Rabu, 24 Jun 2026

Berita

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Berita

Taburi Benih Ketapang dan Temukan Jejak Tapir di Patroli TN Tesso Nilo

Pelalawan, 24 Februari 2023. Balai Taman Nasional Tesso Nilo melalui petugas piket penjagaan kawasan secara ketat terus melakukan patroli di dalam kawasan melalui kegiatan perondaan, identifikasi potensi dan permasalahan kawasan, pengecekan pada areal rawan, dan sosialisasi kepada masyarakat, Kamis (16/2). Saat perjalanan patroli di Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB), petugas menemukan areal lahan yang dilakukan pembesihan dan langsung ditebari benih ketapang dan benih lainnya pada sekitar jalan dan areal yang telah di imasan. Dalam giat ini, sebagian petugas juga melakukan pendampingan terhadap kegiatan olah TKP bersama GakkumLHK untuk kasus kejahatan hutan yang sedang diproses. Sementara itu, petugas yang berpatroli di SPTN Wilayah II Baserah melakukan patroli di vegetasi hutan yang masih lebat dan tidak ditemukan aktifitas illegal logging. Petugas ternyata menemukan jejak hewan Tapir yang teridentifikasi sebanyak 1 ekor dan jejak tersebut diperkirakan masih baru. Sumber: Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Temuan Jejak Satwa Ditengah-tengah Patroli

Baserah, 24 Februari 2023. Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melalui Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Baserah melaksanakan monitoring dan patroli di sekitar kawasan yang merupakan jalur satwa gajah pada tanggal 15-17 Februari 2023. Selama patroli tim tidak menemukan tanda - tanda keberadaan satwa gajah yang baru dan hanya menemukan kotoran yang diperkirakan sekitar 1 bulan yang lalu. Tim juga tidak menemukan adanya jerat di sepanjang lintasan satwa gajah. Pada hari kedua, dilakukan pengecekan terhadap temuan aktivitas ilegal berupa rintisan oleh tim patroli sebelumnya dan ditemukan jejak satwa tapir dan kijang di sekitar sungai anak air hitam. Selama patroli, tim tidak menemukan dan mendengar adanya kegiatan ilegal dalam kawasan TNTN. Hari terakhir, tim melakukan gotong royong membersihkan lingkungan di sekitar kantor SPTN wilayah II Baserah dan menerima kunjungan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat membahas terkait pengajuan kelompok tani hutan kepada kasi SPTN Wilayah II Baserah, dan Kepala SPTN Wilayah II Baserah mendukung pengajuan kelompok tani tersebut dengan menjelaskan mekanisme terkait pengajuan kelompok tani. Sumber: Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Menggiring Gajah dari Arah Utara dan Timur

