Jumat, 17 Apr 2026

Jumat, 10 Apr 2026 Oleh Humas KSDAE

Dari Sungai Keruh Hingga Pekarangan Kota, Peran Diam-Diam Biawak Air Penjaga Ekosistem

Monitoring TSL Edukasi 5 Menit membaca 36.171x Dilihat
ARTIKEL
Sumber Berita

Balai Besar KSDA Jawa Timur

Berikan Reaksi Anda

Bagaimana menurut Anda? Berikan reaksi Anda pada informasi ini.

Sangat
tidak suka
Tidak suka
Biasa saja
Suka
Sangat suka

7 Komentar

  1. Dedi Irwanto
    Dedi Irwanto

    Di kampung saya daerah Wanareja Cilacap, biawak di anggap sebagai hama. 5-10 tahun ke belakang masih banyak orang yang mengkonsumsi daging biawak, namun sekarang sudah tidak ada. Di sekitar empang banyak yang di kasih racun karena di anggap hama ikan, di pemukiman pun begitu karena sering memangsa ayam terutama telunya

  2. Bambang Darmadi
    Bambang Darmadi

    Masalah adaptasi yg paling canggih dinegeri ini adalah MALING duit rakyat dia bisa berada diposisi manapun dan kalau tertangkap juga enjoy aja karena hukum hanya formalitas semata jadi BIAWAK < MALING ...

  3. AHMAD AMAN NURFAUZI
    AHMAD AMAN NURFAUZI

    Wah betul mas Bambang,saya juga asli Cilacap, bahkan dulu waktu kecil pernah makan daging biawak.

  4. AHMAD AMAN NURFAUZI
    AHMAD AMAN NURFAUZI

    Pantes di jakarta banyak biawak.ternyata mereka juga berperan penting ditengah-tengah padatnya pusat kota.

  5. Ahas Weriyos
    Ahas Weriyos

    Dibelakang rumah saya banyak juga biawak ini, biasa terlihat berjemur di halaman belakang dekat dapur hingga 6 ekor beserta yg kecil-kecil.

  6. Christine Infandi.
    Christine Infandi.

    Saya pernah baca ini di buku waktu masih remaja, makanya ketika ada yg nangkap Biawak, saya langsung jelaskan sprti yg diatas agar mereka paham dan melepaskannya kembali.

  7. Didit
    Didit

    Edukasi harus diberikan kepada masyarakat agar masyarakat faham dan tak takut kepada biawak supaya keseimbangan/lingkungan alam tetap terjaga


Anda ingin berbagi pendapat?

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *.