Selasa, 23 Jun 2026

Berita

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Berita

Patroli, Balai TNTN Pasang Plang dan Tabur Biji

Lubuk Kembang Bunga, 27 Oktober 2022. Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) secara bergantian terus melaksanakan kegiatan penjagaan dan patroli hutan alam TN Tesso Nilo, Senin (17/8). Kali ini tim yang terdiri dari 10 personil petugas melaksanakan piket penjagaan hutan di areal Resort Air Hitam Bagan Limau Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB). Tim piket penjagaan melakukan patroli dengan berjalan kaki ke arah lubuk balai dan perbekalan. Pada lokasi ini tim menemukan adanya bukaan lahan yang telah ditumbang dan diimas. Kemudian tim langsung melakukan pemasangan plang peringatan pada area penemuan dan menaburkan biji tanaman unuk pemulihan ekosistem. Petugas Tim piket penjagaan akan memantau kembali lokasi bukaan lahan untuk memastikan tidak ada aktifitas lainnya yang dilakukan. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Temukan Dozer Mini, BBKSDA Riau Terus Intensif Memantau

Baserah, 27 Oktober 2022. Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Baserah, Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) giatkan patroli di hutan alam Resort Situga, Rabu (19/10). Petugas melakukan patroli melewati Dolik dan menuju lokasi lahan Wira di tepian sungai Nilo. Pada patroli yang dilaksanakan, di areal Resort Situgal Petugas menemukan dozer mini D3 yang sedang terparkir. Petugas mengambil dokumentasi dan memberikan arahan kepada penyewa dozer untuk menghentikan tindakan. Patroli dilanjutkan menuju areal lain dan menemukan stekingan lahan di seberang sungai Nilo. Dugaan berdasarkan informasi masyarakat, lahan di steking menggunakan alat berat jenis ekskavator. Tim tidak menemukan alat berat yang dimaksud tetapi lahan tersebut telah terbuka bersih. Alat tersebut diduga telah disembunyikan di sekitar lokasi. Hasil temuan tersebut dilaporkan kepada Kepala SPTN Wilayah II Baserah dan petugas terus intensif memantau keberadaan alat berat tersebut, dan akan memberi peringatan untuk pengusiran keluar dari kawasan. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Kendaraan Terpuruk, Petugas Tetap Giatkan Patroli

Lubuk Kembang Bunga, 27 Oktober 2022. Petugas penjagaan Balai Taman Nasional Tesso Nilo melanjutkan piket dan patroli di hutan alam TN Tesso Nilo, Resort Lancang Kuning Air Sawan Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Baserah, Selasa (18/10). Tim melakukan patroli menyusuri hutan alam untuk memantau aktifitas kawasan hutan dari aktifitas illegal. Pada piket penjagaan kali ini tim menemukan adanya bukaan lahan di pos lancang kuning. Mendapati penemuan tersebut tim melakukan pemasangan plang peringatan pada lokasi tersebut. Selain itu, tim petugas juga menaburkan biji tanaman sebagai upaya pemulihan secara alami. Tim sempat mengalami kendala mobil patroli yang terpuruk pada medan jalan yang rusak, namun petugas saling bahu membahu dan berhasil tetap melanjutkan perjalanan. Tim menuturkan untuk patroli saat ini lebih difokuskan pada perairan atau sungai nilo, hal ini dilakukan untuk memberantas para pelaku illegal loging yang menghanyutkan kayu melalui aliran sungai. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Warga Terluka, Balai TNTN Prihatin dan Mitigasi Konflik

Lubuk Kembang Bunga, 27 Oktober 2022. Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) TN Tesso Nilo lakukan penanganan terhadap konflik gajah dan manusia yang terjadi pada 19 Oktober 2022 silam di Kenayang, Resort Air Hitam Bagan Limau, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB), Ukui, Pelalawan, Sabtu (22/10). Petugas Balai TN Tesso Nilo menyambangi kediaman salah satu orang warga Desa Lubuk Kembang Bunga yang cidera saat melakukan pengusiran kelompok gajah liar yang masuk ke pinggir perkebunan warga tersebut. Kejadian bermula saat warga bernama Irfan Saputa (47) mendapati ada sekelompok gajah liar yang melintas di pinggir kebun yang dikelolanya. Warga tersebut berusaha mengusir gajah liar tersebut seorang diri namun gajah liar tersebut menyerang balik warga. Petugas yang menjumpai warga tersebut menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi korban yang terluka, petugas juga meredam kegelisahan dan keresahan masyarakat Kenayang yang kebetulan berada di rumah warga tersebut. Petugas meminta masyarakat Kenayang untuk tidak melakukan aktifitas sebelum gajah liar dipastikan telah pergi dari wilayah kejadian. Usai menjenguk warga tersebut tim bersama-sama dengan masyarakat Kenayang datang ke lokasi kejadian untuk mengecek situasi dan kondisi. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Piket Penjagaan, Kawasan Terpantau Aman

Lubuk Kembang Bunga, 27 Oktober 2022 – Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) TN Tesso Nilo kembali giatkan piket penjagaan patroli kawasan hutan di Resort Air Hitam Bagan Limau Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB) dan Resort Tesso Situgal, SPTN Wilayah II Baserah, Sabtu (22/10). Petugas tidak menemukan adanya aktifitas illegal di dalam kawasan dan pada areal – areal terbuka petugas menaburkan biji tanaman untuk memulihkan ekosistem yang rusak. Petugas juga melakukan pemasangan plang peringatan di areal tertentu untuk mencegah terjadinya tindak pidana hutan. Penyebaran biji tanaman dan pemasangan plang wajib dilakukan oleh petugas setiap kali melakukan monitoring dan patroli hutan. Kondisi kawasan terpantau dalam keadaan aman, namun petugas akan terus memantau secara berkesinambungan untuk perlindungan dan penjagaan kawasan TN Tesso Nilo. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Trenggiling Dari Radius Simanullang Dilepasliarkan

Desa Salak I, 27 Oktober 2022. Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah I Sidikalang telah melakukan pelepasliaran 1 ekor satwa jenis Trenggiling (Manis javanica) di sekitar kawasan Suaka Margasatwa (SM) Siranggas pada Rabu, 25 Oktober 2022. Satwa trenggiling, berjenis kelamin jantan dan sudah dewasa dengan bobot lebih kurang 7 kg ini, merupakan hasil penyerahan masyarakat sehari sebelumnya, Selasa 24 Oktober 2022. Warga, Radius Simanullang, dalam penjelasannya kepada petugas, menguraikan bahwa trenggiling tersebut ditemukannya di Desa Pardamean, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, dan kemudian dibawa pulang ke rumahnya di Desa Lae Parira, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi. Mengetahui bahwa satwa ini merupakan satwa liar yang dilindungi, Radius Simanullang segera menghubungi Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Sidikalang untuk menyerahkan satwa dilindungi tersebut. Gayung bersambut, Kepala Seksi Konservasi Wil. I Sidikalang dan Kepala Resort Taman Wisata Alam (TWA) Sicike-cike menuju lokasi dan segera mengevakuasi trenggiling. Setelah melihat kondisi satwa dalam keadaan sehat dan tidak ada luka di tubuhnya, maka dilakukanlah pelepasliaran di sekitar kawasan SM Siranggas di Desa Salak I yang merupakan habitat satwa tersebut. Satwa trenggiling merupakan satwa liar yang dilindungi undang-undang berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018. Kesadaran masyarakat dalam memahami perlunya menjaga satwa liar terutama yang dilindungi undang-undang menjadi langkah awal untuk peningkatan kegiatan konservasi yang lebih baik kedepannya. Sumber : Hafsah Purwasih, S.Hut., - Penyuluh Kehutanan Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Berita

Monitoring Kawasan Hutan, Balai TNTN Temukan ini

Baserah, 27 Oktober 2022. Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Baserah, Balai Taman Nasional Tesso Nilo patroli kawasan di Resort Onangan Nilo SPTN Wilayah II Baserah, Kamis (20/10). Patroli dilaksanakan 5 orang petugas yang terdiri dari Polhut, Penyuluh dan PPNPN yang menemukan 1 unit mobil merek Avanza dengan 3 orang masyarakat. Dari hasil interogasi, mereka merupakan anggota dari salah satu orang yang menjaga lahan karena diduga terjadi jual beli lahan oleh pihak masyarakat lain. Tiga orang masyarakat tersebut diberikan peringatan keras untuk segera keluar dari kawasan hutan. petugas juga memberikan arahan kepada masyarakat tersebut mengenai larangan melakukan aktifitas illegal di dalam kawasan konservasi. Petugas kemudian melanjutkan monitoring pada lahan bekas steking yang telah dilakukan penangkapan alat berat pada bulan April 2022 lalu, pada areal ini sudah tidak ditemukan adanya aktivitas alat berat. Petugas juga melakukan pengecekan lahan dan menemukan sebagian lahan baru ditanam sawit, plang/rambu peringatan yang telah dipasang di beberapa spot oleh petugas resort beberapa waktu silam tidak ditemukan serta police line yang telah rusak. Hasil temuan tersebut dilaporkan kepada Kepala SPTN Wilayah II Baserah dan diarahkan untuk terus intensif memonitor bukaan lahan dan memasang rambu/plang peringatan. Petugas juga akan memfasilitasi warga kelompok asmara untuk menjaga dan memulihkan lahan tersebut. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Balai TNTN Intensifkan Patroli dan Piket Penjagaan

Lubuk Kembang Bunga, 27 Oktober 2022. Sebagai upaya untuk mencegah dan membatasi aktiftas illegal di dalam kawasan hutan, piket penjagaan terus dilakukan Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dengan sistem rolling pada Minggu – Senin, 23-24 Oktober 2022. Pada piket penjagaan kali ini, tim terdiri dari 10 orang personi yang dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (KSBTU), Delfi Andra, SP berpatroli di areal Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembanh Bunga (LKB). Sebelum patroli, apel pagi dilakukan di kantor SPTN Wilayah I LKB, kemudian dilanjutkan menuju Base Camp Restorasi membuat papan informasi sebanyak 2 unit untuk dipasang di dalam kawasan. Patroli tepatnya dilakukan di belakang Camp Restorasi SPTN Wilayah I LKB, di mana pada beberapa waktu yang lalu sudah dilakukan tindakan berupa perobohan pondok perambah oleh tim piket sebelumnya.Petugas mendapati lokasi tersebut masih dikerjakan oleh pelaku, terlihat dari kayu – kayu baru bekas ditimbang. Petugas juga menemukan 2 buah jerigen berisi 5 liter minyak untuk mesin Chainsaw, sekaligus menyisir sekitar TKP untuk mencari pelaku dan barang bukti lainnya, namun tidak dijumpai. Areal tersebut akan menjadi perhatian khusus untuk dipantau aktifitasnya dan dilakukan patroli serta penjagaan secara intensif. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Tim PLG Minas Tangani Mitigasi Konflik di Desa Karya Indah

Pekanbaru, 26 Oktober 2022 - Penanganan interaksi negatif antara manusia dan gajah sumatera dilakukan petugas Balai Besar KSDA Riau di Desa Karya Indah, Kec. Tapung, Kab. Kampar pada Rabu dan Kamis, 19 sd 20 Oktober 2022. Kali ini Balai Besar KSDA Riau menurunkan Tim dari Pusat Latihan Gajah Minas. Sampai di lokasi, koordinasi dilakukan dengan aparat dan warga setempat dan bersama – sama menuju lokasi untuk mencari posisi tepat gajah liar, agar mudah dilakukan pengusiran untuk menjauh dari Desa Karya Indah dan mencegah gajah mendekat ke pemukiman penduduk. Sampai malam hari, akhirnya gajah liar dapat dijumpai hendak mengarah ke pemukiman pondok pesantren Umar bin Khatab. Bersama masyarakat, petugas segera melakukan penghalauan. Esoknya gajah dihalau untuk dapat kembali ke hutan Tahura. Namun satwa masih berputar putar sambil makan tanaman milik masyarakat seperti pohon pisang, tanaman ubi dan kelapa sawit. Namun kali ini gajah mengarah menuju sungai Siak. Tim segera membuat api unggun supaya gajah liar tidak mendekat ke pemukiman warga hingga dini hari dan beberapa warga masih melakukan penghalauan agar gajah liar mau mengarah ke sungai Siak. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

BBKSDA Riau Terus Amankan Kawasan dan Berikan Sosialisasi

Pekanbaru, 26 Oktober 2022 - Patroli pengamanan kawasan dan peredaran tumbuhan satwa liar (TSL) dilakukan Resort Bukit Rimbang, Balai Besar KSDA Riau, Kamis (20/10). Patroli dipimpin Kepala Resort, Ahmad Fitriansyah di sekitar sungai Tapi dan ditemukan adanya aktivitas perambahan di dalam kawasan berjarak ±400 meter dari papan informasi kawasan. Beberapa bibit sawit yang sudah ditanami juga ditemukan, petugas pun segera memasang rambu larangan merusak kawasan dan mencari informasi siapa yang membuka lahan, namun tidak didapatkan. Dari hasil temuan, akan terus dilakukan pemantauan intensif di lokasi tersebut. Tidak jauh dari bukaan lahan, dijumpai 3 orang masyarakat yang ingin mengambil kayu cerocok di dalam kawasan. Patugas memberi larangan dan mensosialisasikan kepada mereka bahwa mengambil kayu di kawasan konservasi dilarang oleh pemerintah dan merupakan tindak pidana kehutanan. Penyisiran terus dilakukan dan kembali ditemukan satu pedagang burung di jalan lintas Lipat Kain. Pedagang tersebut diberikan sosialisasi peraturan terkait peredaran TSL dan menyampaikan beberapa jenis burung yang tidak dapat diperjualbelikan karena dilindungi. Dikarenakan pedagang tidak memiliki ijin usaha jual beli burung, petugas menghimbau agar yang bersangkutan segera mengurus izin usaha dagangnya dan tidak menjual jenis burung yang dilindungi. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Pemulihan Ekosistem di SM Bukit Rimbang Bukit Baling

Pekanbaru, 26 Oktober 2022 - Resort Bukit Rimbang, Balai Besar KSDA Riau yang dipimpin Kepala Resort, Ahmad Fitriansyah, bersama kelompok tani hutan (KTH) Koto Pingai Mandiri, melakukan distribusi bibit tanaman pohon dan ajir pada kegiatan perawatan dan penyulaman pemulihan ekosistem (PE) di kawasan konservasi Suaka Margasatwa (SM) Bukit Rimbang Bukit Baling, Desa Petai, Selasa (18/10). Jumlah bibit yang distribusikan sebanyak 1900 batang yang terdiri dari petai 200, durian 200, jengkol 200, pulai 500, bintangur 100, meranti 100, manggis 200, cempedak 200 dan aren 200. Sebelumnya, petugas sudah berkordinasi dengan humas PT. RAPP Sektor Logas, Erian, terkait aktivas illegal dan perburuan TSL yang terjadi di dalam kawasan SM Bukit Rimbang Bukit Baling dan area konsesi PT. RAPP. Erian menyampaikan terima kasih atas laporan yang disampaikan petugas terkait perjumpaan perburuan TSL di area konsesi mereka. Beliau menyampaikan bahwa sudah berupaya melakukan pengawasan dengan patroli rutin oleh Security, memberikan peringatan dan pendataan terhadap pelaku yang dijumpai. Disepakati juga antara Balai Besar KSDA Riau dan PT. RAPP akan melakukan kegiatan bersama, seperti join patroli, sosialisasi TSL, dan pendataan lokasi rawan yang berada di perbatasan kawasan. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

BBKSDA Riau Kembali Melakukan Mitigasi Interaksi Negatif

Pekanbaru, 26 Oktober 2022 - Resort Duri, Balai Besar KSDA Riau, melakukan kegiatan penanganan interaksi negatif antara manusia dan gajah sumatera di Kec. Mandau, Kab. Bengkalis pada hari Rabu dan Kamis, 19 s.d 20 Oktober 2022. Tim menyusuri jejak gajah dan menemukan beberapa tanaman kebun masyarakat yang dirusak di Kel. Balai Raja yang mengindikasikan gajah sudah keluar dari Suaka Margasatwa (SM) Balai Raja (hutan Talang) menuju hutan PT Kojo. Tim sepakat untuk menuju areal Hutan Talang di SM Balai Raja mencoba menyusuri beberapa titik yang rawan akan aktifitas pengolahan lahan maupun kebakaran hutan. Sampai di lokasi, tidak ditemukan adanya aktifitas apapun di dalam Hutan Talang, tetapi hanya ditemukan beberapa spanduk larangan yang sudah lama dan rusak di karenakan kondisi cuaca. Di perjalanan selama patroli, ditemukan adanya beberapa tanda-tanda keberadaan gajah yang teridentifikasi masuk kembali ke hutan SM Balai Raja (hutan Talang) dan petugas kembali bertemu dengan mitra RSF untuk berkoordinasi. Masyarakat di pinggir Hutan Talang juga melihat satwa gajah liar masuk kembali ke dalam Hutan Talang dan mereka diberikan sosialisasi agar tidak melakukan aktifitas apapun di dalam kawasan. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

BBKSDA Riau Dampingi Aktivitas Migas di Dalam Kawasan SM Balai Raja

Pekanbaru, 26 Oktober 2022 - Balai Besar KSDA Riau rutin melakukan pendampingan perawatan dan perbaikan sumur yang berada di dalam kawasan Suaka Margasatwa (SM) Balai Raja, Kabupaten Bengkalis di wilayah kerja PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR), Selasa (18/10). Lokasi perawatan dan perbaikan sumur di cebakan 1, petugas berkoordinasi dengan Tim teknis PHR terkait kegiatan perawatan sumur. Terlihat dua unit kendaraan tangki air bersih dan tangki limbah telah disiagakan untuk kegiatan tersebut. Balai Besar KSDA Riau tak lupa menyampaikan kepada pekerja untuk memperhatikan prosedur penanganan limbah hasil pencucian pipa minyak secara baik dan benar untuk meminimalisir dampak pencemaran terhadap lingkungan. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Pantau Perkembangan Pemulihan Ekosistem di SM Bukit Rimbang Bukit Baling

