Sabtu, 9 Mei 2026

Berita

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Berita

Kasus Gae (Purse Sein) Sudah Tahap Dua, Tersangkanya Kami Sudah Tahan

Kepulauan Selayar, 18 Maret 2020 - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Selayar menyatakan berkas perkara gae (purse sein) sudah pada tahap pelimpahan (tahap dua) dengan tiga tersangka kasus dugaan pelanggaran fungsi zonasi di dalam kawasan Taman Nasional Taka Bonerate. Dihubungi dikantornya, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar, Cumondo Trisno, SH mengatakan ketiga tersangka sudah ditahan. "Ya, ketiga tersangka sudah kami tahan di lapas, bisa dicek di Rutan," ujar Cumondo dengan tegas. Dengan demikian, ketiga tersangka bakal segera menjalani proses persidangan di pengadilan. Lanjut Kajari Selayar menyatakan dalam hal penanganan tindak pidana bidang konservasi alam (ilegal Fishing dan destruktif fishing) tidak akan main-main, akan menindak tegas. "Dan jika ada yang melakukan pelanggaran Ilegal Fishing & Destruktif Fishing di daerah Selayar kita tangkap" ucap Cumondo Trisno. Penyidik Satuan Polisi Air Kepolisian Resor Kepulauan Selayar Agustinus mengatakan berkas perkara untuk kasus Gae itu telah dinyatakan tahap II (penyerahan barang bukti dan tersangka ke kejaksaan) pada senin (16/03) lalu. "Kasus Gae tiga tersangka sudah diserahkan ke kejaksaan senin kemarin," kata Agustinus saat dikonfirmasi hari ini via telpon (18/03).\ Kasus gae ini bermula dari laporan-laporan dari masyarakat bahwa banyaknya kapal Gae yang beroperasi dalam kawasan Taman Nasional Taka Bonerate yang indikasinya pelanggaran terhadap fungsi zona pemanfaatan dan zona lainnya. Dengan demikian pihak Balai menurunkan Personil Patroli Gabungan yang terdiri Polres Kepulauan Selayar (Pol Air) dan TNI (Kodim 1415 Selayar). Kepolisian Resor Kepulauan Selayar kemudian menetapkan ketiga sebagai tersangka dalam kasus Gae. Mereka pun dijerat Pasal 40 Ayat 1, Ayat 2 Jo Pasal 33 Ayat 3 Undang-undang RI no.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dengan ancaman pidana penjara paling 5 tahun dan denda paling banyak seratus juta. Sumber : Asri (PEH Penyelia) - Balai TN Taka Bonerate
Baca Berita

Aksi Hari Peduli Sampah Nasional

Cibodas, 18 Maret 2020 - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menggelar acara Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2020 dengan tema “Cinta Kita untuk Bumi”, diisi antara lain dengan operasi bersih (Opsih). Disamping untuk memeriahkan Hari Peduli Sampah Nasional, Opsih ini, sekaligus juga dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TN. Gn. Gede Pangrango ke-40, dan Hari Bakti Rimbawan Tahun 2020. Rangkaian acara peringatan HPSN di BBTNGGP telah berlangsung sejak tanggal 3 Maret 2020 dilaksanakan operasi bersih (Opsih) jalur wisata air terjun Cibeureum di Resort Selabintana; dilanjutkan tanggal 13 sampai 15 Maret 2020 dengan operasi bersih di jalur pendakian Cibodas – Resort Cibodas dan jalur pendakian Gunung Putri – Resort Gunung Putri. Tanggal 16 Maret Opsih dilaksanakan di Resort Situgunung dan Museum Bartelsi di Resort Cimungkad. Resort Selabintana merencanakan Opsih tanggal 27 sampai 28 Maret, sekaligus sambil memeriksa jalur batas. Kepala Balai, Wahju Rudianto membuka langsung Opsih jalur pendakian Cibodas – Gunung Putri, pada tanggal 13/03/2020 di halaman kantor TNGGP. Opsih yang dirasakan sebagai media untuk saling bersinerginya para pihak ini diikuti oleh petugas TNGGP dan mitra kerjanya, yaitu: Volunteer GPO, Volunteer Montana, Koperasi Surya Kencana Mandiri Sejahtera, Koperasi Cantigi Wisata Sejahtera, Volunteer Evergreen, Volunteer PAL, Pencinta Alam PT. Daya Cobelco, perwakilan Mahasiswa Program Studi Ekowisata IPB, serta simpatisan lainnya. Sebanyak 265 orang turut serta dalam Opsih di jalur pendakian Cibodas – Gn. Putri, dan berhasil menurunkan sampah sebanyak 517 Kg dari jalur Gunung Putri dan 508 Kg dari jalur Cibodas. Sampah yang terkumpul langsung disambut truk sampah “Kompepar” (Kelompok Penggerak Pariwisata) Cibodas untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain bersih-bersih sampah, tim Opsih juga melakukan pembersihan pohon tumbang yang menghalangi jalur pendakian, serta melakukan pengecekan fasilitas wisata yang ada untuk dilaporkan dan diusulkan pemeliharaaannnya agar dapat berfungsi dengan lebih baik lagi. Senin (16/03/2020) dilaksanakan juga Opsih yang bernuansa sebagai ajang silaturahim ini, di dua lokasi lainnya yaitu di Resort Situgunung dan Museum Bartelsi – Resort Cimungkad. Operasi di Resort Situgunung diikuti oleh 125 orang, di sini Petugas TNGGP, ditemani bersinergi dengan Karyawan PT. Fontis Aquam Vivam, Muspika Kecamatan Kadudampit, Rakata, Kelompok Ojeg Wisata, Kelompok Warung Wisata, Kelompok Perahu Situgunung, Volunteer Situgunung, dan Relawan. Di kompleks Museum Bartelsi – Resort Cimungkad Opsih dilangsungkan oleh petugas Resort Cimungkad bersama Kelompok Masyarakat Wisata. Dari aksi Operasi Bersih ini diharapkan juga akan menumbuhkan rasa tanggungjawab moral masyarakat untuk memelihara kebersihan lingkungan, khususnya kawasan konservasi. Target jangka panjangnya untuk menumbuhkembangkan kesadarpedulian masyarakat agar mau menjaga kelestarian kawasan TNGGP dan kreatif berinovasi. Sumber: Balai Besar TN Gunung Gede Pangrango Teks: Darwin dan Asep Suganda Dok : Isna Farhanuddin, Asep Suganda, dan Anwar Duriat
Baca Berita

