Kamis, 14 Mei 2026

Berita

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Berita

Sukarela, 2 Ekor Burung Nuri Maluku Diserahkan Oleh Anggota TNI-AD

Ambon, 04 Mei 2020. Pukul 11:00 WIT, bertempat di Kantor Balai KSDA Maluku, telah dilakukan penyerahan secara sukarela satwa liar yang dilindungi kepada pihak Balai KSDA Maluku berupa 2 (dua) ekor burung Nuri Maluku (Eos bornea) milik salah seorang anggota TNI-AD Pangdam XVI/Pattimura yang bernama Salman dengan alamat di Asmil PHB Hubdam XVI/Pattimura. Kegiatan penyerahan satwa tersebut diterima langsung oleh Plt. Kepala Balai dan disaksikan oleh beberapa orang staf fungsional dan pegawai. Burung-burung tersebut merupakan hasil pemberian dari masyarakat Negeri Morella Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, serta sebagai ucapan tanda terima kasih dari masyarakat kepada anggota TNI-AD yang sudah membantu pembuatan sarana kebersihan di wilayah tersebut. dari hasil pembicaraan dengan anggota TNI tersebut diketahui bahwa di wilayah hutan atau kebun di Negeri Morella dan sekitarnya masih banyak dijumpai burung-burung liar seperti jenis Nuri Maluku (Eos bornea), Nuri Pipi Merah (Geoffroyus geoffroyi) dan beberapa jenis burung Pombo/Pergam Laut (Ducula bicolor). Dari hasil pemeriksaan fisik terhadap ke 2 (dua) ekor burung tersebut diketahui bahwa burung tersebut dalam kondisi yang sehat namun ada beberapa bulu sayap yang rusak yang diakibatkan gesekan sewaktu burung-burung tersebut berada di dalam sangkar, selain itu sifat burung-burung tersebut sudah agak jinak kemungkinan burung tersebut sudah dipelihara cukup lama. Saat ini burung tersebut sudah diamankan di Kandang Transit Passo Kota Ambon dan sudah ditangani oleh dokter hewan untuk menjalani proses pemeriksaan kesehatan, karantina dan rehabilitasi sebelum burung-burung tersebut dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya. Sumber : Kacuk Seto Purwanto – POLHUT Balai KSDA Maluku
Baca Berita

Musnahkan Ribuan Telur Penyu Untuk Lindungi Kelestariannya

Pontianak, 4 Mei 2020. Sebulan setelah Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Kalbar menggagalkan kegiatan tindak pidana bidang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, sebanyak 3.274 butir Barang Bukti telur penyu dimusnahkan. Penggagalan kegiatan tindak pidana ini dilakukan di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pontianak, jln. Komyos Soedarso Kec. Pontianak Barat pada kamis, (26/03/2020) oleh tim unit 1 Sintelairud Subditgakum Ditpolair Polda Kalbar. Selanjutnya pemusnahan barang bukti dilakukan pada tanggal 26 April 2020 di Mako Ditpolairud Polda Kalbar dipimpin Wakil direktur Polairud Polda Kalbar AKBP Ahmad Fadin. Hadir menyaksikan dalam acara pemusnahan, Balai KSDA Kalbar, Kejaksaan Tinggi Kalbar dan Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergitas lintas instansi yang semakin solid dan kompak dalam menangani tindak kejahatan bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Hal ini juga ditunjukkan dengan reaksi cepat atas laporan yang diterima dari masyarakat. Saat ini eksploitasi terhadap penyu terutama telurnya masih banyak berlangsung. Ini yang mengakibatkan ancaman terhadap kelestarian dari penyu-penyu tersebut mengkhawatitkan. Pemerintah melalui PermenLHK No.106 tahun 2018 telah memasukannya sebagai satwa yang di lindungi. Semoga dengan kejadian ini, masyarakat semakin sadar betapa penting dan berharganya melestarikan satwa liar. Mari bersama-sama kita menjaga alam dan keberadaan satwa liar agar tetap lestari Work Fun, Stay Productive Sumber : Balai KSDA Kalimantan Barat
Baca Berita

