Sabtu, 20 Jun 2026

Berita

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Berita

Bantuan 3 Ekor Sapi Untuk Peningkatan Ekonomi KTH Indah Bersama

Tanjung Pura, 10 Oktober 2022. Kelompok Tani Hutan (KTH) Indah Bersama merupakan salah satu kelompok kemitraan konservasi di sekitar kawasan Suaka Margasatwa (SM) Karang Gading dan Langkat Timur Laut yang secara administrasi pemerintahan berada di Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. KTH tersebut menerima bantuan peningkatan usaha ekonomi produktif tahun 2022 dari Balai Besar KSDA Sumatera Utara berupa pengadaan 3 (tiga) ekor ternak sapi, dan ini sesuai dengan permohonan dari Kelompok KTH Indah Bersama sebelumnya. Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, melakukan monitoring dan pendampingan berupa pembinaan, arahan serta bimbingan atas pemberian bantuan pengembangan usaha ekonomi produktif tersebut di sekretariat KTH Indah Bersama, Kamis (6/10). Kepala Desa Suka Maju, Saharuddin Ahmad, yang hadir dalam pembinaan dan bimbingan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Balai Besar KSDA Sumatera Utara sembari berharap agar bantuan yang diberikan dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok. Dan keberhasilan KTH Indah Bersamaini nantinya dapat pula ditularkan ke kelompok masyarakat lainnya. Sementara itu Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, Herbert BP Aritonang, S.Sos, MH., yang didamping staf menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka meningkatkan penghasilan (perekonomian) masyarakat serta berdampak positif juga bagi pelestarian kawasan konservasi, khususnya SM. Karang Gading dan Langkat Timur Laut. Bantuan sejenis juga sudah diserahkan kepada kelompok masyarakat (KTH) lainnya, seperti budidaya lebah madu dan budidaya perikanan dengan pola silvofishery. Bantuan ternak sapi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar kawasan konservasi agar lebih berdaya dan sejahtera dengan harapan utama kawasan konservasi dapat terjaga kelestariannya serta ekosistem hutan mangrove kembali pulih. Kedepannya ke-3 sapi jantan akan dirawat dan dibesarkan oleh KTH Indah Bersama dengan skema penggemukan, kemudian nantinya dijual dan hasilnya diharapkan akan memperoleh kembali sapi-sapi yang jumlahnya bertambah (lebih) dari sebelumnya. Diakhir acara dilakukan penandatangan berkas administrasi Serah Terima Bantuan disaksikan oleh Kepala Desa Suka Maju dan dihadapan seluruh anggota KTH Indah Bersama serta staf Seksi Konservasi Wilayah II Stabat. Semoga upaya ini berguna bagi masyarakat demi terwujudnya “Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera !” Sumber : Samuel Siahaan, SP. – PEH Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Berita

Bantuan Anak Kambing Untuk KTH Rambahan

Rambahan, 7 Oktober 2022 – Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) memberikan bantuan ekonomi pemberdayaan masyarakat dan pertemuan kader konservasi di Desa Rambahan, Kec. Logas Tanah Darat, Kab. Kuantan Singingi, Kamis (6/10). Bantuan yang diberikan berupa sejumlah uang tunai yang telah dibelanjakan menjadi 30 ekor kambing betina dan dibagikan kepada 15 anggota kelompok tani hutan (KTH) Rambahan Berkah, masing-masing anggota diamanahkan untuk merawat 2 ekor kambing. Secara simbolis kambing diserahkan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TN Tesso Nilo, Delfi Andra S.P. dan diterima oleh Ketua KTH Rambahan Berkah di Balai Desa Rambahan. Kemudian petugas melakukan pengecekan masing-masing kambing yang sebelumnya sudah didistribusikan kepada masing-masing anggota kelompok. Kepala Desa menegaskan kepada seluruh anggota kelompok bahwasanya kambing yang diberikan merupakan tanggung jawab kelompok dan akan digulirkan ke masyarakat yang lain di luar kelompok agar lebih banyak masyarakat Desa Rambahan yang menerima manfaat dari bantuan tersebut. Balai TN Tesso Nilo juga berharap bantuan ekonomi berupa hewan kambing yang telah diberikan kepada kelompok dapat berkembang dengan baik dan memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi anggota kelompok dan masyarakat Desa Rambahan. Dan kegiatan selanjutnya, petugas akan melakukan pendampingan kelompok secara berkala dan monitoring progres pemberdayaan untuk memantau perkembangan dari program KTH. Pertemuan tersebut juga dilakukan pembentukan kader konservasi Desa Rambahan, dimana disepakati usulan nama-nama kader konservasi Desa Rambahan akan disampaikan melalui surat Kepala Desa ke Balai TN. Tesso Nilo untuk diproses lebih lanjut. Sebagai informasi kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Rambahan, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Rambahan di Hati (ternak sapi), Ketua dan anggota KTH Rambahan Berkah sebanyak 15 orang. Kegiatan pada dua KTH yaitu pada tahun 2019, KTH Rambahan Di Hati pada bidang kegiatan ternak sapi dan pada tahun 2022, KTH Rambahan Berkah pada bidang kegiatan ternak kambing. Pada tahun 2022 ini, Desa Rambahan kembali mendapatkan bantuan ekonomi untuk kedua kalinya sebagai penghargaan atas keberhasilan KTH Rambahan Di Hati. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Empat Gajah Liar Terpantau, Ronda Gajah Digiatkan

Baserah, 7 Oktober 2022 – Petugas Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) II Baserah Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) bersama dengan masyarakat Desa Gunung Melintang dan personil dari PT. RAPP melakukan “ronda gajah” untuk mencegah kawanan gajah liar masuk ke kebun masyarakat, Jumat (7/10). Ronda gajah dilakukan karena sebanyak 4 ekor gajah liar terpantau berada di areal hutan tanaman rakyat (HTR) Desa berbatasan dengan kebun masyarakat. Berdasarkan keterangan masyarakat, sudah dilakukan penjagaan dan upaya penggiringan ke arah greenbelt RAPP. Petugas juga telah membantu dengan pengadaan 12 botol spritus untuk meriam tabung yang digunakan masyarakat untk mengusir gajah liar. Sampai saat ini petugas dan masyarakat masih berada di lokasi dugaan gajah berada dan terus memantau pergerakan jika gajah sewaktu-waktu muncul kembali di areal HTR Desa penyangga TN Tesso Nilo. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Survey Wisata Pelalawan

Lubuk Kembang Bunga, 7 Oktober 2022. Flying Squad Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) menerima kunjungan kerja dari Wakil Bupati Pelalawan H. Nasarudin, S.H., M.H bersama dengan anggota DPRD Pelalawan Sunardi, SH, dan Kepala BRI Provinsi Riau, Kamis (6/10). Kunjungan Wakil Bupati dan jajaran didampingi petugas Balai TN Tesso Nilo dan mahout flying squad. Wakil Bupati dan anggota DPRD Pelalawan serta Kepala BRI Provinsi Riau diajak berinteraksi langsung dengan para gajah dan mengikuti pola aktifitas mereka. Wakil Bupati dan jajaran juga turut mengunjungi camp restorasi TN Tesso Nilo, menikmati hutan alam dataran rendah nan indah di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Wakil Bupati Pelalawan menyampaikan dukungannya dalam pengelolaan TN Tesso Nilo salah satunya dengan pengembangan wisata yang ada di Flying Squad TN Tesso Nilo. Wakil Bupati dan anggota DPRD Pelalawan mengajak para investor-investor untuk ikut mengembangkan potensi wisata yang ada demi kemajuan pariwisata di Kabupaten Pelalawan. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Ecoprint, Bantu Kesejahteraan Masyarakat Sekitar TaNa Rawa

Konawe Selatan, 7 Oktober 2022. Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TaNa Rawa) menggelar pelatihan ecoprint di Wisma Cinta Alam dengan narasumber Ibu Tutun Seliari ST., M.Sc. dari Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, Kamis (6/10). Pelatihan diikuti sebanyak 30 orang peserta yang didominasi oleh ibu rumah tangga dari Desa Tatangge, Desa Lanowulu, Desa Roraya dan Desa Padaleu. Adanya potensi kekayaan alam berupa tumbuh-tumbuhan sekitar kawasan dapat menjadi modal potensial yang dapat digunakan sebagai bahan ecoprint yang ramah lingkungan. Pelatihan ecoprint tak hanya materi yang disampaikan oleh nara sumber, praktek pembuatan ecoprint juga diajarkan seperti teknik pukul-pukul (pounding) maupun teknik kukus (steam). Produk dari ecoprint yang dihasilkan berupa kain dan tote bag yang membuat antusias dan komitmen peserta pelatihan menyatakan bahwa mereka cukup tertarik untuk mengembangkan usaha ecoprint. Kepala Balai TN Rawa Aopa Watumohai, Ali Bahri, S.Sos., M.Si., berharap dari pelatihan ini muncul jenis usaha ekonomi kreatif baru yang dapat menjadi alternatif usaha lain demi meningkatkan ekonomi masyarakat. Sumber : Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai
Baca Berita

