Jumat, 2 Jan 2026
Taman Nasional (TN) Sembilang memiliki luas 267.497,18 hektar . Secara administratif, kawasan ini terletak di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan.

Gallery foto kawasan TN Sembilang.
Taman Nasional Sembilang terdiri dari kurang lebih 77.500 ha hutan mangrove yang merupakan hutan mangrove terluas di Indonesia bagian Barat. Mangrove disini meluas jauh sampai 35 km ke arah daratan dengan 17 spesies atau 43 dari seluruh spesies mangrove di Indonesia.
Di bagian barat laut taman nasional terdapat hutan rawa gambut. Gambut yang ada terutama dari tipe ombrogen dengan ketebalan 0.5 meter. Taman nasional ini dicirikan oleh pola drainase menjari lebih dari 30 sungai. Hampir semua sungai dalam kondisi alami dengan kualitas air yang relatif baik.
Spesies mandat merupakan jenis tumbuhan dan satwa liar yang menjadi prioritas pengelolaan dan perlindungan berdasarkan tingkat ancaman, nilai konservasi, serta kebijakan nasional dan internasional.
Owa ungko termasuk jenis owa yang terkecil ukurannya; berat rata-rata hewan jantan sekitar 5,8 kg, sementara betinanya sekitar 5,4 kg. Warna rambut di tubuhnya bervariasi mulai dari bungalan (cokelat kekuningan pucat), jingga kemerahan, cokelat kemerahan, cokelat, atau kehitaman. Sebagaimana halnya owa kalimantan, owa ungko memiliki alis dan berewok (cambang/rambut pipi dan jenggot) berwarna keputihan. Pada beberapa kondisi, betina owa ungko dapat kehilangan atau berkurang warna putih di alis dan pipinya. Anak jenis agilis memiliki alis dan berewok putih yang menyambung, melingkari wajah yang berwarna hitam secara penuh. Anak jenis unko memiliki alis dan jenggot yang terputus, diseling oleh warna gelap; sementara putih alis dan berewoknya agak berwarna krem atau kecokelatan kotor.
Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) merupakan satwa endemik Indonesia yang populasinya saat ini tersebar dalam populasi-populasi kecil di dalam dan di luar kawasan konservasi di Sumatera.
Lutung Kelabu atau dalam nama ilmiahnya Trachypithecus cristatus adalah sejenis lutung berukuran sedang, dengan panjang sekitar 58cm. Lutung Kelabu memiliki rambut tubuh berwarna hitam dengan ujung warna putih atau kelabu. Mukanya berwarna hitam tanpa lingkaran putih di sekitar mata dan rambut di atas kepalanya meruncing dengan puncak ditengahnya. Seperti jenis lutung lainnya, lutung ini memiliki ekor yang panjang, berukuran sekitar 75cm. Lutung jantan dan betina serupa. Betina biasanya berukuran lebih kecil dan ringan di banding jantan. Ketika baru lahir, bayi lutung memiliki rambut tubuh berwarna jingga. Setelah berumur tiga bulan, rambut warna jingga ini digantikan dengan rambut tubuh hitam seperti lutung dewasa. Daerah sebaran Lutung Kelabu adalah hutan hujan tropis, hutan bakau, dan hutan-hutan sekitar pantai dan sungai di Indocina, Thailand, semenanjung Melayu, pulau Sumatra, pulau Kalimantan dan beberapa pulau kecil lainnya.
Kawasan Taman Nasional Sembilang terletak di pesisir timur Provinsi Sumatera Selatan, yang secara geografis berada pada 104014’-104054’ Bujur Timur dan 1053’- 2027’ Lintang Selatan. Kawasan ini secara administratif pemerintahan sebagian besar termasuk wilayah Kecamatan Banyuasin II – Kabupaten Banyuasin, dan sebagian kecil masuk wilayah Kecamatan Lalan – Kab. Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan
Taman Nasional Sembilang merupakan bagian dari daratan rawa terbesar yang terisi dengan formasi sedimen Palembang. Kawasan ini tergolong pada formasi kuarter yang terdiri dari endapan alluvial dan endapan rawa.