Kakatua Terbang Rendah di Kompleks Hotel di Evakuasi Tim Quick Response BKSDA Yogyakarta

Yogyakarta 1 Mei 2020 - Tim Quick Response Balai KSDA Yogyakarta menerima satwa dilindungi berupa satu ekor burung Kakatua Jambul kuning (Cacatua galerita) dari masyarakat atas nama Tri Mulyono pada hari Selasa (28/4). Penyerahan satwa ini berawal dari Informasi salah satu kader konservasi yang menginformasikan ke Tim Quick Response bahwa terjadi penyelamatan satwa dilindungi jenis Kakatua yang tiba-tiba hinggap dan terbang rendah di areal kompleks hotel Duta Garden Timuran Yogyakarta. Salah satu karyawan atas nama Tri Mulyono berinisiatif menyelamatkan satwa tersebut karena takut nantinya satwa ini jatuh ke tangan yang tidak bertanggung jawab. Selanjutnya petugas Quick Response Balai KSDA Yogyakarta segera berkoordinasi melakukan proses evakuasi. Penyerahan satwa dilaksanakan di Hotel Duta Garden disaksikan oleh Kepala Resort Kota Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I dan karyawan hotel tersebut. Dalam proses penyerahan petugas juga memberikan sosialisasi bahwa satwa tersebut merupakan satwa dilindungi. Kepala Balai KSDA Yogyakarta, M. Wahyudi memberikan apresiasi terhadap langkah warga yang turut aktif dan berani untuk memberikan informasi dan menyerahkan satwa dilindungi tersebut ke BKSDA. “Saya bangga banyak masyarakat yang mulai peduli keberadaan satwa dilindungi. Pelestarian satwa tidak akan terwujud tanpa campur tangan masyarakat. Saya berharap kesadaran ini akan terus meningkat”, demikian disampaikan Wahyudi. “Saya berharap masyarakat yang masih memelihara satwa dilindungi agar menyerahkan ke BKSDA untuk selanjutnya akan dilepasliarkan kembali ke alam”, lanjut Wahyudi. Selanjutnya satwa dititipkan di Stasiun Flora Fauna Bunder untuk dilakukan rehabilitasi. Sumber : Andie Chandra Herwanto - PEH Balai KSDA Yogyakarta
Baca Berita

Tim PEH Balai TN Taka Bonerate Pantau Pemutihan Karang di 3 Pulau

Taman Nasional Taka Bonerate - Kepulauan Selayar, 04 Mei 2020. Luasan area terumbu karang semakin menurun, hal ini disebabkan berbagai ancaman penyebab kerusakan oleh aktifitas manusia maupun alam, ancaman kerusakan dari alam salah satunya adalah pemutihan karang akibat perubahan iklim karena peningkatan suhu permukaan laut. Sejauh ini, dalam memastikan fungsi terumbu karang dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya termasuk prediksi tentang pemutihan karang. Oleh karenanya diperlukan kegiatan pemantauan pemutihan karang di Taman Nasional Taka Bonerate (TNTBR) dalam upaya tanggap konservatif yang adaptif. Beberapa hari yang lalu (9 sd.15/04/2020) Balai TN Taka Bonerate melakukan kegiatan Pemantauan pemutihan karang di Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah 1 Tarupa. Ada tiga pulau yang dilakukan pemantauan, yaitu Pulau Latondu Besar (64 titik) , Pulau Latondu Kecil (80 titik) dan Pulau Tinabo Kecil (36 titik). "Ada tiga pulau yang dilakukan pemantauan, P.Latondu Besar, P. Latondu Kecil dan P. Tinabo Kecil dengan menggunakan survei cepat" jelas Saleh Rahman ( PEH) sebagai ketua tim kegiatan. Suhu perairan saat pelaksanaan pemantauan sebesar 30 ?C. Secara umum telah terjadi pemutihan karang dengan kelas persentase pemutihan karang <25% (tidak terjadi atau pemutihan sedikit) pada seluruh life form karang, yakni karang meja, karang bercabang, karang lembaran, karang masif, karang merayap dan karang lunak, beberapa ditemukan juga hewan yang memutih seperti anemon. Karang yang bergantung pada fotosintetis lebih cepat memutih sedangkan karang predator dapat bertahan pada penghangatan suhu lebih lama (Kompas, 17 Apr 2020). Suhu hangat perairan Taka Bonerate akan bertahan sampai akhir mei setiap tahun berjalan, dalam masa sulit tersebut terumbu karang akan survive dengan berhemat pola makan. Mengetahui tingkat pemutihan karang dapat menjadi salah satu acuan pengambilan kebijakan dan pelaksanaan pengelolaan ekosistem terumbu karang di TN. Taka Bonerate. Sumber : Asri - PEH Balai Taman Nasional Taka Bonerate
Baca Berita