Jaga Kawasan 24 Jam, Petugas Sosialisasi Pola Pengelolaan ke Masyarakat Sekitar

Lubuk Kembang Bunga, 6 Oktober 2022. Piket penjagaan hutan alam Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) terus digiatkan setiap harinya, kali ini Balai TN Tesso Nilo mengerahkan sebanyak 10 orang untuk bertugas 24 jam menjaga hutan. Petugas tersebut melakukan patroli di hutan alam tepatnya Resort Air Hitam Bagan Limau, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB) Balai TNTN, Rabu (5/10). Dari hasil penelusuran, petugas menemukan tumpukan kayu illegal logging di daerah AM Resort Air Hitam Bagan Limau, namun pelaku tidak dapat ditemukan. Pencarian pelaku kemudian dilakukan dengan patroli dan pemantauan di jalur utama keluar dari lokasi tersebut. Dalam perjalanan patroli, petugas didatangi warga sekitar berjumlah sekitar 40 orang, kemudian mereka diberikan sosialisasi dan kesempatan berdialog dengan petugas. Petugas menghimbau untuk menjaga keutuhan hutan alam TN Tesso Nilo. Diskusi dan dialog mengenai arah pengelolaan kawasan TN Tesso Nilo ke depan dilanjutkan pada malam hari di kediaman Ketua RT.13 AM di Desa Air Hitam. Petugas mengajak Ketua RT agar bersama-sama menjaga kawasan hutan dan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menjaganya. Petugas Balai TN Tesso Nilo akan terus berkomitmen dan bersinergi kuat bersama pihak-pihak dalam menyelamatkan hutan alam tersisa yang diikuti dengan implementasi di lapangan. Upaya pengamanan pada wilayah-wilayah tersebut akan terus ditingkatkan untuk mencegah tindakan ilegal pengrusakan hutan. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Balai Besar KSDA Sumatera Utara Rescue Beruang Korban Jerat

Sayur Matinggi, 6 Oktober 2022. Jerat kembali makan korban. Kali ini 1 ekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang menjadi sasarannya, terkena jerat di Desa Mondang, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Selasa 4 Oktober 2022. Jerat yang dipasang warga untuk maksud menjerat landak ternyata salah sasaran, dan beruang yang menjadi korbannya. Jeritan beruang yang terdengar sampai ke pemukiman penduduk di Desa Mondang, pada Selasa (4/10) malam, sekitar pukul 22.30 Wib, menghebohkan warga, sehingga menghubungi Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok. Keesokan harinya, Rabu 5 Oktober 2022, Tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara yang dipimpin langsung Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok, Refdi Azmi, SH. bersama dengan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pintu Padang, KPH X, Kepala Desa Mondang, lembaga mitra kerjasama Yayasan Scorpion Indonesia serta warga Desa Mondang menuju lokasi. Di lokasi, Tim menemukan 1 ekor beruang anakan yang terjerat beserta dengan 2 ekor beruang dewasa lainnya yang diperkirakan induk dari beruang yang terjerat, sedang berkeliaran di sekitar lokasi. Tindakan rescue yang dilakukan oleh Tim adalah membius beruang yang terjerat dengan cara di tulup. Setelah beruang tidak sadar, kemudian dilakukan tindakan pelepasan jerat sling serta pemeriksaan kondisi fisik satwa oleh dokter hewan Icha. Hasil pemeriksaan medis diketahui, bahwa satwa mamalia ini berjenis kelamin jantan, umur sekitar 8 tahun, tidak ditemukan tanda luka yang serius, hanya ditemukan luka ringan di bagian jempol dan langsung dilakukan tindakan medis dengan mengobatinya. Rekomendasi medis juga menyimpulkan bahwa kondisi beruang dalam keadaan sehat dan layak untuk dilepasliarkan kembali. Saat itu juga, usai siuman (sadar), sekitar pukul 14.41 Wib., beruang dilepasliarkan kembali ke hutan tempatnya semula. Atas peristiwa tersebut, Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok, Refdi Azmi, SH. memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Desa Mondang untuk tidak memasang jerat, karena itu akan membahayakan bagi satwa liar khususnya jenis yang dilindungi undang-undang, seperti halnya beruang. Perbuatan memasang jerat juga merupakan perbuatan yang melanggar ketentuan pasal 21 ayat 2 (a) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya : “setiap orang dilarang, menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup”, ujar Refdi. Sumber : Fahmi Harahap - Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Berita