Kompak, Rimbawan Maluku Utara Bersama-sama Merayakan HBR ke-37

Sofifi, 18 Maret 2020. Kemarin (16/03) merupakan hari yang bersejarah bagi para Rimbawan di nusantara. Pasalnya hari ini diperingati sebagai Hari Bakti Rimbawan (HBR). Kegiatan ini dilaksanakan di Sofifi mulai dari tanggal 13 sampai dengan tanggal 16 Maret 2020 dengan tema “Hutan untuk kesejahteraan rakyat dan lingkungan sehat”. Rangkaian kegiatan HBR yang sudah memasuki usia yang ke-37 ini terdapat berbagai perlombaan olahraga, kegiatan sosial, talkshow dan penanaman yang kemudian di tutup dengan ramah tamah dan pembagian hadiah. Perlombaan terdiri dari lomba sepak bola gawang sedang, bulutangkis, voli, tenis meja, catur, domino, dan lomba joget. Sedangkan untuk anak-anak rimbawan diadakan lomba mewarnai dan balap kelereng. Kegiatan sosial yang direncanakan adalah donor darah yang bekerjasama dengan PMI Maluku Utara. Namun dikarenakan maraknya berita tentang virus covid-19 maka kegiatan donor darah tidak dilaksanakan. Peserta kegiatan Hari Bakti Rimbawan ke-37 ini adalah seluruh rimbawan yang ada di Maluku Utara, yaitu Dinas Kehutanan Provinsi, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Ake Malamo, Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL), dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Maluku Utara. Selain itu beberapa mitra juga turut dalam mendukung kegiatan tahunan ini, yaitu PT Sarbi Moerhani Lestari, PT Berkah Hijrah Halmahera, PT Tekindo Energi, PT Rimba Kurnia Alam, PT Wana Tiara Persada, PT Telaga Bakti Persada, PT Mahakarya Hutan Indonesia, PT Aneka Tambang, dan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Komda Maluku UTara. Hari pertama dan kedua dilaksanakan lomba olah raga. Sedangkan hari ketiga dilaksanakan kegiatan jalan sehat seluruh rimbawan. Jalan sehat ini memperebutkan doorprize utama, yaitu sebuah sepeda motor matic. Setelah jalan sehat, acara dilanjutkan dengana talkshow, yaitu dengan menghadirkan beberapa narasumber dari pemerintah, akademisi dan swasta. Dari pemerintah menghadirkan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara, Kepala BPDASHL Ake Malamo, dan Kepala Balai TNAL. Sedangkan dari akademisi dan swasta menghadirkan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Khairun Ternate dan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI). Disela-sela talkshow panitia membacakan undian doorprize jalan sehat. Doorprize tersebut dimenangkan oleh Odih Suhendi, Polisi Kehutanan di Resort Wasileo, Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata. Dalam acara talkshow tersebut Kepala Dinas Kehutanan, M. Syukur Lyla menceritakan tentang pengalaman saat menjadi rimbawan pertama kali di Maluku Utara, yaitu dengan memulai bekerja di beberapa perusahaan bidang kehutanan di Maluku Utara, sampai mendapatkan rekomendasi menjadi Pegawai Negeri Sipil di Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara. Narasumber lainnya juga berharap agar kelestarian hutan khususnya di Maluku Utara tetap terjaga dan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Keesokan harinya, yaitu acara penutupan HBR sekaligus ramah tamah seluruh rimbawan. Pada acara ini dibacakan seluruh pemenang lomba olah raga. Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata kembali menjadi juara umum lomba dalam rangka HBR ke-37 dan berhasil mempertahankan gelarnya selama 3 tahun berturut-turut. “Kegiatan Hari Bakti Rimbawan ini dari kita (Rimbawan) oleh kita dan untuk kita”, kata Kepala Dinas Kehutanan. “Mari kita ciptakan motivasi dan semangat untuk membangun kehutanan di Maluku Utara”, tutupnya. Sumber: Akhmad David Kurnia Putra (Polisi Kehutanan Penyelia Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata)
Baca Berita

Ngopi (Ngobrol Pintar) : Sinkronisasi RKT UNAS dan RPJP Balai TN Taka Bonerate

Benteng - Kepulauan Selayar, 16 Maret 2020. Tim Blue Communities - CSERM (Center Sustainable Energy and Resources Management) Universitas Nasional Jakarta berkunjung ke kantor Balai Taman Nasional Taka Bonerate (16/3). Bertempat di ruang fungsional, rombongan diterima oleh Kepala Sub Tata Usaha, Usman. Hadir dalam pertemuan ini para Koordinator Fungsional dan Pokja Balai TN Taka Bonerate dan 8 orang tim dari Blue Communities - CSERM. Tim yang datang membahas penyusunan dokumen Rencana Kerja Tahunan (RKT) di Kawasan TN Taka Bonerate. Kunjungan ini sudah kesekian kalinya, yang sebelumnya beberapa bulan lalu tepatnya pada 10 Desember 2019, berkunjung dan memaparkan hasil kajiannya tentang "Renewable Energi" di Kepulauan Selayar dengan 4 lokasi. Sekedar informasi bahwa orientasi program kegiatan tim ini adalah penelitian atau kajian. Mewakili kepala balai, Usman membuka pertemuan dan menyampaikan bahwa dalam penyusunan RKT diharapkan dapat sinkronisasi atau sinergi dengan kegiatan-kegiatan balai salah satunya adalah penyusunan evaluasi RPJP (Rencana Pengelolaan Jangka Panjang) 2014-2024. Setelah Ka Subag TU membuka dilanjutkan penyampaian oleh Dr.Radisti Praptiwi yang mewakili tim dari Blue Communities. "Kami menginginkan ada penyampaian berupa cakupan apa yang diharapkan oleh pihak Balai, dan harapannya tidak berbenturan program atau sama dengan mitra balai lainnya," Ucap Radisti Setelah pertemuan singkat ini, tim Blue Communities dan tim evaluasi RPJP melakukan diskusi mendalam terkait sinkronisasi kedua dokumen penting ini. Sumber : Asri - PEH Penyelia Balai Taman Nasional Taka Bonerate
Baca Berita

Gerak Cepat TNGGP : Antispasi Penyebaran Virus Corona

Senin, 16 Maret 2020 - “cepat tanggap” dilakukan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) pasca keluarnya Surat Edaran (SE) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) No. SE.1/MENLHK/SETJEN/SET.1/3/2020 tanggal 15 Maret 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sambil menunggu arahan lebih lanjut dari Eselon I Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE). Sehari setelah keluarnya SE di atas, BBTNGGP mengadakan rapat persiapan Antisipasi Pencegahan Corona yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Besar, Wahju Rudianto. Bahkan sebelum keluarnya SE tersebut, BBTNGGP bekerjasama dengan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Edelweis, melalui salah satu unit usahanya yaitu Unit Layanan Kesehatan (ULK), sudah melaksanakan antisipasi melalui pemeriksaan kesehatan pegawai, pelajar/ mahasiswa yang sedang magang, dan para tamu lainnya yang ada di kantor Balai Cibodas (10/03/2020); (link: antisipasi virus corona, bbtnggp melaksanakan pemeriksaan kesehatan). Pada kesempatan rapat kali ini, dibahas point-point antisipasi pencegahan corona di lingkup BBTNGGP sesuai dengan amanah Surat Edaran Menteri KLHK tersebut. Para peserta rapat yang terdiri dari unsur struktural BBTNGGP, sepakat bahwa point-point yang akan dilaksanakan oleh BBTGGP, diantaranya adalah: Usaha antisipasi ini tidak dapat dikerjakan secara parsial oleh satu bagian, namun kita harus bersama-sama, bersatu dalam memutus rantai penyebaran virus corona. Dalam kondisi “gawat darurat” seperti kasus corona ini sudah seharusnya kita meningkatkan kerjasama, saling tolong-menolong, bersatu padu, bergotong royong untuk keamanan dan keselamatan bersama. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan…. Sumber: Balai Besar TN Gunung Gede Pangrango
Baca Berita

