Rabu, 6 Mei 2026

Berita

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Berita

Balai Besar KSDA Riau Ikut Pertandingan Futsal Gakkum Cup 2020

Pekanbaru, 16 Januari 2020 - Semangat team Futsal dan suporter Balai Besar KSDA Riau bergemuruh dalam mengikuti pertandingan Futsal Gakkum cup 2020 di lapangan Futsal 3F Pekanbaru. Seluruh peserta yang mengikuti Futsal Gakkum cup 2020 berasal dari UPT Kementerian LHK yang ada di Provinsi Riau dan Dinas LHK Provinsi Riau. Dalam hal ini Balai Besar KSDA Riau tidak memikirkan untuk menjadi juara tetapi yang terpenting adalah partisipasi dan turut memeriahkan pertandingan Futsal Gakkum cup 2020, serta memberikan nilai positif seperti sportifitas dan kekompakan, pantang menyerah serta kobarkan semangat team sampai titik peluh penghabisan. Hasil akhirnya Balai Besar KSDA Riau mendapat juara 3, Juara 1 diraih Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh dan juara 2 diraih PPI yang diwakili Manggala Agni Daop Siak. Selamat kawan kawan semua. Sumber: Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Mengisi Libur Kuliah Dengan Belajar Pemulihan Ekosistem di SM Paliyan

Yogyakarta 16 Januari 2020, Liburan kuliah menjadi waktu yang menarik bagi mahasiswa untuk mempelajari hal lain di luar aktivitas kampus. Sebanyak 36 peserta terdiri dari 15 mahasiswa asing dan 21 mahasiswa Indonesia mengikuti program “I Care For Animal Project”, project untuk meningkatkan kepedulian dan edukasi kepada para pemuda terhadap kehidupan tumbuhan dan satwa liar. Di samping pembelajaran menjadi animal keeper di SFF Bunder, para peserta juga diajak belajar mengenai pemulihan ekosistem di SM Paliyan (Selasa, 14/01/2020). Kegiatan pembelajaran pemulihan ekosistem di SM Paliyan diawali dengan pembukaan dan pengisian materi tentang SM Paliyan oleh Kepala Balai KSDA Yogyakarta, Muhammad Wahyudi. Dalam sambutannya Muhammad Wahyudi menyampaikan apresiasinya “Saya mengapresiasi kegiatan ini, saat sebagian mahasiswa lainnya sibuk dengan gadgetnya, ternyata masih ada sebagian generasi muda hebat yang bersemangat mengisi waktu dengan hal positif untuk mengenal ilmu baru tentang konservasi”. Dalam kesempatan ini, M. Wahyudi juga menjelaskan kepada para peserta tentang proses rehabilitasi kawasan yang dilakukan bersama Mitsui Sumitomo Insurance dari tahun 2004 hingga saat ini. Acara inti pembelajaran ekosistem di SM Paliyan diisi dengan praktek peserta sebagai volunteer tenaga tanam. Praktek volunteer dilakukan dengan belajar menanam jenis-jenis tanaman seperti Bulu (Ficus elasticus), Pulai (Alstonia scholaris), Ipik (Ficus superba) dan tanaman asli karst lainnya. Teriknya matahari tidak menyurutkan semangat para peserta yang cukup menikmati rangkaian kegiatan di SM Paliyan. Sumber : Dyahning (PEH Balai KSDA Yogyakarta)
Baca Berita