Bantuan APD Untuk Satgas COVID-19 Kabupaten Merangin

Merangin, 4 Mei 2020. Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS), Balai KSDA Jambi (BKSDA Jambi) dan Dinas Kehutanan – UPTD KPHP Merangin Unit IV, V dan VI bersama Fauna & Flora International (FFI) menyerahkan bantuan berupa APD (Alat Pelindung Diri) dan kelengkapannya kepada Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Merangin di Ruang Pola II Kantor Bupati Merangin, Senin (4/5/2020). Bantuan disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional (Kabid PTN) Wilayah I BBTNKS bersama Kepala KPHP Merangin, Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I BKSDA Jambi dan Manajer FFI Jambi kepada Wakil Bupati Merangin didampingi Asisten I Pemda Merangin, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Kol. Abundjani Bangko. "Semoga bantuan yang diberikan berupa 100 Baju APD, 300 Masker Bedah/Medis, 150 Masker N-95, 700 Sarung tangan medis, 100 Pelindung Wajah/Face Shield, berikut kopi, madu hutan dan ekstrak jahe produk KTH binaan KPHP Merangin dapat mendukung dan membantu penanganan COVID-19 yang dilakukan oleh Kabupaten Merangin" ujar Kabid PTN Wilayah I BBTNKS dalam sambutannya. Wakil Bupati Merangin menyampaikan terima kasih atas partipasi bantuan yang diberikan serta menyampaikan upaya-upaya yang dilakukan Satgas dalam penanganan pandemi COVID di Kabupaten Merangin. "Agar setiap ASN selalu mentaati aturan dan protokol yang di sampaikan oleh Pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-1" kata Wakil Bupati Merangin pada sambutannya. Bupati Merangin yang kemudian juga hadir, menyampaikan bahwa Satgas COVID Kabupaten Merangin telah berupaya maksimal dalam penanganan COVID-19 dan semoga cukup 10 orang saja yang positif dan tidak bertambah. Bupati selaku Ketua Satgas juga menyampaikan bahwa saat ini sangat dibutuhkan peralatan/perlengkapan untuk melakukan Rapid Test COVID-19. "Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat, Satgas dapat terus bekerja dengan baik, seluruh masyarakat Merangin mendukung dengan mengikuti himbauan pemerintah dan melaksanakan protokol kesehatan, sehingga pandemi lekas berlalu" jelas Bupati Merangin. Sebelumnya pada tanggal 1 Mei 2020, di Wisma Ali Yudin - Komplek Rumdin Bupati Bungo, juga telah disampaikan bantuan serupa kepada Satgas COVID Kabupaten Bungo yang seterusnya akan disampaikan ke RSUD H. Hanafie Bungo. Dan tanggal 5 Mei 2020 juga akan disampaikan bantuan kelengkapan APD kepada Satgas COVID Kabupaten Kerinci untuk diteruskan ke RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh. Sumber : Teguh Ismail - Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Kerinci Seblat Wilayah I Jambi Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat
Baca Berita

Penertiban dan Pengamanan TSL di Pasar Burung Sindu Kota Mataram

Mataram, 29 April 2020 - Memasuki hari ke-6 ibadah puasa di Bulan Ramadhan 1441 H, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Barat (BKSDA NTB) bersama dengan KORAMIL dan POL PP Kota Mataram melaksanakan Penertiban pedagang di Pasar Panglima (Pasar Burung Sindu) Kota Mataram. Penertiban juga dilaksanakan dalam rangka monitoring kepatuhan masyarakat dalam pelaksanaan Social dan Physical Distancing melawan Pandemi COVID-19 di Kota Mataram. Dalam Penertiban juga, Polres Mataram melakukan Operasi Pengamanan dan melakukan tindakan tegas bagi pedagang satwa yang di lindungi yang masih berjualan. Kegiatan dilaksanakan dari pukul 08.00 - 10.00 WITA. Dalam kegiatan Pengamanan ini diamankan beberapa jenis burung dilindungi dengan total 5 ekor, yaitu Beo Nias 1 ekor; Tiong Emas 2 ekor; Jalak Putih 1 ekor dan Burung Hantu Gudang 1 ekor. Beberapa tindakan yang telah dilakukan petugas antara lain pengambilan dokumentasi dan pengamanan barang bukti satwa ke kantor BKSDA NTB di Mataram. Sumber : Balai KSDA Nusa Tenggara Barat
Baca Berita

Kolaborasi Ditreskrimsus Polda DIY Dengan BKSDA Yogyakarta Kembali Tertibkan Perdagangan Illegal Satwa Dilindungi

Yogyakarta 2 Mei 2020 - Masih dalam suasana pandemi Covid-19, Balai KSDA Yogyakarta kembali berkolaborasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY menertibkan perdagangan satwa dilindungi. Kegiatan dilakukan pada hari Senin (1/5). Polda DIY melakukan penangkapan perdagangan satwa illegal yang diperjualbelikan secara online di wilayah kota Yogyakarta. Selanjutnya Ditreskrimsus melakukan koordinasi dengan Balai KSDA Yogyakarta untuk dilakukan identifikasi satwa dan penitipan barang bukti. Kepala Balai KSDA Yogyakarta, M. Wahyudi menginstruksikan jajarannya agar segera menindaklanjuti permintaan Ditreskrimsus melakukan identifikasi satwa ke Polda DIY dengan tetap memegang protokol kesehatan Covid dalam menjalankan tugasnya. Pihak Ditreskrimsus sendiri telah mengamankan barang bukti satwa dilindungi yang diperjualbelikan secara online tersebut. “Setelah proses identifikasi satwa dan kelengkapan dokumen penitipan barang bukti selesai dilakukan, saya minta teman-teman dari Balai KSDA Yogyakarta segera melakukan pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan dan membawa satwa tersebut ke pusat penyelamatan satwa BKSDA Yogyakarta di SFF Bunder untuk perawatan selanjutnya.” kata Wahyudi. Berdasar hasil identifikasi yang dilakukan petugas Balai KSDA Yogyakarta, satwa yang diperdagangkan termasuk dalam jenis satwa dilindungi sesuai Permen LHK No.106/2018 yaitu 1 (satu) ekor Elang alap jambul (Accipiter trivirgatus) dan 1 (satu) ekor Elang Paria (Milvus migrans). Lebih lanjut M. Wahyudi menjelaskan “Kepemilikan satwa di lindungi untuk tujuan hobi jika dibiarkan akan berdampak pada meningkatnya perdagangan satwa di pasaran baik itu secara online maupun secara langsung di pasar-pasar satwa. Untuk menyikapinya, penting sekali melakukan sosialisasi sesering mungkin kepada masyarakat mengenai jenis-jenis satwa yang dilindungi sebagaimana peraturan perundangan yang berlaku”. M. Wahyudi juga mengapresiasi koordinasi yang dilakukan oleh Polda DIY dan menegaskan bahwa penanganan kasus pelanggaran di bidang kehutanan dapat diselesaikan karena adanya koordinasi yang baik antara semua pihak terkait. Sumber : Andie Chandra Herwanto - PEH Balai KSDA Yogyakarta
Baca Berita

Apresiasi Kesadaran Masyarakat, Balai KSDA Jambi Lepasliarkan 3 Satwa Dilindungi

Jambi, 3 Mei 2020. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi melalui Seksi Konservasi Wilayah III melakukan kegiatan pelepasliaran satwa dilindungi pada 28 April 2020 silam. Adapun satwa-satwa yang dilepasliarkan antara lain 1 (satu) ekor Burung Elang Laut Dada Putih (Haliaeetus leucogaster), 1 (satu) ekor Buaya Muara (Crocodilus porosus) dan 1 (satu) ekor Buaya Sinyulong (Tomistoma schlegelii), dilepasliarkan di kawasan Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur. Satwa-satwa ini diperoleh berkat kesadaran masyarakat yang secara sukarela menyerahkan satwa ini yang sebelumnya dipelihara oleh mereka. Satwa-satwa tersebut sebelumnya dirawat terlebih dahulu di Tempat Penyelamatan Satwa (TPS) Balai KSDA Jambi untuk mengetahui kesehatan dan kesiapan dari satwa-satwa liar tersebut. Setiap harinya satwa-satwa tersebut dipantau oleh Dokter Hewan dan petugas TPS. Selama masa perawatan dilakukan pemeriksaan terhadap kesehatan satwa, pengamatan perilaku dan pemberian pakan yang mendekati kondisi di alam. Pada saat ini TPS Balai KSDA Jambi memiliki fasilitas perawatan burung,reptil,karnivora dan primata, serta didukung oleh tenaga Dokter Hewan dan Paramedik Veteriner yang siap siaga. Faried, SP (Kasi Konservasi Wilayah III) mewakili Kepala Balai dalam kesempatan nya menyampaikan, “Ketiga satwa sudah kita lepasliarkan di wilayah CA Hutan Bakau Pantai Timur. Kita pilih disini karena habitat nya cocok untuk ketiga satwa yang kita lepaskliarkan dan kita berharap masyarakat juga ikut melestarikan dan menjaga keberadaan satwa-satwa tersebut. Kita Balai KSDA Jambi juga memiliki nomor Call Center di nomor Whatsapp 0823-7779-2384 dan nomor telepon 0813-7337-2732, masyarakat dapat menghubungi nomor Call Center kita jika ingin melaporkan perdagangan satwa dilindungi maupun melaporkan gangguan satwa liar, terima kasih.” Sumber : Balai KSDA Jambi
Baca Berita

Ditengah Pandemi Covid-19 Balai KSDA Yogyakarta Menerima Satwa Kukang

Yogyakarta 1 Mei 2020 – Meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung dan pelaksanaan tugas dilakukan melalui WFH (Work From Home), Balai KSDA Yogyakarta menerima satwa dilindungi berupa satu ekor Kukang Jawa (Nycticebus javanicus ) dari masyarakat pada hari Jumat (24/4). Penyerahan satwa dilakukan oleh masyarakat atas nama Anandito warga Karangwaru Tegalrejo Sleman dan diterima langsung oleh petugas piket. Penyerahan dilaksanakan di kantor Resort Kota Seksi Konservasi Wilayah I dan turut disaksikan oleh Kepala Resort Kota. Di tempat terpisah Kepala Balai KSDA Yogyakarta, M. Wahyudi merasa bangga terhadap langkah masyarakat yang peduli dan bersedia menyerahkan satwa dilindungi tersebut ke pemerintah. “Langkah seperti ini patut dicontoh warga yang masih memiliki dan memelihara satwa yang dilindungi. Ini merupakan dampak positif dari penindakan yang kami lakukan”, tuturnya. “Satwa kukang ini selanjutnya akan kami titipkan untuk dilakukan rehabilitasi di Gembiraloka Zoo” tutup Wahyudi. Sumber : Andie Chandra Herwanto - PEH Balai KSDA Yogyakarta
Baca Berita

Resort Kerumutan Selatan BBKSDA Riau Evakuasi Buaya Hasil Laporan Masyarakat

Pekanbaru, 29 April 2020. Tim Quick Response Balai Besar KSDA Riau (Bidang KSDA Wilayah I Resort Kerumutan Selatan) mengevakuasi buaya berjenis air tawar hasil laporan Asisten Bagian Umum PTPN 5 Sungai Parit, Kec. Rakit Kulim, Kab. Indragiri Hulu (28/4). Buaya dengan panjang 3,1 meter ditemukan petugas keamanan PTPN 5 disekitar parit perumahan karyawan pada dini hari (28/4) saat berpatroli. Kemudian buaya berhasil ditangkap dan diamankan sementara di lapangan terbuka sebelum dibawa ke Polsek Kelayang. Saat tim menjemput buaya di Polsek Kelayang, buaya dalam kondisi hidup dan sehat. Selanjutnya buaya dilepasliarkan ke habitatnya setelah tim berkoordinasi dengan Polsek Kelayang. Semoga buaya tersebut tidak kembali keluar dari habitatnya dan terima Kasih kepada Rekan-Rekan Resort Kerumutan Selatan, Bidang Wilayah I yang sudah bergerak cepat dalam menyelamatkan satwa yang dilindungi. Sumber : Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Bersama Polresta Jambi, BKSDA Jambi Bongkar Jaringan Perdagangan Online Satwa Liar Dilindungi

Jambi, 24 April 2020. Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jambi, pada hari Kamis, tanggal 23 April 2020 pukul 14.00 WIB bersama-sama Polresta Jambi berhasil membongkar salah satu jaringan perdagangan online bagian - bagian satwa liar dilindungi. Tim gabungan melakukan penangkapan (tangkap tangan) terhadap pelaku yang sedang melakukan transaksi jual beli bagian-bagian satwa liar dilindungi di sebuah ruko di kota Jambi. Tidak ada perlawanan dari tersangka pada saat penangkapan, sehingga tersangka beserta barang bukti langsung digelandang ke Polresta Jambi untuk penanganan lebih lanjut oleh penyidik. "Ditengah bencana COVID-19, BKSDA Jambi terus melakukan upaya-upaya perlindungan yang maksimal terhadap tumbuhan dan satwa liar dilindungi, salah satunya dengan pengawasan terhadap tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi maupun tidak dilindungi" tegas Rahmad Saleh, Kepala Balai KSDA Jambi. Dari tangan tersangka berhasil diamankan beberapa barang bukti, diantaranya : Sumber : Balai KSDA Jambi Penanggung jawab berita : Rahmad Saleh, S.Hut., M.Si (Kepala BKSDA Jambi) - 081273161647 Jefrianto, SH (Koordinator Polhut BKSDA Jambi) - 081367726848
Baca Berita

Kegiatan Pendampingan dan Gulirkan Bantuan Ekonomi Kepada Kelompok Masyarakat Oleh Balai TN Tesso Nilo

Kuantan Singingi, 14 April 2020 – Petugas SPTN Wilayah II Baserah Balai TN Tesso Nilo kembali melaksanakan pendampingan pemberdayaan masyarakat di Desa Gunung Melintang, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi. Ini adalah kegiatan rutin pendampingan dan monitoring oleh petugas resort di SPTN II Baserah Balai TN Tesso Nilo untuk memantau perkembangan usaha atau bantuan ekonomi kepada masyarakat dlm rangka pemberdayaan masyarakat desa sekitar kawasan TN Tesso Nilo. Bantuan ekonomi diberikan pada tahun 2018 akhir berupa benih biji/kecambah pohon pinang betara varietas unggul kepada 15 orang anggota masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Pinang Balirik Desa Gunung Melintang yang disemai atau dibibitkan selama 4 sampai dengan 6 bulan lamanya. Setelah itu ditanam di lahan-lahan anggota kelompok. Pertumbuhannya sekitar 95%, dan bibit yang siap tanam nantinya proses penanaman dilakukan secara pribadi dengan jarak bervariasi antara 2x3m s.d 3x3 m. Dari keterangan Kepala SPTN Wilayah II Baserah Balai TN Tesso Nilo, Sampai dengan saat ini sudah 10 (sepuluh) orang anggota kelompok yg sudah menanam dengan jumlah 5500 batang bibit yg telah ditanam oleh anggota kelompok. “bantuan ekonomi sudah petugas berikan, kita akan tetap melaksanakan pendampingan hingga keseluruhan bibit ditanam dan dapat bermanfaat bagi kelompok masyarakat” ungkap Kepala SPTN Wilayah II Baserah Balai TN Tesso Nilo Bapak Ibram Eddy Candra, S.Hut, M.Sc. Sumber: Balai TN Tesso Nilo
Baca Berita