Pekanbaru, 24 Oktober 2022 - Resort Bukit Rimbang, Balai Besar KSDA Riau tepatnya di Desa Petai melakukan pengecekan pengerjaan perawatan pemulihan ekosistem (PE) di Suaka Margasatwa (SM) Bukit Rimbang Bukit Baling, Kamis (13/10). Petugas berkoordinasi dengan Kepala Desa Petai terkait kawasan dan memberikan sosialisasi kepada security PT. RAPP terkait kegiatan perburuan tumbuhan dan satwa liar (TSL) yang diduga masuk melalui jalan koridor. Tim bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Koto Pingai Mandiri, mengecek kondisi tanaman pohon yang sudah dibersihkan dan disulam seluas 5 Ha. Kondisi bibit sulaman terlihat subur karena selalu basah oleh hujan, namun beberapa bibit ada yang dirusak dan diganggu oleh Babi hutan. Kondisi sungai Tapi saat ini kembali naik karena hujan yang masih tinggi dan selalu turun setiap hari. Petugas Balai Besar KSDA Riau berkoordinasi dengan Kepala Desa Petai, terkait kegiatan pemasangan papan informasi yang telah dilakukan dan keberadaan portal yang berada di dalam kawasan. Tim kemudian melanjutkan perjalanan ke PT. RAPP Estate Logas untuk mensosialisasikan kepada security terkait perburuan TSL yang disinyalir melintas di jalan koridor. Dan menghimbau agar bersama sama melakukan pengamanan terkait kawasan dan satwa yang ada di dalamnya. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Pantau SM Giak Siak Kecil Untuk Cegah Karhutla

Pekanbaru, 24 Oktober 2022 - Resort Duri, Balai Besar KSDA Riau, melakukan patroli mandiri pencegahan kebakaran hutan di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil, tepatnya di Desa Tasik Tebing Serai, Kec. Talang Muandau, Kab. Bengkalis, Sabtu (15/10). Petugas berkoordinasi dengan Kepala Desa dan aparat Desa tentang kebakaran hutan dan lahan di kawasan SM Giam Siak Kecil serta mengajak bersama - sama berupaya melakukan pencegahan dan saling mengingatkan kepada warganya. Spanduk larangan membakar hutan dan lahan juga dipasang di kawasan Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil. Saat ini kawasan tersebut teridentifikasi nihil kebakaran karena struktur daerah rawa/ gambut dan umumnya saat ini sedang banjir karena curah hujan yang tinggi. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Mitigasi Interaksi Negatif Gajah Liar dan Manusia di Langgam

Pekanbaru, 24 Oktober 2022 - Balai Besar KSDA Riau yang dipimpin Kepala Resort, Tamrin Sitinjak, bersama Yayasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melakukan mitigasi interaksi negatif antara manusia dan gajah sumatera di Kelurahan Langgam, Kec. Langgam, Kab. Pelalawan pada Senin dan Selasa, 17 s/d 18 Oktober 2022. Tim melakukan koordinasi dengan Lurah Langgam, Pak Harlis dan Ketua RW, Pak Ali, terkait gajah liar yang masuk ke kebun warga. Menurut keterangan Pak Ali, gajah liar sudah tiga hari di areal kebun warga di perbatasan Langgam dan Rantau Baru. Saat bersama warga menuju lokasi terakhir gajah terlihat, tim bertemu beberapa warga yang sudah melakukan penggiringan mengarah ke hutan desa Rantau Baru sehari sebelumnya dan kedua ekor gajah belum muncul kembali. Kedua gajah teridentifikasi bergading, kemungkinan keduanya jantan. Jejak gajah yang ditemukan kemudian disusuri, namun karena hujan, tim kesulitan menyusuri jejak gajah selanjutnya dan disimpulkan bahwa gajah liar tersebut hanya melintas di areal tersebut. Balai Besar KSDA Riau menyarankan kepada warga agar membuat api unggun dan bunyi bunyian apabila gajah mendekati kebun dan bersama – sama secara terkoodinir menggiring ke arah masuk menuju hutan. Petugas juga menghimbau kepada warga untuk tidak melakukan tindakan anarkis/melukai satwa yang dilindungi agar menghindari hal hal yang tidak diinginkan dan selalu berkomunikasi dengan pihak Balai Besar KSDA Riau. Sumber : Balai Besar KSDA Riau

Menampilkan 1.329–1.344 dari 11.142 publikasi