Rabu, 30 Sep 2026

Beranda Publikasi Artikel

Artikel

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Artikel

Berdayakan Perempuan Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Hamparan Perak, 18 Januari 2023. Perempuan Indonesia saat ini menjadi pilar penting di dalam menopang kehidupan keluarga. Perempuan tidak lagi hanya menunaikan kewajiban mengurus urusan rumah tangga semata, tetapi berkembang ikut membantu suami dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Setidaknya itulah yang tergambar dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Maju Bersama yang berada di Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. KTH yang anggotanya mayoritas perempuan (ibu-ibu) saat ini mengembangkan kegiatan anyaman keranjang buah yang terbuat dari limbah sawit yang ada di desa tersebut sebagai bahan bakunya. Limbah sawit berupa lidi dikumpulkan, kemudian diolah menjadi menjadi keranjang dalam berbagai bentuk dan ukuran. Aktivitas ini dilakukan setiap hari, setelah menyelesaikan urusan/pekerjaan rumah tangga. Tangan-tangan yang cekatan dan terampil mampu menghasilkan puluhan keranjang yang siap untuk dipasarkan. Beberapa keranjang bahkan telah dipesan. Kedepannya kelompok ini akan mengembangkan kegiatan pemasaran tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal tapi juga daerah-daerah lain di luar Provinsi Sumatera Utara. KTH Maju Bersama merupakan salah satu kelompok tani binaan Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Resort Suaka Margasatwa (SM) Karang Gading Langkat Timur Laut I pada Seksi Konservasi Wilayah II Stabat. Kelompok ini dibina sejak tahun 2021. Melalui kelompok ini juga pesan-pesan konservasi disampaikan petugas Resort, agar warga ikut menjaga dan melestarikan kawasan SM. Karang Gading. Kerusakan kawasan akan berdampak terhadap terganggunya kehidupan warga sekitarnya, baik berkurangnya ikan hasil tangkapan maupun banjir yang setiap saat mengancam desa. Sumber : Rahmadi – Polhut Penyelia dan Kepala Resort SM. Karang gading Langkat Timur Laut I, Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

Apresiasi Untuk Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut

Medan, 18 Januari 2023. Kerjasama yang baik antara Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melalui Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dengan Balai Besar KSDA Sumatera Utara dalam penanganan dan pengungkapan sejumlah kasus dibidang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) sepanjang tahun 2022, mendorong Balai Besar KSDA Sumatera Utara memberikan apresiasi berupa Piagam Penghargaan kepada sejumlah petugas jajaran Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut. Apresiasi ini diberikan pada Senin, 16 Januari 2022 di ruangan Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus. Piagam penghargaan disampaikan kepada jajaran Unit II Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus atas keberhasilannya mengungkap kasus perdagangan 150 kg sisik Trenggiling (Manis javanica) di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Jumat 25 Februari 2022. Piagam penghargaan yang sama juga diberikan kepada jajaran Unit III Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus atas keberhasilannya mengungkap beberapa kasus diantaranya perdagangan satwa liar dilindungi, masing-masing jenis Baning Coklat (Manouria emys), Ular Sanca Hijau (Movelia viridis), Buaya Sinyulong (Tomistoma schelegelli) dan Buaya Muara (Crocodylus porosus), di jln. Jamin Ginting Kompleks Griya Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, pada Minggu 16 Januari 2022, serta kasus perdagangan Betet Sumatera, Nuri Pelangi dan Macan Akar yang diungkap pada Jumat, 4 Maret 2022, di Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Panit Unit 2 dan Panit Unit 3 IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut yang menerima piagam penghargaan menyampaikan terimakasih kepada Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara atas apresiasi tersebut dan akan menjadikannya sebagai motivasi untuk melaksanakan tugas di hari-hari yang akan datang. Sumber : M. Ali Iqbal Nasution dan Agus Rinaldi, SH. – Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

Merajut Koordinasi Multi Pihak Pra Kondisi Pemberdayaan Masyarakat

Tigarunggu, 18 Januari 2023. Untuk mengetahui pra kondisi kegiatan berbasis masyarakat dalam bentuk fasilitasi usaha ekonomi produktif pada Balai Besar KSDA Sumatera Utara Tahun 2023, koordinasi dengan berbagai pihak terkait menjadi kebutuhan yang krusial. Salah satu lokasi berada di Nagori Pematang Purba, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun yang merupakan daerah penyangga kawasan Cagar Alam (CA) Martelu Purba. Dengan koordinasi ini nantinya diharapkan kegiatan dapat terlaksana dengan efektif dan efisien sehingga menghasilkan output dan outcome yang optimal. Atas dasar pemikiran itulah, Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Resort CA. Martelu Purba dan CA. Batu Gajah pada Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran, menyambangi kantor Camat Kecamatan Purba di Tigarunggu, Kabupaten Simalungun, Selasa (17/1) untuk melakukan koordinasi. Dalam pertemuan yang dihadiri langsung Camat Purba, Sekretaris Camat beserta jajarannya dan masyarakat Nagori Pematang Purba, Kepala Resort CA. Martelu Purba dan CA. Batu Gajah, Alharis Ruhidi, SP., M.Si. memaparkan rencana kegiatan pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan, dimana jenis usaha ekonomi produktif yang diusulkan berupa pengadaan peralatan dan perlengkapan budidaya lebah madu. Masyarakat Nagori Pematang Purba yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Marsiurupan, melalui Sekretaris Nagori Pematang Purba, Efrinando Sinaga, menyatakan kesiapannya dan akan bersungguh-sungguh melaksanakan kegiatan budidaya lebah madu, mengingat kegiatan ini menjanjikan dalam meningkatkan ekonomi warga. Saat ini KTH sedang mempersiapkan kelengkapan administrasi kelompok seperti nomor rekening bank, NPWP, dan lain-lain. Camat Purba, Bangun Siregar, S.P., mengapresiasi rencana kegiatan Balai Besar KSDA Sumatera Utara dan sangat mendukung serta mengharapkan agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik sehingga mampu mendatangkan manfaat bagi masyarakat berupa peningkatan pendapatan. Keberhasilan kegiatan budidaya lebah madu ini nantinya diharapkan menjadi salah satu obyek dan daya tarik untuk ambil bagian dalam program nasional Danau Toba sebagai destinasi wisata super prioritas, mengingat Nagori Pematang Purba adalah wilayah yang dilalui route jalan protokol Medan - Berastagi - Parapat/Danau Toba. Sumber : Alharis Ruhidi, SP., M.Si. – Kepala Resort CA. Martelu Purba dan CA. Batu Gajah
Baca Artikel

Resort TWA Holiday Resort Siap Songsong Tahun 2023

Torganda, 16 Januari 2022. Untuk menyerap permasalahan serta mengetahui kesiapan Resort Taman Wisata Alam (TWA) Holiday Resort dalam menyongsong tahun 2023, Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Rudianto Saragih Napitu, S.Si., M.Si. turun langsung menyambangi Resort TWA Holiday Resort dan Pusat Latihan Gajah (PLG) di Torganda, Rabu (11/1). Kepala Balai yang didampingi Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan, Amenson Girsang, SP., MH. disambut langsung Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan Gunawan Alza, S.Hut., Plh. Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI Kota Pinang, Hardi Hutabarat, Kepala Resort TWA Holiday Resort, A. Rizal M beserta seluruh staf Resort TWA Holiday Resort. Kawasan TWA Holiday Resort saat ini dikelola oleh 8 orang personil, terdiri dari : 5 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 3 orang Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PNPN). Dari 5 orang ASN, 4 diantaranya adalah pawang gajah (3 orang) dan perawat gajah (1 orang). Di kawasan TWA Holiday Resort ada 3 ekor gajah penghuni Pusat Latihan Gajah (PLG), masing-masing : Nurhalimah, betina, usia sekitar 48 tahun, merupakan gajah tangkapan tahun 1997 di Sosa, Kabupaten Padang Lawas, kemudian Merry, betina, 45 tahun, gajah tangkapan di areal PT ANJ di Kabupaten Padang Lawas tahun 1997, dan terakhir Wanto, jantan, 16 tahun, merupakan gajah yang lahir di PLG Holiday Resort pada 18 Juni 2006. Untuk mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari, Resort TWA Holiday Resort dilengkapi berbagai sarana prasarana berupa : kantor Resort, visitor center, shelter, mushalla, tribun bagi penonton, kolam mandi gajah, barak tempat tinggal pawang dan perawat gajah serta mobil angkut pakan gajah. Selain itu, Resort TWA Holiday Resort juga membangun kemitraan dan kerjasama dengan masyarakat sekitar maupun lembaga mitra kerjasama. Ada 3 kelompok tani yang menjadi binaan, yaitu Kelompok Tani (KT) Sumber Sari, KT. Sumber Jaya Berseri dan KT. Sabar Menanti. Sedangkan dalam penanganan masalah kesehatan gajah, PLG Holiday Resort dibantu lembaga mitra kerjasama Vesswic. Usai melihat langsung kondisi sarana prasarana serta satwa gajah yang ada di TWA Holiday Resort, dan menerima langsung berbagai pendapat maupun masukan dari petugas di Resort TWA Holiday Resot, Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara mengapresiasi kinerja petugas dan memberi motivasi agar di tahun 2023 memiliki planning bekerja lebih baik lagi. Berusahalah untuk membuat jati diri selaku pegawai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sehingga masyarakat mengakui keberadaan petugas serta mendukung upaya-upaya yang dilakukan di lapangan. Di akhir kunjungan Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara melakukan penanaman pohon durian di TWA Holiday Resort. Sumber : A. Rizal M. – Kepala Resort TWA Holiday Resort
Baca Artikel

