Senin, 16 Feb 2026

Berita

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Berita

LUMBA-LUMBA SPINNER TERDAMPAR DI PERAIRAN TELUK KENDARI

Kendari – Minggu, 11 September 2016 BKSDA Sulawesi Tenggara mendapatkan laporan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat 6 ekor Lumba-lumba spinner terdampar di perairan Teluk Kendari. Kepala BKSDA Sulawesi Tenggara beserta para staf dengan sigap menangani lumba-lumba yang terdampar tersebut untuk di evakuasi dan dilepaskan kembali kehabitatnya di perairan yang dalam. Dalam evakuasi tersebut ditemukan 6 ekor lumba-lumba jenis Spinner dengan ukuran panjang 220-254 cm dan berat ± 100 Kg. Tim BKSDA Sultra melepaskan tali yang terikat pada lumba-lumba spinner sebanyak 3 ekor dan 3 ekor lainnya masih belum ditemukan dan diperkirakan mengarah ke mulut muara. Namun pada saat evakuasi dilakukan dalam kondisi perairan surut, sehingga harus diangkut menggunakan kapal menuju perairan dalam dengan dua kali pengangkutan. Evakuasi pertama berhasil dilepasliarkan 2 ekor dalam kondisi hidup dan 1 ekor mati akibat strees dan kehabisan oksigen, lubang pernapasan pun tertutup lumpur. Sedangkan evakuasi kedua dilepasliarkan 3 ekor dalam kondisi hidup. Pelepasliaran dilakukan sekitar perairan Pulau Bokori.
Baca Berita

BBKSDA SULAWESI SELATAN DITITIPKAN SATWA DILINDUNG HASIL SITAAN

Sulsel – Jumat, 9 September 2016 BBKSDA Sulawesi Selatan mendapatkan satwa liar hasil penangkapan/ sitaan yang dilakukan oleh Polda Sulsebar. Jenis-jenis satwaliar yang disita berupa Rangkong Sulawesi, Elang Sulawesi dan Elang Arab. Kondisi pada saat ditemukan 2 ekor Rangkong Sulawesi telah mati, 6 ekor Rangkong Sulawesi masih dalam kondisi hidup, 1 ekor Elang Sulawesi kondisi hidup, dan 2 ekor Elang Arab dengan kondisi hidup. Satwa liar yang dilindungi ini berasal dari daerah Sulawesi Selatan. Satwa tersebut sekarang berada di BBKSDA Sulawesi Selatan. Sedangkan kasus tersebut masih dalam proses oleh Polda Sulawesi Selatan, dan belum ada keterangan lebih lanjut.
Baca Berita

WAKIL DPRK ACEH BARAT SERAHKAN ORANGUTAN KE BKSDA ACEH

ACEH - 8 September 2016, Balai KSDA Aceh telah menerima penyerahan 1 (satu) ekor Orangutan Sumatera (Pongo abelii), berjenis kelamin jantan dan berumur ± 2 tahun dari Wakil DPRK Aceh Barat, Bapak H. Kamaruddin S.E di kediamanya Jl. Sisingamangaraja Simpang KB Meulaboh. Penyerahan tersebut didasari adanya rasa kesadaran bahwa Orangutan termasuk salah satu satwa liar yang dilindungi undang-undang dan merupakan satwa liar yang sangat terancam kelestariannya di habitat alaminya. Sebelum proses pelepasliaran kembali ke habitat alaminya, Balai BKSDA Aceh bekerjasama dengan OIC (Orangutan Information Centre) dan SOCP- Yayasan Ekosistem Lestari akan melakukan proses rehabilitasi orangutan penyerahan tersebut di Pusat Karantina Orangutan Sumatera Medan sampai memiliki kemampuan beradaptasi di alam. Sumber: BKSDA Aceh
Baca Berita

