Sabtu, 16 Mei 2026

Berita

Publikasi Resmi Direktorat Jenderal KSDAE, Kementerian Kehutanan

Baca Berita

Kantor BBKSDA Sumatera Utara Rusak Ditimpa Pohon Kapuk

Medan 25 September 2020. Rabu 23 September 2020 sekitar pukul 13.30 WIB, bermula dari hujan deras disertai angin serta adanya getaran-getaran kecil yang semakin kuat, kantor Balai Besar KSDA Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) hancur tertimpa pohon kapuk. Pohon menimpa sebagian sisi depan kantor serta membuat plafon di koridor ambruk. Seluruh pegawai BBKSDA Sumut berlarian menuju tempat yang aman. Pohon yang menimpa kantor BBKSDA Sumut merupakan pohon besar dengan dua cabang jenis kapuk randu (Ceiba pentandra). Pohon Kapuk randu tumbang tepat pada akarnya. Pohon randu ini ditanam sekitar tahun 1990 dan sudah mencapai tinggi pohon ± 20 meter. Tak hanya kantor Balai, kendaraan dinas Kepala Balai Besar KSDA Sumut dan Ruangan Subbag Program dan Kerja sama dalam kondisi rusak parah. Pegawai Balai Besar KSDA Sumatera Utara dibantu petugas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan membersihkan pohon-pohon dan ruangan yang terkena dampak. Kerusakan hanya pada fisik bangunan dan kendaraan, tidak ada korban jiwa. Seluruh pegawai mengucap syukur karena terhindar dari malapetaka. Sumber : Inggrid R Tarihoran, S.Hut - Penyuluh Kehutanan Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Berita

Warga Batang Toru Serahkan Burung Dilindungi Ke Balai Besar KSDA Sumut

Batang Toru, 25 September 2020. Tim Patroli Bidang Konservasi Wilayah III Balai Besar KSDA Sumatera Utara bekerjasama dengan Yayasan Scorpion Indonesia melakukan kegiatan rutin patroli pengawasan tumbuhan dan satwa liar (TSL) di Batang Toru dan sekitarnya. Patroli ini dilakukan untuk memantau dan mengetahui sebaran tumbuhan dan satwa liar dilindungi di luar kawasan konservasi pada Selasa (22/9). Pada patroli tersebut, petugas menemukan 2 (dua) jenis satwa burung di salah satu tempat/warung makan di daerah Batang Toru, tepatnya di Desa Aek Pining, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dari hasil identifikasi petugas, jenis burung tersebut adalah Elang Brontok dan Nuri Maluku. Kedua jenis burung ini adalah jenis satwa dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri LHK No. P.92 MENLHK/SETJEN/KUM.1/8/2018. Melihat temuan 2 jenis burung, petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara mencoba memberikan edukasi (pendidikan/penyuluhan) dan penyadartahuan mengenai satwa dilindungi kepada pemilik satwa. Akhirnya setelah pemilik satwa paham dan mengerti, pemilik dengan sukarela menyerahkan kedua satwa burung tersebut kepada petugas. Setelah diserahkan, petugas segera mengevakuasi satwa tersebut ke kantor Seksi Wilayah Wilayah V Sipirok untuk pemeriksaan kondisi kesehatannya sebelum nantinya dilepasliarkan kembali. Sumber : Bidang Konservasi Wilayah III Padangsidimpuan Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Berita