Pelalawan, 24 Februari 2023. Balai Taman Nasional Tesso Nilo melalui Resort Flying Squad Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB) bersama personil dari Balai Besar KSDA Riau (BBKSDA Riau) dan PT. Musimmas melanjutkan upaya pencegahan konflik terhadap gajah liar di Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (11/2). Operasi gabungan ini diawali dengan koordinasi di Camp Estate 6 menuju ke Darmaga Kundur, Sungai Nilo areal Konservasi milik PT. Musimmas, yang dilanjutkan dengan menggunakan pompong (perahu kayu berdiesel) di Darmaga Kundur, Sungai Nilo. Sepanjang menyusuri sepadan Sungai Nilo untuk mengetahui tanda ataupun bekas jejak gajah Liar, akhirnya tim gabungan menemukan bekas Pondok Jaga Sawit milik perambah seluas 1 hektar di lahan Konservasi milik PT. Musimmas. Tanda dan bekas gajah Liar juga ditemukan dari foot print hingga kotoran yang masih basah, dan 10 pohon sawit yang telah dimakan. Suara gajah liar pun terdengar sekitar 20 meter dari titik lokasi tim menemukan jejak, dan terlihat 5 ekor gajah sedang dalam keadaan istirahat (tidur) dibalik semak yang dinaungi beberapa tajuk pohon. Melihat kondisi tersebut secara teknis di lapangan, tim gabungan bersepakat untuk beristirahat di dekat posisi gajah liar yang sedang tidur. Dari hasil pengamatan, kemungkinan besar gajah tersebut tidak akan menyebrang menuju Desa Kesuma dan konsesi areal PT. Arara Abadi, hal tersebut dikarenakan kondisi Sungai Nilo sedang banjir, sehingga gajah liar sangat nyaman ketika di areal konservasi milik PT. Musimmas. Setelah menunggu para kawanan gajah liar beristirahat selama 2 jam 30 menit, satu persatu kawanan gajah liar mulai bangun dari tidurnya, dan tim gabungan perlahan lahan mulai menggiring seluruh gajah liar untuk keluar dari area kawasan Konservasi PT. Musimmas. Tim gabungan pun bersepakat untuk berpencar dengan membagi jadi 2 (Dua) tim, untuk tim pertama menggiring dari sisi utara dan tim kedua menggiring dari sisi Timur. Selama proses penggiringan, tim melakukan metode mitigasi pengusiran dengan cara membuat suara teriakan sekeras kerasnya sehingga kawanan gajah tersebut akan menggeser posisinya untuk berpindah ke arah barat. Akhirnya pada sore hari sekitar pukul 16.45 WIB, gajah terlihat sudah melewati jalan koridor untuk bergerak ke arah konsesi Areal PT Arara Abadi & Taman Nasional Tesso Nilo. Giat patroli berikutnya sementara akan berfokus pada pencegahan konflik satwa. Sumber: Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Balai TN Tesso Nilo Gali Informasi Jual Beli Lahan

Baserah, 24 Februari 2023 – Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melalui Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Baserah melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan terhadap dugaan aktivitas jual beli lahan batas kawasan TNTN dengan bufferzone PT.RAPP sektor Baserah SPTN II Baserah Resort Situgal di Kantor SPTN Wilayah II Baserah. Dari hasil surat panggilan/permintaan keterangan dari Kepala Balai terhadap terduga aktifitas jual beli lahan, terdapat 4 orang warga yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Dari ke empat warga tersebut terdapat 1 warga yang tidak hadir untuk menghadap PPNS BTN Tesso Nilo di kantor SPTN II Baserah. Hasil pemeriksaan dan pengambilan keterangan 3 warga yang hadir, warga telah mengakui kesalahan dan telah berjanji tidak mengulangi perbuatan. Tim telah menggali lebih dalam mengenai siapa otak dari jual beli lahan tersebut dan akan segera melakukan ditindak lanjut untuk menuntaskan permasalahan. Sebelumnya, Balai TNTN melaksanakan kegiatan patroli darat untuk pengumpulan data dan informasi (puldasi) terkait jual beli lahan sekitar batas TN Tesso Nilo dengan bufferzone perusahaan PT. RAPP di wilayah Resort Situgal, SPTN Wilayah II Baserah, Jumat (17/2). Sumber: Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Balai TN Tesso Nilo Cabut Sawit di Area RHL

Pelalawan, 24 Februari 2023. Petugas Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) sebanyak 10 (Sepuluh) orang giat melakukan penjagaan dan patroli hutan alam di kawasan Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB) dan SPTN Wilayah II Baserah pada tanggal 20-21 Februari 2023. Petugas menyisir kembali area yang diduga menjadi lokasi jual beli lahan di areal rehabiltasi hutan dan lahan (RHL) 2019 dan RHL 2021. Di area dekat bekas pondok perambah yang berada di areal RHL 2021, ditemukan tanaman sawit berumur sekitar 2 bulan dan langsung dicabut oleh petugas serta memusnahkan beberapa tanaman sawit yang dijumpai. Resort Lancang Kuning menjadi lokasi utama patroli karena terindikasi adanya jual beli lahan di areal RHL 2019 dan RHL 2021 serta petugas pernah merobohkan pondok pada areal RHL 2021. Di sekitar areal tersebut, petugas melakukan penaburan biji pada lahan terbuka bekas pondok yang dirobohkan. Pada beberapa titik di areal RHL 2019 dan 2021 ditemukan cat-cat merah masih baru yang ditengarai merupakan tanda atau batas kavling lahan oleh masyarakat dan beberapa lokasi telah di imas/tebas. Patroli menuju daerah kenayang, petugas menjumpai pekerja RHL yang sedang melakukan penyulaman dan diberikan himbauan kepada para pekerja agar berhati-hati dalam bekerja dan waspada kebakaran hutan, serta segera melaporkan kepada petugas Balai TN Tesso Nilo apabila menemukan aktivitas penanaman sawit di areal RHL. Sumber: Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Sidang Lanjutan Kasus Perambahan TN Tesso Nilo

Pangkalan Kerinci, 27 Februari 2023. Agenda sidang lanjutan kasus perambahan kawasan hutan pada Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Baserah atas nama inisial (S), Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) mengirim petugas diantaranya Polisi Kehutanan (Polhut), Kepala Resort dan PPNS ke Pengadilan Negeri Pelalawan, (15/2). Dalam persidangan lanjutan ini, saksi ahli dari Balai TN Tesso Nilo adalah Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai TN Tesso Nilo dan Polhut Senior TN Tesso Nilo yang kompeten di bidang zonasi, perpetaan dan konservasi kawasan TN Tesso Nilo. Sidang kasus perambahan ini masih akan berlangsung beberapa kali dan Balai TN Tesso Nilo akan tetap berkomitmen kooperatif serta membantu jalannya kasus tersebut hingga vonis akhir. Sumber: Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Balai TN Tesso Nilo Dampingi Gakkum LHK Olah TKP Kasus Tipihut

Pelalawan, 24 Februari 2023. Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melakukan pendampingan kepada tim Gakkum saat olah TKP kasus tindak pidana kehutanan (Tipihut) di areal Resort Air Hitam Bagan Limau, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB), Kamis (16/2). Olah TKP ini untuk mencari dan mengumpulkan barang bukti yang akan menjadi titik terang atau petunjuk bagi penyidik dalam mengungkap dan menemukan fakta dan barang bukti di lapangan terhadap kasus penumbangan oleh pelaku dengan inisial A di SPTN Wilayah I LKB. Dari hasil olah TKP yang dilakukan dengan pengambilan dokumentasi, beberapa titik koordinat, dan mengambil sampel kayu tumbangan, diketahui dari titik koordinat yang diambil bahwa TKP berada di dalam zona inti TN Tesso Nilo. Semoga ini menjadi titik terang untuk kasus tipihut di SPTN Wilayah I LKB. Sumber: Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Pemeriksaan Rutin Gajah Binaan Flying Squad Balai TN Tesso Nilo

Lubuk Kembang Bunga, 24 Februari 2023. Gajah binaan Flying Squad Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) kembali dilakukan pemeriksaan kesehatan rutin oleh Tim Dokter Hewan dari Veswicc dan Dokter Hewan dari Balai Besar KSDA Riau, Minggu (19/2). Pemeriksaan didampingi para mahout Flying Squad Balai TN Tesso Nilo dengan pemeriksaan umum seperti pengukuran tinggi gajah, pengukuran lingkar dada, berat badan dan pemberian obat cacing. Beberapa gajah perlu dilakukan pemeriksaan khusus seperti pada gajah Lisa yang mendapatkan treatment pada lesi di bagian vulva karena terdapat bintik-bintik merah, jadi gajah Lisa diberikan antiseptic secara rutin dan spray gusanex. Sementara itu pada gajah jantan Rahman diberikan pemeriksaan khusus dengan lanjutan treatment pada bagian pangkal ekor karena luka sebelumnya. Gajah Rahman diberikan antiseptic dan gusanex untuk menghindari investasi myasis/lalat. Hasil umum dari pemeriksaan rutin umum dari segi kesehatan gajah binaan terkonfirmasi dengan kondisi dalam kategori Ideal (Baik). Sumber: Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Balai TN Tesso Nilo Musnahkan 20 Keping Kayu Illegal Logging

Pelalawan, 24 Februari 2023. TNTN, 13 februari 2023 – Balai Taman Nasional Tesso Nilo melalui petugas piket penjagaan kawasan kembali melakukan patroli hutan, Senin (13/2). Pada patroli ini, petugas menemukan kegiatan illegal logging yang diperkirakan sudah terjadi 1-2 minggu yang lalu dengan barang bukti tumpukan papan ukuran 3x 25x 400 cm sebanyak 20 keping. Semua barang bukti yang ditemukan di TKP, kemudian dimusnahkan dengan cara mencacah semua papan. Karena pelaku tidak ditemukan di TKP, petugas setelah berkoordinasi dengan pimpinan akan melakukan penyidikan lebih mendalam dan memberikan himbauan k epada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas tindak pidana hutan di dalam kawasan TN Tesso Nilo. Segala bentuk aktivitas melanggar hukum di dalam kawasan akan dikenakan sanksi hukum sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Sumber: Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Cek dan Ricek Dua Wilayah di TN Tesso Nilo

Pelalawan, 24 Februari 2023. Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melalui Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB) terus melakukan upaya penjagaan kawasan hutan tanpa henti seperti yang dilakukan di Resort Air Hitam SPTN Wilayah I LKB, Jumat (17/2). Pada patroli ini, tim menemukan bukaan lahan baru (imasan), yang telah ditanami beberapa tanaman sawit dan terdapat bibit sawit yang belum ditanam. Tim kemudian melakukan penyebaran benih tanaman pada lahan bukaan dan melaporkan penemuan kepada pimpinan untuk tindak lanjut berikutnya. Sementara di wilayah SPTN Wilayah II Baserah, Kepala SPTN Wilayah II Baserah beserta anggota melakukan gotong royong di lingkungan kantor SPTN Wilayah II Baserah dan melakukan patroli di wilayah Resort Nilo namun tidak dijumpai aktivitas indikasi pembukaan lahan garapan serta illegal logging. Tim kemudian melakukan pemantauan pada pos pantau SPTN Wilayah II Baserah sembari melakukan pemantauan lainnya. Sumber: Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Panen Perdana Nanas Madu, Disela - sela Monitoring Illegal Logging

Pekanbaru, 24 Februari 2023 - Balai Besar KSDA Riau melalui Kepala Resort Kerumutan Selatan, bapak Zulkifli dan petugas lainnya melakukan pengecekan papan himbauan dan larangan serta monitoring aktivitas masyarakat dan lokasi titik-titik rawan illegal logging pada tanggal 15 s/d 16 Februari 2023. Pengecekan di Muara Sungai Mengkuang, kondisi terpantau cukup baik dan tidak ditemukan aktivitas illegal di lokasi tersebut. Petugas juga melakukan pengecekan sungai dan kanal/parit yang rawan digunakan oleh pelaku illegal logging di desa sungai Guntung tengah, Kec. Rengat. Selain memantau aktivitas illegal logging, petugas juga menghadiri undangan Kades Rantau Bakung pada panen perdana kebun nanas madu milik Kelompok Tani Hutan (KTH) Gambut Berkah. Lokasi kebun nanas madu Milik KTH Gambut Berkah tersebut seluas ± 5 ha dan berbatasan dengan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan Selatan. Melalui panen perdana ini, diharapkan KTH Gambut Berkah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan tidak bergantung pada hasil hutan sehingga fungsi kawasan tetap terjaga. Acara turut dihadiri oleh Sekda Kab. Inhu, Staf Ahli Bupati Inhu, Kadis Pemdes, Kab. Inhu, KPH Indragir, Camat Rengat Barat, Kadis DLHK Kab. Inhu, Kapolsek Rengat Barat, Danramil 0302 Kodim Inhu, Tokoh masyarakat dan anggota KTH Gambut Berkah serta Masyarakat Desa Rantau Bakung, Kec. Rengat Barat. Sumber: Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Pengamanan Kawasan SM Bukit Rimbang Bukit Baling

Pekanbaru, 24 Februari 2023 - Balai Besar KSDA Riau melalui Resort Bukit Rimbang melakukan patroli kawasan di sekitar sungai Tapi, desa Petai, sungai Lebung dan sungai Kalisin, desa Koto Baru serta berkoordinasi dengan kepala Desa Koto Baru terkait pengamanan kawasan Suaka Margasatwa (SM) Bukit Rimbang Bukit Baling, Kab. Kuantan Singingi pada tanggal 14 s/d 16 Februari 2023. Kepala Resort, Ahmad Fitriansyah, yang memimpin patroli melaporkan bahwa petugas memberikan peringatan dan larangan untuk beraktivitas dan berkebun di dalam kawasan konservasi SM Bukit Rimbang Bukit Baling karena dijumpai 3 orang masyarakat Koto Baru yang sedang mengambil kayu untuk tangkai dodos dan membersihkan lahan. Ketiga orang tersebut diperintahkan untuk segera keluar dan tidak beraktivitas lagi di dalam kawasan dan dilakukan pemasangan rambu larangan menebang pohon dan merusak kawasan hutan di lokasi tersebut. Saat berpatroli di sekitar sungai Lebung, petugas menemukan sebuah sepeda motor yang berada di dalam kawasan hutan lindung RAPP namun tidak menemukan pemilik sepeda motor. Petugas juga menemukan rambu kawasan yang dipasang pada bulan Desember 2022 dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab serta ditemukan 2 pondok perambah. Pondok perambah kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar dan sawit yang berada di sekitar pondok dimusnahkan dengan cara dicincang. Kepala Desa Koto Baru pun diberikan arahan untuk menelusuri lebih lanjut terkait gangguan kawasan dan jika ada info segera dilaporkan kepada petugas. Sumber: Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Mandi Malam, Warga Diserang Buaya di Sungai Batang Kuantan

Pekanbaru, 24 Februari 2023 - Balai Besar KSDA Riau melalui Resort Bukit Rimbang melakukan mitigasi interaksi negatif satwa liar buaya di Desa Sikakak, Kec. Cerenti, Kab. Kuansing, Minggu (19/2). Petugas berkoordinasi dengan Kades Sikakak (Bapak Andri) dan diperoleh informasi bahwa ada satwa buaya yang menyerang warganya saat sedang mandi di sungai Batang Kuantan. Korban a.n bapak Amat, menyampaikan kronologis kejadian berawal pada pukul 19.00 WIB saat hendak pergi ke sungai Batang Kuantan untuk mandi, selang beberapa lama seekor buaya menerkam lengan tangan kanannya dan spontan pak Amat berusaha melepaskan gigitan buaya tersebut dan segera pulang ke rumahnya. Petugas bersama Kades, Pak Amat dan warga Sikakak menuju ke lokasi untuk melihat TKP. Kades Sikakak menyampaikan bahwa di sungai Batang Kuantan banyak aktivitas masayarakat, dan berharap agar dilakukan pemasangan perangkap untuk menangkap buaya agar tidak terjadi hal yang sama. Petugas menjelaskan kepada Kades dan warga bahwa sungai Batang Kuantan merupakan salah satu habitat buaya di Riau. Dan untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi interaksi negatif antara manusia dengan buaya maka perlu berbagi ruang dan waktu antara manusia dan satwa tersebut. Petugas menghimbau kepada warga agar menghindari aktivitas di sungai saat satwa aktif mencari mangsa (umumnya mulai pukul 17.00 - 07.00 WIB). Pihak Desa juga memasang papan informasi di pinggir sungai batang kuantan sebagai peringatan agar warga desa Sikakak tidak bersikap anarkis terhadap satwa buaya karena merupakan satwa dilindungi dan selalu berkoordinasi dengan Balai Besar KSDA Riau. Sumber: Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Seruan Aksi Nyata Nilai Penting Lahan Basah