Cegah Penyebaran Covid 19, Kepala Balai Sapa Pegawai ke setiap Ruangan

Labuhan Ratu, 17 Maret 2020 - Pagi ini Kepala Balai TN Way Kambas, Subakir, SH. MH., menyapa para staf Balai ke setiap Ruangan. Kepala Balai berkomunikasi langsung dengan para staf, sebagaimana komunikasi seorang bapak kepada anak - anaknya. Beliau menanyakan bagaimana kondisi kesehatan hari ini, apakah sudah sarapan, sudah ngopi dan juga beliau menanyakan bagaimana keadaan kesehatan keluarga masing – masing. Hal ini dilakukan oleh Ka. Balai dengan tujuan untuk mengantisipasi dan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Mengingat kasus Covid-19 ini berkembang sangat cepat dan sudah merupakan Pandemi. "Tolong kepada rekan - rekan untuk menjaga kesehatan diri masing masing, jika merasa kurang enak badan atau demam untuk segera periksa ke dokter, dan silahkan istirahat di rumah sesuai dengan saran dokter". Jangan lupa makan makanan yang sehat, sayur, buah-buahan dan perbanyak minum air putih. Untuk sementara kita kurangi kegiatan - kegiatan yang melibatkan orang banyak, namun bukan berarti kita tidak bekerja, kita tetap bekerja namun jaga jarak dengan orang lain demi keselamatan kita semua. Kepada rekan – rekan agar saling peduli untuk memperhatikan dan saling mengingatkan, pesan Bapak Ka. Balai. Para staf balai juga menyampaikan bahwa sampai saat ini mereka dalam kondisi sehat dan masih dapat bekerja di kantor sebagaimana biasa. "Siang nanti saya akan kunjungi juga rekan - rekan di seksi - wilayah, Alhamdulillah semua staf di kantor Balai dalam kondisi sehat. Dan semoga semua rekan - rekan di lapangan juga sehat semua" imbuh Ka. Balai dalam kesempatan pagi ini. Sumber: Balai TN Way Kambas
Baca Berita

Penyelamatan penyu terdampar di Pulau Kotok Besar

Jakarta 16 Maret 2020. Pada hari Jum'at tanggal 13 Maret 2020 sekitar pukul 08.00 WIB bersamaan dengan Petugas SPTN Wilayah III Pulau Pramuka melakukan pengamanan kawasan tiba-tiba mendapatkan laporan via telpon dari Saudara Mirjan yang merupakan salah satu staf Jakarta Animal Aid Network (JAAN) yang melaporkan bahwa telah diketemukan seekor penyu yang terdampar di Pulau Kotok Besar bagian tengah. Saat itu juga kami meluncur ke TKP dan memang benar bahwa di lokasi tersebut telah dijumpai Penyu dari jenis penyu sisik (Eretmocelys imbricata) yang terdampar. Selanjutnya kami petugas dari SPTN Wilaya III Pulau Pramuka melakukan penyelamatan dengan cara dibawa ke ke tempat yang lebih teduh. Setelah dilakukan pengukuran penyu tersebut berukuran karapas 35 cm x 40 cm. Berdasarkan laporan dari Saudara Mirjan, pada saat ditemukan penyu sisik tersebut dalam kondisi lemas, seluruh tubuh dan cangkangnya dipenuhi oleh teritip dan ketika dicoba dimasukkan ke dalam air kepala tidak mau naik/terangkat. Penanganan selanjutnya penyu malang tersebut dibawa ke mess JAAN di Pulau Kotok Besar bagian timur untuk mendapatkan perawatan sementara. Adapun perawatan sementara yang kami lakukan adalah sebagai berikut : Setelah dilakukan penandatanganan Berita Acara Penyerahan Satwa Dilindungi, penyu tersebut kemudian dibawa ke Pulau Pramuka dengan diselimuti oleh handuk yang basah. Saat ini penyu tersebut dipelihara di sanctuary penyu di Pulau Pramuka dengan kandang khusus yang terpisah dengan penyu lainnya serta mendapatkan perawatan secara intensif. Teritip yang berada di tubuh bagian bawah penyu akan dibersihkan secara perlahan sampai benar-benar bebas dari teritip. Sumber: Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu (Narasi: Kusminardi, Tresna Noviandi, Agus Setiawan. Foto: Hamzah, Firmansyah)
Baca Berita

