Jumat, 17 Apr 2026

Berita

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Berita

Eksotika Underwater TN Bunaken Sabet Terbaik ke-1 di Indogreen 2018

Samarinda, 8 April 2018. Balai Taman Nasional Bunaken mendapatkan juara I stand terbaik kategori Taman Nasional dalam partisipasi gelaran Indogreen Environment and Forestry Expo ke 10 yang bertempat di Samarinda Convention Hall, Samarinda Kalimantan Timur tanggal 5 – 8 April 2018. Nikolas Loli, Kepala Subbagian Tata Usaha TN Bunaken menyampaikan konsep tema stand yang diusung kali ini adalah eksotika underwater dimana pengunjung akan dibawa ke fantasi bawah air yang ada di gerbang pasifik, dengan mengekspresikan diri dengan berfoto pada background visitor yang tersedia. Selain itu pengunjung juga akan mendapatkan informasi pengelolaan kawasan Taman Nasional, akses wisata ke Bunaken, serta berbagai produk-produk kreatif ekonomi masyarakat dari kelompok Cahaya Trans dan Cahaya Tatapaan pendampingan Balai Taman Nasional Bunaken seperti keripik pisang, sirup buah pala, stik ikan tuna, abon ikan cakalang, dan ikan asin kemasan. Tambahan konsep tema Bunaken tersebut juga diramaikan oleh Putra dan Putri Dirgantara yang mempromosikan pariwisata alam Taman Nasional Bunaken khususnya dan Sulawesi Utara umumnya, karena Bandara Sam Ratulangi merupakan pintu masuk utama wisatawan Sulawesi Utara, adapun pada setiap hari pengunjung stand disajikan musik bambu klarinet dan seruling yang membawa nuansa seni Minahasa, di pada hari terkahir kami juga menampilkan Tarian Kabasaran dan Tarian Uka Ka Kau di panggung utama serta demo memasak masakan yaitu Tinutuan atau bubur Manado, sampai menjelang penutupan acara pameran tercatat lebih dari 1500 pengunjung yang berfoto di stand Taman Nasional Bunaken, tutur Niko. Sumber : Balai Taman Nasional Bunaken
Baca Berita

Cantiknya 55 Penyelam Putri Menjangan “Dive for Trash” di Pulau Menjangan, TN Bali Barat

Pulau Menjangan, 8 April 2018. Penyelam Putri Menjangan berkolaborasi dengan penyelam Taman Nasional Bali Barat (TNBB) bersihkan sampah di dasar laut Pulau Menjangan. Kegiatan ini untuk menyambut Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April nanti. Sebanyak 55 partisipan yang sebagian besar perempuan terjun ke laut untuk membersihkan sampah plastik. FYI, Putri Menjangan merupakan salah satu komunitas lokal yang peduli dan berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian TNBB khususnya di Pulau Menjangan. Kali ini Putri Menjangan menggandeng komunitas penyelam "Surabaya Diving" dalam kegiatan sosial dan amal yang bertajuk ‘Diving and Charity’ dengan pelibatan Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokmasta) Batu Ampar, Desa Pejarakan. Rombongan disambut Kepala SPTN Wilayah III Labuan Lalang, Hendra Gunawan, dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Wiryawan. Gabungan penyelam ini diarahkan untuk melakukan underwater clean up ‘dive for trash’ di Pos 1 dan Pos 2 Pulau Menjangan. “Terima kasih kepada Putri Menjangan dan Surabaya Diving yang telah berpartisipasi aktif dalam upaya pengendalian sampah di Pulau Menjangan” ujar Hendra Gunawan. Selain itu, Hendra juga menambahkan bahwa Balai TNBB akan terus meningkatkan upaya penanganan sampah, salah satunya melalui kegiatan clean up bersama para pihak. FYI, pada tahun 2017 lalu, sampah anorganik hasil clean up di Pulau Menjangan mencapai 10 ton, sementara sampai dengan triwulan I tahun 2018 ini, hasil clean up di Pulau Menjangan sebanyak 3 ton sampah anorganik. Hampir semuanya merupakan sampah yang dibawa arus laut dan terdampar di pantai Pulau Menjangan. Selesai pengarahan, para penyelam dibagi ke dalam beberapa kelompok dan masing-masing dibekali satu buah kantong sampah. Mereka bergegas ke lokasi yang telah ditentukan sesuai arahan sebelumnya. Sekitar satu jam, kelompok penyelam sudah bermunculan sambil membawa kantung berisi sampah. Setiap kantong sampah ditimbang, lalu semua sampah tersebut digabungkan dalam satu karung. Jumlah seluruh sampah anorganik yang terkumpul dari aksi ‘dive for trash’ yg di inisiasi oleh komunitas Putri Menjangan kali ini sebanyak 97 Kg. Rata-rata perolehan tiap kelompok sebanyak 7 Kg. “Terima kasih kepada pihak TNBB dan para penyelam yang telah bersama-sama mengumpulkan sampah dari dasar perairan Pulau Menjangan” ucap Ketut Sutama kordinator Putri menjangan. Sutama juga berjanji akan terus membantu Balai TN Bali Barat dalam upaya pengendalian sampah anorganik di Pulau Menjangan. Sebelumnya hari Sabtu, 7 April 2018, para penyelam dari Surabaya Diving yang difasilitasi oleh komunitas Putri Menjangan sempat melakukan ‘fun dive’ sambil melakukan transplantasi karang di sekitar Teluk Banyuwedang. Selain itu, mereka juga melakukan penyuluhan kesehatan wanita kepada Ibu-Ibu PKK Desa Pejarakan. Sumber : Balai Taman Nasional Bali Barat
Baca Berita