FESTIVAL RAKYAT PESONA 2016

Jakarta, 8 September 2016 – Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyelenggarakan Festival Rakyat Perhutanan Sosial Nusantara (PeSoNa) 2016 pada 6-8 September 2016 di Komplek Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta dengan tema “Saatnya Untuk Rakyat”. Satuan Kerja lingkup Direktorat Jenderal KSDAE yang ikut berpartisipasi yaitu dari Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi dan BKSDA DKI Jakarta. Keikutsertaan Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi dan BKSDA DKI Jakarta sehubungan dengan pengelolaan Kelompok Pecinta Alam dan Kader Konservasi serta pengenalan satwa liar yang dilindungi. Festival Rakyat PeSoNa dibuka langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, dihadiri oleh 1.000-an peserta dari seluruh Indonesia. Sesuai namanya, event ini adalah pesta bagi seluruh masyarakat Indonesia sebagai ajang untuk mempromosikan pencapaian yang telah diraih serta, masyarakat diberikan akses untuk mengelola kawasan hutan secara lestari yang pada akhirnya dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan. Menteri Siti Nurbaya mengatakan, terdapat dua hal penting yang dimaksudkan pada Festival Rakyat Perhutanan Sosial Nusantara (PeSoNa) ini. Pertama, terkait dengan pemantapan, rekonfirmasi lapangan tentang kebijakan Perhutanan Sosial. Kedua, orientasi atau mengarah pada upaya-upaya when seller meet buyer, dan diharapkan terjalin komunikasi pola bisnis bagi usaha-usaha yang dikembangkan dalam bisnis proses perhutanan sosial. Kedua hal ini merupakan strategi dan konfigurasi bisnis baru, yakni konfigurasi bisnis ekonomi produktif masyarakat/kelompok tani hutan, ucap Siti dalam sambutannya. Kegiatan Festival Rakyat PeSoNa juga diisi dengan talk show tentang perhutanan sosial, guna memberi edukasi lebih tentang perhutanan sosial sehingga membuat masyarakat turut serta dalam mengembangkan perhutanan sosial. Selain itu, ada pameran yang berisi tentang produk-produk hasil petani hutan, produk dari bahan bahan daur ulang (recycle), kerajinan dan souvenir hasil turunan hutan (bukan kayu), serta kuliner. Tidak hanya kegiatan berupa edukasi, festival ini juga diisi panggung hiburan untuk menghibur dan memberikan kegembiraan yang khas dari sebuah pesta rakyat. Hiburan dalam festival ini berupa pentas seni dari berbagai kesenian budaya yang ada di Indonesia. Mulai dari kesenian angklung, orkes kecapi, pentas musik tradisional sasando, pentas musik tradisional harpa, festival gunung merapi (Jathilan), pentas musik pengamen jalanan, pentas musik dog dog jolor, dan masih banyak kesenian lain yang akan ditampilkan.
Baca Berita

TIM GABUNGAN BTN LORE LINDU TERTIBKAN PENAMBANGAN LIAR

Palu, 3/9/2019, Balai Taman Nasional Lore Lindu, TNI, Polri dan Instansi terkait menggelar operasi penegakan hokum terhadap tambang liar di kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Dalam operasi tersebut personel sebanyak lebih kurang 1.111 personel gabungan diturunkan. Pada pelaksanaan operasi tersebut, personel gabungan melakukannya tanpa adanya kekerasan dan lebih berhati-hati untuk menghindari supaya tidak ada korban dalam operasi tersebut. Operasi penegakan hukum tanpa kekerasan ini dilakukan mulai 1 sampai 3 September 2016. Sebelumnya, pada 22 Agustus lalu, Aparat mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Sumber : BTN Lore Lindu dan kompas.com
Baca Berita

