Jumat, 2 Jan 2026
Taman Nasional (TN) Wasur memiliki luas 431.425,12 hektar . Secara administratif, kawasan ini terletak di Provinsi Papua.

Gallery foto kawasan TN Wasur.
Sebelumnya kawasan Taman Nasional Wasur merupakan wilayah Suaka Alam yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 252/Kpts/Um/5/1978 tanggal 2 Mei 1978 yang terdiri dua kawasan konservasi, yaitu Suaka Margasatwa Wasur dan Cagar Alam Rawa Biru.
Suaka Margasatwa Wasur ditujukan sebagai lokasi perlindungan satwa, sedangkan Cagar Alam Rawa Biru sebagai lokasi pelindung sumber air minum penduduk Merauke. Tidak lama kemudian kawasan seluas masing-masing 206.000 ha dan 4.000 ha tersebut diusulkan untuk ditambah sebanyak 15.000 ha, sehingga menjadi 225.000 ha.
Perluasan tersebut diusulkan melalui surat No. 1125/DJ/I/1981 tanggal 10 Maret 1981 oleh Gubernur Provinsi Irian Jaya. Tahun selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 15/Kpts/Um/5/1982 tanggal 4 Januari 1982 kawasan ini ditambah seluas 98.000 ha dan menjadi 323.000 ha.
Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 448/Menhut-VI/1990 tanggal 6 Maret 1990 kawasan ini dideklarasikan sebagai Taman Nasional Wasur seluas 308.000 ha. Kemudian pada Tanggal 25 Mei 1997ditunjuk sebagai kawasan Taman Nasional Wasur / Wasur National Park di Kabupaten Merauke, Provinsi Irian Jaya, dengan luas 413.810 ha.
Spesies mandat merupakan jenis tumbuhan dan satwa liar yang menjadi prioritas pengelolaan dan perlindungan berdasarkan tingkat ancaman, nilai konservasi, serta kebijakan nasional dan internasional.
Goura cristata, adalah salah satu spesies burung Mambruk atau Dara mahkota yang merupakan kerabat merpati.Burung berwarna biru keabu-abuan ini berukuran cukup besar dengan ciri khas mahkota seperti renda di atas kepalanya serta bulu gelap di sekitar matanya. Baik jantan maupun betina memiliki ukuran dan bentuk yang sama, akan tetapi jantan biasanya berukuran lebih besar. Ukuran rata-ratanya adalah panjang 70 cm (28 inci) dan berat 2.100 grams (4,6 lbs).</br> </br> Burung ini berkerabat dekat dengan Mambruk victoria dan Mambruk selatan, semuanya adalah jenis yang terbesar sekaligus yang tercantik dalam keluarga merpati (Columbidae). Mambruk ubiaat adalah hewan endemik Papua Indonesia, karena hanya ditemukan di hutan hujan dataran rendah di bagian barat Pulau Papua di wilayah Indonesia; jenis lain Mambruk menghuni bagian lain dari pulau ini. Makanan utama burung ini adalah buah dan biji-bijian.
Cenderawasih kuning-besar (nama ilmiah: Paradisaea apoda) adalah burung Cenderawasih berukuran besar, sepanjang sekitar 43 cm, berwarna coklat marun dan bermahkota kuning. Tenggorokannya berwarna hijau zamrud dan bantalan dadanya cokelat kehitaman. Burung jantan dihiasi bulu-bulu panggul yang besar warna kuning dan punya sepasang ekor kawat yang panjang. Burung betina berbulu cokelat marun tak bergaris.
Kawasan Taman Nasional Wasur secara geografis berada di antara 140°27’ – 141°2’ Bujur Timur dan 8°5’ – 9°7’ Lintang Selatan. Secara administratif kawasan ini berada di Kabupaten Merauke, Provinsi Irian Jaya.
Batas-batas kawasan Taman Nasional Wasur antara lain: