Jumat, 2 Jan 2026

Cagar Alam (CA)

Kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya memiliki kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami. Cagar Alam dimanfaatkan terutama untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan pendidikan, dengan akses yang sangat terbatas untuk publik.

Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Panua

Gorontalo
36.575,0 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Tangale

Gorontalo
112,5 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Tanjung Panjang

Gorontalo
3.000,0 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Gunung Dako

Sulawesi Tengah
19.727,5 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Gunung Sojol

Sulawesi Tengah
64.448,7 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Gunung Tinombala

Sulawesi Tengah
37.106,1 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Morowali

Sulawesi Tengah
213.919,6 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Pamona

Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah
28.235,8 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Pangi Binangga

Sulawesi Tengah
6.158,8 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Tanjung Api

Sulawesi Tengah
3.289,1 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Faruhumpenai

Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah
90.931,6 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Kalaena

Sulawesi Selatan
109,0 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Ponda Ponda

Sulawesi Selatan
77,2 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Kakenauwe

Sulawesi Tenggara
802,5 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Lamedae

Sulawesi Tenggara
635,2 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Napabalano

Sulawesi Tenggara
10,5 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Pati Pati

Sulawesi Tengah
3.103,8 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Gunung Sibela Pulau Bacan

Maluku Utara
23.024,0 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Pulau Lifamatola

Maluku Utara
1.690,5 Ha
Cagar Alam
Foto ilustrasi

CA Pulau Obi

Maluku Utara
16.132,6 Ha

Menampilkan 161–180 dari 214 kawasan