Booth TN Matalawa Terbaik Ketiga Gelaran Indogreen ke-10 di Samarinda

Samarinda, 8 April 2018. Pameran Indogreen Environment and Forestry (IEFE) yang bertempat di kota Samarinda hari ini telah berakhir (8/4/18). Pameran yang diikuti berbagai instansi pemerintah, BUMN dan juga swasta ini ramai pengunjung setiap harinya. Booth TN Manupeu Tanahdaru dan Laiwangi Wanggameti (TN Matalawa) tidak pernah sepi pengunjung, sekitar 1000 orang tercatat mengunjungi booth TN Matalawa. Beragam atraksi di dalam booth seperti lomba mewarnai, kuis, dan juga mencoba pakaian adat Sumba menjadi daya tarik tersendiri untuk para pengunjung. Bahan promosi seperti stiker, postcard, buku, baju, topi, dan gantungan kunci juga dibagikan kepada pengunjung sebagai daya tarik dan juga sebagai upaya promosi seputar TN Matalawa kepada khalayak umum. Rupanya daya tarik tersebut menjadikan TN Matalawa sebagai juara terbaik ketiga tingkat Taman Nasional. Tentunya ini menjadi sebuah kebanggaan untuk TN Matalawa dan menjadi salah satu motivasi untuk terus berpretasi. Sumber : Balai TN Manupeu Tanahdaru dan Laiwangi Wanggameti (TN Matalawa)
Baca Berita

Sun Ghoukong Dilepasliarkan di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh

Tebo, 8 April 2018. Seekor Orangutan bernama Sun Ghoukong dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT). Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 01 s.d 03 April 2018. Pelepasliaran ini dilakukan oleh sebanyak 13 orang yang terdiri dari 3 (tiga) petugas Seksi Pengelolaan Wilayah I Tebo TNBT, 1 (satu) orang dokter hewan dan 3 (tiga) orang staf FZS dan sisanya buruh angkut yang diambil dari masyarakat lokal. Berdasarkan pengecekan dokter hewan, kondisi luka yang diderita oleh Orangutan Sun Ghoukong sudah pulih dan siap untuk dilepasliarkan. Jarak lokasi pelepasliaran orangutan Sun Ghoukong yaitu berjarak 5,5 Km dari stasiun Sungai Pengian dan 2,6 KM berada di dalam kawasan TNBT. Kondisi vegetasi di sekitar lokasi pelepasliaran didominasi oleh jenis Meranti, pohon Terap dan Durian. Jenis ini cocok sebagai sumber pakan Orangutan. Tim memantau orangutan Sun Ghoukong sampai kondisi benar-benar bisa untuk di tinggal kembali ke stasiun dan dengan harapan Sun Ghou Kong nyaman di tempat baru nya. Pelepasliaran ini adalah kali kelima, sebanyak 4 kali orangutan Sun Ghou Kong ini dilepasliarkan di sekitar stasiun dan selalu kembali lagi ke stasiun. Semoga pelepasan kali ini orangutan Sun Ghoukong dapat benar-benar betah dan merasa nyaman di lingkungan barunya. Sumber : Balai Taman Nasional Bukit Tigapuluh
Baca Berita

Salam Pramuka!! Saka Wana Bakti Binaan Balai TN Taka Bonerate jadi Panitia PERSAMI

Benteng-Kepulauan Selayar, 8 April 2018. Salam Pramuka..!! Adik-adik Pramuka Saka Wana Bakti (SWB) Kwarcab Kepulauan Selayar binaan Balai TN. Taka Bonerate mendapat undangan dari sekolah Mts. Lembang Bau untuk menjadi Panitia PERSAMI (Perkemahan Sabtu Minggu) Gabungan (7-8/04) sekolah-sekolah di Desa Lembang Bau. Lebih dari 40 orang Pramuka menghadiri kegiatan ini, tak hanya kegiatan kemah saja yang dilaksanakan, tapi diisi dengan kegiatan pemberian materi Kepramukaan dan mencoba ketangkasan di alam sekitarnya (hiking). Menurut Kakak Marwan Nur yang juga Pamong Saka bahwa, selain kegiatan penyampaian materi pengenalan ke-Pramuka-an, juga ada beberapa kegiatan PERSAMI ini, sebagai ajang silaturahmi antara Saka Wana Bakti dan Sekolah-sekolah di Lembang Bau. Dengan kegiatan semacam ini, diharapkan Pramuka di sekolah - sekolah bisa aktif kembali dan jadi kegiatan ekstrakurikuler yang diminati oleh siswa-siswa dimasa mendatang. “Kehadiran adik-adik Pramuka Saka Wana Bakti dan Pramuka sekolah-sekolah ini diharapkan dapat menjadi voluntir dalam mensosialisasikan dan mengkampanyekan pengelolaan TN. Taka Bonerate serta lingkungan hidup di sekitarnya" harapan Faat Rudhianto selaku Kepala Balai yang ditemui disela-sela kesibukannya . Hal ini merupakan salah satu program Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem dalam pembinaan generasi muda jaman now. Sumber : Asri - PEH Balai TN Taka Bonerate
Baca Berita

Booth TN Kutai Raih Terbaik ke-2 Ajang Indogreen 2018

Samarinda, 8 April 2018. Balai Taman Nasional Kutai meraih penghargaan terbaik ke-2 untuk UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kategori taman nasional terbaik pada pameran Indogreen Environment & Forestry Expo 2018 yang diselenggarakan di Samarinda Convention Hall, Samarinda, Kalimantan Timur. Pameran yang diselenggarakan selama 4 hari (5 – 8 April 2018), Balai TN Kutai menampilkan display tentang wisata alam, penyajian melalui leaflet, buletin dan buku-buku, serta diskusi diskusi spontan serta penyuluhan kepada pengunjung pameran. Tujuan yang ingin dicapai dari keikutsertaan TN Kutai pada pameran Indogreen 2018 adalah untuk menyebarluaskan arti pentingnya konservasi alam dan hutan khususnya TN Kutai serta memberikan informasi dan promosi tentang objek wisata yang terdapat di TN Kutai. Dengan menampilkan wall 3D salah satu objek wisata TN Kutai yaitu Bontang Mangrove Park serta badut orangutan ternyata sangat menarik perhatian pengujung untuk berkunjung ke booth TN Kutai bukan hanya untuk berfoto tetapi juga berdiskusi dengan petugas yang ada. Hal ini dapat menjadikan TN Kutai menerima penghargaan sebagai Taman Nasional terbaik ke-2 pada pameran Indogreen 2018. Semoga dengan prestasi yang telah diperoleh ini, dapat meningkatkan semangat TN Kutai untuk terus berkarya dan menjadi lebih baik lagi pada event-event yang akan datang. #TN Kutai Sumber : Balai Taman Nasional Kutai
Baca Berita

Pendampingan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Balai TN Gunung Palung

Laman Satong, 5 April 2018. Balai Taman Nasional Gunung Palung melalui Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Tanjung Gunung mendampingi masyarakat Dusun Tanjung Gunung dalam kegiatan pelatihan budidaya jamur tiram. Pelatihan budidaya jamur dilaksanakan hari Kamis, 5 April 2018 di demplot budidaya jamur kerja sama antara PT Kayung Agro Lestari dengan Trobenbos Internasional di dusun Manjau, Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang. Anggota masyarakat Dusun Tanjung Gunung yang ikut dalam kegiatan pelatihan berjumlah 11 orang, yang merupakan perwakilan dari kelompok-kelompok masyarakat binaan Balai TNGP yang ada di dusun Tanjung Gunung, Desa Sejahtera. Narasumber pelatihan budidaya jamur adalah Bapak Winardi selaku koordinator pemberdayaan masyarakat Tropenbos Internasional dan kelompok ibu-ibu binaan PT. Kayung Agro Lestari dan Trobenbos Internasional. Materi pelatihan meliputi: pembuatan F0, penyeteman, sterilisasi media dan inokulan, pengembangbiakan dan pemanenan. Masyarakat dusun Tanjung Gunung sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan dan berharap budidaya jamur tiram dapat dilakukan di dusun Tanjung Gunung. Sumber : Bambang Hari Trimarsito - KSPTN Wilayah I Sukadana Balai TN Gunung Palung
Baca Berita

Sumpah Janji PNS Balai TN Tesso Nilo

Pekanbaru, 5 April 2018. Kamis pagi, Tanggal 5 April 2018 lalu, sebanyak 16 orang Pegawai Balai TN. Tesso Nilo Riau diambil sumpah janji pegawai negeri sipil. Pengambilan sumpah janji jabatan dilaksanakan di Balai Diklat Kehutanan Pekanbaru. Selain pegawai Balai TN. Tesso Nilo juga dilakukan pengambilan sumpah untuk seluruh UPT Teknis Kementerian LHK di provinsi Riau. Pengambilan sumpah janji pegawai negeri sipil ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Ir. Erni Mayana, M.M. “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian, kesadaran, dan tanggungjawab”, Mengenakan seragam batik biru, itulah sepenggal sumpah yang diambil dan diucapkan oleh Pegawai Negeri Sipil Balai TN. Tesso Nilo. Usai pengambilan sumpah, Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Ir. Erni Mayana, M.M memberi wejangan kepada kepada seluruh PNS yang ikuti prosesi sumpah janji jabatan bahwa sumpah yang telah diucapkan didengar pula oleh sang maha kuasa, dan yang telah disumpah semestinya dapat menjalankan pekerjaan dengan amanah sesuai dengan tugas yang diberikan. Sumber : Balai Taman Nasional Tesso Nilo
Baca Berita

Perjanjian di Saung Sarongge

Cianjur, 3 April 2018. Saung Sarongge, Desa Ciputri, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur menjadi tempat akad kerjasama antara Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) dengan P.T. Alas Tiara Lestari (ATL). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dihadiri pihak Balai Besar TNGGP, Wahju Rudianto (Kepala Balai Besar TNGGP), Mimi Murdiah (Kepada Bidang Teknis), dan Diah Qurani Kristina (Kepala Bidang PTN Wilayah I Cianjur), Agus Ariyanto (Kepala Seksi PTN Wilayah I Cibodas), Heri Suheri (Kepala Sub Bagian Program dan Kerjasama), dan Antong Haryadi (Kepala Sub Bagian Umum). Sedangkan dari pihak PT. ATL hadir Wenny Herawati Ronaldy (Direktur PT. ATL) dan Hendri (Manager Area). “Terima kasih kepada PT. Alas Tiara Lestari atas kemauannya dan kesadarannya ikut serta berperan aktif untuk membantu dan menjaga keutuhan kawasan TNGGP” ujar Wahju Rudianto Kepala Balai Besar TNGGP dalam sambutannya. Beliau juga mengingatkan bahwa demi keberlangsungan PKS ini, diharapkan tidak hanya sampai kepada penandatangan tetapi perlu ditindaklanjuti dengan pembuatan Rencana Pelaksanaan Program (RPP) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) serta implemantasi di lapangan. “Melalui perjanjian kerjasama ini, kami siap membantu Balai Besar TNGGP dalam menangani beberapa permasalahan pengelolaan kawasan TNGGP khususnya di lapangan. Mengingat PT. ATL salah satu areanya berbatasan langsung dengan kawasan TNGGP, di lapangan sering melihat aktivitas-aktivitas yang dapat mengganggu terhadap keutuhan kawasan sehingga dengan adanya ikatan kerjasama ini kami akan berusaha sesuai dengan kemampuan kami untuk ikut berperan aktif dalam penyelesaian permasalahan tersebut seperti, aktivitas penggarapan yang masih terjadi di beberapa wilayah khususnya di wilayah Resort Gunung Putri dan Resort Sarongge” ucap Bapak Hendri perwakilan dari pihak PT. Alas Tiara Lestari. PT. ATL selama ini sudah berperan aktif dan ikut serta dalam kegiatan pelestarian kawasan TNGGP, terutama dalam hal penyediaan bibit tanaman lokal TNGGP untuk kegiatan penanaman (pemulihan ekosistem) baik yang dilaksanakan di dalam kawasan TNGGP maupun di wilayah sekitar kawasan. Dalam PKS ini, ada 3 (tiga) ruang lingkup yang dikerjasamakan yakni: 1) perlindungan kawasan, 2) pemulihan ekosistem, dan 3) pemberdayaan masyakat. Perlindungan kawasan dapat diwujudkan diantaranya melalui kegiatan patroli rutin, penjagaan hutan, penegakan hukum, dan lain sebagainya. Pemulihan ekosistem dapat diwujudkan salah satunya dengan melakukan penanaman (pemulihan ekosistem) di dalam kawasan berdasarkan Rencana Pemulihan Ekosistem yang sudah disusun sebelumnya. Inti dari kegiatan pemulihan ekosistem ini adalah bagaimana memulihkan kawasan TNGGP yang rusak menjadi pulih kembali yang mendekati kondisi aslinya. Sehingga penentuan tanaman yang akan ditanam harus berdasarkan kepada ekosistem referensi. Sedangkan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan diharapkan dapat mewujudkan kemandirian masyarakat khususnya secara ekonomi. Masyarakat yang selama ini bergantung kepada kawasan hutan “penggrap eks PHBM” dapat meninggalkan garapannya dengan sukarela karena sudah memiliki alternatif mata pencaharian yang lain. Tentunya keberhasilan dari kegiatan-kegiatan dimaksud mungkin akan kita rasakan dalam beberapa tahun ke depan. Sumber: Asep Hasbilah – PEH Balai Besar TN Gunung Gede Pangrango
Baca Berita

Partisipasi Balai KSDA Sulteng di Pameran Pembangunan Parigi Moutong

Parigi Moutong, 7 April 2018. Balai KSDA Sulawesi Tengah ikuti pameran pembangunan dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Parigi Moutong ke-16 pada tanggal 10 April 2018 dengan tema potensi bahari dan carnaval budaya. Selain pameran pembangunan diadakan juga Tomini Fashion Carnaval yakni peragaan busana oleh sanggar-sanggar seni dan tari di wilayah Parigi Moutong. Pelaksanaan Kegiatan pada Tanggal 4 s/d 7 April 2018 berlokasi di Area Parkiran Setda Kantor Bupati Parigi Moutong. Kegiatan Pameran Pembangunan dan Festival Fashion Carnaval dibuka secara resmi oleh Pjs. Bupati Parigi Moutong Bapak Drs.Mohammad Nadir, M.Si. yang dilanjutkan dengan mengunjungi seluruh Stand pameran termasuk stand BKSDA Sulawesi Tengah. Stand BKSDA memamerkan Burung Maleo (Macrocephalon maleo) dan Kakatua Jambul Kuning (Cacatua shulphurea). Antusias pengunjung stand BKSDA terlihat dari jumlah pengunjung dari hari pertama sampai hari ketiga pameran yang mencapai kurang lebih 286 Pengunjung. Rata-rata pengunjung ingin melihat langsung Burung Maleo dan Kakatua Jambul Kuning. Menurut penuturan salah satu pengunjung (Bapak Moh.Zain) bahwa informasi yang diperoleh di Stand BKSDA sangat menambah pengetahuan fauna endemik Sulawesi Tengah dan dilindungi khususnya Burung Maleo. Sebagian orang tua yang membawa anaknya memperkenalkan burung maleo kepada anaknya karena selama ini hanya mendengar, membaca dan melihatnya lewat gambar tersebut disekolah namun belum pernah melihatnya secara langsung. Diharapkan dengan adanya pameran tersebut, masyarakat mengenal kekayaan alam, flora dan fauna Indonesia pada umumnya dan Sulawesi Tengah pada khususnya. Selain itu diharapkan agar masyarakat juga memahami perlunya komitmen bersama dalam upaya konservasi terhadap lingkungan alam termasuk spesies-spesies yang berada di dalamnya. Sumber : Balai KSDA Sulawesi Tengah
Baca Berita