BKSDA KALTENG MELAKSANAKAN OPERASI PENANGGULANGAN PETI DI SM LAMANDAU

Pangkalan Bun – 5/9/2016, Tim Gabungan BKSDA Kalimantan Tengah, Polres Kobar dan Kodim 1014/PBN menemukan puluhan mesin tambang tanpa izin di SM Lamandau. Dari lokasi tambang illegal, petugas menemukan 32 mesin dompeng serta 31 tenda yang diduga sebagai tempat tinggal pekerja tambang. Kondisi lokasi tambang cukup parah, diperkirakan mengalami kerusakan seluas ±50 Ha. Operasi gabungan ini diduga telah bocor, pasalnya saat Tim gabungan tiba dilokasi, kondisinya kosong/ tidak ditemukan para pelaku tambang. Tindakan yang diambil oleh petugas Tim Gabungan untuk mencegah para penambang kembali ke lokasi dengan penghancuran mesin dompeng dan membakar tenda pekerja tambang. Sebagai barang bukti petugas mengamankan 1 set mesin dompeng. Adapun petugas yang tergabung dalam tim diantaranya, 10 orang dari BKSDA Kalimantan Tengah, 3 orang dari Kodim, 3 tiga orang anggota Polres Kobar, satu orang dari Balai Gakum, satu orang dari Yayasan Orangutan Foundation United Kingdom (OFI UK). Operasi gabungan ini akan terus di gelar untuk meminimalisir kegiatan penambangan illegal di Kabupaten Kobar khususnya di SM Lamandau. Sumber: BKSDA Kalimantan Tengah
Baca Berita

TIM BBKSDA JABAR BERHASIL AMANKAN BELASAN KUBIK KAYU

Serang – 2/9/2016 Petugas Dishut Provinsi Banten Bekerjasama dengan Polhut BBKSDA Jawa Barat Seksi Wilayah I berhasil mengamankan kayu jenis kruing dan meranti sebanyak 14,5 kubik di pelabuhan merak rencananya kayu tersebut akan dikirim ke Jakarta dari Kabupaten Mentawai Sumatera Barat. Kayu tersebut dibawa dengan menggunakan mobil truk BA 8797 BG. Saat ini barang bukti beserta kendaraan sudah diamankan di Direktorat Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sumber: SKW I BBKSDA Jabar
Baca Berita

WARGA SUNGAI JAWI SERAHKAN KUKANG KE BKSDA KALBAR

Warga Sungai Jawi Pontianak, Abri Yusuf, pada hari jumat (2/9) resmi menyerahkan kukang secara sukarela kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat. Saat ini satwa tersebut diamankan di kandang transit Balai KSDA Kalimantan Barat untuk selanjutnya rencana akan dititiprawatkan dan direhabilitasi di YIARI Ketapang. Tim Gugus Tugas Evakuasi Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Kalbar, mengatakan, awal ditemukannya kukang tersebut dalam kondisi luka, kemudian warga tersebut merawatnya selama 4 hari sampai kondisi satwa sehat dan selanjutnya diserahkan ke BKSDA Kalimantan Barat. Sumber: BKSDA Kalimantan Barat
Baca Berita

PENANGANAN KASUS PERBURUAN BERUANG MADU YANG VIRAL DI MEDSOS OLEH BKSDA KALIMANTAN BARAT

Pontianak – BKSDA Kalimantan Barat merespon dengan cepat kasus foto perburuan beruang madu yang viral di media social yang cukup meresahkan masyarakat dan para penggiat konservasi. Foto tersebut mempertontonkan pembunuhan dengan cara dipotong (bedah) di bagian leher bawah terhadap seekor Beruang Madu (Helarctos Malayanus) oleh seseorang dalam akun social media atas nama Rosi Kuale dengan pesan : “Siapa maok beli binatang ini”, Selasa 30 Agustus 2016. Pemilik akun medsos tersebut adalah Joko alias Lobo yang bertempat tinggal di Dusun Timur RT 12 RW 06 Desa Sei Nilam, Kec Jawai Kab Sambas. Rosi adalah nama istri Joko alias Lobo. Setelah mendapatkan data informasi secukupnya, Tim Gugus yang terdiri 4 personil Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang dengan dibantu oleh Bhabinkamtibmas Bripka Pol. Samsul dan Kepala Desa Sei Nilam, Kec Jawai, Kab Sambas mendatangi rumah Mansur sebagai orang tua kandung Joko alias Lobo yang kebetulan adalah Ketua RT. Berdasarkan keterangan dari Mansur dan Kepala Desa, serta dibenarkan oleh para tetangga dan Bripka Samsul, bahwa Joko alias Lobo saat ini berada dan bekerja di industri Kayu Plywood PT (company) Shin Yang Tubau, Bintulu, Serawak, Malaysia dengan jabatan sebagai Mekanik Alat Berat. Mansur orang tua Joko alias Lobo tidak tahu sama sekali perbuatan anaknya yang menyebarkan Viral dan meresahkan tersebut. Berdasarkan keterangan orang tua pelaku dan keterangan Kepala Desa Sei Nilam, serta analisis terhadap gambar dan keterangan dalam Viral Akun sosmed Rosi Kuale dengan pesan “Untong iyan ari tok pagi2 dah dapat beruang”, yang diposting pada tanggal 21 Agustus 2016 bahwa lokasi kejadian adalah di wilayah Bintulu, Serawak, Malaysia. Berdasarkan laporan dari WWF – Indonesia regional Kalimantan bahwa mereka juga sudah melakukan koordinasi dengan Sarawak Forestry Malaysia untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Berita