Deteksi Dini SARS Cov-2 di Pengelola Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta

Yogyakarta, 4 Oktober 2022. Personil Resort Konservasi Wilayah Sleman Kota – Balai KSDA Yogyakarta bersama dengan Pengelola Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY) lakukan pendampingan kepada petugas BPVet pada kegiatan surveilans deteksi dini SARS Cov-2 satwa kelelawar, Selasa (4/10/22). Kegiatan yang dilakukan mulai pukul 09.00 hingga pukul 11.30 WIB di kompleks PASTHY Yogyakarta dimaksudkan untuk mendeteksi dini terhadap potensi infeksi virus SARS Cov–2 pada hewan di lokasi sampling. Pengambilan sampel sendiri dilakukan di 3 (tiga) lokasi kios pedagang satwa kelelawar. Sampel-sampel tersebut selanjutnya akan diuji RT – PCR untuk mendeteksi Coronavirus dan dilanjutkan dengan deteksi SARS Cov–2. Pengujian akan dilakukan di laboratorium Balai Besar Veteriner Wates, Kulon Progo. Kepala Balai KSDA Yogyakarta, Muhammad Wahyudi mendukung penuh langkah yang dilakukan BPVet tersebut. “Pandemi covid -19 saat ini memang sudah mereda. Meskipun demikian kita tetap perlu waspada mengingat adanya potensi zoonosis dimana penularan penyakit dapat ditularkan dari hewan ke manusia dan sebaliknya penularan penyakit dapat ditularkan dari manusia ke hewan. Deteksi dini ini penting untuk dilakukan sebagai antisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka akan dapat segera diambil solusi penyelesaian terbaiknya.” kata M. Wahyudi. Sumber : Uut Budiarto – Polhut BKSDA Yogyakarta Penanggung jawab berita: Kepala Balai KSDA Yogyakarta- Muhammad Wahyudi (HP 0852-4401-2365) Kontak informasi: Call center Balai KSDA Yogyakarta (0821-4444-9449)
Baca Berita

Siswa SD Belajar Kehidupan Gajah di PLG Minas

Pekanbaru, 3 Oktober 2022 - Kunjungan edukasi konservasi dari SDIT AL-Fath, Rumbai Pekanbaru, Rabu (28/9), difokuskan mengenai edukasi konservasi fauna dan lingkungan di luar ruangan tepatnya pada Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas. Kegiatan didampingi para guru sekolah, Mahout dan petugas PLG Minas. Mahout PLG Minas menyampaikan bahwa gajah merupakan salah satu satwa dilindungi negara yang sudah hampir punah keberadaannya, jadi kelestariannya harus dijaga secara bersama sama. Gajah juga bisa dijadikan teman atau mitra dalam melakukan berbagai kegiatan di lapangan apabila terlatih. Namun jangan sekali kali mendekati gajah liar atau gajah jinak tanpa Mahout atau pawangnya karena dapat membahayakan. Para siswapun diedukasi mengenai anatomi tubuh dan kebiasaan hidup satwa langka tersebut. Pusat Latihan Gajah Minas merupakan pusat konservasi gajah yang ada di Provinsi Riau. Bagi yang ingin belajar silahkan ajukan saja surat permohonan edukasi konservasi ke kantor Balai Besar KSDA Riau di Jl. HR Subrantas km. 8,5 Kota Pekanbaru. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Klaim Tak Digubris, Petugas Pasang Papan Larangan di SM GSK