Chicco Jerikho Sang “Sahabat Gajah dan Elephant Warrior” Datang ke TN Way Kambas

Labuhan Ratu, 7 April 2018. Chicco Jerikho sebagai Duta WWF-Indonesia untuk program “Sahabat Gajah dan Elephant Warrior” mengajak masyarakat untuk peduli terhadap upaya pelestarian gajah dan berkontribusi secara langsung dalam upaya penyelamatan satwa mamalia besar yang hidup di darat ini. Di Pusat Latihan Gajah TN Way Kambas, Jumat (6/4) aktor film “Filosofi Kopi” ini hadir meyaksikan peresemian pembangunan 16 bak minum anak gajah, tower air dan instalasinya serta rencana perbaikan kolam mandi gajah yang didukung oleh supporter WWF-Indonesia, membuat dokumentasi perjalanan serta akan membawa isu pelestarian gajah sumatera di kesertaannya dalam London Marathon 22 April 2018 di London Inggris. Kepala Balai TN Way Kambas yang diwakili oleh bapak Aripin Nur, SH, (Kepala Seksi Wilayah I Way Kanan) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan serta terimakasih atas kehadiran Duta WWF Chicco Jerikho dan rombongan media yang meliput acara peresmian bak minum anak gajah di PLG Way Kambas. ”Dengan hadirnya Chicco Jerikho sebagai Duta Pelestarian Gajah, dan bertugas membawa isu-isu konservasi gajah apalagi nanti sampai ke event internasional, semoga kerjasama dan dukungan serta kepedulian untuk upaya konservasi gajah dapat semakin meningkat. Sehingga masyarakat dan gajah dapat hidup berdampingan dengan harmonis” ujarnya. Pada kesempatan ini juga Chicco Jerikho melihat langsung lokasi 16 bak air minum anak gajah dan bercengkerama dengan Sugeng anak gajah jantan usia 7 tahun yang sedang minum, kemudian setelah istirahat siang dilanjutkan dengan berberkunjung ke Rumah Sakit Gajah untuk melihat gajah-gajah yang sedang menjalani perawatan, antara lain gajah Erin, Zeti, dan Kartijah. Untuk upaya penanggulangan konflik Chicco Jerikho dan tim WWF meninjau camp ERU Braja Harjosari dipandu langsung oleh Koordinator ERU Nazarudin. “Sebagai Elephant Warrior motivasi saya untuk mendukung upaya konservasi gajah, dalam bulan April ini sudah diagendakan oleh WWF untuk ikut Lari Marathon 42 km di London Inggris, membawa isu-isu pelestarian gajah. Sehingga hasil yang didapat dari para supporter nanti dapat digunakan untuk konservasi gajah. Bagi masyarakat yang yang ingin berpartisipasi dapat mengakses di virtualrun.id. Setiap kilometernya akan sangat berarti buat pelestarian gajah”, ujar Chicco Jerikho. Sumber : Balai TN Way Kambas
Baca Berita

Dirjen KSDAE Diiringi Alunan Seruan Rimba Musik Clarinet Bambu di Booth TN Bunaken

Samarinda, 7 April 2018. Alunan indah Seruan Rimba dari Musik Bambu Klarinet mengiringi kunjungan Dirjen KSDAE Ir. Wiratno, M.Sc di stand Taman Nasional Bunaken. Musik bambu yang dikomando oleh Bapak Januarius Loho membangkitkan gelora konservasi jaman now. Om Jan Loho panggilan akrab Januarius Loho menyampaikan bahwa musik bambu merupakan alat musik tradisional dari Minahasa, sebagai alat hiburan untuk kesenian di kampung pada aktivitas masuk minta, perkawinan, akan tetapi perkembangan selanjutnya menjadi salah satu musik untuk penyambutan tamu-tamu penting. Dalam kesempatan pameran Indogreen 2018 di Samarinda kami sangat senang dapat melestarikan musik bambu ini, dengan menggabungkan suasana seni tradisional dan promosi wisata alam di Taman Nasional Bunaken menuju pengelolaan sumber daya alam yang sama-sama lestari, sambung Om Jan. Sumber : Balai Taman Nasional Bunaken
Baca Berita

