Rabu, 3 Jun 2026

Berita

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Berita

GELAR UPACARA PENGIBARAN BENDERA HINGGA LOMBA TRADISIONAL SEMARAKKAN KEMERDEKAAN RI KE 72

Makassar, 17 Agustus 2017 bertempat di Balai Pendidikan dan Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Makassar ratusan rimbawan lingkup Sulawesi Selatan gelar upacara pengibaran sang saka Merah Putih. Pagi itu mentari bersinar terik. Langit biru membentang, hari yang cerah. Secerah semangat pagi menyambut hari kemerdekaan bangsa Indonesia ke 72. Tepat pukul 07.00 Wita upacara pengibaran bendera digelar. Ir. Darhamsyah, M.Si, Kepala pusat pengendalian pembangunan ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E Suma) selaku inspektur upacara. Mengenakan setelan jas dengan gagah, pejabat eseon 2 ini memimpin upacara pengibaran bendera dengan khidmat. Upacara pengibaran kali ini dihadiri segenap unit pelaksana teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) di Sulawesi Selatan diantaranya P3E Suma, Balai Pendidikan dan Pelatihan LHK Makassar, Balai Penegakan Hukum Wilayah Sulawesi, Balai PPI dan Karhutlah Wilayah Sulawesi, BPHP Wilayah XV Makassar, BP2LHK Makassar, SMK Kehutanan Negeri Makassar, BPTH Wilayahn Sulawesi, Balai PSKL Wilayah Sulawesi, BBKSDA Sulawesi Selatan, BPKH Wilayah VII Makassar, BPDAS Jeneberang Saddang dan Balai TN Bantimurung Bulusaraung. Pengibaran bendera dilakukan oleh Paskibraka SMK Kehutanan Makassar dengan formasi lengkap. Tangkas, rapi nan elegan mereka menaikkan sang saka Merah Putih. Pada upacara ini juga dilakukan penyematan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada ASN secara simbolis. Upacara berjalan lancar. Khidmat. Setelah pasukan dibubarkan, panitia mengumumkan acara selanjutnya yakni lomba 17an. Berbagai lomba digelar. Lomba yel-yel, tarik tambang, lari karung hingga lomba makan kerupuk antar intansi lingkup Kementerian LHK Sulawesi Selatan dipilih untuk menyemarakkan puncak peringatan kemerdekaan RI ke 72. Peserta begitu antusias mengikuti rangkaian lomba. Terdegar gelak tawa hingga sorak-sorak gembira di setiap jenis perlombaan. “Lomba tradisional ini digelar untuk memupuk kebersamaan dan semangat. Semangat kebersamaan membangun bangsa” kata Abdul Azis Bakry mewakili panitia perayaan HUT RI ke 72 saat kami temui. Peringatan HUT RI ke 72 kali ini mengusung tema “Indoneisa Kerja Bersama”. Kerja bersama mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur. Hidup Indonesia. Merdeka!!! Sumber : Taufiq Ismail – Staf TN Bantimurung Bulusaraung
Baca Berita

Pengukuhan SWAT di HUT RI Oleh TN. Aketajwe Lolobata

Sofifi, 17 Agustus 2017. Setelah kelompok wisata Totango di Resort Binagara, satu lagi kelompok wisata sekitar kawasan mulai tumbuh dan ingin membantu mempromosikan potensi wisata alam di kawasan Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL). Kelompok tersebut menamakan diri sebagai “Sanggar Wisata Alam Tayawi”. Bertempat di desa Koli, kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan Sanggar Wisata Alam Tayawi (SWAT) akan menjadi kelompok wisata yang mendukung kegiatan wisata terutama di Resort Tayawi dan Suaka Burung Paruh Bengkok. Tepat pada saat pelaksanaan upacara bendera Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala Balai TNAL mengukuhkan kelompok Sanggar Wisata Alam Tayawi sebagai mitra taman nasional dan kelompok Siswa Pecinta Alam (Sispala) NUKU sebagai kader konservasi Balai TNAL. Kelompok SWAT selanjutnya diberikan arahan dan motivasi oleh Kepala Balai TNAL di bumi perkemahan Goshimo. Pak Tata, panggilan akrab Kepala Balai TNAL menuturkan “Kelompok ini (SWAT) nantinya akan menjadi verifikator atau merekomendasikan pengusulan ijin jasa wisata alam di TNAL oleh kelompok lain atau perorangan, jika kelompok SWAT menyetujui kelompok tersebut maka TNAL akan membuatkan persetujuan berdasarkan rekomendasi kelompok.” Oleh : Akhmad David Kurnia Putra Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata
Baca Berita

SANG MERAH PUTIH BERKIBAR DI HUTAN HALMAHERA.

Tayawi,17 Agustus 2017. Seiring mentari pagi menyapa bumi sejalan pula aktifitas Punggawa Rimba menyusuri sungai menuju bumi perkemahan Gosimo untuk melaksanakan Upacara peringatan Hari Ulang tahun RI ke 72. Suasana alam yang Asri menyambut para generasi pengisi kemerdekaan seakan tersenyum gembira walaupun tak terdengar dengan bisikan kata.Biarlah tetesan bening embun di dedaunan dan briaknya air sungai menyatuh dalam simponi Indonesia Raya dalam Raya Rimbanya Anak bangsa melukis tugas yang mulia untuk mewujudkan misi pengelolaan kawasan yang paripurna. Balai Taman Nasional Aketajawe-lolobata dalam perayaan HUT RI kali ini melaksanakan upacara di alam bebas yang juga di sekitar pemukiman komonitas masyarakat suku tagutil (tobelo dalam ). Dari kejauhan,nampak istri kepala suku masyarakat tersebut berjalan sambil memegang tombak menyapa warga mereka ". Haa ino, Hoomaaaa jobo tagi mote ke upacara bendera kaa.(Mari kita pergi ikut upacara bendera ).Beberapa menit kemudian terlihat mereka berduyung duyung dengan semangat merasa memiliki sang merah putih lambang kesucian dan keberanian tumpah darah Negeri ini dan bergabung diri dengan para peserta upacara lainnya. Mentari semakin menanjak dalam kecerahan tak menyurut keceriahan para peserta upacara dari racana pramuka Universitas Bumi Hijra maluku utara,aparatur Desa koli kecamatan oba,PROFAUNA Indonesia Maluku utara,Mahasiswa Kubermas Unikhaer Ternate,kelompok sadar wisata Alam Desa koli,Para Kader konservasi,Dewan Guru sekolah sekolah terdekat dan Polhut Taman Nasional Aketajawe-lolobata. Bertindak selaku inspektur upacara Bapak Sadtata Noor Adirahmanta Dalam amanat yang disampaikan, "Mari kita bersama merasa memiliki hutan kita ini dan kita jaga bersama untuk di wariskan kepada anak cucu kita nantinya". Setelah upacara bendera, dilanjutkan dengan acara pengukuhan kelompok sadar wisata. Penyerahan bantuan sembako dan pakaian layak pakai kepada masyarakat suku Tobelo Dalam yang sumber bantuannya dari Permaisuri Kesultanan Bacan yang disalurkan melalui PROFAUNA Maluku Utara serta kegiatan lepas liaran burung kasturi ternate ke habitatnya. Kebersamaan serimonial acara tersebut terlihat dari antusias suka cita para peserta. "Kami berharap upacara seperti ini menjadi agenda tahunan kedepannya yang melibatkan banyak pihak". kata Kak Nadi, yang juga sebagai pembina racana pramuka di Universitas Bumi Hijrah Maluku Utara. Sedangkan kaitan dengan pelepasan liaran burung oleh PROFAUNA Maluku utara menanggapi positif. "Biarlah mereka hidup pada habitatnya, bila kita menangkap mereka artinya secara sadar kita telah memutuskan ekosistem yang ada". Papar Ekawati Ka'abah.S,HuT, selaku kordinator PROFAUNA Maluku utara. Oleh : Jamal Adam
Baca Berita

UPT KEMENTERIAN LHK PROVINSI PAPUA SIAP KERJA BERSAMA

Jayapura, 17 Agustus 2017. Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan RI ke 72 Tahun, seluruh UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Papua melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Besar KSDA Papua, Ir. Timbul Batubara, M.Sc. dan dihadiri oleh seluruh Kepala UPT dan pegawai seluruh UPT Kementerian LHK Provinsi Papua. Setelah acara pengibaran bendera dilanjutkan dengan penyerahan piala untuk lomba Karate dan Futsal serta pengibaran Bendera yang di CA. Peg Cycloop bersama masyarakat lokal dengan tema "Kearifan Lokal For CycLoop" Dengan jiwa merah putih, kebangsaan dan cinta tanah air “UPT Kementerian LHK Provinsi Papua Siap Kerja Bersama”. Sumber : BBKSDA Papua
Baca Berita

Adopsi Terumbu Karang, Aksi Balai TN Kep. Seribu Peringati HUT RI Ke 72

Pulau Pramuka, 17 Agustus 2017. Memperingati HUT RI ke 72, Komunitas Ubur- Ubur dan Jaringan Monitoring (JARMON) Kepulauan Seribu dengan didukung dan difasilitasi oleh SPTN Wilayah III Pulau Pramuka, Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu melaksanakan kegiatan Adopsi Karang sebanyak 250 pcs karang yang bertempat di Soft Coral, perairan Pulau Panggang bagian selatan yang melibatkan masyarakat setempat. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari pada tanggal 16-17 Agustus 2017. Acara peresmian secara simbolis dilaksanakan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang Berseri, Pulau Pramuka yang dihadiri oleh Lurah Pulau Panggang, Kepala SPTN Wilayah III Pulau Pramuka beserta jajarannya, Ketua dan anggota Komunitas Ubur-Ubur serta ketua JARMON Kepulauan Seribu beserta anggotanya. Adopsi karang yang dilakukan oleh Komunitas Ubur-Ubur ini tidak hanya melakukan menanam/transplantasi karang saja tetapi akan terus melakukan perawatan secara berkala selama satu tahun penuh. Kepala SPTN Wilayah III Pulau Pramuka Kusminardi, SH dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Komunitas Ubur-Ubur yang turut membantu menjaga dan melestarikan sumber daya alam di Taman Nasional Kepulauan Seribu khususnya ekosistem terumbu karang. Ucapan yg sama disampaikan oleh BU Pulau Panggang Yuliardi, S. Sos bahwa dengan kegiatan ini membantu masyarakat khususnya di Pulau Panggang karena dengan terumbu karang yang baik ikanpun akan didapat dengan mudah. Sumber berita: Tresna Noviandi, PEH Balai TN Kepulauan Seribu
Baca Berita

BBKSDA PAPUA LEPASLIARKAN SATWA HASIL SITAAN KARANTINA DAN HASIL PENYERAHAN MASYARAKAT

Selasa, 15 Agustus 2017, Seksi Konservasi Wilayah II Timika Balai Besar KSDA Papua bersama Karantina Pertanian Kelas I Timika memeriksa kondisi 26 satwa Papua dilindungi yang berada di tempat perawatan dan penampungan sementara satwa MP 21 (PT. FI ) Dari hasil pemeriksaan, Karantina Timika merekomendasikan sebanyak 13 satwa layak untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya, masing-masing: 3 Nuri Kepala Hitam, 1 Rangkong Papua, 1 Kasuari, 1 Kanguru Tanah, 2 Sanca Hijau, 2 Kura-kura Bribonis Jumbo, 1 Kura-kura Dada Merah, 1 Kadal Panana, dan 1 Buaya Air Tawar Irian. Pelepasliaran satwa hasil sitaan karantina dan hasil penyerahan masyarakat yang berupa sebelas satwa asli Papua dilepasliarkan kembali ke habitat asal di kawasan hutan rawa Minajerwi, Distrik Mimika Baru pada Rabu, 16 Agustus 2017. Pelepasliaran satwa dilindungi dilakukan oleh KSDA SKW II Timika dengan dukungan Departemen Enviro PT.FI dan melibatkan Forum Multipihak Mimika, komunitas pecinta satwa, aparat distrik, pihak otoritas bandara, LANAL Timika, masyarakat dan media. Perjalanan ke lokasi ditempuh selama 2,5 jam menggunakan speed boat, dengan dua spot pelepasliaran. Spot pertama meliputi 2 Nuri Kepala Hitam (Lorrious lorry), 2 Kura-kura Cangkang Lunak Papua Nugini (Pelochelys bibroni), 1 Kura-kura Dada Merah (Emydura subglobosa) dan 1 Buaya Air Tawar Irian (Crocodylus novaeguineae). Sedangkan spot kedua dilepasliarkan 1 Kasuari Gelambir Ganda (Casuarius casuarius), 1 Kangguru Tanah (Dorcopsis muelleri), 1 Kadal Panan (Tiliqua gigas), dan 2 Sanca Hijau (Morelia viridis). Kepala SKW II Timika, Bambang H. Lakuy menjelaskan bahwa “Pelepasliaran satwa dilindungi merupakan salah satu komitmen bersama Forum Multipihak Mimika untuk konservasi keanekaragaman hayati di Mimika”. Sumber Info : Bambang H. Lakuy, S.P (Kepala SKW II Timika)
Baca Berita

Temuan Besar Balai TN Takabonerate di Hari Kemerdekaan

Selayar, 18 Agustus 2017. Operasi Pengamanan Kawasan Gabungan Balai TN Taka Bonerate, SPORC Balai Gakkum Wilayah Sulawesi dan Satpolair Polres Kepulauan Selayar berhasil menyita ratusan Barang Bukti (BB). Operasi yang dilaksanakan selama 7 hari (10 s/d 16 Agustus 2017) di dalam kawasan TN. Taka Bonerate ini membuahkan hasil yang terbilang cukup besar karena berhasil mengamankan serangkaian bahan bom dan bius ikan dengan kondisi siap digunakan. Ajadin Anhar (Ketua Tim 2) menyampaikan bahwa operasi gabungan ini adalah operasi pengembangan dari laporan-laporan yang diterima. Satu orang terduga pelaku, berhasil kabur namun identitasnya telah diketahui. Barang bukti ilegal fishing yang berhasil disita yaitu Lokasi Kejadian 1 (Rajuni Kecil, 11-08-2018): 1 unit perahu (balapan) warna ungu 2 unit mesin dissel merk chang fa wang 24PK dan merk inda 30PK 1 unit Kompressor warna merah 2 roll selang warna kuning dan putih 2 pasang fins (kaki katak) 1 buah masker 1 unit Sumber Info : Balai TN Takabonerate
Baca Berita

Anugerah Satyalancana Wira Karya untuk Inovator dan Pejuang Kehutanan, Lingkungan, Perubahan Iklim

Siaran Press Nomor : SP. 205 /HUMAS/PP/HMS.3/08/2017 Anugerah Satyalancana Wira Karya untuk Inovator dan Pejuang Kehutanan, Lingkungan, Perubahan Iklim Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis, 17 Agustus 2017. Bertepatan dengan Peringatan Hari Kemerdekaan ke - 72 Republik Indonesia, Bapak Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada inovator dan pejuang kehutanan, lingkungan hidup, perubahan iklim dan keanekaragaman hayati di Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian kinerja yang progresif dan inovatif tersebut, Presiden Republik Indonesia menganugerahkan Tanda Kehormatan Saytalancana Wira Karya kepada para inovator-inovator lingkungan, kehutanan, dan perubahan iklim melalui Keputusan Presiden RI. Nomor. 62/TK/Tahun 2017 tanggal 10 Juli 2017. Anugerah ini disampaikan oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya dalam Upacara Peringatan 72 Tahun Indonesia Merdeka di Plaza Gedung Manggala Wanabakti Jakarta (17/08/2017), kepada Dr. Bambang Hendroyono (Sekretaris Jenderal KLHK), Dr. Hilman Nugroho (Direktur Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung), Dr. Nur Masripatin (Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim), Hashim Djojohadikusumo (Direktur Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatra Dharmasraya), Widodo Rahmono (Ketua Yayasan Badak Indonesia), dan Prof. San Afri Awang. Selain itu, sebanyak 519 Pegawai Negeri Sipil (PNS) KLHK juga mendapat apresiasi berupa anugrah Satyalancana Karya Satya bagi PNS yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun, dengan rincian berturut-turut sebanyak 265 orang, 175 orang dan 79 orang. Dalam kesempatan ini, salah satu penerima Anugerah Satyalancana Karya Satya 30 tahun, Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK, Djati Witjaksono, berharap agar apresiasi ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh sumber daya manusia KLHK, untuk terus berkarya dan bekerja nyata. Sebagaimana arahan Menteri LHK Siti Nurbaya, “Mari Kerja Bersama, Bangun Kerja Nyata untuk Hutan, Lingkungan, dan Perubahan Iklim yang Berkeadilan".(*) Penanggung jawab berita: Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Djati Witjaksono Hadi – 081375633330
Baca Berita

Dari Yogyakarta Untuk Indonesia, Kader Konservasi Alam Dari Yogyakarta Juara I Tingkat Nasional

Yogyakarta, 18 Agustus 2017. Kader konservasi alam (KKA) Novita Ardiyansari dengan nomer kader 38/14/BKSDA/PL/7/2012 beralamat di Baros RT 04 Tirtohargo Kretek Bantul merupakan KKA yang dibentuk oleh Balai KSDA Yogyakarta pada tahun 2012. Berdasarkan keputusan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Nomor SK. 380/MENLHK/P2SDM/PEG.7/8/2017 Tanggal 9 Agustus 2017 tentang Penerima Penghargaan Pemenang Lomba Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2017, Novita Ardiyansari berhasil menjadi yang terbaik I tingkat Nasional dalam lomba Wana Lestari Tahun 2017 untuk kategori KKA. Atas keberhasilannya, Novita Ardiyansari diberi kesempatan untuk menerima penghargaan langsung oleh Menteri LHK dan menghadiri Upacara Detik Detik Proklamasi tanggal 17 Agustus 2017 di Istana Negara. Tumbuh kepedulian Novita Ardiyansari terhadap lingkungan yaitu denganmengembangkan hutan Mangrove dengan model pengelolaanya berbasis masyarakatlokal guna untuk menciptakan sistem perlindungan alamiah yang mampu mengurangi atau menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi kawasan sekitar muara Opak. Novita Ardiayansari dapat menggerakkan, menggugah kepedulian kelompok Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B) dan masyarakat Dusun Baros untuk ikut aktif dalam kegiatan konservasi hutan mangrove. Kegiatan yang telah dilakukan bersama dengan KP2B, warga masyarakat adalah konservasi lahan di sekitar muara sungai Opak dengan penanaman,pemeliharaan hutan Mangrove, Pengembangan paket eduwisata minat khusus hutan Mangrove. Hasil kegiatan yang dilakukan telah memberikan dampak yang nyata baik dari sisi lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya. Sumber Info : Balai KSDA Yogyakarta
Baca Berita

MERIAHKAN HUT RI KE 72 TAHUN, UPACARA DI PUNCAK GUNUNG BULUSARAUNG DIGELAR

Pangkep (17/08). Tak kurang 900 orang peserta terlibat dalam aksi ini. peserta tersebut berasal dari segenap stakeholder TN Bantimurung Bulusaraung yang terdiri dari Dinas Kebudayaan dan Pariswisata Pangkep, Aparat Desa Tompobulu, Kelompok Ekowisata (KPE) Dentong, PUSTU Tompobulu, KPA Maros (HMPPMI Maros, OPA-Trans dan Salewangeng Maros), KPA Pangkep , SMK Negeri 1 Bungoro, SISPALA Makassar, beberpa komunitas seperti Compazt, profesi ners dan beberapa organisasi pecinta alam lainnya melalukan Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 72 di Puncak Bulusaraung. upacara berlangsung lebih awal. Tepat pukul 06.45 Wita upacara pengibaran bendera dimulai. Kepala SPTN wilayah I Balocci, Iqbal Abadi Rasjid selaku inspektur upacara peringatan HUT RI ke 72 ini di Puncak Gunung Bulusaraung. Setelah upacara selesai para peserta melakukan aksi bersih sampah di areal camping ground yang berada di pos 9. Sampah yang dikumpulkan kemudian dibawa turun ke desa Tompobulu oleh masing-masing pendaki. Tak kurang dari 6 karung sampah yang berhasil dikumpulkan oleh para pendaki. Pada pendakian kali ini juga diberlakukan SOP Pendakian yakni semua barang yang akan dibawa diperikasa petugas, kemudian dihitung potensi sampah yang ditimbulkan. Jika ada pendaki melanggar akan dikenakan sanksi berupa denda. Saat ini SOP Pendakian baru diterapkan 2 kali sebulan. “Upacara di puncak gunung Bulusaraung ini adalah agenda tahunan TN Bantimurung Bulusaraung yang akan selalu kita pertahankan” tutur Iqbal abadi Rasjid di sela-sela upacara bendera. Kibarkan bendera sang Merah Putih di segala penjuru Nusantara. Jayalah Indonesiaku. Kami siap bekerja bersama. Bersama membangun bangsa, menuju Indonesia maju. Merdeka!!! Sumber: Erista Murpratiwi dan Taufiq Ismail – Staf TN Bantimurung Bulusaraung
Baca Berita