Lepas Liar Belangkas Tangkapan Polda Sumut di SM Karanggading/Langkat Timur Laut

Medan, 13 Maret 2020. 416 (empat ratus enambelas) individu Belangkas (Tachypleus gigas sp.) berhasil diselamatkan oleh petugas Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut, yang menemukannya di rawa-rawa di belakang rumah warga di Dusun II, Desa Bagan Serdang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu 11 Maret 2020. Penemuan ini berawal dari informasi yang diterima petugas Ditreskrimsus Polda Sumut dari masyarakat. Di lokasi, petugas menemukan ke 416 Belangkas tersebut dalam 4 kotak fiber. Setelah mendengarkan keterangan Ahli dari Balai Besar KSDA Sumatera Utara, yang memastikan bahwa benar satwa tersebut adalah jenis Belangkas dan dilindungi undang-undang, kemudian petugas menyita satwa tersebut, untuk selanjutnya menyerahkan/menitipkan ke Balai Besar KSDA Sumatera Utara. Belangkas yang ditumpuk dalam 4 kotak fiber (gbr. kiri) dan Tim gabungan Balai Besar KSDA Sumut serta Polda Sumut usai melaksanakan lepasliar di kawasan SM. Karanggading/ Langkat Timur Laut (gbr. kanan) Mengingat ke 416 individu Belangkas dalam keadaan hidup, maka diputuskan untuk melepasliarkan satwa tersebut ke habitatnya di kawasan Suaka Margasatwa (SM). Karanggading/Langkat Timur Laut, pada Kamis, 12 Maret 2020. Dengan disaksikan oleh petugas dari Polda Sumatera Utara, petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara (Joni A. Pasaribu, Adi Maulana, Patar F. Manalu dan Fauduman Lombu) melepasliarkan 408 individu Belangkas. Sedangkan 8 individu lainnya diasingkan/dirawat untuk disiapkan sebagai barang bukti saat proses hukumnya berlanjut. Sumber: Patar F. Manalu, Polhut Balai Besar KSDA Sumatera Utara.
Baca Berita

Rapat Pemberdayaan Masyarakat Transplantasi Karang Hias di Kepulauan Seribu

Jakarta,12 Maret 2020. Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Transplantasi Karang Yang Tidak Dilindungi UU dan Perlindungan Kawasan Konservasi Mandiri di Taman Nasional Kepulauan Seribu. Rapat dipimpin Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu dan diikuti oleh nelayan transplantasi karang hias dan mitra perusahaan eksportir, Direktorat KKH, Dit. KK, BKSDA Jakarta, AKKII, PERNITAS, serta jajaran Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu. Kegiatan Transplantasi Karang Hias oleh masyarakat Kepulauan Seribu sudah dilakukan sejak 2004. Dalam perjalanannya sampai saat ini, mengalami pasang surut berkaitan dengan teknis, regulasi, pasar dan terakhir dengan moratorium ekspor karang hias tahun 2018. Saat ini kegiatan ekspor karang hias hasil transplantasi sudah dibuka dengan pengawasan, hal ini membuka peluang bagi untuk transplantasi karang hias di Kepulauan Seribu untuk dijalankan kembali. Dalam rangka evaluasi terhadap kegiatan yg sudah berjalan dan menerapkan pedoman seperti kemitraan konservasi, sebagai dasar pelaksanaan kegiatan ke depan agar sesuai dengan peraturan yang berlaku, beberapa hal perlu disepakati bersama, maka rapat ini perlu diselenggarakan. Salam Konservasi. Sumber: Yohanes Budoyo, Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu
Baca Berita

Dalam Rangka Hari Bhakti Rimbawan Ke-37, Balai Besar TaNa Bentarum adakan Aksi Sosial Donor Darah