Sejahterakan Masyarakat, Lestarikan Cagar Alam Besowo

Kediri, 22 September 2020. Desa Besowo yang terletak di Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri menjadi desa penyangga sekaligus satu-satunya akses menuju Cagar Alam Besowo Gadungan. Sebab itu, Balai Besar KSDA Jawa Timur melakukan upaya pemberdayaan masyarakat desa setempat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan. Dengan harapan terjalinnya dukungan masyarakat terhadap kelestarian cagar alam. Bertempat di Balai Desa Besowo, BBKSDA Jatim melaksanakan kegiatan Penyusunan Rencana Kelompok Masyarakat Desa Binaan pada 22 September 2020. Adalah kelompok “Tjoelanggi Besowo” yang terbentuk 3 September 2020 yang lalu, menjadi sarana kepedulian masyarakat terhadap kelestarian CA. Besowo Gadungan. Turut hadir Muspika Kepung, BKPH Pare, Penyuluh Cabang Dinas Kehutanan, dan Kepala Desa Besowo. Rencana Kegiatan Kelompok disusun berdasarkan hasil kajian potensi yang ingin dikembangkan di Desa Besowo, seperti budidaya lanceng, pengembangan kebun durian dan alpukat, peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan studi banding. Sedangkan dukungan kegiatan pengamanan kawasan yang dilakukan diantaranya kegiatan pengamanan kawasan, patroli bersama Polhut, Masyarakat Mitra Polhut, serta penanaman kawasan di area pemulihan ekositem. Di kesempatan tersebut juga ditandatangani Kesepakatan Konservasi antara BBKSDA Jawa Timur, yang diwakili Kepala Bidang KSDA Wilayah I Madiun, Sihono, S.Sos., MM., bersama Pemerintah Desa Besowo. Tertuang dalam kesepakatan para pihak antara lain mengenai dukungan BBKSDA Jawa Timur dalam program pemberdayaan masyarakat, serta dukungan masyarakat dalam menjaga kelertarian cagar alam. Sumber : Nur Muhammad Daru - Balai Besar KSDA Jawa Timur
Baca Berita

Komitmen Bersama, Dirjen KSDAE Tandatangani PKS Dengan Dekan Fahutan UGM

Yogyakarta, 24 September 2020. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Dekan Fakultas Kehutanan UGM berkomitmen bersama terkait Pengembangan Inovasi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Rangka Penguatan Fungsi Kawasan Konservasi dan Konservasi Keanekaragaman Hayati. Komitmen tersebut dituangkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Kamis (24/9) di sela-sela Rapat Koordinasi Teknis Bidang KSDAE di East Parc Hotel Yogyakarta. Perjanjian Kerja Sama ini sebagai tindak lanjut hasil Rapat Monitoring Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal KSDAE dengan Dekan Fakultas Kehutanan UGM pada tanggal 12 Februari 2020 dengan ruang lingkup meliputi dukungan fasilitas riset inovasi untuk pengembangan pemanfaatan kawasan konservasi, jasa lingkungan, ekowisata dan Tumbuhan Satwa Liar (TSL) serta capacity building. Areal kegiatan kerja sama disebutkan berada pada wilayah BKSDA Yogyakarta; BKSDA Jawa Tengah; BBKSDA Jawa Timur; BBKSDA Jawa Barat; TN Gunung Merapi; TN Gunung Merbabu dan TN Alas Purwo serta Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) yaitu KHDTK Wanagama dan KHDTK Getas. Sumber : B.S. Jati, S.Hut., M.E., MPP - Kepala Seksi Kolaborasi Kawasan Konservasi Direktorat PIKA
Baca Berita

Patroli Jerat Di Marancar Dan Sipirok - Sumut

Padangsidimpuan, 25 September 2020. Bermula pada Senin, 21 September 2020, petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Bidang Konservasi Wilayah III Padangsidimpuan bersama dengan masyarakat melakukan kegiatan rutin patroli sapu jerat sekitar kawasan Cagar Alam (CA) Dolok Sibual-buali, tepatnya di Desa Aek Nabara Kecamatan Marancar dan Desa Bulu Mario Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dari kegiatan patroli tersebut ditemukan 11 jerat dari jenis kabel dan nilon. Jerat-jerat yang dipasang ini digunakan untuk menjerat satwa atau berburu satwa. Sangat jelas sekali bahwa jerat sangat membahayakan satwa liar dilindungi dan satwa liar lainnya. Selanjutnya jerat-jerat yang sudah terkumpul kemudian dihancurkan agar tidak disalahgunakan lagi oleh masyarakat sekitar. Petugas menghimbau kepada masyarakat untuk menghentikan aktivitas/kegiatan pemasangan jerat khususnya di kawasan hutan konservasi. Harapannya tidak ada lagi satwa yang terjerat apalagi satwa dilindungi seperti harimau sumatera, beruang atau satwa liar lainnya. Mari kita jaga dan lindungi satwa liar beserta habitatnya, dan jangan sampai terjadi lagi jatuh korban baik manusia maupun satwa liar. Sumber : Bidang Konservasi Wilayah III Padangsidimpuan Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Berita