Koordinasi dan Sinkronisasi Siaga Darurat Bencana Kabupaten Jember

Jumat, 17 Desember 2020 Pemerintah Kabupaten Jember melaksanakan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Siaga Darurat Bencana Tahun 2020. Rapat dihadiri oleh MUSPIDA Kabupaten Jember, pimpinan instansi lingkup pemerintah daerah Kabupaten Jember Danramil, Kapolsek se Kabupaten Jember, TN Meru Betiri, PTPN XII, BKSDA dan Perhutani Jember. Kegiatan dimaksud bertujuan untuk membangun kesiapsiagaan satgas Penanggulangan Bencana Kabupaten Jember serta segenap unsur instansi terkait dalam penanggulangan bencana yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang beresiko timbulna bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat serta rehabilitasi. Dalam sambutannya Ibu Bupati Jember dr. Faida menyampaikan tentang Evaluasi Kejadian dan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Jember tahun 2019. Dalam paparannya disampaikan tentang Infografis Kejadian Bencana Kabupaten Jember tahun 2019, Grafik Jumlah kejadian Bencana kabupaten Jember Tahun 2019, Langkah-Langkah Antisipasi dan Penanggulangan yang telah dilakukan Tahun 2019. Ibu Bupati Jember juga telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung dan Banjir di Kabupaten Jember berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 188.45/548.3/1.12/2019 pada tanggal 15 November 2019. Kepala BPBD Kabupaten Jember dalam kesempatan paparan selanjutnya menyampaikan tentang langkah-langkah Pra Bencana yang telah dilakukan antara lain: Memfasilitasi terbentuknya Struktur Organisasi Satgas Penanggulangan Bencana Kabupaten Jember, Rapat koordinasi Pra Bencana bersama seluruh UPTD lingkup Kabupaten Jember serta mensosialisasikan Manajeman Penanganan Darurat Bencana. Pada akhirnya, pada segenap unsur penanggulangan bencana lingkup Kabupaten Jember diharapkan akan terbangun kesiapsiagaan bencana yang responsif dalam penanganan bencana yang sewaktu-watu dapat terjadi. Sumber: Balai Taman Nasional Meru Betiri
Baca Berita

BBKSDA SULSEL Gelar Kegiatan Diseminasi dan Promosi

Makassar, 16 Januari 2020 – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan yang merupakan UPT Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melaksanakan Deseminasi dan Promosi Capaian Tahun 2019 dengan tema “Merajut Isu Strategis Ekowisata dan Pelestarian Tumbuhan dan Satwa Liar Menuju Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Sulselbar” di Room Balla Lompoa Hotel Harper Makassar. Sebanyak 150 peserta yang terdiri dari Semua UPT KLHK Sulselbar, OPD Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat serta para NGO, para Media dan Tokoh masyarakat hadir dikegiatan yang bertujuan mempromosikan wisata alam di Sulsel. Kepala Balai Besar KSDA Ir.Thomas Nifinluri dalam Overview Kaleidoskop capaian 2019 menjelaskan “Bagaimana upaya memberantas perdagangan ilegal (ilegal trade), Kita berikan pemahaman ke masyarakat tentang itu agar mereka turut melindungi dan melestarikan alam,” jelasnya. Ditambahkan saat ini yang menjadi prioritas utama yaitu Taman Buru Komara dan permandian Air Panas Lejja yang ada di Kabupaten Soppeng.. Diacara ini para NGO dan UPT KLHK membuka stand promosi mereka yang menarik dan informatif untuk para tamu undangan. Dari GOWA DISCOVERY PARK menampilkan info wisata Minizoo, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang membuka galeri foto dan masih banyak Stand menarik lainnya. Diakhir overview deseminasi dan promosinya Kepala Balai Besar melaunching Mobil Pusling atau Mobil Perpustakaan Konservasi Keliling yang akan mulai beroperasi dari Sekolah-sekolah di Makassar sebagai Edukasi Konservasi di usia dini yang dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan kepada semua UPT KLHK Sesulbar, OPD Sullserbar, NGO, dan masyarakat atas kerjasamanya dalam kegiatan konservasi Bersama Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan. “Kalau di Lejja kan ada hot spring healing resort (resort penyembuhan air panas), kualitas airnya tidak kalah dengan Ciater maupun Ciledik. Saya berharap Perusda juga ikut memasarkan”. Kata Ka Babes KSD Sulsel Thomas Nifinluri. Kegiatan Desiminasi dan Promosi ini dibahas Oleh pakar Akademisi dari Universitas Hassanuddin Prof Oka dan Prof Amran. Mereka mengapreasiasi capaian yang telah dikakukan Balai dan tertarik membahas topik populasi Macaca maura dan Anoa di Sulawesi Selatan. Sumber: Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan
Baca Berita

Resort Jinato Serahkan Bibit Cemara ke Kades Jinato Terpilih

Pulau Jinato, Jum'at, 17 Januari 2020. Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wil. II Jinato menerima kunjungan Kepala Desa Jinato terpilih, Putri Sulis. Tak datang sendiri, ibu Kades didampingi Sekdes, Riswand menyambangi Kantor Resort Jinato dalam rangka mempererat silaturahmi, berkenalan secara langsung dengan beberapa porsenil yang bertugas di Desa Jinato. Dengan kunjungan ini, porsenil Resort Jinato berinisiatif menyerahkan beberapa bibit pohon cemara laut. Mewakili porsenil Dadang Hermawan (Polhut) dan Sunadi Buki (PEH) secara simbolis menyerahkan 60 bibit siap tanam. Dadang Hermawan mengatakan, " Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ibu kepala desa dan sekretaris Desa Jinato. Semoga silaturahmi tetap terjaga dan bisa bahu membahu menjaga kelestarian Taman Nasional Taka Bonerate, terutama di Desa Jinato ini ". Kades Jinato, Putri Sulis menyampaikan terima kasih kepada Balai Taman Nasional Taka Bonerate, khususnya Porsenil Resort Jinato atas bantuan bibit Cemara serta kepeduliannya terhadap penghijauan di desa. Beliau menambahkan, "Nantinya bibit pohon Cemara akan tanam di pekarangan kantor desa dan kantor BPD. Kades berharap semoga bantuan di masa mendarang dapat berupa bantuan bibit sukun untuk masyarakat desa". Sumber : Asri - PEH Penyelia Balai TN Taka Bonerate
Baca Berita

Penanganan Konflik Orangutan di Adiankoting Sumatera Utara

Sibolga, 16 Januari 2020. Bermula pada Senin 13 Januari 2020, sekitar pukul 21.06 Wib, Kepala Resort Pelabuhan Sibolga Lantas Hutagalung, memperoleh informasi via sms dari masyarakat Adiankoting, bahwa ada satu individu Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) terlihat di pinggir jalan lintas Sibolga, tepatnya di Desa Dolok Nauli Kecamatan Adiankoting. Mendapat informasi itu, Kepala Resort Pelabuhan Sibolga segera menghubungi Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) IV Tarutung dan Kepala Bidang Konservasi Wilayah II Pematangsiantar terkait tentang keberadaan Orangutan Tapanuli tersebut. Menindaklanjutinya pada Rabu 15 Januari 2020, Kepala SKW IV Tarutung, Kepala Resort Pelabuhan Laut Sibolga bersama YEL, OIC dan dibantu masyarakat Dolok Nauli melakukan evakuasi terhadap orangutan tersebut. Sekitar pukul 10.51 Wib, akhirnya orangutan berhasil dievakuasi dengan cara menembakkan obat bius, di lokasi pada titik kordinat N 01’53’24,7″ E 98’55’45,9″. Setelah diperiksa, diketahui ternyata orangutan tersebut adalah orangutan yang sama yang dilepasliarkan di perbatasan kawasan hutan produksi dan hutan lindung Adiankoting, pada tanggal 13 Nopember 2019 lalu. Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab kembalinya orangutan tersebut ke jalan raya dan kawasan penduduk. Perkiraan sementara faktor kurangnya bahan makanan yang ada di dalam hutan, sehingga orangutan kembali turun untuk mencari makanan. Dari pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh drh.Tengku Jeni Adawiyah, diketahui bahwa orangutan dalam keadaan sehat, berjenis kelamin jantan, berat 60 kg, diperkirakan berumur 24 tahun dan masih bersifat liar. Setelah Tim berkoordinasi, diambil kesimpulan orangutan bisa dilepasliarkan kembali ke habitatnya, dan lokasi pelepasliaran dilakukan di PLTA Sipan Sihaporas Kabupaten Tapanuli Tengah, yang merupakan kawasan hutan lindung wilayah kerja KPH XI Pandan. Selanjutnya pelepasliaran orangutan dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Januari 2020 pukul 16.14 Wib di PLTA Sipan Sihaporas kawasan hutan lindung KPH XI Pandan. Pelepasliaran orangutan ini disaksikan oleh berbagai pihak yaitu Balai Besar KSDA Sumatera Utara, KPH XI Pandan, PLTA Sipan Sihaporas, OIC, dan YELL. Sumber : Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Berita

Pembinaan ASN dan Pelantikan Kepala Resort Balai KSDA Kalimantan Selatan Tahun 2020

Banjarbaru, 16 Januari 2020. Setelah evaluasi dan distribusi DIPA pada minggu lalu, Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan, Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pelantikan Kepala Resort Balai KSDA Kalsel tahun 2020. Aparatur Sipil Negara memiliki peran penting dalam mewujudkan reformasi birokrasi berbasis kinerja. Hal ini dikarenakan ASN merupakan pelaksana reformasi birokrasi di Indonesia. Pembinaan ASN sangat dibutuhkan agar dapat bekerja secara profesional, dengan tidak melakukan korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Dengan demikian, akan lahir ASN yang mempunyai etika dan tata nilai yang baik sekaligus profesional. Begitu juga dengan rotasi dan pelantikan Kepala Resort telah dilandasi dengan pertimbangan objektif evaluasi koreksi dan review atas kinerja yang telah dilakukan sehingga berakhir pada pencapaian yang didapat pada saat sekarang ini, yang nantinya akan terus dilakukan evaluasi terhadap kinerja tersebut serta kebutuhan organisasi. Diharapkan bisa lebih efektif lagi dalam bekerja dan memajukan resort-resort (RBM) yang ada dilingkup Balai KSDA Kalimantan Selatan berbasis manfaat (outcome). Resort bukan hanya berfungsi melindungi kawasan tapi juga sebagai tempat komunikasi dengan masyarakat setempat. Era Kemitraan Konservasi harus dikedepankan dalam pengelolaan kawasan konservasi saat ini. Pembinaan ASN dan Pelantikan Kepala Resort dilakukan oleh Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan Dr. Mahrus Aryadi, M.Sc, dihadiri KSBTU Suwandi, S.Hut, M.A, Kepala SKW 1 Mirta Sari S.Hut., M.P, Kepala SKW 2 Ridwan Effendi, S.Hut., M.Si, Kepala SKW 3 Nikmat Hakim Pasaribu, S.Hut, M.Sc, beserta seluruh staf Balai KSDA Kalimantan Selatan. Seluruh Pegawai Balai KSDA Kalimantan Selatan juga sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini sehingga berjalan dengan lancar, semoga tahun ini Pegawai dan Kepala Resort di Balai KSDA Kalimantan Selatan bisa bekerja dengan lebih efektif lagi. Kepala Balai berterima kasih atas kebersamaan dalam bekerja hingga mampu mencapai 98,58% serapan anggaran DIPA 2019. Kita berharap kawasan dan masyarakat mendapat manfaat yang nyata dari kerja-kerja ini. Tahun 2020 kita harus lebih baik dan bernilai manfaat yang nyata. Mengutip pesan Dirjen KSDAE Ir. Wiratno, M.Sc., kita harus saling menguatkan dan tidak ada yang ditinggalkan. Sebagai penutup, Mahrus mengingatkan Salam BEKANTAN, yakni BEkerja ikhlas untuk Konservasi Alam Nusantara dan kemaslahaTAN. (ryn) Sumber: Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan
Baca Berita