PENGAMANAN BUAYA MUARA DI PANGKALAN BUN

Kalteng – Telah ditemukan satu ekor buaya muara di parit belakang rumah seorang staf OF-UK Pak Sariamat yang berjarak 50 meter, Minggu 28 Agustus 2016. Buaya tersebut diamankan dirumah kediamannya, dan langsung dilaporkan ke staf OF-UK dan tim rescue seksi II BKSDA Kalimantan Tengah. Pada tanggal 29 Agustus 2016 kepala SKW II memerintahkan untuk mengamankan buaya tersebut dikantor seksi BKSDA Kalimantan Tengah. Saat ini buaya muara yang memiliki panjang 1 meter, berat 6kg dan perkiraan berusia 1th berada dikantor SKW II. Rabu, 31 Agustus 2016 buaya tersebut dilepasliarkan di SM Lamandau BKSDA Kalimantan Tengah SKW II, Pangkalan Bun.
Baca Berita

PENANGGULANGAN KEBAKARAN HUTAN DI TN BANTIMURUNG BULUSARAUNG

Sulsel – Rabu, 31 Agustus 2016 telah terjadi kebakaran pukul 10.00 wib yang berdekatan dengan TN Babul yang di duga karena kelalaian masyarakat penyadap pinus di hutan produksi yang berbatasan langsung dengan kawasan TN Babul. Manggala Agni Non Daops TN. Babul telah berhasil memadamkan api bersama masyarakat mitra, Polhut dan masyarakat sekitar kawasan. Kobaran api berhasil dipadamkan sampai proses Mop Up sekitar pukul 17.35 wib. Hingga malam tim masih di lapangan untuk memantau kondisi dilapangan.
Baca Berita

TIM GABUNGAN BBKSDA JABAR BERHASIL GAGALKAN PENYELUNDUPAN KULIT ULAR SANCA

Serang – 28/8/2016 Petugas Seksi Wilayah I Serang BBKSDA Jawa Barat berhasil mengamankan kulir ular piton/ sanca tanpa disertai SATS-DN sebanyak kurang lebi 1.200 lembar. Rencananya kulit ular sanca tersebut akan dikirim ke Surabaya dari Palembang. Saat ini barang bukti beserta kendaraan sudah diamankan di Polda Banten untuk proses penyidikan lebih lanjut. Penyelundupan tersebut akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Pasal 21 (2) huruf d tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Pengiriman kulit ular sanca tersebut disamarkan dengan mencampurkan tumpukan barang lainnya yang dikemas secara rapi oleh si pelaku. Kulit ular sanca tersebut dibawa dengan menggunakan mobil boks B 9736 SCD. Sumber: SKW I BBKSDA Jabar
Baca Berita