Simpang Tanjung Jabung Timur, 23 Februari 2023 - Hari Lahan Basah Sedunia (World Wetlands Day/ WWD) yang diperingati tanggal 2 Februari setiap tahunnya, tahun ini peringatannya diselenggarakan di Resort Simpang, Taman Nasional (TN) Berbak Sembilang, Tanjung Jabung Timur, Kamis (23/2). Tema global yang diusung di peringatan Hari Lahan Basah Sedunia tahun 2023 adalah “it’s time for wetland restoration”. Peringatan ini juga sebagai bentuk kampanye untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang lahan basah dan bagaimana dapat berkontribusi untuk memulihkannya melalui aksi sadar, menyerukan ajakan dan berani beraksi. Sebagai salah satu negara yang telah meratifikasi Konvensi Ramsar, Pemerintah Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK selaku Administrative Authority Ramsar Indonesia, peringatan ini sebagai bentuk sosialisasi nilai penting lahan basah kepada seluruh stakeholder terkait. Selain itu, juga mendorong upaya konservasi dan pemanfaatan lahan basah secara bijaksana melalui aksi nasional dan kerjasama internasional untuk mewujudkan pembangunan secara berkelanjutan di seluruh dunia. Peringatan Hari Lahan Basah tahun ini dilaksanakan melalui beberapa rangkaian kegiatan antara lain penanaman pada ekosistem lahan basah yaitu Shorea balangeran sebanyak 15 bibit dan Cerbera manghas (15 bibit) dan pelepasliaran satwa yaitu Ungko (Hylobates agilis 1 ekor), Siamang (Symphalangus syndactylus 1 ekor), Simpai (Presbytis melalophos 1 ekor), Kukang Sumatera (Nycticebus coucang 1 ekor), Jalak Kerbau (Acridotheres javanicus 20 ekor) di Resort Sungai Rambut, TN Berbak dan Sembilang, kemudian dilanjutkan dialog/sarasehan dengan pembicara Bupati Tanjung Jabung Timur, Direktur Bina Pengelolaan dan Pemulihan Ekosistem, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi serta Kepala Balai TN Berbak Sembilang. Luas lahan basah dunia diperkirakan mencapai ± 1200 juta ha atau lebih dari 6% dari luas total permukaan bumi, dan Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang memiliki ekosistem lahan basah terluas di Asia, setelah China, dengan luas lahan basah sekitar ± 40,5 juta Ha, atau sekitar 20% dari luas kawasan Indonesia. Direktur Bina Pengelolaan dan Pemulihan Ekosistem, Dr. Ir. Ammy Nurwati, M.M. menyampaikan bahwa Lahan basah berpotensi sebagai gudang karbon yang sangat besar, namun lahan basah juga berpotensi melepaskan karbon untuk itu mari kita semua terlibat dalam aksi nyata dalam upaya restorasi lahan basah di Indonesia (23/02). Pada kesempatan yang sama, Bupati Tanjung Jabung (Tanajabung) Timur yang diwakili Setda Kabupaten Tanajabung Timur, Sapril, S.IP juga menyampaikan bahwa “Kami akan turut berpartipasi menjaga lingkungan dari emisi karbon dan kami berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari paru - paru dunia serta terus bekerjasama dengan pihak terkait dalam upaya restorasi lahan basah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada khususnya”. Kabupten Tanjung Jabung Timur dan Kota Surabaya merupakan wilayah yang telah menerima anugerah sebagai Kabupten yang peduli terhadap lahan basah dan telah terakreditasi oleh Sekretariat Konvensi Ramsar sebagai Wetland City Accreditation (WCA). Penghargaan tersebut diterima Bupati Tanjung Jabung Timur dan Walikota Surabaya pada COP 14 di Jenewa Swiss pada 10 November 2022. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Balai Taman Nasional Berbak-Sembilang bahwa Taman Nasional Berbak-Sembilang sebagai salah satu Situs Ramsar melalui kegiatan pemulihan ekosistem tahun 2023 seluas 215.54 ha diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam upaya konservasi lahan basah di Indonesia. Direktorat Jenderal KSDAE berharap dari kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lahan basah, meningkatkan peran aktif Pemerintah Daerah dan para pihak dalam bidang konservasi lahan basah, serta dapat merekomendasikan gagasan atau kebijakan-kebijakan baru untuk perlindungan ekosistem lahan basah Indonesia yang lestari dan berkelanjutan. Sumber: Direktorat Bina Pengelolaan dan Pemulihan Ekosistem
Baca Berita