ODTWA Pulau Sepandan Kedatangan Kapolda Kalbar

Pulau Sepandan, 13 Januari 2023. Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (Tana Bentarum) menerima kunjungan kerja Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Kapolda) wilayah Kalimantan Barat ke Pulau Sepandan - Taman Nasional Danau Sentarum, Jumat (13/1). Bapak Irjen Pol. Suryanbodo Asmara beserta rombongan berkeliling menikmati Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) Pulau Sepandan hingga ke puncak diselingi diskusi ringan bersama petugas Resort Sepandan terkait Pengelolaan Kawasan Konservasi yang sudah dilakukan Balai Besar Tana Bentarum. ODTWA Pulau Sepandan ini merupakan salah satu area wisata alam yang di kelola oleh Balai Besar TaNa Bentarum dengan memiliki daya tarik luar biasa dalam hal panorama alamnya serta berbagai macam outbound dan pengamatan satwa yang cocok untuk dijadikan lokasi wisata edukasi dan wisata keluarga. “Sinergitas dari para pihak dalam pelestarian kawasan TN Danau Sentarum sangat diperlukan guna mendukung eksistensi kawasan ini sebagai kawasan konservasi sekaligus sebagai destinasi wisata eksotis” jelas Rahman R Nababan Selaku Kepala Resort Pulau Sepandan. Dalam kunjungannya, Irjen Pol. Suryanbodo Asmara mengaku sangat senang dan mendukung penuh pihak TaNa Bentarum dalam pengelolaan lokasi wisata Pulau Sepandan agar nantinya dapat menjadi salah satu lokasi wisata yang harus dikunjungi ketika ke Kapuas Hulu. Tak hanya Kapolda Kalbar, kunjungan ini juga di ikuti oleh Wakil Kepala Polres Kapuas Hulu dan Kepala Polsek Batang Lupar beserta rombongan juga turut mendampingi. Selanjutnya, Kapolda Kalimantan Barat beserta rombongan turut menikmati panorama Pulau Sepandan dengan melakukan Tracking di Jalur Pendakian dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Nanga Badau. Sumber : Rizqi Akbar Ega Putra / Pengendali Ekosistem Hutan Balai Besar TaNa Bentarum
Baca Artikel

Galang Kerja Sama Dengan Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara

Medan, 16 Januari 2023. Kerjasama antara Balai Besar KSDA Sumatera Utara dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara, khususnya Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara di bidang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDA) di Sumatera Utara, terjalin dengan baik. Sepanjang tahun 2022, terdapat empat kasus yang ditangani bersama berkaitan dengan penanganan permasalahan, seperti satwa liar dilindungi. Pada tahun 2023, kerja sama masih dibutuhkan dan perlu ditingkatkan, dengan diskusi serta koordinasi awal tahun dengan Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara, AKBP. Muhd. Taufik, S.E., M.H. berkaitan dengan pelaksanaan penindakan tindak pidana bidang KSDAE untuk tahun 2023, dan diskusi serta koordinasi dengan Kasubdit V Siber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut, KOMPOL. Poltak Y.P Simbolon, S.I.K berkaitan tentang kerjasama untuk mendukung pengungkapan tindak pidana KSDAE lingkup Sumut di tahun 2023. Diskusi dan koordinasi awal tahun ini dilaksanakan di Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara, di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Semoga dengan diskusi serta koordinasi yang dilakukan di awal tahun 2023 menjadi semangat dan komitmen bersama dalam mencegah dan menindak pelanggaran pidana bidang KSDAE di Sumatera Utara. Sebagai informasi, berikut beberapa kasus yang ditangani bersama dengan Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara seperti pada Minggu, 16 Januari 2022, Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut bersama dengan petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara menggagalkan perdagangan satwa liar dilindungi, masing-masing jenis Baning Coklat (Manouria emys), Ular Sanca Hijau (Movelia viridis), Buaya Sinyulong (Tomistoma schelegelli) dan Buaya Muara (Crocodylus porosus), di jln. Jamin Ginting Kompleks Griya Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan. Kemudian Jumat, 25 Februari 2022, Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan kegiatan penindakan terhadap dugaan tindak pidana perdagangan satwa liar dilindungi berupa sisik Trenggiling (Manis javanica) berjumlah total 150 kg, di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah. Petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara ikut memeriksa barang bukti tersebut. Selanjutnya pada Kamis, 28 April 2022, Tim gabungan dari Subdit V Siber Crime Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara, Balai Besar KSDA Sumatera Utara dan lembaga mitra Sumeco, melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial T beserta 4 orang lainnya dalam kasus perdagangan satwa liar Orangutan Sumatera (Pongo abelii) di Perumahan Cemara Asri di kota Medan. Penangkapan ini berawal dari monitoring yang dilakukan oleh Subdit V Siber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut terhadap akun media sosial (medsos) pelaku. Berikutnya, Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku perdagangan bagian organ tubuh satwa liar dilindungi undang-undang, jenis Trenggiling (Manis javanica) sebanyak 15,5 kg. pada Selasa, 8 Nopember 2022, di Jalan Jamin Ginting, Desa Rumah Berastagi, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo. Untuk memastikan bahwa barang bukti tersebut adalah benar sisik trenggiling dan termasuk dilindungi undang-undang, Polda Sumatera Utara menggandeng Balai Besar KSDA Sumatera Utara. Sumber : M. Ali Iqbal Nasution dan Agus Rinaldi, SH. – Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