Bekal Untuk Kader Konservasi BBKSDA NTT

Maumere, 7 April 2018. Sebanyak 30 orang kader konservasi binaan Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur (BBKSDA NTT) di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengambil bagian dalam kegiatan Pembinaan Kader Konservasi yang diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 7 April 2018 bertempat di Aula Kantor Seksi Konservasi Wilayah (SKW) IV Maumere. Para peserta yang hadir merupakan kader konservasi yang berasal dari beberapa kalangan antara lain Tenaga Pengajar pada beberapa sekolah di Kabupaten Sikka, Komunitas Snorkeling Maumere, PMI Kabupaten Sikka, Mapala Universitas Nusa Nipa, dan masyarakat desa penyangga kawasan konservasi dalam wilayah kerja SKW IV. Pembinaan Kader Konservasi dibuka secara resmi oleh Kepala SKW IV, yang dalam arahannya menyampaikan beberapa hal terkait kebijakan pengelolaan kawasan konservasi, serta isu dan tantangan pengelolaan Konservasi Sumberdaya Alam Hayati secara global dan spesifik dalam lingkup wilayah kerja SKW IV. Selanjutnya disampaikan tantangan pengelolaan KSDAE dalam wilayah kerja SKW IV, bahwa dengan cakupan wilayah kerja dan rentang kendali yang cukup luas serta kondisi keterbatasan sumberdaya dan sumberdana yang tidak memadai dan tidak sebanding dengan beban tanggungjawab maupun luasan wilayah kawasan konservasi yang ada, tentunya membutuhkan dukungan dari berbagai mitra stakeholder dalam mewujudkan pengelolaan Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem (KSDAH&E) yang optimal, efisien, dan efektif. Kader konservasi yang merupakan salah satu mitra sesuai dengan fungsi dan tugasnya, diharapkan mampu berperan aktif dalam membantu menumbuhkembangkan dan menggerakan upaya-upaya konservasi sumber daya alam di tengah-tengah masyarakat. Peserta dibekali beberapa materi yang disampaikan narasumber dari internal SKW IV tentang Pengantar KSDAE&H, Pengawetan dan Pemanfaatan TSL yang dilindungi oleh Kepala SKW IV, Materi Pengendalian Kebakaran Hutan oleh Yeni Tris Styaningrung,S.Hut (PEH Muda) dan Materi Perlindungan dan Pengamanan Hutan oleh Alfons K. Ndoen,SP (POLHUT Muda). “Kader Konservasi dapat terus meningkatan kapasitas diri serta selalu proaktif dalam membantu menyuarakan pesan-pesan KSDAE maupun melakukan aksi-aksi nyata yang mendukung pengelolaan Konservasi Sumber Daya Alam untuk mewujudkan masyarakat yang sadar dan peduli Konservasi” tutup Kepala SKW IV BBKSDA NTT. Sumber : Yeni Tri Setyaningrum - PEH Muda SKW IV Maumere, Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur
Baca Berita

Swafoto Booth TN Bromo Tengger Semeru yang Menawan

Samarinda, 7 April 2018. Hadirnya Booth Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada pameran Indogreen di Samarinda yang menampilkan view eksotik Bromo dan Bukit Kaki Jenggot atau lebih populer dengan Bukit Teletubbies menjadi pengobat rasa rindu masyarakat Samarinda dan sekitarnya yang belum bisa berkunjung ke Bromo secara langsung. Sebagai gantinya masyarakat banyak berswafoto dengan keluarga, pasangan atau teman-teman dengan background eksotika View Bromo, Semeru dan Bukit Savana Telletubies. Agar foto kenangan seperti berada di tempat aslinya Booth TNBTS menyediakan kupluk dan syal sehingga swafoto lebih menarik dan berkesan seperti di tempat aslinya. Sambil berswafoto pengunjung di berikan pemahaman tentang manfaat ekologi, ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar TNBTS sehingga masyarakat mendapatkan wawasan dan pengetahuan lain tentang TNBTS labih dari sekedar wisata Bromo atau Pendakiannya. Bromo Tengger Semeru sudah sangat dikenal sebagai Taman Nasional dengan wisata eksotika alamnya. Eksotika Bromo Tengger Semeru menjadi daya tarik yang menjadi target kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara. Namun demikian tidak banyak masyarakat yang berkesempatan untuk berkunjung langsung ke wisata Bromo tersebut. Salah satu yang menjadi alasan adalah karena alasan letak geografisnya yang jauh dan terbatasnya dana untuk berkunjung ke wisata Bromo. Sumber : Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Baca Berita