Putussibau, 13 Maret 2020. Hari Bhakti Rimbawan merupakan hari istimewa bagi seluruh pekerja di bidang kehutanan. Dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum) melakukan berbagai kegiatan dalam menyambut hari bhakti rimbawan yang ke-37 tahun ini. Aksi Sosial Donor Darah sudah menjadi salah satu agenda rutin setiap tahun yang dilaksanakan Balai Besar TaNa Bentarum pada peringatan hari Bhakti Rimbawan. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian acara hari bhakti rimbawan yang dimulai dari tanggal 13 Maret s/d 16 Maret 2020. Dalam aksi sosial donor darah kali ini sebanyak 6 (enam) petugas medis dan 1 (satu) Dokter turut hadir dalam mendukung berjalannya donor para rimbawan. Antusias rimbawan juga terlihat dari banyaknya pendonor, sebanyak 22 lebih kantong darah yang telah terkumpul terdiri dari 11 orang dengan golongan darah 0, 2 orang golongan darah A, 6 orang golongan darah B dan 3 orang golongan darah AB. Banyak juga beberapa rimbawan yang kecewa tidak bisa menyumbangkan darahnya dalam kesempatan kali ini disebabkan kendala tensi darah yang rendah maupun tinggi. Aksi donor darah yang diselenggarakan di loby Kantor Balai Besar TaNa Bentarum ini merupakan bentuk kepedulian sosial dari para rimbawan terhadap sesama, dan bisa memenuhi kekurangan ketersediaan darah yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah Putussibau. “Dengan kegiatan aksi donor darah ini diharapkan bisa meningkatkan jiwa sosial para rimbawan Balai Besar TaNa Bentarum dan juga dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan” ujar Junaidi, selaku ketua panitia. Sumber: Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum
Baca Berita

Evakuasi dan Lepas Liar Buaya di SM Pelaihari

KANDANGAN, 14 MARET 2020 – Evakuasi buaya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah dilaksanakan dari tanngal 12-13 Maret 2020. Tanggal 12 Maret pukul 14.10 tim BKSDA menuju ke Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, pada pukul 17.49 wita tim sampai di lokasi yg dituju. Informasi awal saudara Ahya warga Desa Tibung Raya, Kandangan Kota melaporkan keberadaan buaya ke KPH Hulu Sungai, kemudian Kepala Seksi Perlindungan Bapak Karlan, S.Hut meneruskan laporan tersebut ke kantor Resort Banua Anam SKW 2. Kepala Resort Suhindra melaporkan ke Call Center BKSDA Kalsel 0812 4849 4950 dan Kepala SKW 1 Pelaihari. Berdasarkan arahan Kepala Balai KSDA Kalsel Dr. Mahrus Aryadi, buaya tersebut segera dievakuasi dan dilepasliarkan ke Suaka Margasatwa (SM) Pelaihari yang wilayahnya sebagian habitat buaya. Asal usul buaya dari masyarakat nelayan di Desa Angsana Kecamatan Angsana kab. Tanah Bumbu lalu diserahkan kepada saudara Ahmad Rafii warga Desa Gambah Luar Muka kabupaten HSS untuk dipelihara. Menurut perkiraan buaya tersebut berumur 8 bulan dan oleh saudara Ahmad Rafii dipelihara sudah 7-8 bulan, jenis Buaya Muara (Crocodylus porosus), berkelamin jantan dengan panjang 110 cm, kondisi sehat. Sesuai arahan Kepala Balai buaya tersebut segera dibawa ke SM. Pelaihari untuk dilepasliarkan. Pada tanggal 13 maret 2020 pukul 14.20 tim melakukan pelepasliaran buaya di Muara Sabuhur, SM Pelaihari. (ryn) Source & Doc. by : Debi Imam Saputra, S.Hut (Polhut SKW I Pelaihari) BKSDA Kalimantan Selatan
Baca Berita