Jelajah Geotrek Kelimutu, Mengungkap Potensi Geologi yang Lama Tersimpan

Ende, 25 September 2020. Pulau Flores menyimpan cukup banyak potensi wisata geologi, khususnya pada kawasan Taman Nasional (TN) Kelimutu yang kemudian mendorong adanya kegiatan Jelajah Geotrekking yang dilaksanakan di sekitar kawasan taman nasional. Jelajah Geotrek Kelimutu merupakan kegiatan wisata minat khusus yang dilaksanakan dengan trekking ke berbagai spot geologi di TN Kelimutu dan sekitarnya, diantaranya Mutubusa-Sokoria, Dusun Toba Desa Roga, Pantai Nggela, Desa Waturaka dan Danau Kelimutu. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23-25 September 2020 yang diikuti berbagai mitra Balai TN Kelimutu baik dari pemerintah Kab. Ende, Sustour, fotografer, wartawan, travel operator, dosen, guru serta ikut sebagai mentor dalam kegiatan ini Bapak Drs T Bachtiar dan Bapak Deni Sugandi, yang sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan geotrek di wilayah Jawa Barat. Dari spot-spot geologi yang dikunjungi, terdapat beragam potensi geodiversitas seperti air panas alam, fumarol, air terjun, bebatuan tepi pantai, dan tentu saja kawah danau tiga warna. Dan dalam interpretasinya, Jelajah Geotrek Kelimutu tidak sekedar membicarakan geologi tapi juga melihat hubungan berbagai hal baik itu budaya, tradisi, infrastruktur lokal, hasil pertanian dengan kondisi geologi setempat. Potensi wisata geologi yang tinggi dikarenakan Pulau Flores merupakan pulau yang terbentuk dari letusan - letusan gunung berapi dan pegunungan vulkanik muda dengan aktifitas kegempaan yang cukup tinggi, terutama pada tahun 1992 dengan besaran gempa 7,5 Skala Richter. Sehingga TN Kelimutu tidak hanya kaya akan keanekaragaman hayati namun juga kaya akan geodiversitas yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai geowisata, hal ini seiring dengan rencana pembentukan kawasan Geopark Kelimutu kedepannya. Sumber : Balai Taman Nasional Kelimutu
Baca Berita

Yuk Mengenal TEMAN ANALISA di Festival FTN/TWA 2020

Bakal ada acara menarik loh buat generasi milenial di Festival TN/TWA yaitu TEMAN ANALISA atau Teka-Teki Taman Nasional dan Taman Wisata Alam yang akan diadakan di stand Virtual Exhibition, Direktorat PJLHK. Setiap harinya selama satu jam, kuiz yang disasar untuk generasi milenial ini, akan dipandu oleh Kak Resha, pendongeng dan host acara Jelajah Rimba pada salah satu televisi swasta dan Alfira Naftaly Pangalila atau lebih popular dikenal dengan panggilan “Abex”, seorang pendaki wanita dan travel blogger. Untuk bisa mengikuti kuiz TEMAN ANALISA, teman-teman harus mendaftar dulu di http://festivaltamannasionaltwa.com dan bagi yang ingin mendapatkan e-sertifikat bisa mengisi data diri di link berikut: https://forms.gle/Sf4oen6YxNMkYt5L6. Para pemenang akan diumumkan di Instagram @ayoketamannasional_official dan hadiah untuk para pemenang, akan dikirim ke alamat masing-masing pemenang yaitu dua minggu setelah tanggal 26 September 2020. Yuk follow akun Instagram @ayoketamannasional_official untuk mendapatkan informasi terbaru. Di acara Kuiz TEMAN ANALISA, teman-teman tidak hanya akan mendapatkan soal-soal kuiz namun juga akan diberikan pengetahuan tentang taman nasional dan taman wisata alam. Menarik bukan? Sampai Jumpa di Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam 2020! Sumber : Direktorat PJLHK
Baca Berita