Pekanbaru, 3 Oktober 2022 - Patroli pengamanan kawasan dan operasi jerat di Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil (GSK) dan sekitarnya dilakukan Bidang KSDA Wilayah II Balai Besar KSDA Riau bersama Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) pada hari Selasa hingga Jum'at, 13 s.d 16 September 2022. Kegiatan diawali koordinasi dengan Kepala Desa Tasik Betung dan PT. Arara Abadi Distrik Duri 1 yang berdampingan dengan kawasan SM GSK. Informasi diperoleh bahwa telah terjadi pembukaan lahan di dalam kawasan SM GSK dengan menggunakan alat berat jenis ekskavator. Hasil pengecekan di lokasi, ditemukan lahan yang sudah dibuka (staking) dan siap untuk ditanam dengan luas sekitar 20 Ha, lokasi tersebut berada di kawasan SM GSK, Dusun 2, Kampung Baru, Desa Tasik Betung, Kec.Sungai Mandau, Kab. Siak. Berdasarkan informasi di lapangan, lokasi yang dibuka sudah diakui sebagai lahan milik masyarakat yang telah turun temurun dikuasai dan akan dijadikan kebun kelapa sawit. Tak menggubris informasi tersebut, petugas memasang rambu kawasan dan menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa upaya pemanfaatan kawasan secara lestari dapat dilakukan melalui kemitraan konservasi. Operasi sapu jerat juga dilakukan di dalam dan sekitar kawasan SM GSK dan ditemukan fencing yang masih aktif. Untuk melindungi satwa kunci seperti harimau dan gajah maka dilakukan pemusnahan fencing dengan cara dipotong. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Kawanan Gajah Terlihat, Mitigasi Konflik Dilakukan

Pekanbaru, 3 Oktober 2022 - Balai Besar KSDA Riau bersama Rimba Satwa Foundation (RSF), Himpunan Penggiat Alam (HIPAM) dan karyawan PT. ARARA ABADI Distrik 1 Melibur menggelar patroli dan mitigasi konflik satwa gajah dan manusia berbasis SMART. Mitigasi ini berawal dari informasi warga bahwa sekitar 20 ekor gajah masuk ke kebun warga di kantong populasi gajah Balai Raja dan Giam Siak Kecil, tepatnya di Kampung/Desa Lubuk Umbut, Kec. Sungai Mandau, Kab. Siak selama 2 hari (17 s/d 18 September 2022). Tim gabungan juga melakukan sosialisasi agar warga tidak anarkis terhadap satwa dilindungi tersebut. Penelusuran juga dilakukan untuk mencari keberadaan gajah hingga keesokan harinya dan melihat lokasi kebun yang di rusak gajah. Tanaman yang di rusak kawanan gajah di kebun adalah pohon pisang dan sawit sebanyak 4 batang yang berumur 2 tahun. Kawanan gajah masuk kebun pada malam hari dan keluar menjelang subuh. Dari keterangan warga kawanan tersebut bergerak ke arah km 80 Lubuk Umbut. Tim menyampaikan pada warga agar berhati hati dalam beraktifitas. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

BBKSDA Riau Kedatangan Ular Lima Meter

Pekanbaru, 3 Oktober 2022 - Yanda, seorang warga Jl. Gotong Royong Siak 2, Perumahan Mutiara Witayu Blok. C. No. 13, Kec. Rumbai, Kel. Sri Meranti, Kota Pekanbaru menyerahkan satwa jenis ular python dengan panjang kurang lebih 5 meter, Minggu (25/9). Satwa tersebut diserahkannya ke klinik satwa Balai Besar KSDA Riau. Diketahui Yanda yang juga merupakan sahabat konservasi dari Sanggar Sunting, awalnya melakukan evakuasi ular bersama beberapa temannya, Sabtu (24/9) di samping rumahnya, karena ular sedang memakan seekor kucing. Sayangnya kucing tidak dapat diselamatkan karena sudah terlanjur dimakan ular tersebut, sehingga Yanda dan teman-temannya segera menangkap dan mengevakuasi ular phyton ke Balai Besar KSDA Riau. Ular phyton akan segera dilepasliarkan ke habitatnya yang jauh dari pemukiman penduduk sehingga tidak membahayakan dirinya dan masyarakat sekitarnya. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Piket Jaga Kawasan TN Tesso Nilo, Petugas Pasang Plang Kawasan