BBKSDA Jatim Translokasi Satwa Barang Bukti Ke Kalimantan Timur

Sidoarjo, 21 Februari 2023. Sebanyak 34 ekor burung ditranslokasikan kembali ke Kalimantan Timur oleh Balai Besar KSDA Jatim melalui Bandara Juanda - Sidoarjo. Burung-burung tersebut merupakan satwa liar dilindungi undang-undang dengan jenis Cica Daun Besar sebanyak 27 ekor dan Tangkar Ongklet sebanyak 7 ekor. Satwa-satwa tersebut merupakan barang bukti hasil penegakan hukum oleh Ditreskrimsus Polda Jatim di Wilayah Malang Raya. Dalam proses translokasi, satwa telah dilengkapi dengan dokumen Uji Lab Rapid Test Ai, SKKH dari Karantina serta Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Dalam Negeri (SATS-DN). Ke-34 burung telah diterima Petugas Bandara Balikpapan sekitar pukul 18.10 WITA di hari yang sama. Saat ini burung-burung tersebut dirawat di kantor BKSDA Kalimantan Timur untuk dilakukan pemeriksaan dan selanjutnya dilepasliarkan ke habitat asalnya. Sumber: Agus Irwanto, Balai Besar KSDA Jawa Timur
Baca Berita

Peresmian Jembatan Gantung Desa Bulih Cina

Pekanbaru, 21 Februari 2023 - Balai Besar KSDA Riau melalui Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I, bapak Sugito beserta anggotanya menghadiri acara peresmian Jembatan Gantung Desa Buluh Cina, Kec. Siak Hulu, Kab.Kampar, Rabu (15/2). Peresmian jembatan yang diberi nama “Jembatan Duo Suku”, dilakukan Pj. Bupati Kampar dan Anggota DPR RI. Arti dari nama jembatan merupakan cerminan dari 2 suku yang ada di Desa Buluh Cina yaitu Suku Melayu dan Suku Domo. Jembatan gantung Duo Suku ini menghubungkan Dusun III dan Dusun I Desa Wisata Buluh Cina sepanjang lebih kurang 120 meter. Pembangunan jembatan ini juga menambah akses jalan menuju lokasi Desa wisata Buluh Cina dan Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina sehingga diharapkan sejalan dengan program pengembangan pariwisata halal di Provinsi Riau. Apresiasi dan ucapan terima kasih diberikan kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional sebagai penyelenggara pembangunan jembatan, Pj Bupati Kampar melalui Dinas PU, serta masyarakat yang mendukung penuh pembangunan jembatan gantung tersebut. Pemerintah berharap jembatan gantung ini dapat menjadi transportasi wisata desa dan makin meningkatkan kunjungan ke TWA Buluh Cina sehingga dapat menambah kesejahteraan ekonomi masyarakatnya. Sumber: Balai Besar KSDA Riau

Menampilkan 1.121–1.136 dari 11.142 publikasi