Ranger Goes to School 2023 Siap Beraksi dan Mengabdi

Labuan Bajo, 16 Januari 2023. Balai Taman Nasional Komodo menyelenggarakan pertemuan perdana seluruh pengajar Ranger Goes to School (RGTS) Tahun 2023 di basecamp Komodo Survival Program di Labuan Bajo. Pertemuan ini menghadirkan 23 pengajar RGTS dengan komposisi 16 orang staf Balai Taman Nasional Komodo dan tujuh orang praktisi dari berbagai bidang keilmuan yang berdomisili di Labuan Bajo dan Bali. Momentum penting ini dibuka dengan pemaparan hasil pelaksanaan program Ranger Goes to School Tahun 2022 oleh Koordinator RGTS 2022. Setidaknya program RGTS 2022 telah mengajar di tiga sekolah yaitu SMKN 1 Labuan Bajo, SMKN 3 Komodo, dan SMAN 3 Komodo dengan total 427 siswa telah mendapatkan pembelajaran dari seluruh pengajar secara bergantian mulai dari bulan Januari – Juni 2022. Sebanyak empat kali Kelas Inspirasi berhasil dilaksanakan di SMKN 1 Labuan Bajo dan SMAN 3 Komodo. Berdasarkan penuturan para siswa, kelas tersebut telah meningkatkan pengetahuan dan informasi para pelajar terkait peluang beasiswa dan peluang bersekolah di perguruan tinggi ternama di Indonesia. Kegiatan RGTS 2022 di SMKN 1 Labuan Bajo ditutup dengan pelaksanaan wisuda yang dihadiri oleh Kepala Balai Taman Nasional Komodo dan Kepala SMKN 1 Labuan Bajo. Koordinator RGTS juga menyampaikan bahwa program RGTS sudah dipresentasikan sebanyak dua kali pada event internasional di Malaysia dan Jerman, serta dalam cakupan wilayah regional, capaian program telah dipaparkan di Kupang pada akhir Bulan November 2022. Seusai pemaparan hasil pelaksanaan program, seluruh pengajar RGTS 2023 mendapatkan pengarahan dari Kepala Balai Taman Nasional Komodo terkait visi dan misi RGTS pada tahun berjalan. Kepala Balai Taman Nasional Komodo berharap agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak baik dari seluruh tenaga pengajar maupun para mitra sekolah. Sebagai bentuk dukungan penuh bagi pelaksanaan program, Kepala Balai Taman Nasional Komodo menerbitkan SK Tim Pengajar RGTS Tahun 2023. Bagaikan gayung bersambut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT turut menerbitkan SK Tim Pengajar RGTS Tahun 2023 sebagai bentuk apreasiasi dan dukungan agar program terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berproses lebih lanjut. Sebagai penutup arahannya, Kepala Balai berharap agar tim RGTS dapat mengaktualisasikan misi Rencana Pengelolaan Taman Nasional Komodo Tahun 2026 – 2025 yaitu melakukan transformasi kurikulum pendidikan di sekolah melalui penjajakan program RGTS setiap tahunnya. Pada kesempatan ini, perwakilan sekolah target tahun 2023 yaitu SMKN 1 Labuan Bajo, SMKN 3 Komodo, dan SMK Stella Maris Labuan Bajo turut hadir memberikan aspirasi terhadap penyempurnaan pelaksanaan program RGTS 2023. Perwakilan sekolah secara bergantian memberikan apresiasi dan aspirasi terkait keinginan-keinginan yang perlu diakomodir oleh pengajar RGTS. Pihak sekolah berharap program ini tidak berhenti di tahun 2023, namun dapat berlangsung pada tahun-tahun berikutnya. Koordinator RGTS juga berkeinginan untuk melakukan pre-test dan post-test sebelum dan sesudah pengajaran program RGTS 2023 dilaksanakan. Hal ini merupakan tahapan penting untuk dapat menentukan efektivitas program melalui evaluasi pembelajaran siswa dan penilaian perubahan sikap para pelajar setelah mengikuti program selama satu semester setiap tahunnya. Untuk merancang kuisioner yang akurat dan ilmiah, Koordinator RGTS berkolaborasi dengan Yayasan Komodo Survival Program dan Professor Noel Scott dari Griffith University Australia. Koordinator program berharap agar survei ini dapat menjadi acuan kebijakan pemerintah provinsi yang menaungi jenjang pendidikan menengah atas secara scientific dan dapat dipertanggungjawabkan. Tim RGTS juga berharap agar program RGTS dapat menjadi salah satu muatan ajar wajib bagi seluruh SMA/SMK/MA lingkup Kabupaten Manggarai Barat kedepannya. Sumber: Balai Taman Nasional Komodo Penanggungjawab Berita: Kepala Balai Taman Nasional Komodo - Lukita Awang Nistyantara, S.Hut., M.Si. (+6285215959862) Penulis Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) Penyunting Berita: Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama - Muhammad Ikbal Putera, S.Hut., M.Sc. (+6281310300678) Informasi Lebih Lanjut: Call Center Balai Taman Nasional Komodo (+6281138290000)
Baca Artikel

