Jumat, 2 Jan 2026
Taman Nasional (TN) Rawa Aopa Watumohai memiliki luas 105.194,00 hektar . Secara administratif, kawasan ini terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Rencana Pengelolaan Jangka Panjang (RPJP) Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai Periode tahun 2018-2027
Gallery foto kawasan TN Rawa Aopa Watumohai.
Spesies mandat merupakan jenis tumbuhan dan satwa liar yang menjadi prioritas pengelolaan dan perlindungan berdasarkan tingkat ancaman, nilai konservasi, serta kebijakan nasional dan internasional.
Julang sulawesi (Aceros cassidix) adalah spesies burung rangkong dalam famili Bucerotidae. Burung ini endemik di Sulawesi. Di daerah Minahasa. burung ini dikenal dengan nama Burung Taong. Panjang tubuh dapat mencapai 100 cm pada jantan, dan 88 cm pada betina. Julang Sulawesi memiliki tanduk (casque) yang besar di atas paruh, berwarna merah pada jantan dan kuning pada betina. Paruh berwarna kuning dan memiliki kantung biru pada tenggorokan
Burung paruh bengkok ini merupakan jenis endemik kawasan Wallacea dimana kondisi populasinya sudah terancam punah. Wilayah penyebaran di kawasan TN Rawa Aopa Watumohai meliputi ekosistem hutan dan savana. Habitat yang paling disukai adalah daerah berhutan dengan pepohonan yang sangat tinggi (pohon kolaka) di dekat savana atau perkebunan. Makanannya biji-bijian dan pucuk daun bambu.
Maleo Senkawor (Macrocephalon maleo) adalah sejenis burung gosong berukuran sedang, dengan panjang sekitar 55cm, dan merupakan satu-satunya burung di dalam genus tunggal Macrocephalon. Yang unik dari maleo adalah, saat baru menetas anak burung maleo sudah bisa terbang. Ukuran telur burung maleo beratnya 240 gram hingga 270 gram per butirnya, ukuran rata-rata 11 cm, dan perbandingannya sekitar 5 hingga 8 kali lipat dari ukuran telur ayam. Namun saat ini mulai terancam punah karena habitat yang semakin sempit dan telur-telurnya yang diambil oleh manusia. Burung ini memiliki bulu berwarna hitam, kulit sekitar mata berwarna kuning, iris mata merah kecoklatan, kaki abu-abu, paruh jingga dan bulu sisi bawah berwarna merah-muda keputihan. Di atas kepalanya terdapat tanduk atau jambul keras berwarna hitam. Jantan dan betina serupa, biasanya betina berukuran lebih kecil dan berwarna lebih kelam dibanding burung jantan.
Secara administratif pemerintahan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai berada pada 3 wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Kendari (Kecamatan Lambuya dan Tinanggea), Kabupaten Kolaka (Kecamatan Ladongi dan Tirawuta), Kabupaten Buton (Kecamatan Rumbia ). Secara geografis Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai terletak diantara 04° 00' - 04° 36' Lintang Selatan dan 121° 46' - 122° 09' Bujur Timur.