BKSDA Maluku Gelar Bimtek Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat

Ambon, 23 September 2020. Balai Konservasi Sumber Daya Alam Maluku (BKSDA Maluku) laksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat bersama Direktorat Kawasan Konservasi pada pukul 09.00 – 13.30 WIT di Ruang rapat Balai KSDA Maluku pada Rabu (23/9). Kegiatan ini juga disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting. Bimtek dihadiri beberapa pegawai struktural dan fungsional BKSDA Maluku baik yang ada di Balai, maupun kantor seksi ataupun resort diluar Ambon dengan Narasumber Bapak Bisro Syabani dan Bapak Aris Munandar dari Direktorat Kawasan Konservasi. Topik bimtek membahas pemberdayaan masyarakat dan kemitraan konservasi. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi dari para narasumber, kemudian dilanjutkan dengan diskusi. Peserta bimtek yang pada umumnya merupakan pendamping kelompok kemitraan konservasi sangat antusias mengemukakan kondisi kelompok kemitraan konservasi yang telah terbentuk hingga saat ini dan beberapa permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Diskusi berjalan sangat efektif dengan adanya arahan dan pencerahan narasumber dari Direktorat Kawasan Konservasi terkait regulasi dan solusi dari permasalahan yang dihadapi di lapangan. Sumber : Gries E. Noor, S.Si – PEH Balai KSDA Maluku
Baca Berita

Tim Reaksi Cepat Balai Besar TNBBS Tangkap Pelaku Perdagangan Gading Gajah

Kamis, 24 September 2020 - Tim Reaksi Cepat (TRC) TNBBS bersama Ditreskimsus Polda Lampung melakukan penangkapan terhadap pelaku perdagangan gading Gajah pada tanggal 23 September 2020 sekira pukul 22.30 WIB. Ini merupakan hasil dari kegiatan Under Cover yang dilakukan oleh TRC Balai Besar TNBBS bersama Polda Lampung dan berhasil menangkap 3 tersangka (TSK) dengan barang bukti (BB) berupa 2 buah gading dengan ukuran panjang 59 cm, diameter 5,41 cm dan keliling lingkar gading 17 cm (2 BB berukuran sama) dengan berat masing- masing adalah 942,1 gram dan 964,1 gram. Ketiga tersangka yang ditangkap adalah Sdr. Bi (45) sebagai pemilik BB, Sdr. Az (51) sabagai mediator dan Sdr. Tr (50) sebagai penunjuk jalan. Penangkapan tersebut dilakukan di Hotel Regency-Pringsewu Lampung. Plt. Kepala Balai Besar TNBBS Ismanto, S.Hut., M.P menyatakan bahwa kejadian penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang memberikan informasi ada penjualan bagian – bagian dari satwa liar yang dilindungi undang-undang berupa gading gajah. “Akhirnya dengan koordinasi dan perencanaan under cover yang baik dengan pihak Polda Lampung, kegiatan penangkapan penjual gading dapat berjalan dengan sukses dimana ketiga tersangka tersebut dapat ditangkap dan selanjutnya diamankan di Polda Lampung, termasuk dengan barang buktinya. Penangkapan ini juga sudah dilaporkan kepada Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) Ir. Wiratno, M.Sc disela-sela acara Rakonis KSDAE di Jogjakarta dan Dirjen KSDAE memerintahkan untuk dikordinasikan dengan aparat penegak hukum sehingga kasus ini bisa terungkap dengan tuntas. Perdagangan gading gajah mengancam kelestarian satwa liar Gajah Sumatera yang merupakan salah satu satwa kunci (key species) yang di TNBBS, selain satwa ikonik yang lainnya, Badak Sumatera dan Harimau Sumatera” ujar Ismanto. Ketiga tersangka pelaku jual beli bagian-bagian satwa liar yang dilindungi UU berupa gading gajah di Hotel Regency Pringsewu tersebut dijerat dengan pasal 21 ayat 2 huruf d jo. Pasal 40 ayat 2 UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem. Saat ini ketiga tersangka pelaku dan Barang Bukti diamankan di Polda Lampumg untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sumber: Balai Besar TN Bukit Barisan Selatan
Baca Berita

Penyerahan Hadiah Lomba Foto dan Video “The Beauty of Nature and Culture”