Trophy Proklim Utama Untuk Kelompok Masyarakat Binaan Balai TN Manusela

Maluku Tengah, 16 Januari 2023. Penyerahan Trophy Proklim Utama Tahun 2022 Kepada Kelompok Masyarakat Kewang Asinahu Negeri Sawai yang diterima Kepala Pemerintahan Negeri Sawai, Rahman Mukadar, digelar di Rumah Adat Salaola Negeri Sawai, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (14/1) . Trophy diserahkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Propinsi Maluku, Roy C.Siauta yang didampingi Kepala Balai Taman Nasional (TN) Manusela, MHD. Zaidi. Selain penyerahan trophy, juga dilakukan penyerahan sertifikat kepada kelompok masyarakat dari Negeri Saunulu Kecamatan Tehoru yang diserahkan oleh Kepala Balai TN. Manusela. Kepala Balai TN. Manusela mengharapkan komitmen kelompok proklim Negeri Sawai untuk terus melakukan kegiatan pelestarian lingkungan dalam upaya pengendalian perubahan iklim dan menjadi contoh dan panutan untuk Negeri lain di sekitar, sehingga kedepannya Kelompok masyarakat di Negeri Sawai dapat meraih trophy tertinggi yaitu Trophy Lestari. Dukungan kepada Balai TN. Manusela diberikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Propinsi Maluku yang dalam sambutannya menyatakan dukungan atas program kegiatan yang diturunkan pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Balai yang ada di sekitarnya, "Kalau kelompok Proklim Negeri Sawai ingin mendapatkan Trophy Lestari maka wajib hukumnya membina 10 Kelompok Proklim yang ada disekitar negeri Sawai." kata beliau. Prestasi dan pencapaian kelompok Proklim Negeri Sawai dan Negeri Saunulu dibidang lingkungan yang berkembang dengan luas, dikarenakan adanya campur tangan Kepala Balai TN. Manusela dan staf, atas nama Pemerintah Propinsi, Kabupaten/Kota menyampaikan terima kasih atas bantuan dan campur tangan selama ini dalam membina masyarakat Negri Sawai maupun negeri disekitarnya. Sumber: Balai Taman Nasional Manusela
Baca Artikel

Sowan Santun di Awal Tahun

Cibodas, 13 Januari 2023. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menggelar pertemuan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (10/1). Kunjungan yang dikomandani Kepala Balai Besar, Sapto Aji Prabowo, diterima langsung Wakil Bupati Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M.Si. Pada kesempatan yang baik ini juga ikut hadir jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sukabumi dan Pejabat Struktural lingkup BBTNGGP. Agenda utama selain silaturahmi sekaligus audiensi pengelolaan TNGGP dan Cagar Biosfer Cibodas. Sapto Aji Prabowo, dalam pemaparan presentasinya menekankan bahwa ada 9 (sembilan) isu strategis di wilayah Sukabumi sehingga harapan besar adanya dukungan dari Pemerintah Daerah terkait hal tersebut. "Hal yang tidak mungkin tercapainya keberhasilan dalam pengelolaan TNGGP tanpa ada dukungan berbagai pihak termasuk Pemda Kabupaten Sukabumi" imbuhnya. Setali tiga uang, Wabup mengemukakan pentingnya sinergitas antar pemangku kepentingan dalam upaya menguatkan soliditas pengelolaan kawasan hutan khususnya di wilayah administratif Sukabumi, "Banyak hal yang bisa dikerjasamakan, baik itu kepariwisataan, perekonomian masyarakat sekitar hutan atau pun sektor-sektor strategis lainnya" ungkapnya. Beberapa tanggapan dari OPD yang hadir antara lain usulan kerjasama di bidang pariwisata, kesenian dan budaya serta pemasaran hasil-hasil pertanian untuk mendukung kebutuhan wisata khususnya di Situgunung. Momentum yang langka ini tentunya menjadi langkah awal dan positif dalam upaya menjalankan amanat Undang-Undang terkait menjaga keutuhan serta kelestarian hutan konservasi khususnya TNGGP. Sumber: Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Teks : Agus Deni @agustdenie Foto : Rey
Baca Artikel