Aksi bersih sampah SM Muara Angke Jilid 2

Jakarta, 16 Januari 2020. Banjir besar yang melanda Jakarta pada momen pergantian tahun 2020 yang lalu masih menyisakan timbunan sampah plastik di Suaka Margasatwa Muara Angke. Banjir telah menyebabkan sekitar 4Ha kawasan ini tertutup sampah plastik. Upaya pembersihan telah dilakukan pada tanggal 8 Januari 2018 dengan luasan 1 ha dan menghasilkan sampah plastik basah sekitar 5 ton. Sebagai kelanjutan kegiatan tersebut, Balai KSDA Jakarta, PJLP Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta, Yayasan Konservasi Alam Nusantara dan Yayasan IAR kembali melakukan aksi bersih sampah. Aksi yang melibatkan 55 orang ini difokuskan pada pembersihan sampah plastik yang menutupi perakaran mangrove. Upaya ini dilakukan untuk menyelamatkan mangrove dari kematian. Aksi yang dilakukan sekitar 4 jam ini berhasil mengumpulkan sampah plastik basah sebanyak 625 karung atau setara dengan 6,25 ton. Sampah yang dihasilkan dari kegiatan ini diangkut ke TPA Bantar Gebang oleh Bagian Lingkungan Hidup Kecamatan Penjaringan. Plastik telah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan kita, namun plastik menyisakan permasalahan lingkungan yang tidak sederhana. Bijak menggunakan plastik adalah salah satu solusi yang dapat kita lakukan untuk mengurangi permasalahan lingkungan ini. Ayoo...kurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membawa botol minum sendiri. Selamatkan mangrove dari sampah plastik Sumber: Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta
Baca Berita

Langsung Gas, SPTN I Weda Lakukan ini Untuk Siswa Sekolah

Weda, 16 Januari 2020. Pengetahuan tentang lingkungan di usia dini memang sangat penting agar terbiasa melakukan hal-hal yang baik terhadap lingkungan sekitar sampai dewasa nanti. Oleh karenanya, SPTN Wilayah I Weda Taman Nasional Aketajawe Lolobata melaksanakan sosialisasi kebakaran hutan kepada siswa sekolah. Kegiatan ini dilakukan setelah pembagian Surat Keputusan (SK) Kepala Balai tentang Penempatan Petugas Resort dan SK Kepala Resort. Sasaran pertama kegiatan penyadartahuan lingkungan adalah SMP Negeri 25 Halmahera Tengah. Maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswi betapa pentingnya menjaga pelestarian hutan serta memberikan informasi tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan serta kerugian yang diakibatkannya. Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa-siswi kelas VII, VIII dan IX dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang. Pemaparan materi disampaikan oleh Nadiya Fasha Fawzi, S.Hut. (Calon PEH Pertama) dan Florensya Lokollo (Calon Polisi Kehutanan) dan didampingi oleh Kepala Resort Ake Jira, Stevenson. Sosialisasi ini diawali dengan pengenalan tentang TN Aketajawe Lolobata kemudian dilanjutkan dengan materi kebakaran hutan dan lahan. Disela penyampaian materi dilakukan pemutaran film dokumenter untuk memberikan gambaran serta pemahaman yang lebih kepada siswa-siswi. Agar acara semakin menarik, para siswa diberikan kuis dengan hadiah leaflet dan buklet tentang kebakaran hutan dan lahan jika dapat menjawab pertanyaan yang diajukan. Hal ini untuk memberikan apresiasi dan melatih keberanian dan pengetahuan tentang materi yang diberikan. Diharapkan dengan diadakannya sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan dapat menambah pengetahuan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan dan mampu merubah pola pikir masyarakat tentang membakar hutan dan lahan. “Adek-adek semua, kita harus selalu menjaga lingkungan di sekitar kita dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak berburu hewan liar dan kegiatan merusak lainnya”, kata Nadiya. Sumber: Nadiya Fasha Fawzi, S.Hut. – Calon PEH Pertama TN. Aketajawe Lolobata
Baca Berita