Mataram, 21 September 2020 - Balai TN Gunung Rinjani menyerahkan hadiah lomba foto dan video dengan tema “The Beauty of Nature and Culture” kepada para pemenang di Aula Kantor Balai TN Gunung Rinjani. Lomba foto dan video yang diadakan dari tanggal 1 sampai 31 Agustus 2020 mendapat antusias yang cukup tinggi dari masyarakat. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR, Dwi Pangestu selaku Ketua Panitia Lomba menyampaikan dalam laporannya bahwa lebih dari 50 peserta dengan kategori lomba video dan lebih dari 100 peserta pada kategori DSLR/Mirrorless dan Smartphone yang ikut berpartisipasi dalam mensukseskan lomba “The Beauty of Nature and Culture” Rinjani dengan total hadiah 30 juta rupiah. Kepala BTNGR Dedy Asriady dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pemenang lomba yang telah ikut berpartisipasi mensukseskannya. Dedy asriady juga menyampaikan bahwa “kualitas video dan foto yang terpilih sebagai pemenang sangatlah baik, jumlah hadiah yang diberikan tidak seberapa dibandingkan dengan usaha yang dilakukan dan kualitas yang dihasilkan dalam membuat video dan foto ini”. Namun, sebagai hadiah tambahan beliau secara langsung memberikan baju kaos “Rinjaninte” kepada seluruh pemenang yang hadir. Dalam rangkaian acara penyerahan hadiah juga ditampilkan kembali video-video dan foto-foto terbaik yang terpilih oleh dewan juri sebagai pemenang. Harapannya dengan diadakannya lomba bertajuk Rinjani “The Beauty of Nature and Culture” hasil karya ratusan peserta yang menggambarkan keindahan dan eksotisme Rinjani mampu membantu mempromosikan Rinjani melalui beragam jejaring media sosial. Rinjani tidak hanya tentang pendakian, Rinjani menyimpan kekayaan Biodiversitas serta Culture masyarakat yang sangat beragam. Selamat kepada para pemenang lomba video dan foto “ Rinjani, The Beauty of Nature and Culture”. Semeton rinjani, Usaha tidak akan pernah mengkhianati Hasil Teruslah berkarya! "Dalam setiap perjalanan dengan alam, seseorang menerima jauh lebih banyak daripada yang ia cari." -John Muir. Sumber: Balai TN Gunung Rinjani
Baca Berita

BKSDA Jambi Beri Bantuan Covid-19 di Tebo

Tebo September 2020. Wabah Covid-19 melanda banyak Negara di dunia termasuk Indonesia. Wabah Covid-19 tidak hanya merupakan masalah nasional dalam suatu Negara, tapi sudah merupakan masalah global. Penyebaran Covid -19 yang begitu cepat berdampak kepada kehidupan sosial dan melemahnya ekonomi masyarakat. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi melalui Masyarakat Mitra Konservasi (MMK) turut berpartisipasi memberikan bantuan Covid-19 kepada masyarakat di 5 Desa yaitu Desa Suo-Suo, Desa Muaro Sekalo, Desa Muaro Kilis, Desa Semambu, serta Desa Pemayungan, Kabupaten Tebo. Melalui Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II, BKSDA Jambi mendistribusikan bantuan COVID-19 yang terdiri dari masker, madu, jahe kemasan, susu, serta vitamin c sebanyak 50 paket di Tebo. Wawan Gunawan selaku Kepala SKW II mengatakan bahwa, “Bantuan ini telah kami distribusikan kepada 50 orang anggota Masyarakat Mitra Konservasi (MMK) di sekitar Resort Tebo. Semoga bantuan tersebut dapat memberikan kesehatan bagi para warga.” Ujarnya. Ucapan terima kasih pun disampaikan oleh Sigir yang merupakan salah satu perwakilan pembina MMK “Kami sangat berterima kasih atas bantuan Covid-19 dari BKSDA Jambi, semoga kita senantiasa diberi kesehatan” ujarnya. Rahmad Saleh, S.Hut.,M.Si selaku kepala Balai KSDA Jambi saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa, "Bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk partisipasi Balai KSDA Jambi bagi para warga yang membutuhkan. Karena sekecil apapun kebaikan yang bisa kita lakukan, mari kita lakukan untuk membantu penanggulangan virus ini” tutupnya. Sumber : Balai KSDA Jambi
Baca Berita