Sosialisasi Peraturan Perundangan Bidang Jasa Lingkungan Panas Bumi di Bandung

Bandung (26/8/2016), Sub Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Panas Bumi dan Karbon, Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi (PJLHK) menyelenggarakan acara Sosialisasi Peraturan Perundangan Bidang Pemanfaatan Jasa Lingkungan Panas Bumi selama 3 hari yakni pada tanggal 24 - 26 Agustus 2016 bertempat di Zest Hotel Bandung Jawa Barat. Acara Sosialisasi tersebut di buka dengan sambutan dan arahan dari Direktur PJLHK. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 50 orang peserta yang terdiri dari unsur Direktorat Panas Bumi Kementerian ESDM, Bappeda Provinsi Jawa Barat, BPLHD Provinsi Jawa Barat, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, BLH 5 Kabupaten (Bogor, Sumedang, Kuningan, Sukabumi, Garut), Dinas Kehutanan 5 Kabupaten (Bogor, Sumedang, Kuningan, Sukabumi, Garut), Dinas ESDM 5 Kabupaten (Bogor, Sumedang, Kuningan, Sukabumi, Garut), Asosiasi Panasbumi Indonesia (API), PT. PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten, Perum Perhutani Unit III, PT. Pertamina Geothermal Energy, PT. Indonesia Power Salak, Chevron Geothermal Salak, Direktorat Kawasan Konservasi, Direktorat PIKA, BBKSDA Jawa Barat, BBTN Gn Gede Pangrango, BBTN Bukit Barisan Selatan, BTN Gn. Halimun Salak, BTN. Gn Ciremai. Pembicara pada acara tersebut berlatar belakang sebagai pakar dan akademisi di bidang panas bumi yaitu Prof. Dr. Ir. Emmy R. Suparka (Fakultas Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, ITB) dan Dr. Eng. Yunus Daud, Dipl.Geotherm.Tech,M.Sc. (Asosiasi Panasbumi Indonesia /API), sedangkan sebagai narasumber adalah Agus Supriyanto, SH, MH (Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Teknis, Setditjen KSDAE) dan Ir. Asep Sugiharta, M.Sc (Kepala Sub Direktorat PJL Panas Bumi dan Karbon). Acara ini bertujuan mensosialisasikan Peraturan Menteri LHK Nomor : P.46/KmenLHK/Setjen/ Kum.1/5/2016 tanggal 23 Mei 2016 tentang Pemanfaatan Jasa Lingkungan Panas Bumi Pada Kawasan Taman Nasional, Taman Hutan Raya, dan Taman Wisata Alam, sehingga meningkatkan pemahaman dan wawasan para pihak berkenaan dengan pemanfaatan jasa lingkungan panas bumi di kawasan taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam. Acara Sosialisasi ini menghasilkan rumusan sebagai berikut:
Baca Berita

PRAJURIT TNI YANG HILANG USAI PADAMKAN API DITEMUKAN DALAM KEADAAN TEWAS

Bagansiapiapi – 23/8/2016, Prajurit TNI yang hilang saat proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Rohil akhrinya ditemukan. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban dipenuhi luka bakar. Dugaan kuat korban tersesat karena terkepung asap saat hendak mengganti selang pemadam. Korban bertugas sebagai prajurit TNI dari kesatuan Detasemen Rudal 004 Dumai yang ikut dalam satgas pemadaman karhutla ditemukan tidak jauh dari lokasi awal dimana korban menghilang. Pada saat awal menghilang, teman korban sempat menghubungi korban lewat ponsel dan tersambung. Saat itu ia mengaku berada tidak jauh dari pohon besar yang berjarak sekitar 100 dari titik api. Namun, setelah teman-temannya mencari ke lokasi pohon besar tersebut, keberadaan korban masih tidak ditemukan. Korban akan diberangkatkan dan dikebumikan di kampung halamannya di Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur melalui bandara Ultan Syarif Kasim Pekanbaru. Upacara pelepasan jenazah Pratu Wahyudi di gelar di halaman Kargo Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, Rabu (24/8/2016) Pukul 06.00 WIB. Upacara pelepasan ini dihadiri, Komandan Korem 031 Wira Bima, Brigjen Nurendi, Kapolda Riau, Brigjen Supriyanto, Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger serta jajaran Pemprov Riau, Manggala Agni. Sumber: BBKSXDA Riau
Baca Berita