Wiratno : BKSDA Dan Mitra Harus Bersinergi

Sidoarjo, 14 Maret 2020. Direktur Jenderal KSDAE, Ir. Wiratno, M.Sc. meminta kepada BBKSDA Jatim dan pihak mitra untuk saling bersinergi dan memiliki hubungan yang baik. Agar pembinaan dapat berlangsung dengan baik. “Mitra harus tahu peraturannya, dan BKSDA harus bantu kegiatan mitra agar mereka tertib adminstrasi, substansi, data dan informasi,” ujar pria asli Tulungagung tersebut. Hal tersebut disampaikan Inung, panggilan masa kecilnya, dalam acara Pembinaan Pegawai dan Mitra BBKSDA Jatim pada 13 Maret 2020 di Hotel Swiss Bellin Airport, Sidoarjo. Acara yang bertajuk “Dalam rangka pembangunan zona integritas wilayah bebas korupsi” tersebut dihadiri oleh Direktur KKH, drh. Indra Exploitasia, M.Si., Direktur PJLHK Dr. Nandang Prihadi, S.Hut, M.Sc, Plt. Ka BBKSDA Jatim Ir. Arief Mahmud, M.Si, para mitra, dan segenap pimpanan serta staf BBKSDA Jatim. Acara didahului dengan berdoa bersama untuk para korban kecelakaan kapal di Taman Nasional Sebangau. Menurut Arief Mahmud, musibah di TN. Sebangau bisa menjadi momentum terhadap KLHK untuk dapat memberikan perhatian khusus kepada petugas – petugas yang berada di ujung - ujung InIndonesia. Kegiatan pembinaan dilanjutkan dengan pelepasan Kepala BBKSDA Jatim yang promosi menjadi Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi, PJLHK. Dalam sambutannya Nandang menyampaikan kenangannya saat menerima tugas sebagai nahkoda di BBKSDA Jatim. “Di BBKSDA Jatim lebih banyak tantangan untuk ditangani dibanding pilihan lainnya, Gede Pangrango,” ujar Nandang. Dari 23 kawasan hampir seluruhnya telah dikunjungi pria berkacamata ini. Selain Cagar Alam Pulau Saobi dan Pulau Masakambing yang menjadi habitat Kakatua terakhir di Jawa. Namun Nandang bangga karena baru di eranya Kepala Balai dapat ke Pulau Bawean hingga 2 kali serta melintasi Argopuro selama 4 hari. “Bagi staf Jawa Timur, saya ini dianggap terlalu sopan untuk ukuran Jatim. Namun saat saya ke Bogor, bahasa saya sudah cukup kasar bagi mereka, mungkin sudah terkontaminasi di Jatim ini,” ujarnya. Diakhir sambutannya, Nandang banyak berterima kasih atas kerjasamanya kepada seluruh pegawai BBKSDA Jatim. Ia juga mengingatkan agar tetap semangat bekerja dan berinovasi. Menutup acara pelepasan, Wiratno menyampaikan bahwa tak ada yang lebih indah di dunia ini dibanding persaudaraan. “Kita bangga dalam bekerja, karena sangatlah berbeda apa yang kita kerjakan. Maka bersyukurlah dalam bekerja keras, ikhlas, dan cerdas,” tutup Inung. Selamat bertugas di tempat yang baru Pak Nandang, terima kasih atas bimbingannya, dan semoga semakin sukses. Naskah dan Foto : Agus Irwanto, Analis Data P3, BBKSDA Jawa Timur
Baca Berita

Pensiunan Harus Bisa Produktif

Sabtu, 14 Maret 2020 - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) berupaya membekali para pegawainya yang mendekati pensiun bahkan juga yang sudah pensiun. Kali ini pembekalan dilaksanakan melalui kerjasama dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Cipanas. Sebanyak 22 orang pegawai dari para senior mengikuti acara pembekalan yang dilaksanakan pada Jumat (13/03/2020). Kehadiran Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Wahju Rudianto, pada acara ini menambah semangat peserta pembinaan. Acara yang dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Wasja yang mewakili Kepala Balai Besar, menampilkan dua narasumber, yaitu Joko Santoso dari BSM Pusat berbagi informasi tentang “Pelatihan Singkat Wira Usaha di Era Digital” yang dilanjutkan dengan narasumber kedua yaitu Kepala BSM Cabang Cipanas, menguraikan materi tentang “Poduktif dan Bahagia Dalam Berkah Bersama BSM” Dalam kata pembukaannya Wasja berpesan agar semua peserta pembinaan menyimak materi dengan baik untuk menambah wawasan serta pada masa pensiun mantan pegawai TNGGP ini tetap bisa produktif. Diskusi dilakukan menjelang penutupan diramaikan dengan berbagai pertanyaan. Pada dasarnya semua pertanyaan menggambarkan semangat berwiraswasta yang tinggi dari para peserta pelatihan. Semoga saja mereka, para pensiunan, tetap bersemangat, produktif, sehat, dan panjang umur. Sumber: Balai Besar TN Gunung Gede Pangrango
Baca Berita

Balai TNBG Menjadi Stand Terbaik di Pameran HUT Madina ke-21

Mandailing Natal, 13 Maret 2020. Pameran HUT Madina ke – 21 telah selesai digelar , Pameran yang mengusung tema "Bersatu membangun Madina, kita wujudkan kemandirian daerah dengan pembangunan berkelanjutan demi kesejahteraan dan keunggulan masyarakat mandailing Natal" di ikuti oleh semua OPD Daerah dan Pusat di Kab. Mandailing Natal . Stand TNBG mengusung tema wisata alam dengan membawa suasana spot-spot wisata TNBG ke dalam stand sehingga masyarakat yang berkunjung bisa lebih mengenal potensi TNBG. Selain itu lomba2 edukasi tebak jejak satwa, bidik buah sebagai HHBK, dan lain-lain digelar untuk memancing perhatian golongan usia Milenial dan Gen Z selama pameran berlangsung. Stand BTNBG meraih penghargaan Stand Terbaik I bersama-sama dengan stand Bank Sumut (Terbaik II), dan stand Sekretariat DPRD (Terbaik III). Ajang ini sebagai bentuk kampanye dan promosi Balai TNBG terhadap program ekowisata yang sudah dilaksanakan, dan juga untuk sebagai media edukasi tentang penting nya melestarikan alam , dan flora fauna yang berada dikawasan Taman Nasional Batang Gadis . Sumber: Balai Taman Nasional Batang Gadis
Baca Berita