Resot Duri Lakukan Pendampingan Kelompok Masyarakat di SM Giam Siak Kecil

Pekanbaru, 13 Januari 2020. Resort Duri melakukan patroli sekaligus pendampingan kelompok masyarakat (pokmas) di SM. Giam Siak Kecil. Sebelumnya petugas mendapatkan informasi dari nelayan yang menyampaikan bahwa telah terjadi perusakan bangunan sekat kanal yang berada di dalam kawasan Giam Siak Kecil. Tim segera turun melakukan patroli sekaligus pendampingan ke dalam kawasan bersama ketua pokmas yang membangun sekat kanal tersebut. Tim berhasil menemukan 1 sekat kanal yang terlihat rusak di bagian pintu air (spellway) Tim patroli menyarankan agar pokmas segera memperbaiki kerusakan, di karenakan air meluncur deras dan bisa menyebabkan kekeringan. Hal ini dipicu juga oleh cuaca di sekitar kawasan Bukit Kerikil yang sudah mulai panas dan jarang hujan. Tim dan pokmaspun segera memperbaiki sekat yang di rusak tersebut. Patroli rutin dilakukan petugas di lapangan untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan terutama sekat kanal sangat penting untuk mengantisipasi jika terjadi kebakaran hutan dan lahan. Sumber: Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Pemasangan Papan Larangan dan Operasi Penertiban Illegal Loging di SM Kerumutan.

Pekanbaru, 14 Januari 2020. Resort Teluk Meranti dibantu personil Resort lainnya di Bidang Wil. I Balai Besar KSDA Riau melakukan kegiatan pemasangan papan larangan tindak lanjut kegiatan operasi penertiban illegal loging di SM Kerumutan. Bersama Babinsa setempat, Babinkantibmas, dan aparat Kec. Teluk Meranti, tim melakukan persiapan dalam rangka pemasangan plang larangan di kawasan SM. Kerumutan Utara. Tujuan kegiatan ini untuk pencegahan illegal loging dan sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan. Jumlah papan larangan yang telah terpasang 14 unit. Dipasang mulai dari pintu masuk kawasan SM Kerumutan Utara, perbatasan Desa Teluk Binjai dan Teluk Meranti kurang kebih 800 meter sebelum masuk batas kawasan SM Kerumutan, tepat di pal batas SM Kerumutan (kiri - kanan sungai Kerumutan), dan diteruskan ke arah selatan di sepanjang kiri kanan sungai Kerumutan yang menjadi tempat perakitan kayu dan lokasi pembalakan liar di dalam kawasan SM Kerumutan. Pemasangan juga dilakukan di lokasi parit/kanal yg menjadi akses keluar kayu ilegal yg berada di dalam kawasan SM Kerumutan, yaitu; Parit Rijal Desa Teluk Binjai, dan Kelurahan Teluk Meranti, di Parit Mega dan Parit Pago. Bagi masyarakat, penting diketahui bahwa kawasan ini merupakan kawasan milik negara dimana dilarang untuk memasuki dan melakukan aktivitas tanpa ijin Balai Besar KSDA Riau sebagai pengelola kawasan. Berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990 tentang KSDAE, UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU No. 18 Tahun 2003 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan, bagi siapapun yang melanggar akan dikenai sanksi. Bagi pelanggaran perorangan dikenai sanksi hukuman penjara maksimal 15 tahun dan/atau denda maksimal Rp. 10. 000.000,- dan bagi koorperasi hukuman penjara maksimal 20 tahun dan/atau denda maksimal Rp. 20.000.000,-. Sumber: Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau
Baca Berita

Pelepasliaran Pertama di Tahun 2020: Tiga Orangutan Kembali ke Habitat Alami di TNBBBR

Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah, 15 Januari 2020. Tiga orangutan hasil proses rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng akan kembali dilepasliarkan ke habitat alami di hutan TNBBBR. Ketiga orangutan ini terdiri dari 1 jantan (Chio) dan 2 betina (Rizky dan Mia) yang usianya berkisar antara 13-18 tahun. Ketiga orangutan ini akan diberangkatkan hari ini dari Nyaru Menteng langsung ke DAS Hiran dalam perjalanan yang diperkirakan berlangsung selama 15 jam. Daerah DAS Hiran di dalam wilayah TNBBBR, mulai dimanfaatkan sebagai daerah pelepasliaran orangutan sejak tahun lalu, dan telah menampung 33 orangutan hasil rehabilitasi yang dilepasliarkan dalam 4 pelepasliaran. Andi Muhammad Kadhafi, S.Hut., M.Si., Plt Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, mengatakan, “Sebagai wakil pemerintah dalam hal perlindungan satwa liar dan sumber daya alam, BKSDA Kalimantan Tengah bertanggung jawab dalam setiap upaya penyelamatan, rehabilitasi, dan pelepasliaran orangutan. Kami sangat mengapresiasi keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya pelepasliaran yang intensif ini. Memasuki tahun yang baru, sangat penting bagi kita untuk memulai dengan semangat baru pula. Oleh karena itu, kita kembali melepasliarkan orangutan yang telah siap hidup mandiri, kali ini ada 3 individu. Terlepas dari upaya ini, kami menghimbau peran serta masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya perlindungan orangutan dan habitatnya. Anda bisa menghubungi kami dan melaporkan jika ada orang yang menangkap atau memelihara orangutan. Kami akan membantu Anda untuk menempatkan orangutan itu di tempat yang sepantasnya. Mari kita beramai-ramai jaga hutan dan seisinya milik kita demi anak cucu kita kelak.” Sumber : bksda kalteng
Baca Berita

Pertemuan Mitra Perjanjian Kerja Sama (PKS)Balai KSDA Sulawesi Tengah

Palu, 15 Januari 2020. Balai KSDA Sulawesi Tengah pada selasa tanggal 14 Januari 2020 kemarin, melakukan pertemuan dengan para mitra yang menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Balai KSDA Sulawesi Tengah. dalam rangka pembinaan sekaligus mengevaluasi kegiatan yang dikerjasamakan pada tahun 2019 serta mengkoordinasikan rencana-rencana kegiatan yang akan di lakukan pada tahun 2020. Pada kesempatan ini pula Kepala Balai KSDA Sulawesi Tengah juga berharap masukan dari para mitra agar dalam pelaksanaan tupoksi Balai KSDA Sulawesi Tengah dapat berjalan dengan optimal. Sumber: Balai KSDA Sulawesi Tengah
Baca Berita

Lagi, Ketua Pemuda Desa Pasie Lembang Serahkan dan Adopsi Telur Penyu

Aceh Selatan,14 Januari 2020. Petugas TN Gunung Leuser bersama ketua pemuda desa Pasie Lembang merelokasi 80 butir telur penyu lekang ke bak penetasan Stasiun Konservasi Penyu Rantau Sialang pada Selasa (14/1). Ketua pemuda desa, Barmawi, menemukan telur tersebut pada pukul 23.30 wib. Ini kali kedua setelah sebelumnya (27/12), ia juga menemukan 50 butir telur penyu lekang di pantai Rantau Sialang. Hingga total 130 butir telur penyu diadopsi Barmawi di sarang penetasan Stasiun Konservasi Penyu Rantau Sialang. “Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap pelestarian penyu di Aceh Selatan”, ujar Barmawi. Lebih lanjut Barmawi mengungkapkan jika masyarakat di desanya mulai tertarik dengan skema adopsi sarang yang akan dikembangkan di Stasiun Konservasi Penyu. “Saya mengapresiasi apa yang dilakukan pak Barmawi. Hal ini menambah semangat kami di sini. Akan kita dampingi masyarakat yang peduli penyu”, jelas Soloon Tanjung, Kepala Stasiun Konservasi Penyu Rantau Sialang. Hingga saat ini telah ada 507 butir telur penyu yang sudah dieramkan di bak penetasan Stasiun Konservasi Penyu Rantau Sialang. Telur tersebut hasil temuan petugas TN Gunung Leuser dan adopsi dari masyarakat sekitar. Semoga apa yang digiatkan tokoh pemuda di desa Pasie Lembang ini menjadi teladan konservasi bagi seluruh lapisan masyarakat di Aceh Selatan khususnya. Sumber: Balai Taman Nasional Gunung Leuser
Baca Berita