Putra Putri Dirgantara Sulut Warnai Booth TN Bunaken

Samarinda, 7 April 2018. Putra Dirgantara Sulawesi Utara 2018, Gavin Timbel dan Putri Dirgantara Sulawesi Utara 2018 Isabela Suciwati merupakan putra dan putri terpilih menjadi Duta Dirgantara Sulawesi Utara untuk membantu program Pemerintah dalam mempromosikan dan mengembangakan seni dan budaya serta kepariwisataan umumnya dan wisata alam Taman Nasional Bunaken khususnya, mengingat Bandar Udara Sam Ratulangi merupakan pintu masuk utama kunjungan wisata di Sulawesi Utara dan Bunaken sebagai ikon wisata. Isabela Suciwati perwakilan Putri Dirgantara Sulawesi Utara menyampaikan kami turut berbangga dapat mengikuti ajang promosi di Indogreen 2018, dalam perhelatan lingkungan hidup kami pernah terlibat dalam penanaman mangrove di Pantai Meras yang masih dalam bagian kawasan Taman Nasional Bunaken, sehingga dalam kesempatan ini kami mempromosikan Bunaken sebagai bentuk wisata alam di Sulawesi Utara. Kami dapat menyampaikan peranan wisata alam di Taman Nasional Bunaken dengan berbagai kontribusi terhadap perekonomian masyarakat. Dalam kesempatan ini pula kami akan membawakan tarian Kabasaran yakni Tarian Prajurit Minahasa pada masa peperangan yang dikenal dengan sebutan Waraney, serta tarian Uka Ka Kau yang mengangkat kreasi dari komoditi Sulawesi Utara yaitu kelapa dan daun woka, tarian ini umumnya digunakan pada saat penjemputan tamu negara dan saat pengucapan syukur panen alam di Minahasa, tutur Suciwati. Gelaran pameran Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indogreen Environment and Forestry Expo ke 10 di Samarinda Convention Hall Kalimantan Timur, terbesar di Indonesia itu mengangkat tema “Kontribusi Ekonomi Sektor Kehutanan Dalam Mendukung Pembangunan Nasional”. Sumber : Balai Taman Nasional Bunaken
Baca Berita

Kenalkan Taman Nasional Gunung Palung ke Generasi Millenial

Laman Satong, 5 April 2018. Upaya mengenalkan Taman Nasional Gunung Palung dan untuk meningkatkan kepedulian siswa dan siswi terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati yang ada di sekitarnya, Balai Taman Nasional Gunung Palung hadir dalam kegiatan Kunjungan Pelajar ke Areal Konservasi PT Kayung Agro Lestari (PT KAL). Kegiatan kunjungan pelajar difasilitasi oleh PT KAL dan diselenggarakan pada hari Kamis, 5 April 2018 bertempat di Areal Konservasi PT KAL. Pelajar yang melakukan kunjungan berasal dari SD Negeri 02 Kuala Tolak, Kabupaten Ketapang. Pelajar yang ikut dalam kegiatan kunjungan berjumlah 18 orang dengan didampingi oleh 20 orang guru beserta Kepala Sekolah SDN 02 Kuala Tolak. ?Kegiatan yang dilaksanakan selama kunjungan meliputi : pengenalan langsung flora dan fauna yang berada di area konservasi PT KAL, pemberian materi mengenai Taman Nasional Gunung Palung dan pesan-pesan konservasi dari tokoh pegiat dan pemerhati lingkungan Bapak Yohanes Terang. Di sela-sela pemberian materi pengenalan Taman Nasioal Gunung Palung, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung Bapak Matheas Ari Wibawanto berkesempatan memberikan motivasi dan pesan-pesan konservasi sehingga suasana menjadi lebih akrab dan ceria. Sumber : Balai TN Gunung Palung

Menampilkan 8.289–8.304 dari 11.140 publikasi