Harapan Tagline Wisata Ramah Lingkungan di Pulau Harapan TN Kep. Seribu

Pulau Harapan, 18 Agustus 2017. MASI (Masyarakat Selam Indonesia), Divers Clean Action (DCA) dan KEHATI dengan didukung oleh Taman Nasional Kepulauan Seribu mengadakan lomba logo dan tagline dengan tema ”Wisata Pulau Harapan yang ramah lingkungan dan bermasyarakat”. Lomba ini merupakan kegiatan pembuka untuk program Wisata Ramah Lingkungan di Pulau Harapan. Pulau Harapan dipilih sebagai lokasi target karena tingginya tingkat kunjungan wisata di kawasan ini. Pulau Harapan merupakan salah satu desa binaan Taman Nasional Kepulauan Seribu. Lomba ini diadakan bertepatan pada peringatan HUT RI ke-72 tanggal 17 Agustus 2107 di Taman Terpadu Pulau Harapan. Pelaksanaan lomba melibatkan berbagai unsur, yaitu MASI, DCA, KEHATI, Taman Nasional Kepulauan Seribu, Kelurahan Pulau Harapan, Karang taruna dan Kelompok Sadar Wisata Bintang Harapan. Hal ini sesuai dengan moto HUT RI ke-72 tahun “Indonesia Kerja Bersama” dan sebagai upaya meningkatkan community involvement dalam program Wisata Ramah Lingkungan di Pulau Harapan untuk mendukung role model Wisata berbasis masyarakat di Taman Nasional Kepulauan Seribu. Antusiasme warga Pulau Harapan terhadap lomba ini cukup tinggi. Sebanyak 53 orang warga dengan kriteria berumur lebih dari 12 tahun mengikuti lomba ini. Dari hasil penilaian didapat 3 (tiga) pemenang dengan kriteria penilaian adalah kesesuaian dengan tema, kesesuaian dengan tujuan lomba (untuk mendapatkan ikon dan logo) serta nilai estetika. Hadiah diserahkan kepada pemenang oleh Lurah Pulau Harapan, Ketua MASI, dan perwakilan Polsek Kepulauan Seribu Utara. Logo dan tagline yang diperoleh dari pemenang lomba akan disempurnakan dan ditampilkan pada berbagai materi dan media kampanye Wisata Ramah Lingkungan di Pulau Harapan. Sumber Info : Yuniar Ardianti, S.Hut.,MA. - Penyuluh Kehutanan Balai TN Kepulauan Seribu
Baca Berita

Pembinaan Pegawai Balai TN Ujung Kulon di Kantor Seksi PTN Wilayah III Sumur

Banten, 18 Agustus 2017 - Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 Balai Taman Nasional Ujung Kulon melaksanakan beberapa kegiatan yaitu mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih pada tanggal 17 agustus 2017, pembinaan pegawai dan perlombaan-pelombaan. Pembinaan pegawai dan perlombaan dilaksanakan pada hari jum’at tanggal 18 Agustus 2017 yang bertempat di kantor Seksi PTN Wilayah III Sumur. Kegiatan pembinaan pegawai di ikuti oleh seluruh pegawai Balai TN. Ujung Kulon di antaranya pegawai yang berada di kantor Balai, pegawai Seksi PTN Wil.I P.Panaitan, pegawai Seksi PTN Wil.II P.Handeuleum dan pegawai Seksi PTN Wil.III Sumur. Kegiatan pembinaan pegawai dan perlombaan bertujuan untuk memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia serta menjalin silaturahmi dan kekompakan antar pegawai. Perlombaan yang dilombakan antara lain, lomba Volly, tenis meja, balap kelereng, memasukan paku kedalam botol, lomba bakiak dan lomba karaoke. Pemenang lomba akan di akumulasi sesuai dengan penempatan kerja (Balai, SPTN I, SPTN II dan SPTN III). Hadiah yang diraih pemenang lomba yaitu trophy juara 1,2,3 dan trophy juara umum. Pembinaan pegawai dimulai pada 09.00 WIB yang dipimpin oleh Bapak Kepala Balai TN.Ujung Kulon. Kegiatan di ikuti oleh 86 orang pegawai Balai TN. Ujung Kulon. Pada kegiatan pembinaan pegawai tersebut, ada beberapa point yang disampaikan antara lain menekankan dan menjelaskan tupoksi masing-masing jabatan dan agar masing-masing personil bertanggungjawab pada jabatan yang diemban, disiplin, jujur dan mampu memberi teladan yang baik. Selanjutnya meningkatkan koordinasi di internal serta KSBTU, Kepala Seksi dan Kepala Resort agar responsive terhadap keluhan dan permasalahan dilokasi kerja. Selain itu bapak kepala Balai juga mengingatkan agar pengelolaan kawasan yang kembali ke resort (kembali ke lapangan)dan menguasaikondisi dilokasi kerja. Dengan kembali ke resort pra staff diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat dan terlibat dalam kehidupan social didesa yang masuk dalam wilayah kerja resort. Serta meningkatkan kerjasama dengan masyarakat untuk menggali dan memanfaatkan potensisesuai dengan aturan yang berlaku. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan bersama dengan masyarakat antara lain patrol bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP), patrol kebakaran dengan Masyarakat Peduli Api (MPK). Sumber: BTN Ujung Kulon
Baca Berita

PLN Sofifi Jadi Sponsor Utama Kegiatan Kelompok Wisata di TN. Aketajawe Lolobata

Sofifi, 17 Austus 2017. Satu hari sebelum peringatan upacara kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 yang akan dihelat di Resort Tayawi kawasan Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL), panitia persiapan upacara disela-sela persiapan upacara mencoba wahana baru di sungai Tayawi di Resort Tayawi. Adalah “Ba’anyur”, atau biasa disebut dengan tubing. Merupakan atraksi baru yang akan dipromosikan Resort Tayawi untuk menarik kunjungan wisatawan lokal. Tubing adalah meluncur diatas air atau sungai menggunakan alat bantu berupa ban dalam mobil atau truk. Kegiatan ini sangat menyenangkan jika dilakukan bersama-sama. “Ini adalah pertama kalinya ba’anyur (tubing) di Maluku Utara, karena belum ada yang upload foto seperti ini di sini”, kata David, anggota Pokja Database TNAL. Setelah melakukan uji coba tubing, disepakati bersama bahwa sungai Tayawi sudah memenuhi syarat. Terdapat beberapa titik yang beraliran deras dan berbelok tajam, aliran sedang dan area yang memiliki arus pelan yang bisa untuk bersantai. Keunggulan lainnya adalah panorama hutan dan bukit kars yang sangat indah, yang bisa dijadikan latar belakang ber-swafoto saat tubing. Kepala Balai TNAL menuturkan bahwa kelengkapan peralatan tubing terkait keselamatan agar diperhatikan. Kegiatan tersebut berawal dari paket wisata bertajuk “Upacara Di Alam Bebas”, kelompok wisata kecil di Resort Tayawi, Hammockers Tayawi mencoba membuat terobosan baru dengan membuat proposal pengajuan dana CSR kepada PLN cabang Sofifi. Proposal ini bertujuan untuk membantu pengadaan perlengkapan wisata seperti tenda, alat masak, alat tubbing dan tentu saja hammock. Proposal tersebut membuahkan hasil, dan PLN cabang Sofifi menjadi sponsor utama kegiatan wisata tersebut. Sekarang, kelompok Hammokers Tayawi sudah memiliki beberapa peralatan wisata berkat proposal tersebut. Salah satunya adalah alat tubbing. Salah satu anggota kelompok sangat berterima kasih kepada PLN atas bantuan tersebut dan akan melanjutkan kegiatan wisata di Resort Tayawi kawasan Taman Nasional Aketajawe Lolobata. Hammockers Tayawi beserta petugas Resort Tayawi juga sudah mencoba atraksi tubbing di sungai Tayawi dan berhasil. Oleh : Akhmad David Kurnia Putra Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata
Baca Berita

Lagi, Warga Bandung Serahkan Satwa Liar

Bandung, 18 Agustus 2017 Kesadaran masyarakat untuk menyerahkan satwa liar yang dimiliki/dipelihara mereka semakin meningkat. Terbukti, pada tanggal 16 Agustus 2017 Tim Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamatan TSL BBKSDA Jawa Barat kembali menerima satwa liar dilindungi berupa seekor kukang (Nycticebus sp) dari seorang warga bernama Untoro Adi Sucipto yang beralamat di Kp. Sindangsari RT 04/RW 05, Desa Sangkan Hurip, Kec. Katapang, Kab. Bandung. Menurut penuturannya, satwa liar dengan nama lain malu-malu tersebut diperoleh dari pemberian keponakannya yang baru mudik dari Cirebon sekitar seminggu yang lain. Sementara itu, masih di tanggal yang sama, seekor burung hantu dengan nama ilmiah Tyto alba diserahkan secara sukarela oleh seorang warga Kawaluyaan Kota Bandung bernama Ihsan Nul Hakim. Menurut pengakuannya, satwa tidak dilindungi tersebut dia temukan di sekitar Jalan Kawaluyaan pada Rabu pagi tanggal 16 Agustus 2017. Saat ini, kukang hasil penyerahan tersebut telah dititiprawatkan ke Yayasan IARI untuk keperluan identifikasi dan pengecekan kesehatan. Selanjutnya, satwa dilindungi tersebut akan menjani program rehabilitasi hingga pada saatnya nanti akan dilepasliarkan ke habitat aslinya. Sementara, burung hantu yang diserahkan kepada Tim Gugus Tugas telah dititiprawatkan ke Kebun Binatang Bandung. Sumber: Humas BBKSDA Jawa Barat
Baca Berita