Ini Dia Agenda Festival Taman Nasional/Taman Wisata Alam 2020

Jakarta, 22 September 2020. Sudah tahu kan ya, kalau sebentar lagi akan digelar Festival Taman Nasional/Taman Wisata Alam 2020?Ya betul, selama tiga hari yaitu tanggal 24- 26 September 2020, festival akan digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom. Buat yang belum mendaftar, segera saja ya melalui alamat ini :http:// http://festivaltamannasionaltwa.com. Ada yang penasaran apa saja yang akan ditampilkan di Festival TN/TWA 2020?Ini dia acaranya: Di festival ini, stand Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi (PJLHK), akan mengadakan kuiz dalam balutan acara “TEMAN ANALISA” (Teka-Teki Taman Nasional dan Taman Wisata Alam) dan tentunya akan dibagikan e-sertifikat bagi yang mengikuti kuiz dan hadiah menarik buat para pemenang kuiz. Jadi, tunggu apa lagi?yuk follow akun Instagram @ayoketamannasional_official untuk mendapatkan info terbaru dan jangan lupa, buruan daftar ya! Sampai Jumpa di Festival Taman Nasional/Taman Wisata Alam 2020! Sumber: Direktorat PJLHK
Baca Berita

BBKSDA Sumut Asah Kemampuan Patroli dan Survey Potensi Koridor SM Siranggas

Sidikalang, 22 September 2020. Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah I Sidikalang Bidang KSDA Wilayah I melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengamanan Hutan dan Survei Potensi Koridor Suaka Margasatwa (SM) Siranggas Blok Hutan Batu Ardan dan Sikulaping, selama 2 (dua) hari, tanggal 21-22 September 2020 di Hotel Beristra Sidikalang. Pada kegiatan ini Balai Besar KSDA Sumatera Utara juga menggandeng Yayasan Orang Utan Sumatera Lestari-Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) serta KPH XIV Sidikalang Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara. Pada hari pertama, Kepala Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe Mustafa Imran Lubis S.P. menyampaikan materi tentang Upaya Konservasi Habitat dan Satwa Liar di Provinsi Sumatera Utara, kemudian materi pengelolaan kawasan konservasi dari Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Sidikalang Tuahman Raya,S.Sos dan terakhir materi dari Kepala KPH XIV Sidikalang Karolyn S.Simanjuntak, S.H,M.AP. tentang Pengelolaan Kawasan Hutan Lindung KPH XIV Sidikalang. Narasumber lainnya dari YOSL-OIC menyampaikan materi tentang Pengenalan GPS dan Pembacaan Peta, praktek penggunaan GPS, pertolongan pertama gawat darurat, teknik pelaksanaan patroli, pengenalan smart patrol, praktek pengisian form smart patrol, identifikasi tanda satwa, teknik pemasangan kamera trap serta monitoring keanekaragaman hayati. Harapannya, pelatihan ini bermanfaat bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan pada saat kegiatan patroli dan survey potensi koridor SM Siranggas Blok Hutan Batu Ardan dan Sikulamping, yang akan segera dilaksanakan selesai pelatihan. Sumber : Seksi Konservasi Wilayah I Sidikalang Balai Besar KSDA Sumatera Utara
Baca Berita

Direktorat PJLHK dan 17 Balai TN/Balai KSDA Akan Mengikuti Festival TN/TWA 2020

Jakarta, 22 September 2020. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Direktorat PJLHK akan berpartisipasi dalam Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam 2020 mewakili Kementerian LHK. Selain menampilkan informasi seputar taman nasional dan taman wisata alam yang ada di Indonesia dalam bentuk film pendek, peta wisata alam, brosur, dan media informasi lainnya, juga akan mengadakan kuiz dengan tajuk TEMAN ANALISA atau Teka-Teki Taman Nasional dan Teman Wisata Alam. Balai Taman Nasional dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam yang akan tampil dalam Festival TN/TWA 2020 sebagai berikut : Lengkap bukan?Kawasan konservasi dari pulau-pulau besar di Indonesia terwakili disini, pastinya dengan menampilkan keindahan alam, flora fauna, seni budaya yang khas dan tidak dapat dijumpai di tempat lain. Yuk, bergabung di Festival TN/TWA 2020 di http://festivaltamannasionaltwa.com untuk mengobati rindu kalian kealam. Sampai Jumpa di Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam 2020! Sumber: Direktorat PJLHK
Baca Berita