Resort Dumai Balai Besar KSDA Riau Tetap Bertugas Menyelamatkan Satwa Buaya Senyulong

Pekanbaru, 28 April 2020 - Di Kanal Jl.Pomproy Kelurahan Bukit Timah Kecamatan Dumai Selatan masyarakat menangkap Buaya air tawar atau biasa disebut Buaya Senyulong (Tomistoma schlegelii) karena sejak kemunculannya masyarakat merasa resah sejak kemunculannya. Sebelumnya pada tanggal 17 April 2020, Resort Dumai telah mengupayakan dengan menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan tidak beraktifitas disekitar sungai dan membuat serta memasang Spanduk di dekat Buaya dijumpai. Tapi karena keresahan ya, akhirnya masyarakat menangkapnya Petugas Resort Dumai, didampingi Camat Dumai Selatan, Kapolsek Dumai Barat, Lurah Bukit Timah, Lurah Bumi Ayu, Lurah Bukit Datuk, Babinsa Bukit Datuk, Babinkantibnas Bukit Datuk segera mengamankan satwa dilindungi tersebut ke Kantor Seksi Wilayah IV, Resort Dumai. Kondisi buaya saat ini masih hidup tetapi terdapat luka dan lecet2 sehingga harus mendapat perawatan sebelum dilakukan pelepasliaran atau diserahkan ke lembaga konservasi. Jenis buaya air tawar/Senyulong, dengan panjang 3,90 meter dan berjenis kelamin betina dewasa. Untuk selanjutnya Balai Besar KSDA Riau akan melakukan survei, monitoring habitat Buaya untuk memetakan kantong-kantong Buaya sekaligus sosialisasi kepada masyarakat tentang satwa dilindungi. Sumber: Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Balai TN Tesso Nilo Melaksanakan Monitoring Kawasan dan Pendampingan KTH

Kuantan Singingi, 16 April 2020 – Petugas Resort Onangan Nilo SPTN Wilayah II Baserah Balai TN Tesso Nilo melaksanakan kegiatan monitoring kawasan Resort Onangan Nilo di Desa Gunung Melintang yang merupakan Desa binaan Balai TN Tesso Nilo. Momen monitoring juga digunakan petugas untuk melakukan pertemuan dengan aparatur Desa Gunung Melintang dan Kelompok Tani Hutan. Pertemuan dilaksanakan untuk tetap menjalin koordinasi antara petugas dan kelompok masyarakat . Petugas Resort Onangan Nilo SPTN Wilayah II Baserah Balai TN Tesso Nilo melakukan pertemuan dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Perempuan Kreatif untuk mensosialisasikan program pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Binaan TN Tesso Nilo. Petugas juga membantu dan mendampingi KTH menyusun proposal fasilitasi usaha ekonomi produktif Balai TN Tesso Nilo untuk kerajinan anyaman pandan-rotan dan keterampilan menjahit. Petugas resort juga membantu dan damping KTH untuk menyusun rencana anggaran belanja untuk mendukung kegiatan tersebut, bagi petugas hal tersebut perlu untuk dilakukan agar program yang oleh KTH dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan, “pendampingan ini harus kita laksanakan secara berkesinambungan agar KTH yang sudah dibentuk dan diresmikan senantiasa mendapatkan monitoring dan evaluasi dari pihak Balai TN Tesso Nilo sampai nantinya KTH dapat mandiri dan memperoleh bekal yang cukup” Terang Kepala Resort Onangan Nilo Joni Putra Siregar. Sumber: Balai TN Tesso Nilo
Baca Berita