Siap Kerja Bersama, Balai TN Lorentz Upacara Bersama Pemda Kabupaten Jayawijaya

Wamena, 17 Agustus 2017. Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaaan Indonesia yang ke-72, hari Kamis tanggal 17 Agustus 2017 yang bertempat di Stadion Pendidikan Wamena Kabupaten Jayawijaya Propinsi Papua, Balai Taman Nasional Lorentz (Balai TN Lorentz) ikut serta dalam kegiatan upacara pengibaran bendera yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan diikuti oleh para SKPD, Instansi-instansi, Pelajar serta tamu undangan. Kegiatan Upacara ini memiliki arti yang sangat penting, karena selain bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi dan kebersamaan di antara masyarakat yang tinggal sekitar Kota Wamena. Yang bertindak sebagai inspektur upacara pada kesempatan tersebut adalah Bupati Jayawijaya Jhon Wempi Wetipo,S.H.,M.H. Rangkaian upacara diantaranya kenaikan bendera, pembacaan teks Pancasila dan teks Proklamasi, mengheningkan cipta serta dilanjutkan dengan mendengarkan lagu-lagu nasional dan lagu Indonesia lainnya turut pula diakhir acara para peserta upacara disajikan sebuah atraksi perang-perangan khas suku pegunungan tengah Papua. Tema pada pelaksanaan upacara tahun ini adalah" Dengan Semangat Kemerdekaan RI ke-72 Kita Tingkatkan Kamtibmas, Disiplin dan Budaya Kerja di Kabupaten Jayawijaya" semoga dengan kegiatan ini dapat bermanfaat dan menjadi motivasi untuk terus bekerja dan berkarya untuk pembangunan Indonesia, dan secara khusus adalah menjaga kelestaraian kawasan Taman Nasional Lorentz. "Atas nama Pimpinan dan staf Balai Taman Nasional Lorentz mengucapkan selamat hari kemerdekaan, Dirgahayu RI ke 72, Semoga Indonesia tetap jaya dan sentosa” . Sumber Info : Balai TN Lorentz
Baca Berita

Penanaman Mangrove Bersama Kemenko Kemaritiman di Pulau Pramuka

Pulau Pramuka, 17 Agustus 2017. SPTN Wilayah III Pulau Pramuka Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu bersama-sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu melaksanakan aksi bersama penanaman mangrove dan pelepasan 5 ekor penyu sisik (Eretmocelys imbricata) yang berlokasi di depan kantor SPTN Wilayah III Pulau Pramuka. Dari Kemenko Bidang Kemaritiman hadir Sekretaris Menko Bidang Kemaritiman, Deputi Menko Bidang Kemaritiman dan Darma Wanita Persatuan Kemenko Bidang Kemaritiman. Sedangkan dari Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu hadir Bupati beserta jajarannya yang salah satunya yaitu Kasudin Lingkungan Hidup Kab. Adm. Kepulauan Seribu. Hal ini sesuai dengan tema HUT RI ke 72 Bangun Kerja Bersama guna mendukung Konservasi di Kepulauan Seribu. Selain itu rombongan juga diajak oleh tim dari SPTN Wilaya III Pulau Pramuka untuk berkeliling di hutan mangrove dengan mengunakan sampan. Hutan mangrove ini yang sebentar lagi akan dibangun sarana wisata diantaranya berupa treking mangrove, labirin mangrove, habituasi penyu dan lain-lain. Hal ini adalah merupakan salah satu sumbangsih dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan cq. Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu dalam mempersiapkan kunjungan wisata yang mana kepulauan seribu sudah ditetapkan sebagai 10 destinasi prioritas wisata di Indonesia (KSPN). Sumber Info : Balai TN Kepulauan Seribu

Menampilkan 10.145–10.160 dari 11.141 publikasi