Senin, 25 Mei 2026

Berita

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Berita

UPT KLHK Sulsel Senam Bersama Dalam Rangka Peringatan Hari Bakti Rimbawan Ke-34

Makasar (15/3/2017) bertempat di halaman Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Makassar rimbawan lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sulawesi Selatan antusias senam pagi. Dua instruktur senam dengan sangat enerjik memandu ratusan rimbawan yang setia mengikutinya. Sesekali bersorak gembira mengikuti ajakan instruktur. Hari Bakti Rimbawan tahun 2017 ini mengusung tema “Dengan Semangat Kerja Nyata, Rimbawan Indonesia Bertekad Menjaga Kelestarian Hutan Untuk Meningkatkan Pembangunan Lingkungan Hidup Yang Berkelanjutan”. Rimbawan yang hadir berasal dari Balai TN BantimurungBulusaraung, Balai TN Takabonerate, BBKSDA Sulsel, BPDASHL Jeneberang Saddang, Balai Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balai PSKL Wilayah Sulawesi, PPI Wilayah Sulawesi, Balai Penegakan Hukum Wilayah Sulawesi, SMK Kehutanan Makassar, BDLHK Makassar, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sulawesi Maluku (SUMA), BPTH Sulawesi, BPKH Wilayah VII Makassar, dan Dinas Propinsi Sulawesi Selatan. Setelah senam pagi, acara dilanjutkan dengan penanaman pohon di halaman timur GOR Sudiang. Tak kurang dari 20 pohon ditanam melalui perwakilan seluruh kepala UPT Lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Kepala Dinas Kehutanan Prop. Sulsel, Kepala Dinas Pemuda dan Olahaga, Pimpinan Cabang Bank BRI Makassar Ahmad Yani, dan Kepala P3E SUMA. “Aksi tanam pohon ini sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan hidup” ujar Abdul Azis Bakry, Kepala Sub Bagian TU TN Bantimurung Bulusaraung saat kami temui di sela-sela penanaman. Pada akhir acara dilakukan kegiatan bersih lingkungan di sekitar GOR Sudiang yang sering dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk berolahraga ini. Pada aksi bersih-bersih sampah ini dipandu langsung oleh P3E SUMA. Sampah dikelompokkan dengan 3 kategori yakni sampah dari gelas plastik, kardus atau kertas, dan botol plastik untuk memudahkan pengelolaan selanjutnya. Tak kurang dari 50 kantong sampah berhasil dikumpulkan dalam aksi bersih lingkungan ini. ”Sampah-sampah yang terkumpul akan kami bawa ke bank sampah terdekat untuk di daur ulang” ungkap Mustari Tepu, mewakili P3E SUMA. Mari jaga lingkungan untuk kehidupan lebih baik. (mael/tnbabull) By Publikasi Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.
Baca Berita

Upacara Hari Bhakti Rimbawan BKSDA DKI Jakarta

Jakarta, 16 Maret 2017. Jajaran pegawai Balai KSDA DKI Jakarta yang terdiri dari para pejabat struktural, staf dan Polhut mengikuti upacara Peringatan Hari Bhakti Rimbawan ke-34 bertempat di Plaza Ir. Soedjono Soerjo/Plaza Manggala Wanabakti pada 16 Maret 2017 pukul 07.30 WIB. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam pidatonya menyampaikan Hari Bhakti Rimbawan pada tahun 2017 dengan tema “Dengan semangat kerja nyata, Rimbawan Indonesia bertekad menjaga kelestarian hutan untuk meningkatkan pembangunan lingkungan hidup yang berkelanjutan”. Kegiatan Upacara tersebut ditutup dengan pemberian Lencana Satya Karya 10, 20, dan 30 tahun oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sumber Info : Balai KSDA DKI Jakarta
Baca Berita

Penyerahan buaya dari masyarakat ke Seksi Wilayah II Banjarbaru BKSDA Kalsel

Banjarbaru, (16/3/2017). Balai KSDA Kalimantan Selatan mendapatkan laporan warga yang beralamat di Banjarbaru, bahwa mereka memelihara buaya sejak buaya tersebut masih kecil dan ingin menyerahkan buaya tersebut ke BKSDA Kalsel. hari Kamis tanggal 16 Maret 2017 jam 09.33 WITA Kepala Seksi wilayah II Banjarbaru beserta TIM mendatangi rumah warga tersebut untuk melakukan evakuasi dan didapati buaya tersebut dalam konsidi sehat, umur lebih dari 2 tahun. Tindak lanjut dari evakuasi ini Kepala SKW II Banjarbaru BKSDA Kalsel berkoordinasi dengan Kepala SKW I Pelaihari BKSDA Kalsel untuk langsung melepas liarkan buaya tersebut di SM Pelaihari.
Baca Berita

Rangkaian Kegiatan Hari Bakti Rimbawan Ke-34 BBKSDA Jabar

Bandung (16/3/2017). Sebagai bentuk rasa syukur atas kiprah para Rimbawan selama ini dalam menjaga kelestarian hutan serta untuk memupuk jiwa korsa para Rimbawan, Balai Besar KSDA Jawa Barat menyelenggarakan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-34 Tahun 2017 lingkup Balai Besar KSDA Jawa Barat. Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-34 diawali dengan Upacara Bendera yang dilaksanakan di Kantor Balai Besar KSDA Jawa Barat. Upacara ini diikuti oleh karyawan-karyawati Balai Besar KSDA Jawa Barat serta karyawan-karyawati BP-DAS Cimanuk-Citanduy. Pada sambutan yang dibacakan oleh Kepala Balai Besar KSDA Jawa Barat, Ir. Sustyo Iriyono, M.Si., Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengajak para Rimbawan Indonesia untuk melakukan refleksi, menggali inspirasi, motivasi, dan berbagai inovasi dalam kiprah kerja di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Kegiatan dilanjutkan dengan berbagai jenis lomba yang diikuti oleh karyawan-karyawati Balai Besar KSDA Jawa Barat di antaranya lomba balap karung, lomba bakiak, lomba bola terong, lomba memasukkan belut ke dalam botol, lomba memasak, dan loma karaoke. Lomba-lomba tersebut dilaksanakan untuk memupuk jiwa korsa rimbawan, meningkatkan rasa kebersamaan, sekaligus juga sebagai sarana untuk “refreshing” bagi seluruh karyawan-karyawati Balai Besar KSDA Jawa Barat.
Baca Berita

Pelepasliaran Penyu Hijau Di TN Bunakaen Mendapat Perhatian dari Wisman

Manado (16/3/2017).Dalam rangka peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-34 Balai, Balai TN Bunaken melepasliarakan seekor penyu hijau (Chelonia mydas) di Pulau Bunaken. Pelepasliaran ini mendapatkan perhatian wisatawan asing yang sedang berkunjung di TN Bunaken, mereka sangat antusias dalam mengikuti dan mengabadikan moment tersebut. Tepuk tangan wisatawan asing maupun lokal bergemuruh setelah penyu kembali berenang ke laut. Sebelumnya pada tanggal 14 Maret 2017 Tim Patroli mendapatkan laporan dari masyarakat Pulau Mantehage bahwa terdapat satu ekor penyu hijau yang tertangkap jaring nelayan. Tim patroli Polhut mengevakuasi penyu tersebut untuk dikembalikan ke habitatnya. Evakuasi diperlukan karena penyu hijau merupakan jenis satwa yang dilindungi undang-undang berdasarkan PP No. 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa. Tim kemudian memberikan tindakan preventif berupa penyadartahuan kepada masyarakat dan nelayan agar turut menjaga jenis-jenis satwa yang dilindungi dan memberikan laporan jika satwa tersebut kembali tertangkap/terjaring oleh nelayan. Penyu kemudian di evakuasi ke Pulau Bunaken dimana terdapat tempat penangkaran penyu sementara guna di rawat sebelum dilepasliarkan kembali ke laut. Penyu yang diperkirakan berumur ± 1 tahun dengan lebar kerapas ± 30 cm setelah mendapatkan pemeriksaan dan perawatan dilepasliarkan kembali di Pulau Bunaken. (Yuyun Saepul Uyun. PEH pada Balai TN Bunaken)
Baca Berita

Hari Bhakti Rimbawan 2017 di TN Way Kambas

Way Kambas Lampung, Kamis 16 Maret 2017. Balai Taman Nasional Way Kambas melaksanakan apel di Pusat Konservasi Gajah TN Way Kambas (TNWK) dalam rangka memperingati Hari Bhakti Rimbawan ke-34 tahun 2017, yang diikuti oleh seluruh karyawan-karyawati Balai Taman Nasional Way Kambas, lembaga Mitra TNWK (PKHS, WCS, KHS, Alert, YABI-RPU/SRS), Masyarakat Mitra Polhut (MMP), mahasiswa magang serta pawang bersama gajahnya. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, Subakir, S.H, M.H. Dalam arahannya beliau membacakan amanat ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Setelah apel dilakukan, dilanjutkan rangkaian acara bersih-bersih Pusat Konservasi Gajah, penanaman bibit pohon jenis Ketapang dan Johar yang telah disediakan berjumlah 100 bibit di depan kantor Pusat Konservasi Gajah yang kemudian dilanjutkan dengan aksi sosial donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Lampung Timur. Sumber Info : Hartato - Balai Taman Nasional Way Kambas
Baca Berita

Peringatan Hari Bakti Rimbawan ke 34 lingkup BBTN Betung Kerihun dan Danau Sentarum

Putussibau, (17/3/2017). Rangkaian peringatan Hari Bakti Rimbawan ke 34 lingkup BBTNBKDS diperingati dengan melaksanakan bermacam kegiatan. Dimulai dengan Upacara Bendera yang dipimpin oleh Kepala Balai Besar TNBKDS Ir. Arief Mahmud M.Si. dihadiri oleh kurang lebih 300 an peserta meliputi PNS lingkup BBTNBKDS, Manggala Agni Daop Semitau, Pramuka Sakawana Bhakti dan segenap undangan. Kepala Balai Besar TNBKDS dalam kesempatan itu membacakan pidato Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Hari Bakti Rimbawan diperingati setiap tanggal 16 Maret bertepatan dengan hari lahirnya Departemen Kehutanan pada tangal 16 maret 1983 dan Hari Hutan internasioanl (HHI) PBB melalui Resolusi 67/200 tahun 2012 telah menetapkan tanggal 21 Maret sebagai International Day of Forests. Dalam upacara tersebut juga diberikan penghargaan "Betung Kerihun dan Danau Sentarum Award" kepada (Alm) Yohanes Babtisa Jimbau atau yang lebih dikenal dengan sebutan Panglima Jimbau atas jasanya dalam melestarikan kawasan Taman Nasional Betung Kerihun. Rangkaian kegiatan Hari Bakti Rimbawan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 17 s/d 19 Maret 2017 dengan kegiatan penanaman pohon, donor darah, lomba olah raga, jalan sehat, lomba mewarnai, kampanye kehati dan diakhiri parade band.
Baca Berita

Berita Gembira di Hari Bakti Rimbawan ke-34

Banda Aceh (16/3/2017). Bertepatan dengan hari bakti rimbawan yang jatuh pada tanggal 16 maret 2017 telah lahir seekor anak gajah sumatera yang ada di CRU Trumon Aceh Selatan, dari induk bernama Sisca (36 thn) pada hari ini Kamis 16 Maret 2017 pukul 00.30. Bayi gajah berjenis kelamin betina dengan berat sekitar 80 kg. Kepala Balai KSDA Aceh Sapto Aji Prabowo S.Hut, M.Si melaporkan bahwa Bayi dan induk gajah dalam kondisi sehat, dan sekarang sudah mulai menyusui, Dokter yang ada di PKG Saree saat ini telah bergerak menuju Aceh selatan utk melakukan pemeriksaan kesehatan. Sumber: Tim Bksda Aceh
Baca Berita

BBKSDA Sulsel Memperingati Hari Bhakti Rimbawan dan Hari Ultah Gubernur Sulsel

Makassar, 16 Maret 2017. Bagi rimbawan Sulawesi Selatan, tanggal 16 Maret merupakan momen spesial. Setiap tanggal tersebut seluruh Rimbawan merayakan Hari Bakti Rimbawan, namun yang spesial bagi kami yang berada di Sulawesi Selatan, peringatan tersebut bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH,.MH yang dalam beberapa kesempatan menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Bakti Rimbawan dan selalu menggugah semangat para Rimbawan khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus maju dan berkarya dalam pembangunan di bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Upacara Hari Bakti Rimbawan ke 34 tahun 2017 di Sulawesi Selatan, yang dihadiri 14 UPT kementrian lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan di Balai Diklat LHK Makassar. Dalam upacara tersebut bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Drs. Agus Arifin Nu'mang. Rangkaian Kegiatan setelahnya adalah Simulasi Pemadaman Kebakaran Hutan oleh personil Manggala Agni, perlombaan Masakan Nasi Tumpeng , lomba lari karung antar UPT, lomba makan Kerupuk dan Aksi Sosial Donor Darah ini sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan hari bakti rimbawan setelah sehari sebelumnya dilaksanakan kegiatan penanaman pohon di GOR Sudiang. Sumber Info : Dedy Asriady, S.Si,. MP - Tim Humas Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan
Baca Berita

Hari Bhakti Rimbawan Balai KSDA Maluku

Ambon, 16 Maret 2017. Balai KSDA Maluku bersama-sama UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan se-Propinsi Maluku memperingati Hari Bhakti Rimbawan yang ke 34 pada tanggal 16 Maret 2017 dengan melakukan beberapa kegiatan yang dilakukan selama 4 hari mulai dari hari senin tanggal 13 maret 2017 sampai dengan hari kamis tanggal 16 maret 2017 seperti kerja bakti, donor darah, pembagian bibit, penanaman pohon dan Apel puncak Hari Bhakti Rimbawan. Kegiatan Kerja Bakti dilaksanakan pada hari Senin, 13 Maret 2017 di halaman kantor Balai KSDA Maluku yang dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Bapak Suharto Ismail, SP. Hari berikutnya diadakan Aksi Donor Darah di ruang rapat Lt.1 BPSKL. Kegiatan kemanusiaan ini merupakan kerja sama UPT kementerian LHK se-Propinsi Maluku dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Ditanggal yang sama juga dilaksanakan Aksi Penanaman Pohon bertempat di SMK Kristen Nania dan dihadiri oleh 5 (lima) UPT KLHK dan Dinas Kehutanan Propinsi Maluku. Jenis pohon yang di tanam adalah jenis Pohon mahoni (swietenia mahagoni). Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh tarian nunusaku dari siswa siswi SMA Kristen Nania-passo. Apel Puncak Hari Bhakti Rimbawan Tahun 2017 bertempat di halaman kantor Gedung Pamahahu Ewang dengan Pembina Upacara Kepala Dinas Propinsi Maluku Bapak Ir. Azam Bandjar. Dalam membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia beliau mengatakan bahwa “Kita harus masih terus berjuang menghapus stigma deforestasi dan degradasi di Indonesia yang selama ini mengandung konotasi negative baik di Indonesia maupun di dunia”. Akhir dari kegiatan apel puncak Hari Bhakti Rimbawan Tahun 2017 adalah Goyang Tobelo bersama semua pegawai UPT Kementerian KLHK Se Propinsi Maluku dan Dinas Kehutanan Propinsi . Sumber Info : Balai KSDA Maluku
Baca Berita

Puncak Hari Bakti Rimbawan UPT Kementerian LHK Sulsel Gelar Upacara Bendera dan Donor Darah