Pelalawan, 3 Oktober 2022. Petugas Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) menggelar piket penjagaan kawasan di Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB) dan SPTN Wilayah II Baserah. Petugas terbagi menjadi 2 tim piket yang berpatroli di masing-masing areal pada tanggal 25 s.d 29 September 2022 Petugas menuturkan kondisi aman dan terkendali serta tidak ditemukan tanda-tanda adanya aktivitas ilegal di dalam kawasan. Pada masing-masing areal kemudian dilakukan pemasangan plang-plang tanda kawasan di sepanjang jalur patroli dan juga petugas menaburkan biji tanaman pada areal-areal yang terbuka. Pada SPTN wilayah I LKB dijumpai adanya 4 orang warga yang masuk ke kawasan TN Tesso Nilo hendak memancing di dalam kawasan. Petugas kemudian melakukan pengecekan, dan pendataan biodata masing – masing pemancing ikan tersebut serta memberi peringatan agar para pemancing tidak memancing di dalam kawasan hutan. Petugas juga mengarahkan warga tersebut untuk mengurus izin jika ingin mencing di dalam kawasan TN Tesso Nilo. Piket penjagaan dan patroli yang dilakukan sebagai wujud penjagaan kawasan lebih insentif untuk mencegah aktifitas tindak pidana kehuatan (tipihut) lainnya di kawasan TN Tesso Nilo. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Balai TN Tesso Nilo Olah TKP Kasus Karhutla

Lubuk Kembang Bunga, 3 Oktober 2022 – Petugas Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terhadap kasus pembakaran hutan oleh dua tersangka inisial JM dan RM di areal Resort Lancang Kuning Air Sawan, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB), Jumat (30/9). Olah TKP ini untuk mengidentifikasi serta menemukan kebenaran materiil dari kejadian pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan oleh kedua tersangka. Olah TKP digelar diiringi cuaca hujan deras di lokasi. Dari hasil olah TKP, petugas menuturkan luasan penguasaan lahan oleh tersangka yang terbakar seluas 10 Ha dari total luasan terbakar lebih kurang 50 ha. Petugas juga menemukan tanaman sawit yang baru ditanam pada lokasi kebakaran yang ikut hangus terbakar. Selain itu tanaman rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) juga ditemukan pada beberapa blok dengan kondisi terbakar Usai gelar olah TKP, tim melakukan penanaman bibit durian, mahoni, pulai, dang matoa pada areal terbakar untuk mempercepat proses pemulihan ekosistem pada areal tersebut. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Kunjungi Flying Squad TN Tesso Nilo, 86 Siswa Man Ukui Lakukan Aktifitas Ini !

Lubuk Kembang Bunga, 3 Oktober 2022 – Flying Squad Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) menerima kunjungan wisata siswa MAN I Ukui sebanyak 86 orang siswa/i, Sabtu (1/10). Kegiatan diawali dengan edukasi gajah oleh para mahout Balai TN Tesso Nilo dan para siswa/I dibekali ilmu pengetahuan mengenai gajah sumatera secara umum dan aktifitas sehari-harinya. Mahout juga mengajak para siswa/i untuk memberikan makan kepada gajah jinak flying squad. Setelah bermain dengan gajah, para siswa/i juga melakukan trekking dikawasan untuk pengenalan hutan khususnya flora. Mereka sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan wisata dan aktif bertanya menganai aktifitas gajah dan flora yang ada di TN Tesso Nilo. Wisata siswa ditutup dengan foto bersama. Selama berkegiatan, siswa/i didampingi oleh petugas Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB) dan PME Tesso Nilo. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Revegetasi di SM Kerumutan

Pekanbaru, 3 Oktober 2022 - Resort Kerumutan Utara (Teluk Meranti) Balai Besar KSDA Riau bersama POKMAS mendampingi Badan Restorasi Gambut (BRG) monitoring revegetasi pada hari Rabu sampai Jumat, 14 s.d. 16 September 2022. Pendampingan dilakukan di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan, Kel.Teluk Meranti, Kec.Teluk Meranti, Kab. Pelalawan. Di lokasi, Tim berdiskusi dengan para pekerja (POKMAS) tentang sejauh mana persiapan untuk revegetasi penanaman pohon dalam kawasan SM Kerumutan dengan progress pekerjaan sedang berjalan, baik dari pembuatan jalur tanam, lobang tanam, lobang sumur tiap jalur dan persiapan bibit pohon alam dan tanaman sisipan. Untuk persiapan penanaman dibuat sumur dengan kedalaman 1 ½ meter dan lebar 1 M² tiap jalur dan lobang jarak tanam 4 meter x 3 meter dengan 175 Jalur. Adapun jenis tanaman yang akan ditanam meliputi : Jelutung, Meranti, Kemiri, Matoa dan Pinang. Sumber : Balai Besar KSDA Riau

Menampilkan 1.393–1.408 dari 11.142 publikasi