Mengajak Mahasiswa Lintas Negara Peduli Lingkungan dan Satwa di SFF Bunder

Yogyakarta 15 Januari 2020, Sebanyak 33 orang mahasiswa lintas negara yang tergabung dalam AIESEC UPN Veteran berkunjung di Stasiun Flora Fauna Bunder, kawasan penyelamatan satwa yang dikelola Balai KSDA Yogyakarta, Kamis (9/01/2020). AIESEC merupakan organisasi global, not for profit, non politik, independen dan juga salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa di UPN “Veteran” Yogyakarta. Kunjungan ke SFF Bunder dimaksudkan untuk mengembangkan potensi mahasiswa agar peduli dengan issue global serta sebagai upaya edukasi untuk meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dengan berperan sebagai volunteer penyelamat satwa. Saat kunjungan tersebut, mahasiswa AIESEC UPN Veteran juga terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan di SFF Bunder seperti membersihkan kandang, memberi pakan burung (SFF dan Wanagamapaksi), membersihkan kandang rusa dan memberi makan rusa, memanen rumput kalanjana, pemeriksaan medis, dan menanam rumput dan tanaman keras. Kepala Balai KSDA Yogyakarta, M. Wahyudi menyampaikan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan oleh generasi muda.” Issue global tentang lingkungan menjadi concern dunia saat ini, dan membutuhkan perhatian berbagai pihak. Melalui kunjungan ke SFF bunder ini, generasi muda lintas negara dapat melihat langsung bagaimana proses penyelamatan dan pemeliharaan satwa yang dilakukan Balai KSDA Yogyakarta.” untuk mendukung program seperti ini, perlu adanya peningkatan kapasitas SDM dalam berbahasa asing untuk memudahkan komunikasi. Perlu juga disusun paket kegiatan voluntir sehingga nantinya dapat dijadikan acuan untuk kegiatan selanjutnya.” Jelasnya. Sumber : Y. Andie Chandra (PEH Balai KSDA Yogyakarta)
Baca Berita

Wulan Kepitu Bromo Bebas Dari Kendaraan Bermotor

Malang, 15 Januari 2020. Kawasan Wisata Gunung Bromo terutama di Kaldera Tengger mulai tanggal 24 Januari 2020 selama sebulan penuh tepat jam 00.00 WIB sampai dengan tanggal 24 Februari 2020 Jam 00.00 WIB bebas dari kendaraan bermotor (Car Free Month). Kegiatan wisata tetap dibolehkan dengan menggunakan kuda, sepeda, tandu maupun jalan kaki. Batas Kendaraan untuk pengunjung yang melalui pintu masuk Coban Trisula Malang sampai dengan Jemplang, untuk pintu masuk Cemorolawang Probolinggo sampai dengan Cemorolawang sedangkan dari pintu masuk Resort Gunung Penanjakan Pasuruan sampai dengan Pakis Bincil. Car Free Mooth (CFM) ini bertujuan untuk menghargai budaya Tengger yaitu memasuki wulan kepitu serta memberikan kesempatan pemulihan ekosistem kawasan G. Bromo. Wulan Kepitu adalah bulan ketujuh dalam kalender Masyarakat Tengger dan merupakan bulan yang oleh sesepuh/tokoh masyarakat Tengger dianggap sebagai bulan yang disucikan (megengan wulan kepitu). Pada bulan ini, selama satu bulan, para sesepuh Tengger melakukan “laku puasa mutih”, yang bertujuan untuk menahan perilaku atau sifat keduniawian dan lebih mendekatkan diri dengan Tuhan sang Maha Pencipta. Untuk menghormati megengan wulan kepitu, maka aktivitas dikawasan Kaldera Tengger (Laut Pasir, Bromo, Savana dan sekitarnya) dan sekitarnya tidak diperkenankan menggunakan kendaraan bermotor. - “CFM” merupakan salah satu implementasi 10 cara baru pengelolaan kawasan konservasi yaitu penghormatan terhadap adat/budaya (kearifan lokal) masyarakat Tengger sekaligus merupakan momentum untuk memulihkan (recovery) ekosistem kawasan Bromo dan sekitarnya. Sumber: Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Menampilkan 4.177–4.192 dari 11.140 publikasi