Makasar (16/3/17). Upacara Bendera dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan "Agus Arifin Nu'mang". Turut hadir kepala UPT lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) se Sulawesi Selatan, kepala seksi lingkup Kementerian LHK Sulsel, Kepala Dinas Propinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan tamu undangan lainnya dan berlangsung di Balai Diklat Kementerian LHK.Tak kurang dari 400 orang hadir dalam upacara bendera ini. Peserta upacara berasal dari rimbawan dari unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian LHK Sulsel, diantaranya Balai Taman Nasional (TN) Bantimurung Bulusaraung (Babul), BBKSDA Sulsel, Balai Penegakan Hukum (Gakum) Sulawesi, Balai PPI Sulawesi, Balai Penelitian dan Pengembangan LHK, Balai BPDAS Jeneberang Saddang, BPTH Wilayah Sulawesi, SMK Kehutanan Makassar, BDLHK Makassar, BPTH Wilayah XIII Makassar, BPKH Wilayah VII Makassar, Balai PSKL Wilayah Sulawesi, P3E SUMA, Manggala Agni DAOPS Gowa, Dinas Kehutanan Propinsi Sulsel dan Dharma Wanita Kementerian LHK Sulsel. Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, "Agus Arifin Nu’mang" berkesempatan membacakan pidato seragam Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya "peringatan Hari Bakti Rimbawan dan Hari Hutan Internasional (The Forest Day International). “Hari bakti rimbawan diperingati setiap tanggal 16 Maret bertepatan dengan hari lahirnya Departemen Kehutanan pada tangal 16 maret 1983 sedangkan hari hutan internasioanl (HHI), PBB melalui Resolusi 67/200 tahun 2012 telah menetapkan tanggal 21 Maret sebagai International Day of Forests”". Sebagai rangkai Hari Bakti Rimbawan Wakil Gubernur Sulsel "Agus Arifin Nu’mang" menyempatkan menanam bibit pohon kayu hitam (Diospyros celebica) di salah satu sudut lapangan upacara. “Jawaban dari semua permasalahan global, berupa krisis energi, pangan dan air serta menghindari berbagai bentuk bencana hidrometrologis adalah Hutan. Hutan adalah sumber kehidupan” ucap Wakil Gubernur Sulsel di sela-sela penanaman. Usai upacara bendera, Manggala Agni DAOPS Gowa memperagakan simulasi pemadaman kebakaran hutan. Pasukan orange ini mempraktekkan bagaimana menghadapi kebakaran hutan yang terjadi yang terdiri dari perencanaan, aksi (pemadaman), dan evaluasi pasca kebakaran. “Pantang pulang sebelum api padam” begitu semboyan yang dikumandangkan Kepala Unitnya, Badiman, disela-sela simulasi. Simulasi Pemadaman Kebaran Oleh Daop Gowa Pada rangkaian acara hari juga digelar donor darah bekerjasama dengan PMI Makassar. Tak kurang dari 50 orang rimbawan menyumbangkan darahnya. “Ini adalah wujud kepedulian kita antar sesama” ujar Dedy Asriady, Kepala Seksi Evaluasi dan Humas BBKDA Sulsel. Aksi Donor Darah Dalam Peringatan Hari Bakti Rimbawan Setelah upacara bendera dilanjutkan serangkaian pertandingan antar UPT lingkup Kementerian LHK Sulsel untuk memeriahkan puncak peringatan hari bakti Rimbawan ini. Lomba bola plastik, lomba lari karung, lomba makan kerupuk adalah jenis olahraga rakyat diperlombakan. Rimbawan yang hadir sangat antusias mengikuti serangkaian adu strategi ini. Tak jarang tawa riuh terdengar dari rimbawan yang menyaksikan pertandingan olahraga yang merakyat ini. “Peringatan hari Bakti Rimbawan ini merupakan salah ajang untuk mempererat tali siraturahmi antar sesama rimbawan di Sulawesi Selatan” ungkap Amri, Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Sulsel.
Baca Berita

Hari Bhakti Rimbawan Balai TN Wasur

Manokwari, 16 Maret 2017. Memperingati Hari Bhakti Rimbawan ke 34, Balai TN Wasur melaksanakan beberapa rangkain kegiatan di Kabupaten Manokwari . Kegiatan pertama diawali dengan pelepasliaran Arwana sebanyak 600 ekor di Kali Wanggo Merauke bersama dengan BBKSDA Papua. Dilanjutkan dengan pembinaan Pegawai lingkup UPT LHK di Merauke di kantor Balai TN Wasur oleh Kepala Balai Besar KSDA Papua. Puncak Hari Bhakti Rimbawan dilaksanakan dengan kegiatan Apel Upacara Hari Bhakti Rimbawan yang dipimpin Bupati Merauke Frederikus Gebze di kantor Balai TN Wasur bersama BBKSDA Wilayah Merauke, BLH Merauke, UPT Gakkum, Lantamal XI, Yon Marinir Merauke. Selanjutnya dilakukan Penanaman pohon oleh Bupati dan semua satker serta donor darah yang diikuti 40 orang peserta. Sumber Info : Balai TN Wasur
Baca Berita

