Jumat, 2 Jan 2026
Taman Nasional (TN) Gunung Maras memiliki luas 17.255,07 hektar . Secara administratif, kawasan ini terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Gallery foto kawasan TN Gunung Maras.
Gunung Maras sebelum ditetapkan menjadi Taman Nasional merupakan kawasan lindung sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 925/Kpts/Um/12/1982 tanggal 27 Desember 1982 tentang Penunjukan Areal Hutan di Wilayah Provinsi Dati I Sumatera Selatan seluas ± 11.864,37 Hektar sebagai kawasan Hutan Lindung.
Setelah pemekaran Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ditunjuk dalam Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 357/Menhut-II/2004 tanggal 1 Oktober 2004 tentang Penunjukan Kawasan Hutan di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seluas ± 657.510 Hektar sebagai kawasan Hutan dengan fungsi Hutan Konservasi (HK). Kemudian pada tanggal 27 Juli 2016 telah terbit Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK.576/Menlhk/Setjen/Pla.2/7/2016 tentang Penetapan Fungsi dalam fungsi pokok kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam sebagaimana kawasan hutan Taman Nasional Gunung Maras di kabupaten Bangka barat provinsi kepulauan Bangka belitung seluas 16.806,91 Ha.
Potensi flora yang terdapat di TN Maras antara lain jenis meranti (Shorea sp), ketapang (Terminalia cattapa), bungur (Lagerstromia sp.), tumbuhan johar (Cassia siamea), pelawan air (Tristaniopisis whiteana Griff), pelawan sungon (Tristaniopisis obovata), pelawan merah (Tristaniopisis maingayi), medang (Phoebe sp.), Mahang (Macaranga sp.), kantong semar (Nepenthes sp.), dan berbagai jenis anggrek antara lain anggrek (Boulbuphilum), anggrek merpati (Dendrobium crumenatum).
Potensi fauna antara lain trenggiiling (Manis javanica), kancil (Tragulus javanicus), musang (Paradoxurus hermaphroditus), ayam hutan (Gallus varius), biawak (Varanus sp.), lutung (Tracypithecus auratus), dan berbagai jenis ular.
POTENSI PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN
Potensi kawasan yang dapat dimanfaatkan yaitu pendakian bukit seperti pada Bukit Idat dan Puncak bukit Maras yang saat ini telah terkenal di kalangan pecinta alam sebagai tujuan pendakian. Potensi jasa lingkungan air dan wisata dengan adanya aliran sungai yang jernih diantaranya terdapat beberapa air terjun yang memiliki keunikan tersendiri. Sedangkan potensi lain yang dapat dikembangkan diantaranya penelitian, pengamatan burung, pengamatan ekosistem pegunungan, ekosistem mangrove, ekosistem dataran rendah dan susur hutan/jungle tracking serta hiking.
Gunung Maras sesungguhnya terdiri dari 3 (tiga) bukit yaitu : Bukit Maras itu sendiri terletak di Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka Barat dan Bukit Buih (Bukit Idat) dan Bukit Tamban Tuleng di Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka. Taman Nasioanal Gunung Maras berbatasan dengan beberapa desa yaitu :
Keunikan kawasan ini terdiri dari beberapa tipe ekosistem yang menjadi satu kesatuan bentang alam yaitu ekosistem mangrove, ekosistem pegunungan, dan ekosistem dataran rendah. Taman Nasional Gunung Maras dapat ditempuh dari kota Pangkalpinang menuju Desa Dalil yang terdekat dengan jarak tempuh ± 90 Km atau waktu tempuh ± 1,5 jam perjalanan.
Sebagian besar merupakan dataran rendah, lembah dan sebagian kecil pegunungan dan perbukitan.
tanahnya berjenis Asosiasi Podsolik