Tim Patroli Perlindungan dan Pengamanan Kawasan Konservasi Hancurkan Pondok dan Kayu di Kawasan Hutan

Rabu, 22 April 2020 – Petugas Resort Lancang Kuning Air Sawan SPTN Wilayah I LKB Balai Taman Nasional Tesso Nilo bersama dengan TNI Koramil 04 Pangkalan Kuras melaksanakan patroli perlindungan dan pengamanan kawasan konservasi di kawasan hutan TN Tesso Nilo. Menyusuri kedalaman hutan, tim melakukan patroli menggunakan pompong menuju kelokasi yang sudah ditargetkan. Dalam perjalanan tim menemukan pondok serta pembukaan lahan yang sudah ditanami tanaman jenis sayuran. Pada pondok dan pembukaan lahan tersebut tim tidak menemukan pemilik yang diduga sedang tidak berada di lokasi temuan. pada pondok tersebut tim menemukan tiga buat alat pemotong kayu, kayu olahan untuk rumah, dan tiga orang yang diduga dibayar oleh pemilik sebagai tukang untuk pembuatan rumah. Di waktu yang sama tim patroli juga mengamankan barang bukti serta menghancurkan pondok dan kayu olahan yang ditemukan dilokasi tersebut. Kepala Balai TN Tesso Nilo Bapak Ir. Halasan Tulus menyampaikan Balai TN Tesso Nilo akan serius dalam mengawal tindakan hukum untuk pelanggaran yang dilakukan dikawasan hutan TN Tesso Nilo, “kita akan tetap mengawal tindakan hukum untuk pelaku yang kedapatan melakukan pembukaan lahan. Patroli perlindungan dan pengamanan juga akan kita tingkatkan intensitasnya” terang Kepala Balai. Sumber: Balai TN Tesso Nilo
Baca Berita

Tim SPTN Wilayah I LKB Balai TN Tesso Nilo Bersama YTNTN Melaksanakan Patroli Satwa Dilindungi

Pelalawan,16 April 2020 – Petugas SPTN Wilayah I LKB Balai TN Tesso Nilo bersama dengan tim dari Yayasan Taman Nasional Tesso Nilo (YTNTN) melakukan patroli satwa dikawasan hutan TN Tesso Nilo. Tim melaksanakan patroli satwa untuk melihat dan memantau keberadaan satwa dilindungi pada rute patroli yang telah dipetakan berdasarkan titik satwa kerap menunjukkan jejak keberadaannya. Adapun sasaran dari patroli satwa dilindungi yang dilaksanakan diantaranya satwa gajah, harimau, tapir dan beruang. Selama dalam perjalanan melaksanakan patroli, tim menemukan banyak bekas jejak maupun suara dari gajah. Jejak yang dijumpai tim diantaranya terdapat kotoran baru, bekas semak yang dilalui, dan sebagainya. Tim juga mengungkapkan menemukan bekas atau jejak yang sudah lama dari gajah di area yang diduga sebelumnya juga dilalui oleh kelompok gajah. Kepala Balai TN Tesso Nilo Bapak Ir. Halasan Tulus menyampaikan bahwa patroli yang dilaksanakan merupakan upaya untuk tetap menjaga populasi satwa dilindungi di kawasan hutan TN Tesso Nilo, “selama patroli tim menemukan banyak jejak maupun bekas dari satwa dilindungi kita, hal ini membuktikan bahwa satwa dilindungi seperti gajah, tapir dan sebagainya masih eksis dan menganggap kawasan TN Tesso Nilo masih sangat baik untuk menjadi habitatnya, untuk itu kita akan terus berupaya untuk melestarikan kawasan TN Tesso Nilo agar tetap menjadi habitat bagi satwa dilindungi” Terang Kepala Balai. Sumber: Balai TN Tesso Nilo

Menampilkan 3.649–3.664 dari 11.141 publikasi