Hari Bakti Rimbawan Maluku Utara

Sofifi, 16 Maret 2017. Tepat pukul 09:00 WIT upacara peringatan Hari Bakti Rimbawan Provinsi Maluku Utara (Malut) dimulai. Upacara dihadiri oleh seluruh rimbawan Malut yang tergabung dalam instansi pusat maupun daerah serta mitra-mitra kehutanan. Pelaksanaan upacara dipimpin oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara yang sekaligus membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Tema Hari Bakti Rimbawan tahun 2017 adalah “Dengan Semangat Kerja Nyata, Rimbawan Indonesia Bertekat Menjaga Kelestarian Hutan Untuk Meningkatkan Pembangunan Lingkungan Hidup Yang Berkelanjutan”. Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan kegiatan penanaman pohon mangrove dan pemungutan sampah di objek wisata Hutan Mangrove Guraping. Penanaman pertama dilaksanakan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kehutanan, Kepala BPDASHL Akemalamo, Kepala Balai TNAL dan perwakilan instansi lainnya. Diakhir penanaman dilakukan pemberian sertifikat oleh Di kepada mitra Dinas Kehutanan sebagai pengelola wisata Hutan Mangrove. Kegiatan selanjutnya adalah perlombaan antara instansi kehutanan dan mitra. Terdapat lomba tarik tambang dan tenis meja serta beraneka hadiah hiburan. Hari Bakti Rimbawan berlangsung dengan baik. Silahturahmi antara rimbawan kembali terjalin. Sekretaris Dinas Kehutanan, Achmad Zakih, S.Hut, M.Si berharap dengan tema Hari Bakti Rimbawan kali ini menjadi penyemangat untuk kemajuan kehutanan di Maluku Utara dan menjadi ajang silaturahmi rimbawan untuk berkolaborasi memajukan kawasan hutan yang bermanfaat bagi masyarakat. Sumber Info : Akhmad David Kurnia Putra - Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata
Baca Berita

Peringati Hari Bakti Rimbawan Ke-34 KSDA Jabar Lepasliarkan 2 Owa Jawa

Bandung (16/3/17). Masih dalam rangkaian peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-34, pada tanggal 16 Maret 2017 di lokasi lain, tepatnya di kawasan Cagar Alam Gunung Tilu, telah dilakukan pelepasliaran 2 (dua) ekor owa jawa (Hylobates moloch). Pelepasliaran dihadiri oleh Kepala Resor Gunung Tilu, SKW III Soreang, Bidang KSDA Wil. II Soreang dan perwakilan dari The Aspinall Foundation. Sebelumnya, kedua owa jawa berjenis kelamin betina dengan nama Sharon (14 tahun) dan Elsye (8 tahun) ini, telah menjalani serangkaian proses rehabilitasi yang dilaksanakan oleh lembaga konservasi binaan Balai Besar KSDA Jawa Barat, yaitu The Aspinall Foundation. Sampai akhirnya dinyatakan siap untuk dilepasliarkan ke habitat aslinya. Sharon sendiri dilepasliarkan di Blok Kompos Cikahuripan, sedangkan Elsye dilepasliarkan di Blok Angkap. Proses Pelepasliaran Owa Jawa Oleh BBKSDA Jabar Sumber: BBKSDA Jabar
Baca Berita