Menjaga Asa Fungsional Gepang Yang Luar Biasa

Cibodas, 13 Januari 2023. Cuaca dingin yang berhembus di Cibodas tidak menyurutkan semangat para fungsional dalam menunjukkan kiprah capaian kinerja 2022, Kamis (12/1). Sebanyak 52 orang terdiri dari 19 orang Pejabat Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan (PEH), 25 orang Polisi Kehutanan (POLHUT) dan 8 orang Penyuluh Kehutanan (PK) Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango hadir dalam acara "Paparan Capaian 2022 dan Rencana Kerja 2023". Pertemuan yang berlangsung selama 1 hari ini dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Besar, Sapto Aji Prabowo. Dalam sambutannya, beliau menegaskan semua fungsional senantiasa optimis dan terus meningkatkan kinerjanya. Pemaparan materi diawali oleh PEH, dengan kinerja utama yang disampaikan terkait hasil inventarisasi dan monitoring keanekaragaman hayati dengan diperolehnya angka dugaan estimasi populasi satwa prioritas merupakan capaian yang baik. Sesi selanjutnya presentasi Polisi Kehutanan, yang membangun jejaring dengan stakeholder seperti Kepolisian, TNI dan Pemerintah Daerah setempat masih menjadi prioritas di tahun 2022. Penyuluh Kehutanan sebagai pemapar terakhir menyampaikan beberapa capaian kegiatan pemberdayaan masyarakat dan penyuluhan antara melalui penguatan dan peningkatan kapasitas masyarakat, bimbingan teknis dan supervisi, pembinaan dan koordinasi, pendampingan kelompok masyarakat, dan dukungan usaha alternatif ekonomi produktif. Setidaknya dari 47 KTH binaan 39 KTH sudah teregister di Dinas Kehutanan Provinsi, pemberdayaan masyarakat melalui skema Kemitraan Konservasi (15 KTH), 28 desa penyangga sudah melaksanakan Kesepakatan Konservasi dengan BBTNGGP (dari target 25 desa dalam periode tahun 2020 – 2022), serta mendukung IKK Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim dalam ProKlim (8 desa penyangga terdaftar sebagai lokasi ProKlim pada SRN PPI). Tahun 2023, pada umumnya ketiga fungsional berpedoman kegiatan berbasis DIPA dan tentunya sejalan dengan visi dan misi BBTNGGP yang tertuang dalam Renstra BBTNGGP Tahun 2020 - 2024, namun demikian tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan rutinitas yang tidak didukung anggaran negara. Semoga apa yang telah dicapai menjadi pelecut semangat untuk mewujudkan rencana dimasa depan. Sumber: Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Teks : Agus Deni @agustdenie Foto : Tim Publikasi BBTNGGP
Baca Artikel

BBKSDA Sumut Siap Menyongsong Tahun 2023

Pematangsiantar, 11 Januari 2023. Balai Besar KSDA Sumatera Utara melaksanakan Rapat Konsolidasi yang diikuti 27 Kepala Resort Konservasi Wilayah di aula Balai Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pematangsiantar, selama 2 hari dari tanggal 9-10 Januari 2023. Konsolidasi seluruh jajaran Resort Konservasi Wilayah untuk mempersiapkan dan menyongsong tahun 2023. Konsolidasi ini juga diperlukan dalam menghadapi tantangan yang akan dihadapi Balai Besar KSDA Sumut Tahun 2023, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan konservasi di Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Kepala Balai Besar KSDA Sumut, Rudianto Saragih Napitu, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa dalam mencapai tujuan dan visi Balai Besar KSDA Sumatera Utara ada 4 pendekatan yakni : Landscape Management, Cross Function, Optimalisasi resort dan Revitalisasi kawasan konservasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, sebagai organisasi pembelajaran maka semua pegawai Balai Besar KSDA Sumatera Utara harus tetap belajar, dan siap beradaptasi dengan perubahan khususnya dalam mensukseskan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam mencapai birokrasi digital. Dengan telah beroperasinya SIKADIR, SRIKANDI serta SMART PATROL, maka Balai Besar KSDA Sumatera Utara telah siap menyongsong era digital dalam pengukuran kinerja online, mengoperasikan administrasi elektronik, dan melaksakan aktivitas lapangan dengan sistem smart patrol. Dengan 4 pendekatan management serta didukung perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) dan system, maka tahun 2023 diharapkan harus lebih baik dari tahun 2022. Pada kesempatan itu juga, dilaksanakan pelepasan pegawai yang memasuki purnabakti, masing-masing : Selly Siahaan (Pengelola Pemeliharaan Konservasi Lingkungan dan Kawasan Konservasi pada Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran) serta Muda Hutabarat (Polisi Kehutanan sekaligus Kepala Resort Konservasi Wilayah CA. Dolok Sipirok pada Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok). Sumber : Rezki Indah Siregar, SP. – PEH Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

