan saat ini sebanyak enam orang siswa kelas XI sedang melaksanakan kegiatan praktik kerja lapang yang dikemas dalam program magang Junior Park Ranger Balai Taman Nasional Komodo mulai bulan Oktober 2022 hingga akhir bulan Maret 2023 mendatang. Tim Ranger Goes to School memiliki hubungan kemitraan yang sangat baik dengan SMKN 3 Komodo. Tim percaya bahwa SMKN 3 Komodo dapat menghasilkan tenaga kerja dan lulusan SMK yang sangat diperlukan untuk pengelololaan Taman Nasional Komodo di masa depan. Untuk itu, peran Balai Taman Nasional Komodo untuk mendukung peningkatan kapasitas dan pemahaman siswa mengenai pengelolaan kawasan konservasi sejak dini perlu dilakukan secara langsung di sekolah. Kunjungan tim diterima baik oleh Kepala SMKN 3 Komodo beserta jajarannya dan mendengarkan baik pemaparan program yang disampaikan oleh koordinator program. Usai pemaparan, Kepala SMKN 3 Komodo menyampaikan bahwa program RGTS tidak boleh putus di tengah jalan dan harus dilanjutkan di SMKN 3 Komodo. Kepala SMKN 3 Komodo menyatakan menerima penawaran program dan akan memberikan dukungan penuh bagi pelaksanaan program hingga tuntas di bulan Juni 2023. Lebih lanjut, Ikbal meyakinkan Kepala SMKN 3 Komodo bahwa tim RGTS akan memberikan usaha terbaiknya untuk dapat memastikan konsistensi dan kontinuitas program RGTS selama satu semester ke depan. Tim RGTS akan mengajar siswa-siswi program studi (prodi) Wisata Bahari dan Ekowisata kelas X di SMKN 3 Komodo dan telah menerima kalender akademik dari Kepala SMKN 3 Komodo. Koordinator RGTS menyampaikan hasil koordinasi dengan Kepala SMKN 3 Komodo kepada Kepala Balai Taman Nasional Komodo seusai pertemuan di sekolah. Kepala Balai Taman Nasional Komodo gembira melihat kerja keras tim Ranger Goes to School Balai Taman Nasional Komodo untuk tiada lelah membangun jejaring dengan para pemangku kepentingan di Kabupaten Manggarai Barat dan mengedepankan semangat juang rimbawan muda yang tak lelah berjuang memajukan pendidikan konservasi para pelajar di area tempat mengabdinya saat ini. Sumber : Balai Taman Nasional Komodo Penanggungjawab Berita: Kepala Balai Taman Nasional Komodo - Lukita Awang Nistyantara, S.Hut., M.Si. (+6285215959862) Penulis Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) Penyunting Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) Informasi Lebih Lanjut: Call Center Balai Taman Nasional Komodo (+6281138290000)
Baca Artikel

