Jumat, 2 Jan 2026

Taman Nasional
Kepulauan Seribu

Taman Nasional (TN) Kepulauan Seribu memiliki luas 107.489,00 hektar . Secara administratif, kawasan ini terletak di Provinsi Dki Jakarta.

Logo Kementerian Kehutanan
# Rencana Pengelolaan Kawasan

nan

# Foto Kawasan

Gallery foto kawasan TN Kepulauan Seribu.

Bawah Laut
Ikan Pipih
Kehidupan Bawah Laut
Kima
Kima Biru
Pulau Gosong
karang lunak (sarcophyton)
# Sejarah Kawasan
  1. Tahun 1962, Peraturan Daerah Kotapraja Jakarta Raya tentang pengambilan Batu Karang, dan lain-lain yang disebut sebagai Peraturan Batu Karang Jakarta Raya 1960.
  2. Tahun 1969, Peraturan Pengamatan Penggunaan Tanah di Kepulauan Seribu.
  3. Tahun 1970, Peraturan Penutupan Perairan di sekeliling taman-taman karang di gugusan Kepulauan Seribu untuk penyediaan lokasi penangkapan ikan bagi nelayan sebagai mata pencaharian.
  4. Tahun 1972, Ketentuan dan Persyaratan Pemberian Izin Penunjukan Penggunaan Tanah untuk Mengusahakan/Menempati Pulau-Pulau di Kepulauan Seribu.
  5. Mengingat potensi sumberdaya alam yang besar, tahun 1982 Menteri Pertanian menetapkan sebagian wilayah seluas 108.000 ha sebagai Cagar Alam Laut Pulau Seribu.
  6. Tahun 1982, diumumkan sebagai Calon Taman Nasional.
  7. Tahun 1986, dilakukan pembagian Zona di Kawasan TN Kepulauan Seribu.
  8. Tahun 1955, perubahan fungsi Cagar Alam Laut Kepulauan Seribu seluas 108.000 ha menjadi Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu.
  9. Tahun 2001, berdasarkan Berita Tata Batas dan Peta, diketahui luas Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu adalah 107.489 ha
  10. Tahun 2002, Penetapan Kawasan Pelestarian Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu seluas 107.489 ha.
# Keunikan
nan
# Nilai Konservasi
nan
# Spesies Mandat (1)

Spesies mandat merupakan jenis tumbuhan dan satwa liar yang menjadi prioritas pengelolaan dan perlindungan berdasarkan tingkat ancaman, nilai konservasi, serta kebijakan nasional dan internasional.

Penyu sisik Eretmochelys imbricata

Penampilan penyu sisik mirip dengan penyu lainnya. Penyu ini umumnya memiliki bentuk tubuh yang datar, dengan sebuah karapaks sebagai pelindung, dan sirip menyerupai lengan yang beradaptasi untuk berenang di samudra terbuka. Perbedaan E. imbricata dari penyu lainnya yang sangat mudah dibedakan adalah paruhnya yang melengkung dengan bibir atas yang menonjol, dan tampilan pinggiran cangkangnya yang seperti gergaji. Cangkang penyu sisik dapat berubah warna, sesuai dengan temperatur air. Walaupun penyu ini menghabiskan separuh hidupnya di samudra terbuka, sesekali mereka juga mendatangi laguna yang dangkal dan terumbu karang.

# Kondisi Fisik

Taman Nasional Kepulauan Seribu seluas 107.489 hektar, merupakan kawasan perairan laut sampai batas pasang tertinggi, pada geografis antara 5°24?-5°45? LS dan 106°25?-106°40? BT, termasuk kawasan darat Pulau Penjaliran Barat dan Pulau Penjaliran Timur seluas 39,50 hektar.

Taman Nasional Kepulauan Seribu tersusun oleh Ekosistem Pulau-Pulau Sangat Kecil dan Perairan Laut Dangkal, yang terdiri dari Gugus Kepulauan dengan 78 pulau sangat kecil, 86 Gosong Pulau dan hamparan laut dangkal pasir karang pulau sekitar 2.136 hektar (Reef flat 1.994 ha, Laguna 119 ha, Selat 18 ha dan Teluk 5 ha), terumbu karang tipe fringing reef, Mangrove dan Lamun bermedia tumbuh sangat miskin hara/lumpur, dan kedalaman laut dangkal sekitar 20-40 m.

# Topografi

Perairan dangkal dengan pulau-pulau (gosong) dan rataan terumbu karang (reff flat). (Sumber : Buku Taman Nasional di Indonesia, Ditjen PHKA)

# Letak Ketinggian (m.dpl)

0

# Jenis Tanah

nan

# Geologi

Kawasan ini terdiri dari perairan laut yang mempunyai pulau-pulau karang yang terbentuk di atas koloni binatang karang yang sudah mati. Koloni ini, awalnya tumbuh pada dasar laut yang dangkal, kemudian muncul di atas permukaan laut dan mengalami pelapukan. Pada akhirnya di atas daratan karang yang telah lapuk itu tumbuh rumput, semak belukar, beberapa jenis pohon dan terwujudlah pulau-pulau seperti sekarang. (Sumber : Buku Taman Nasional di Indonesia, Ditjen PHKA)

# DAS/Sub DAS
nan
# Tipe Iklim

Termasuk ke dalam iklim A (Schmidt dan Fergusson)

# Curah Hujan (mm)
3.015