KEBAKARAN HUTAN DI TN TESSO NILO

Riau – Telah terjadi kebakaran hutan di Taman Nasional Tesso Nilo hari Kamis, 18 Agustus 2016. Kawasan yang terbakar berbatasan dengan PT. RAPP dan merupakan jalur gajah, hingga malam hari masih dilakukan pemadaman oleh Balai TN Tesso Nilo bersama dengan polisi, TNI dan PT. RAPP. Hingga pagi hari pukul 07.30 tanggal 19 Agustus 2016, pasukan pemadam melakukan apel persiapan pemadaman kembali. Saat ini Tim Balai TN Tesso Nilo terdapat 15 orang, TNI 5 orang, BPBD 7 mobil pemadam, Manggala Agni rengat 8 orang dengan mobil pemadam, PT. Indosawit 12 orang dengan mobil pemadam, MPA 2 orang. Minggu pagi kobaran api sudah mulai terpadamkan. Kegiatan patroli pengamanan pun masih terus dilakukan oleh BTN Tesso Nilo upaya pencegahan terjadinya kebakaran susulan.
Baca Berita

UPACARA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN RI KE 71 DI PUNCAK GUNUNG BULUSARAUNG

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ke 71, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung menyelenggarakan upacara pengibaran bendera merah putih di puncak Gunung Bulusaraung (1353 mdpl) yang berada di wilayah Resort Balocci, SPTN Wilayah I. Kegiatan ini untuk mengenang jasa-jasa pahlawan bangsa dan menyampaikan kepada generasi muda bahwa kemerdekaan negara bukanlah hadiah dari bangsa lain atau didapatkan dengan mudah melainkan dengan penuh perjuangan dan pengorbanan, dalam kegiatan ini disimbolkan dengan perjalanan penuh tantangan menuju puncak gunung untuk dapat mengibarkan sang merah putih di salah satu puncak tertinggi di kawasan TN. Babul. Diharapkan jiwa dan semangat kebangsaan tumbuh dalam diri generasi muda dalam kegiatan ini. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak antara lain Pemda Kab. Pangkep, Basarnas, dan gabungan kelompok-kelompok pecinta alam sulawesi selatan. Peserta kegiatan mencapai kurang lebih 1000 orang, untuk upacara dipuncak gunung sendiri dibatasi tidak lebih dari 150 orang mengingat daya dukung lokasi upacara yang terbatas. Tujuan lain dari pelaksanaan kegiatan ini juga untuk meningkatkan pelayanan pengunjung dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut : Dilaksanakan pada tanggal 17 agustus 2016, pukul 07.00 wita, pelaksana upacara petugas TN. Bantimurung Bulusaraung dan peserta upacara gabungan berbagai kelompok pecinta alam se Sulawesi Selatan. Dilaksanakan mulai tanggal 16 -17 agustus 2016 di Kantor Desa Tompobulu (Pos Pelayanan Pengunjung G. Bulusaraung). Kegiatan ini bertujuan untuk lebih mengenalkan potensi TN. Babul dan upaya-upaya konservasi kepada masyarakat dan pengunjung. Dilaksanakan di Pos 9 (area camping ground G. Bulusaraung) pada tanggal 17 agustus 2016 oleh peserta kegiatan untuk memulihkan area camping ground yang terbuka akibat ulah pendaki yang tidak mematuhi aturan batas area camping ground. Sebanyak 200 batang bibit yang ditanam dari jenis asli kawasan (nyamplung, bidara, coppeng). Dilaksanakan pada tanggal 17 agustus 2016 di sepanjang jalur pendakian yang rawan bahaya kecelakaan seperti tepi-tepi jurang dan batas camping ground. Kegiatan tersebut diatas merupakan salah satu even rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di wilayah kerja SPTN Wil. I Pangkep pada tanggal 17 agustus dengan judul besar kegiatan “peningkatan pelayanan pengunjung pada hari libur (minggu ceria)”. Dengan masukan dari berbagai pihak diharapkan terwujudnya wisata pendakian Gunung Bulusaraung yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi seluruh pihak termasuk peningkatan PNBP bagi negara. (daniwari widiyanto, Ka. SPTN Wilayah I Pangkep – TN. Babul)

Menampilkan 11.073–11.088 dari 11.136 publikasi