Program Ranger Goes To School Siap Kembali di Januari 2023

Labuan Bajo, 13 Desember 2022. Balai Taman Nasional Komodo kembali merancang kegiatan pendampingan pendidikan pelajar Ranger Goes to School (RGTS) yang akan dilaksanakan pada Bulan Januari – Juni 2023 mendatang. Koordinator program RGTS, Muhammad Ikbal Putera, kembali terjun ke SMA/SMK/MA di Kabupaten Manggarai Barat menawarkan usulan program RGTS untuk dapat dilaksanakan di sekolah selama durasi waktu ajar yang ditawarkan. Sebelumnya, program RGTS telah diselenggarakan di SMKN 1 Labuan Bajo, SMKN 3 Komodo, dan SMAN 3 Komodo. Tim berhasil memberikan pengajaran untuk setidaknya 427 siswa dari total ketiga sekolah, 15 kelas per minggu, dan dengan durasi ajar rata-rata 90 menit. Tim RGTS kembali menargetkan tiga sekolah yaitu: SMKN 1 Labuan Bajo, SMKN 3 Komodo, dan SMK Stella Maris Labuan Bajo. SMKN 1 Labuan Bajo merupakan sekolah menengah kejuruan negeri pertama di Labuan Bajo. Sekolah ini telah melahirkan tenaga kerja lulusan SMK yang siap kerja utamanya bagi industri pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat. Setiap tahun SMKN 1 Labuan Bajo juga mengirimkan banyak siswa magang ke Balai Taman Nasional Komodo yang mendapatkan pembinaan dari para ranger selama tiga hingga enam bulan setiap tahunnya. Balai Taman Nasional Komodo merasa bahwa para pelajar SMA/SMK/MA di Kabupaten Manggarai Barat, pada umumnya perlu mendapatkan pengenalan dan pendalaman muatan ajar mengenai pengelolaan kawasan konservasi serta keilmuan terkait lainnya dengan maksud agar sumber daya manusia (SDM) industri pariwisata tidak hanya siap kerja, namun juga paham pengelolaan sumber daya alam secara konstruktif dan berkelanjutan. Balai Taman Nasional Komodo berusaha mewujudkan hal tersebut melalui pembelajaran di kelas mengacu pada kurikulum RGTS yaitu Pendidikan Konservasi Taman Nasional Komodo yang telah dirancang tim RGTS Tahun 2022 dan mendorong agar muatan tersebut dapat ditransformasi menjadi muatan lokal wajib pada kurikulum ajar tingkat SMA/SMK/MA lingkup Kabupaten Manggarai Barat. Koordinator RGTS beserta sebagian anggota tim berkunjung ke SMKN 1 Labuan Bajo pada tanggal 27 Oktober 2022. Kunjungan tim diterima baik oleh Kepala SMKN 1 Labuan Bajo beserta jajarannya di sekolah. Pada kesempatan ini, tim RGTS menawarkan kembali pelaksanaan program RGTS di SMKN 1 Labuan Bajo untuk diseleggarakan Bulan Januari – Juni 2023. Usai pemaparan program, Kepala SMKN 1 Labuan Bajo menyampaikan bahwa program RGTS merupakan ‘angin segar’ bagi sekolah karena sangat berdampak positif bagi siswa-siswi di sekolah. Mempertimbangkan konsistensi dan komitmen tim RGTS dalam mengajar, serta melihat antusias siswa-siswi di sekolah terhadap kehadiran program pendampingan pendidikan oleh para ranger, Kepala SMKN 1 Labuan Bajo menerima penawaran program dan akan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas sesuai dengan jadwal yang disepakati bersama. Mendengar hal ini, tim RGTS gembira dan bersemangat untuk bisa memberikan yang terbaik bagi sekolah, utamanya siswa-siswi SMA/SMK/MA di Kabupaten Manggarai Barat. Tim RGTS akan mengajar siswa-siswi program studi (prodi) Usaha Perjalanan Wisata (UPW) kelas XI di SMKN 1 Labuan Bajo. Meskipun Kepala SMKN 1 Labuan Bajo menginginkan agar program RGTS ini juga diajarkan pada prodi lain (akuntansi, teknik informatika, perhotelan, dan tata boga), koordinator RGTS menerima baik usulan dan menyampaikannya ke internal tim pengajar. Mempertimbangkan keterbatasan jumlah tenaga pengajar serta ketersediaan waktu luang dari setiap pengajarnya, koordinator RGTS menyampaikan bahwa akan fokus memberikan pengajaran kepada siswa-siswi prodi UPW terlebih dulu. Koordinator RGTS menyampaikan hasil koordinasi dengan Kepala SMKN 1 Labuan Bajo kepada Kepala Balai Taman Nasional Komodo seusai pertemuan di sekolah. Kepala Balai Taman Nasional Komodo sangat senang melihat semangat juang para ranger untuk memajukan pendidikan konservasi pelajar di Kabupaten Manggarai Barat. Pimpinan mendukung penuh pelaksanaan program dengan dibuatkannya SK Tim Pengajar RGTS Tahun 2023 dan akan berusaha seoptimal mungkin memberikan kemudahan dalam proses pelaksanaannya. Sumber : Balai Taman Nasional Komodo Penanggungjawab Berita: Kepala Balai Taman Nasional Komodo - Lukita Awang Nistyantara, S.Hut., M.Si. (+6285215959862) Penulis Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) Penyunting Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) Informasi Lebih Lanjut: Call Center Balai Taman Nasional Komodo (+6281138290000)
Baca Artikel