Tim Patroi Balai Besar KSDA Riau Temukan Pondok Pembalak

Pekanbaru-13 Maret 2020. Bidang KSDA Wil 2 Balai Besar KSDA Riau melakukan kegiatan patroli (terestial) SMART RBM di kawasan SM Giam Siak Kecil. Dipimpin langsung Kepala Bidang KSDA Wil. 2, bapak Heru Sutmantoro, Tim mulai bergerak menuju sasaran pada hari Senin (9/3/2020), pukul 08.00 wib. Di sekitar Desa Tuah Indrapura, Tim mendapatkan 3 gerobak beserta 2 sepeda motor yang digunakan pelaku untuk mengangkut kayu olahan. Tim melanjutkan perjalanan ke kawasan SM. Giam Siak Kecil melalui akses PT. BKM. Dilokasi Tim menemukan akses ilegalloging berupa jalur sepeda. Setelah dilakukan penelusuran akses ilegalloging sejauh + 19 km, akhirnya Timpun menemukan kamp pelaku pembalakan liar sebanyak 9 pondok dilokasi yang berbeda, 10 kubik kayu olahan, 12 sepeda cargo/angkut kayu olahan, 1 chainsaw. Sedang para pelaku melarikan diri. Tim segera melakukan pemusnahan kayu olahan, membakar pondok dan sepeda cargo. Setelah sebelumnya memastikan lokasi aman untuk melakukan pembakaran dengan tanah lembab dan Timpun menunggu sampai api benar benar padam dan aman untuk ditinggalkan. Tim mengamankan chainshaw untuk dibawa ke kantor Bidang II KSDA di Siak. Sumber: Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Balai Besar TaNa Bentarum Lakukan Pemeriksaan Ternak Babi Secara Berkala, Sebagai Solusi Pengelolaan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan

Mensiau, 11 Maret 2020. Melibatkan masyarakat sebagai subyek pengelolaan merupakan salah satu cara meningkatkan kelola kawasan konservasi yang dikemukakan oleh Direktur Jenderal KSDAE Ir. Wiratno, M.Sc. Dalam hal ini Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (Tana Bentarum) selalu aktif berperan melibatkan masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Salah satu contohnya yaitu kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pada desa penyangga Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) di Desa Mensiau Kecamatan Batang Lupar Kapuas Hulu. Sejak tahun 2017, Balai Besar Tana Bentarum telah memberikan bantuan ternak babi pada kelompok tani Tangga Seribu Desa Mensiau sebanyak 59 ekor, dan hingga akhir pemeriksaan pada bulan Februari 2020 ternak babi pada kelompok tersebut bertambah hingga mencapai 86 ekor. Melihat potensi yang terus berkembang, kali ini Balai Besar Tana Bentarum menggandeng Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu untuk melakukan pemeriksaan kondisi ternak babi pada kelompok tani Tangga Seribu Desa Mensiau. Pemeriksaan ternak babi melibatkan tenaga dokter hewan pada bidang perternakan yang dimiliki oleh dinas. Kegiatan pemeriksaan meliputi pengambilan sampel darah dan pemberian vitamin pada ternak Babi. Menurut dokter hewan Drh. Titis Jesica Aviv, “melihat kondisi ternak babi yang ada, dapat dikategorikan kerdil atau stunting. Hal ini bisa terjadi karena perkawinan sedarah antara indukan dan anakan. Solusinya untuk kedepannya, apabila hendak dikawinkan terlebih dahulu dilakukan pemilihan bibit ternak yang unggul dan dihindari dari perkawinan sedarah agar anakan yang dihasilkan optimal”. Selain pemberian vitamin, pemilik ternak juga diberikan obat cacing untuk diberikan secara berkala. “Obat cacing dapat diberikan secara berkala 2 kali dalam satu tahun. Obat ini diberikan agar ternak tidak terjangkit cacing hati (Fasciola hepatica) yang sering menyerang pada hewan babi”, ujar Drh. Titis Jesica Aviv. Kegiatan pemeriksaan ternak babi ini merupakan tindak lanjut dari pengelolaan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Balai Besar Tana Bentarum. “Monitoring kegiatan pemberdayaan ini rutin kami laksanakan setiap satu bulan sekali, kali ini kami melibatkan tenaga dokter hewan dari dinas, dengan harapan pengelolaan ternak babi pada kelompok tani Tangga Seribu dapat dilakukan lebih baik lagi, kondisi ternak sehat, serta jumlah meningkat”, pungkas Venza Rhoma Saputra, Penyuluh Kehutanan Balai Besar Tana Bentarum. Sumber: Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum

Menampilkan 3.841–3.856 dari 11.141 publikasi