Nuri Kepala Hitam Kembali Ke Kampung Halaman Papua

Sofifi, (13/3/2017). Setelah berada selama kurang lebih 10 bulan di kandang transit Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata (BTNAL), akhirnya pada tanggal 14 Maret 2017 Nuri Kepala Hitam sebanyak 2 ekor diserahkan ke BBKSDA Papua Barat oleh Koordinator Polisi Kehutanan BTNAL Atiti Kotango menggunakan kapal Ferry. Tujuan dari pengembalian Nuri ke asalnya adalah untuk dilepasliarkan kembali didaerah asalnya. Karena jika dilepasliarkan hutan Halmahera dikhawatirkan akan mengganggu keseimbangan ekosistem kawasan. Di BBKSDA Papua Barat, Nuri Kepala Hitam diterima dengan baik, karena telah dilakukan koordinasi sebelumnya. Menurut Kepala Balai TNAL, pendekatan penegakan hukum hanyalah salah satu perangkat yang bisa digunakan untuk menjaga populasi satwa dilindungi di habitat aslinya. Masih banyak pilhan pendekatan lain yang bisa diterapkan dan hal ini perlu pemikiran yan terbuka dan inovatif, seperti halnya pengembangan Suaka Paruh Bengkok TNAL. Nuri Kepala Hitam atau Lorius lory, merupakan burung asli Papua. Memiliki status dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Burung tersebut diamankan oleh anggota Polisi Kehutanan (Polhut) Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata (BTNAL) dipelabuhan kapal laut Buli pada saat patroli pengamanan pada bulan Mei 2016. Selanjutnya dimasukkan di kandang transit untuk dilakukan perawatan. Saat ini di kandang transit BTNAL masih dirawat beberapa burung paruh bengkok. Beberapa diantaranya sudah bisa dilepasliarkan. Jenis paruh bengkok di Maluku Utara antara lain Nuri Bayan (dilindungi), Kasturi Ternate (endemik), Kakatua Putih (endemik), Nuri Kalung Ungu (endemik), Nuri Pipi Merah, Perkici Dagu Merah, Betet Kelapa Paruh Besar, Nuri Raja Ambon dan Serindit Maluku (endemik). Paruh bengkok yang menjadi tujuan utama penangkapan adalah jenis yang memiliki ukuran besar, seperti Nuri Bayan, Kakatua Putih, dan Nuri Kalung Ungu. Walaupun Nuri Raja Ambon juga berukuran seperti Nuri Bayan tetapi jarang ditangkap karena keberadaannya juga agak susah dijumpai. Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata menargetkan beroperasinya Suaka Burung Paruh Bengkok (SBP) pada akhir tahun 2017. Tujuannya adalah menjadikan sarana tersebut tidak hanya sebagai tempat perawatan burung hasil penyerahan sukarela masyarakat, tetapi juga sebagai tempat penangkaran, rekreasi dan edukasi. Masyarakat akan diberikan pelatihan penangkaran burung paruh bengkok. Sumber : Akhmad David Kurnia Putra Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata
Baca Berita

Hari Bakti Rimbawan Tahun 2017, dan Hari Jadi TN Takabonerate ke-52

Selayar (16/3/2017). Memperingati Hari Bakti Rimbawan Tahun 2017, Hari Jadi TN Takabonerate ke-52 dan Hari Hutan Internasional Tahun 2017 dilaksanakan upacara bendera di kantor Balai TN Takabonerate yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai TN Taka Bonerate. Upacara diikuti oleh peserta dari unsur Kodim 1415 Kep Selayar, Polres Kep Selayar, Pos AL Kep Selayar, Satpol PP, BPBD, Dinas LHK, staf TN Taka Bonerate dan Pelajar/kader konservasi di Kab Kep Selayar. Upacara tersebut dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri LHK bidang Marine dan Ekosistem (Dr. Rusdi Ridwan) bersama Kabag Program dan Evaluasi (Dr. Nandang Prihadi), Direktur Bidang Marine WWF Indonesia (Wawan Ridwan), Direktur Program Rare Indonesia dengan peserta upacara diikuti oleh TNI, Polres, Satpol PP, Dinas LHK, Basarnas dan anggota Sispala Man Bontoharu. Selain upacara, rangkaian kegiatan lainnya yang dilaksanakan Balai TN Taka Bonerate adalah donor darah, bersih lingkungan, pelepasan tukik dan penanaman pohon. Sumber Info : Balai TN Takabonerate

Menampilkan 10.865–10.880 dari 11.141 publikasi