World Mountain Day 2022 Dengan Bantuan Bibit Pohon

Desa Sarogodung, 13 Desember 2022. Momen World Mountain Day (Hari Gunung Sedunia) 2022, tidak ingin dilewatkan begitu saja oleh anak-anak muda Tapanuli Selatan yang tergabung dalam komunitas Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) TAP – SEL dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) TAP – SEL, dengan melakukan berbagai kegiatan, seperti : camping bersama dan gerakan menanam pohon, yang dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut, Sabtu dan Minggu, 10-11 Desember 2022, di Desa Sarogodung, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Melalui kegiatan ini, anak-anak muda Tapanuli Selatan ingin menyampaikan pesan dan edukasi kepada masyarakat untuk ikut menjaga serta merawat gunung, dengan memberi contoh keteladanan melakukan kegiatan penanaman bibit pohon. Menjadi kewajiban setiap warga negara untuk peduli dengan pelestarian alam dan lingkungan hidup, termasuk diantaranya menjaga kelestarian kawasan/areal pegunungan. Menyikapi niat baik dan mulia generasi muda Tapanuli Selatan ini, Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok pada Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan, tak mau juga ketinggalan untuk ikut berpartisipasi, dengan cara menyediakan bibit pohon untuk ditanam dalam event tersebut. Sekitar 100 bibit pohon yang disediakan Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok, masing-masing jenis Meranti, Suren, Alpokat, Petai, Jengkol, Durian, Kulit Manis dan Glugur, yang keseluruhannya ditanam di lahan kosong di sepanjang jalan wisata Paralayang, Desa Sarogodung. Usai kegiatan penanaman, LEPPAMI dan masyarakat menyampaikan komitmen serta target jangka panjang yang akan dilakukan, yaitu : kegiatan penanaman berkelanjutan untuk menjamin ketersediaan sumber air serta kelestarian alam, berperan aktif dalam kegiatan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya, serta mencegah kebakaran hutan dan lahan. Untuk merealisasikan komitmen tersebut, masyarakat dan LEPPAMI mengharapkan adanya dukungan bantuan bibit/pohon yang lebih banyak lagi dari pemerintah, khususnya Balai Besar KSDA Sumatera Utara, dalam mewujudkan cita cita jangka panjang lembaga bersama warga Desa Sarogodung, yaitu penanaman yang berkelanjutan. Sumber : Ambet P. Harianja – TPHL Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok, Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

SIDARING Versi 2 Resmi Meluncur

Boyolali, 12 Desember 2022. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu telah melakukan Launching Penerapan Sistem Aplikasi Booking Online SIDARING Versi 2 sebagai bagian dari pengembangan dan inovasi Transformasi Taman Nasional Gunung Merbabu. SIDARING (Sistem Pendataan dan Monitoring) merupakan inovasi Balai Taman Nasional Gunung Merbabu pada area perubahan eksternal. Ide genuine SIDARING adalah penerapan gelang berchips dengan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) untuk mengontrol pendaki. Penerapan aplikasi ini merupakan salah satu wujud komitmen Balai Taman Nasional Gunung Merbabu dalam memberikan pelayanan dan keamanan bagi pendaki. SIDARING Versi 2 merupakan peningkatan sistem versi sebelumnya sekaligus menjadi bentuk respon masukan masyarakat melalui fitur pembayaran e-Payment BRI Virtual Account atau BRIVA tanpa dikenakan biaya tambahan. Disamping itu, pada versi terbaru ini telah ada fitur Solo Traveler yang memberikan kemudahan bagi pendaki yang belum memenuhi syarat minimal jumlah pendaki sesuai SOP pendakian untuk mendapatkan partner mendaki Gunung Merbabu. Fitur solo traveller merupakan sebuah fitur yang menampung dan menampilkan data calon pendaki solo, sehingga para calon pendaki dapat memilih dan mengajak join pendaki solo traveller mendaki bersama. Mereka harus membuka komunikasi kesediaan untuk mendaki bersama terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan pendaftaran booking bersama. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu juga telah menentukan pembatasan pengunjung pendakian. Penerapan quota pendaki sesuai dengan daya dukung jalur dimaksudkan untuk menjaga kelestarian sumber daya alam dan sekaligus mempertahankan tingkat pengalaman wisata/ tourist experiences level . Penerapan Sistem Aplikasi Booking Online SIDARING Versi 2 ini dibuka secara simbolis dengan menekan tombol mouse booking online oleh Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem didampingi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah; Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah; Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Boyolali; Kepolisian Resor Boyolali; Komando Distrik Militer 0724/Boyolali; BRI Cabang Boyolali; dan Camat Selo. Dengan adanya penerapan Sistem Aplikasi Booking Online SIDARING Versi 2 diharapkan dapat meningkatkan pelayanan pendakian di Taman Nasional Gunung Merbabu. Sumber : Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Penanggung jawab berita : Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu - Junita Parjanti - 085643838625 Informasi lebih lanjut : Call center BTNGMb 0811-2950-970 Instagram : @btn_gn_merbabu

Menampilkan 1.601–1.616 dari 2.637 publikasi