Penandatanganan Kerjasama antara Balai Besar KSDA Riau dengan Vesswic

Pekanbaru, 22 September 2020 – Sejarah kembali terukir di lingkup Balai Besar KSDA Riau dimana pada Hari Senin, 21 September 2020 tepat pukul 13.50 WIB telah dilakukan penandatanganan kerjasama antara Balai Besar KSDA Riau dengan Vesswic. Hal ini merupakan kerjasama yang ketiga selama tahun 2020 yang dilakukan oleh Balai Besar KSDA Riau bersama para mitra dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati di Provinsi Riau. Vesswic merupakan lembaga yang bertujuan untuk membantu pemerintah dalam hal pelestarian keanekaragaman hayati melalui pengembangan pemanfaatan profesi dan bidang keilmuan yang terkait kedokteran hewan. Kerjasama ini ditandatangani oleh bapak drh. Muhammad Wahyu selaku Direktur Vesswic dan bapak Suharyono, S.H., M.Si., M.Hum, selaku Kepala Balai Besar KSDA Riau di ruang Harimau Balai Besar KSDA Riau. Komitmen telah disepakati bersama, dan segala hal akan dilakukan demi pelestarian satwa. Keberadaan mitra adalah saling melengkapi, saling mengisi dan tentunya saling mendukung untuk tujuan mulia, yakni pelestarian keanekaragaman hayati di Provinsi Riau pada khususnya. Semoga kita dapat wujudkan untuk kedepannya... #karenakonservasitakmungkinsendiri Sumber: Balai Besar KSDA Riau
Baca Berita

Rencana Bufferzone Menjadi Hutan Sekunder Bagi Cagar Alam

Kediri, 20 September 2020. Resort Konservasi Wilayah (RKW) 03 Cagar Alam Manggis Gadungan bersama beberapa pemangku kepentingan melakukan Survey Rencana Penanaman Bufferzone di sekitar cagar alam. Survey ini dilaksanakan untuk mengetahui kondisi bufferzone cagar alam yang terletak di Puncu, Kabupaten Kediri, serta untuk menyamakan persepsi terkait kegiatan penanaman yang akan dilaksanakan awal musim hujan 2020/2021 mendatang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Cabang Dinas Kehutanan Trenggalek, Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Wakil Administratur Utara KPH Kediri, Kepala BKPH Pare, Seksi Konservasi Wilayah I Kediri serta 75 kelompok penggiat lingkungan. Rencana kegiatan penanaman di bufferzone berawal dari niat relawan Gerakan Nasional Donor Pohon (GNDP) untuk melaksanakan penanaman saat musim penghujan mendatang yang diutarakan kepada CDK. Trenggalek Wilayah Kerja Kediri. Dan, Eko Widodo, seorang pegawai CDK. Wilker. Kediri teringat mengenai bufferzone CA. Manggis, lalu segera menghubungi RKW. 03. GNDP kemudian mendapat penjelasan keberadaan CA. Manggis Gadungan beserta bufferzone di sekelilingnya. Bahwa saat ini kondisi bufferzone belum ideal karena baru di bagian barat dan sedikit bagian selatan bufferzone yang telah ditanami. “Mengingat fungsi penting bufferzone sebagai penyangga Cagar Alam Manggis, sangat perlu untuk segera dilaksanakan kegiatan penanaman tersebut”, Ujar Siti Nurlali, Kepala RKW. 03. GNDP-pun menyambut baik hal tersebut dan mulai melakukan langkah-langkah koordinasi dengan pihak terkait hingga terwujud kegiatan survey persiapan lapangan tersebut, dengan pendampingan dari pihak CDK dan Seksi Konservasi Wilayah 1 . Rencananya, baik pihak GNDP maupun CDK, KPH. Kediri, SKW. 1 dan para relawan akan mewujudkan bufferzone sebagai hutan alam sekunder yang akan ditanami dengan berbagai jenis tumbuhan yang ada di dalam Cagar Alam Manggis Gadungan. Serta tumbuhan yang bisa menjadi pakan bagi Monyet Ekor Panjang, penghuni cagar alam. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan mulai bulan Desember tahun 2020 atau awal musim penghujan yang akan datang. Sumber: Siti Nurlaili, S.Si., PEH Muda. Balai Besar KSDA Jatim.

Menampilkan 3.025–3.040 dari 11.141 publikasi