Menuju Pencapaian Kinerja Berbasis Spasial

Bogor, 10 Januari 2023. Mengawali tahun 2023 ini, Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi mengikuti rapat kerja tematik Direktorat Jenderal KSDAE pada tanggal 7 Januari 2022 di Ruang Rapat Ditjen KSDAE, Bogor. Rapat yang dipimpin oleh Plt Dirjen KSDAE,Dr. Ir. Bambang Hendroyono, MM diselenggarakan untuk berkonsolidasi dan berintegrarsi kinerja berbasis spasial lingkup Diretorat Jenderal KSDAE yang dihadiri oleh Sekditjen KSDAE, para Direktur Eselon II lingkup Ditjen KSDAE dan Kepala Subdit Eselon III lingkup Ditjen KSDAE. Harapannya, langkah kerja tahun 2023 Ditjen KSDAE dapat tercapai dan terealisasi sesuai target rencana sehingga konservasi sumber daya alam di Indonesia semakin mantap pengelolaannya, lestari keanekaragaman hayatinya dan termanfaatkan SDA nya secara berkelanjutan. Sumber: Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi
Baca Artikel

Evaluasi Kesesuaian Fungsi TN Bali Barat

Bogor, 10 Januari 2023. Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi menjadi narasumber pada pelaksanaan kegiatan Evaluasi Kesesuaian Fungsi (EKF) kawasan Taman Nasional (TN) Bali Barat tahun 2023 dengan materi tentang Inventarisasi kawasan hutan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi serta capaian inver UPT dan UPTD Pengelola Kawasan Konservasi. Kegiatan diisi dengan diskusi dan sosialisasi tentang Evaluasi Kesesuaian Fungsi di kawasan konservasi pada tanggal 19-20 Desember 2022 di Aula ruang rapat Hotel Cakra Denpasar. Kepala Balai TN Bali Barat hadir membuka kegiatan dengan peserta dari stakeholder, seperti pihak akademisi, unsur pemerintah daerah dan institusi terkait. Hasil rekomendasi bahwa Balai Taman Nasional Bali Barat mengajukan usulan lokasi EKF dan anggota tim teknis EKF kepada Direktur Teknis yang membidangi EKF untuk dilakukan penilaian berdasarkan hasil inventarisasi dan verifikasi. Evaluasi Kesesuaian Fungsi (EKF) kawasan konservasi TN Bali Barat dilaksanakan dalam rangka dilaksanakan dalam rangka memenuhi kewajiban sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2011 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 108 tahun 2015 tentang Pengelolaan KSA dan KPA Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA) sebagai evaluasi periodik. Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) telah memberikan gambaran awal proses EKF yang akan dilaksanakan di kawasan TN Bali Barat dan sudah mendapatkan masukan dari peserta diseminasi. Sumber: Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi
Baca Artikel

Pendampingan Pengelolaan KK BKSDA Jateng di Penghujung Tahun 2022

Bogor, 10 Januari 2023. Di penghujung tahun 2022, Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi, berkesempatan mengunjungi Balai KSDA Jawa Tengah guna berkoordinasi dan pendampingan kegiatan Penataan Blok Pengelolaan, Rencana Pengelolaan dan Inventarisasi Kehati bernilai Tinggi. Kunjungan yang berlangsung selama 3 hari ( 20/12/2022 sd 22/12/2022) diikuti dengan pembahasan penyusunan draft revisi blok Taman Wisata Alam (TWA) Sumber Semen, Penyusunan Rencana Pengelolaan Jangka Panjang TWA Sumber Semen Periode 2023 s/d 2032 serta pendampingan pengisian link E – Reporting Inver Kehati. Kepala Balai KSDA Jawa Tengah memberikan arahan pada pembahasan draft blok TWA Sumber Semen dan Draft RPJP TWA Sumber Semen, bahwa penyusunan dokumen perencanaan tersebut perlu dilakukan dikarenakan adanya penyesuaian kondisi saat ini dengan kepentingan pengelolaan serta untuk pembaharuan perencanaan yang telah selesa masa periodenya. Untuk pengisian link E – Reporting Inver Kehati pada kawasan konservasi lingkup BKSDA Jawa Tengah didampingi oleh mentor dari Tim Pokja Inventarisasi Kawasan konservasi. Pengelolaan kawasan konservasi lingkup BKSDA Jawa Tengah semakin terkelola dengan baik baik ditingkat pengelolaan lapangan juga pada pengelolaan data basenya. Sumber: Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi
Baca Artikel

Bangun SInergitas, BBKSDA Sumut Koordinasi Dengan Polsek Purba

Purba, 9 Januari 2023. Awal tahun baru 2023 menjadi resolusi untuk meningkatkan sinergitas dengan pihak-pihak terkait, dalam upaya membangun konservasi alam. Setidaknya itulah yang menjadi pemikiran dan alasan Kepala Resort Cagar Alam (CA) Martelu Purba dan CA Batu Gajah, Alharis Ruhidi, SP., M.Si. melakukan kunjungan serta koordinasi dengan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Purba, Kabupaten Simalungun Ajun Komisaris Polisi (AKP) Marollop Sinaga pada Jumat 6 Januari 2023. Pertemuan yang penuh dengan keakraban membahas tentang perlunya pemberdayaan kelompok Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dalam rangka perlindungan hutan tahun 2023. Sebagaimana diketahui bahwa keberadaan MMP merupakan mitra kerja dari Balai Besar KSDA Sumatera Utara. Saat ini terdaftar ada sebanyak 8 orang MMP di wilayah kerja Resort CA Martelu Purba sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara No. SK. 1997/K.3/BKW II/KPA/8/2022, tanggal 12 Agustus 2022. Keberadaan MMP selama ini berperan positif dalam mendukung pengelolaan kawasan, antara lain sebagai penghubung dengan masyarakat sekitar kawasan mengingat mereka adalah warga sekitar kawasan, melakukan patroli bersama petugas, serta membantu sosialisasi konservasi sumber daya alam dan ekosistem kepada masyarakat. Usai menerima penjelasan Kepala Resort CA Martelu Purba dan CA Batu Gajah, Kapolsek Purba mengapresiasi kinerja dari MMP binaan Balai Besar KSDA Sumatera Utara, dan menyampaikan dukungan pemberdayaan MMP. Kapolsek menyarankan agar MMP mendahulukan tindakan persuasif dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Polsek siap untuk memback up MMP. Selain itu Kapolsek juga menyarankan agar penyuluhan tentang kawasan hutan kepada masyarakat terus dilakukan mengingat ada beberapa kasus Surat Keterangan tanah (SKT) di dalam kawasan hutan. Kepala Resort CA Martelu Purba dan CA Batu Gajah serta Kapolsek Purba sepakat untuk terus membina komunikasi dan koordinasi dalam upaya membangun kolaborasi dibidang konservasi alam. Sumber : Alharis Ruhidi, SP., M.Si. – Kepala Resort CA. Martelu Purba dan CA. Batu Gajah, Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Artikel

Bersama Mitra, Pengelolaan TN Karimunjawa Semakin Berkembang

Semarang, 5 Januari 2023. Balai Taman Nasional (TN) Karimunjawa tuntas melaksanakan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program kerja WCS periode semester 2 tahun 2022, serta pembahasan rencana kerja tahun 2023 kerja sama antara Balai Taman Nasional Karimunjawa dengan WCS di aula kantor Balai, Kamis (5/1). Capaian tahun 2022 yang telah dicapai meliputi, Revisi SOP kegiatan wisata alam untuk setiap perkumpulan wisata; Short Report Pembelajaran pelaksanaan Rencana Aksi Wisata Berkelanjutan selama tahun pertama; Laporan kondisi kualitas perairan pada Bulan Januari 2022; Fact Sheet laporan teknis pembelajaran penutupan lokasi Maer; Laporan monitoring ekologi Taman Nasional Karimunjawa; Laporan monitoring sosial Ekonomi Taman Nasional Karimunjawa; Laporan kondisi kualitas perairan; kerusakan karang dan penyakit terumbu karang; Laporan insidental pemutihan terumbu karang di Taman Nasional Karimunjawa; Identifikasi isu, tantangan dan solusi pengelolaan perikanan; tersusunnya strategi pengelolaan perikanan ekor kuning berkelanjutan dalam bentuk draft SK Pengaturan Perikanan Ekor Kuning untuk dikonsultasikan dengan masyarakat; Kesepakatan Pengaturan Jaring Gondrong di Desa Nyamuk; Laporan Kualitas Perairan di TN Karimunjawa Bulan Januari 2022; Fact Sheet Buka Tutup Kawasan Maer Tahun Ke-4 (empat). Untuk tahun 2023, WCS masih terus mendukung pengelolaan TN Karimunjawa, dengan program-program seperti: Sistem penilaian efektivitas pengelolaan Kawasan (Revisi Zonasi); Pendampingan masyarakat dan kegiatan kampanye dan penyadartahuan; Memperkuat forum komunikasi wisata berkelanjutan, implementasi dan dampak rencana pengembangan pariwisata berkelanjutan tahun ke-2; Monitoring Kawasan (status biofisik, sosial ekonomi, perikanan dan kualitas air) dan penyusunan tata Kelola kebijakan pengelolaan perikanan dan kualitas perairan; dan Penguatan kapasitas Lembaga pengelola dan kelompok masyarakat dalam membangun wisata dan perikanan berkelanjutan. Sebagai informasi, kegiatan dibuka oleh Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa Ibu Widyastuti, S.H.,M.Hum. yang dilanjutkan dengan paparan pelaksanaan kegiatan WCS tahun 2022, paparan rencana kerja tahun 2023, diskusi, pembacaan rumusan, penyampaian secara simbolis dokumen Laporan Kerjasama Kemitraan BTNKj-WCS dan penutup. Perlu diketahui bahwa ruang lingkup kerja sama WCS-IP di Taman Nasional Karimunjawa meliputi Perlindungan dan Pengawetan Keanekaragaman Hayati, Mengembangkan pendekatan konservasi berbasis informasi ilmiah, penguatan tata kelola dan kebijakan konservasi serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan. Sumber : Humas Balai Taman Nasional Karimunjawa

Menampilkan 1.585–1.600 dari 2.637 publikasi